0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan5 halaman

Chapter 2 Paired Conjunction

Dokumen ini membahas tentang correlative conjunctions, yaitu kata penghubung berpasangan yang menghubungkan dua elemen sejenis dalam kalimat. Contoh-contoh yang diberikan termasuk both...and..., not only...but also..., either...or..., dan neither...nor..., serta penjelasan mengenai kesetaraan dan penyesuaian subyek-predikat. Selain itu, terdapat juga penjelasan tentang penggunaan no sooner dalam kalimat.

Diunggah oleh

eligustina1515
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan5 halaman

Chapter 2 Paired Conjunction

Dokumen ini membahas tentang correlative conjunctions, yaitu kata penghubung berpasangan yang menghubungkan dua elemen sejenis dalam kalimat. Contoh-contoh yang diberikan termasuk both...and..., not only...but also..., either...or..., dan neither...nor..., serta penjelasan mengenai kesetaraan dan penyesuaian subyek-predikat. Selain itu, terdapat juga penjelasan tentang penggunaan no sooner dalam kalimat.

Diunggah oleh

eligustina1515
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Development Material

X MIPA 5 AND 6 (LM)

SMA N 5 PEKANBARU

T.A 2021/2022

Chapter 2. Be Futuristics

Part B. Paired Conjunction

Pengertian Correlative Conjunctions mirip dengan coordinating conjunctions yaitu kata


penghubung yang menggabungkan dua jenis kata, frasa, dua klausa yang sejenis (contoh: and,
but, or, so, for, yet). Bila kita simak contoh-contoh coordinating conjunctions, kata penghubung
yang digunakan adalah kata tunggal. Sementara untuk correlative conjunctions, kata penghubung
yang digunakan adalah berpasangan sehingga sering disebut sebagai paired conjunctions. Kata-
kata penghubung yang termasuk correlative conjunctions adalah:

1. both …. and….

2. not only …. but also….

3. either …. or….

4. neither …. nor….

Conjunctions tersebut selalu hadir berpasangan. Kata both selalu berpasangan dengan
and. Kata not only selalu berpasangan dengan but also. Kata either berpasangan dengan or.
Begitu pun, kata neither selalu berpasangan dengan nor. Konsekuensi kehadiran conjunction
berpasangan adalah harus adanya kesetaraan (paralellism) di antara elemen yang dipasangkan;
dan harus ada penyesuaian subyek predikat (subject-verb agreement) dalam kalimat. Nah, mari
kita pelajari satu per satu.

1. both… and…

Perhatikan dan pelajari pasangan conjunction both-and pada kalimat-kalimat berikut.

(1) Both my mother and my father were in Bandung last week.

(2) She both plays the piano and sings.

(3) She is both beautiful and intelligent.

(4) The actors were both engaging and skillful in their performances.
(5) The plot moved both swiftly and artfully throughout the movie.

(6) The movie is being shown both at the 21 and in neighborhood theaters.

Pasangan both-and dapat diartikan ”keduanya.... dan....” atau ”baik... maupun....” dalam
bahasa Indonesia. Pasangan ini dapat menghubungkan subyek dengan subyek lainnya (contoh 1),
kata kerja dengan kata kerja lainnya (contoh 2), kata sifat dengan kata sifat lainnya (contoh 3 dan
4), kata keterangan dengan kata keterangan lainnya (contoh 5), atau kata depan (preposition)
dengan kata depan lainnya (contoh 6).

Pada contoh (1), both-and menghubungkan subyek my mother dengan subyek lainnya,
yaitu: my father. Karena adanya dua subyek, maka subyek yang tersusun dari plural nouns ini
harus diikuti oleh predikat yang didahului kata kerja bantu untuk plural, yaitu were dalam
kalimat past tense tersebut. Tentu saja pada konstruksi present continuous tense, kata bantu are
lah yang digunakan.

Lihat contoh berikut.

• Both Arini and Juhana are looking for opportunities to study abroad. Sementara pada kasus lain
seperti berikut: • Both Yan and Benny work for Universitas Terbuka. Pada kalimat tersebut,
subyek tersusun dari dua pronoun sehingga kata kerja work tidak ditambahi akhiran –s seperti
bila subyeknya single pronoun.

Kesetaraan jenis kata tampak pada contoh 2. Kata kerja kedua setelah and, yaitu: sings
(ditambahi akhiran –s); seperti juga kata kerja pertama setelah both, yaitu: plays; menyesuaikan
dengan subyek she.

Pada contoh 3, kedua kata sifat yang dihubungkan oleh both... and...., yaitu: beautiful dan
intelligent; sangat jelas menunjukkan kesetaraan.

Begitupun pada contoh 4, kesetaraan dua kata sifat tetap terjaga: engaging dan skillful. Bentuk
kata sifatnya memang engaging dan bukan engageful.

Pada contoh 5, dua kata keterangan (adverbs of manner) swiftly dan artfully yang setara
dihubungkan oleh both…and….

Sementara pada contoh 6, kita melihat kesetaraan pada jenis kata depan (preposition), yaitu: at
the 21 dan in neighborhood theaters. Walaupun sepintas terlihat berbeda, yaitu yang satu
menggunakan at dan yang lainnya menggunakan in, tetapi kedua tergolong setara karena
menggunakan preposisi.

2. not only … but also…

Pasangan kata hubung not only … but also…berarti “tidak/bukan hanya …tetapi juga…”
dalam bahasa Indonesia. Pasangan not only but also dapat menghubungkan dua jenis kata yang
sejenis. Misalnya, kata benda dengan kata benda lainnya, kata sifat dengan kata sifat lainnya,
kata kerja dengan kata kerja lainnya, dan seterusnya. Selain itu, pasangan not only but also juga
dapat menghubungkan dua klausa yang setara. Pelajari contoh-contoh penggunaan not only …
but also… dalam kalimat berikut ini. (1) She not only sings but also dances. (2) Anto is not only
funny, but also he is intelligent. (3) Anto is not only funny but also intelligent. (4) He has not
only a sense of humor but also intelligence. Pada contoh (1), not only but also menghubungkan
dua kata kerja, yaitu sings dan dances.

Perhatikan penambahan akhiran –s pada kedua kata kerja tersebut sehingga menjaga
kesetaraan. Pada contoh (2), not only but also menghubungkan dua klausa, yaitu klausa Anto is
funny dan klausa he (Anto) is intelligent. Perhatikan bahwa kedua klausa tersebut tersusun dari
komponen gramatika yang lengkap (subyek-predikat). Sementara pada contoh (3), not only but
also menghubungkan dua kata sifat funny dan intelligent. Bandingkan dengan contoh (4), di sini
not only but also menghubungkan dua kata benda a sense of humor dan intelligence (bukan
intelligent yang termasuk kata sifat). Dalam penggunaan not only but also, Anda pun harus
memperhatikan kesetaraan subyek-kata kerja, terutama subyek kata benda setelah but also.
Perhatikan dan pelajari contoh berikut.

(1) Not only Tini but also Nick sweeps the floor.

(2) Not only John but also his brothers sweep the floor.

(3) Not only his father but also his brother is here.

(4) Not only my sister but also my parents are here.

Pada kalimat (1), karena subyek kata benda setelah but also adalah bentuk singular
pronoun (Nick) maka kata kerja sweep menyesuaikan dengan subyek tersebut sehingga menjadi
sweeps, mengikuti aturan pada simple present tense. Sedangkan pada kalimat (2), karena kata
benda setelah but also adalah his brothers merupakan plural noun, maka kata kerja tidak
mengalami perubahan dan tetap sweet. Pada kalimat (3) kita lihat kata ganti orang ketiga his
brother merupakan bentuk singular, maka di sini kata bantu is lah yang tepat untuk digunakan
untuk kalimat simple present tense ini. Sementara untuk kalimat (4), karena kata ganti orangnya
plural, yaitu my parents maka kata bantu are lah yang tepat untuk digunakan dalam kalimat
simple present tense ini. Sering terjadi kesalahan penggunaan not only but also seperti dalam
contoh berikut. (1) Salah : She not only worked at a restaurant but also worked at a bookstore.
(2) Benar : She worked not only at a restaurant but also worked at a bookstore. (3) Salah : He not
only visited Australia but also New Zealand. (4) Benar: He visited not only Australia but also
New Zealand. Pada kalimat (1) kata yang dihubungkan dengan not only but also bukan kata kerja
(worked), tetapi keterangan tempat (a restaurant dan a book store) sehingga letak not only
seharusnya setelah kata kerja worked. Begitu pun pada kalimat (3) karena yang dihubungkan
adalah dua keterangan tempat maka letak not only seharusnya setelah kata kerja visited.
Pasangan not only - but also juga muncul dalam kontruksi kalimat inversi seperti pada contoh-
contoh kalimat berikut. • Not only did he give everyone gifts, but he also invited them to a dinner
party. • Not only is she a great dancer, but she is also an amazing mathematician. • Not only was
she sad, but she was also angry. • Not only do they need food, but they also need shelter.

Pada contoh-contoh kalimat di atas (inversion), kata bantu (did, is, was, do) diletakkan
setelah not only untuk memberikan penekanan dari segi arti. Sementara but also diletakkan
terpisah (but he also; but she is also).

3. either...or...

Pasangan kata hubung either... or.... dapat diartikan ”baik...maupun....” dalam bahasa
Indonesia, tetapi tidak berarti ”keduanya” seperti pada both... and.... Jadi, pasangan either-or
lebih merupakan pilihan. Pelajari penggunaan pasangan either-or pada contoh-contoh kalimat
berikut. Perhatikan juga bahwa prinsip kesetaraan dan kesesuaian subyek-kata kerja juga dijaga.

(1) You can have either apples or bananas.

(2) You can either come with me now or walk alone.

(3) You can have either soup, fruit juice, or melon.

(4) I want to buy either a new desktop computer or a laptop.

Pada contoh (1), pasangan either or menghubungkan dua kata benda, yaitu: apples dan
bananas. Pada contoh (2), either or menghubungkan dua frasa kata kerja, come with me now dan
walk alone. Pada contoh (3), kita bisa lihat bahwa either or dapat menyajikan lebih dari dua
pilihan kata benda soup, fruit juice, or melon dengan or berada di pilihan terakhir. Ketika
menggunakan either or, Anda harus waspada dengan perubahan kata kerja (bantu) yang
mengikuti subyek kedua setelah kata or. Pelajari contoh berikut. (5) Either Tomi or I have a cat.
(6) Either Rumi or Tuti is planning to come. (7) Either Rudi or his wife makes breakfast each
morning. (8) Either the teacher or the students are in the laboratory. Pada kalimat (5) kata ganti I
setelah kata or harus diikuti kata kerja have dan bukan has. Dengan kata lain, kata have
menyesuaikan dengan subyek I. Sementara pada contoh (6), kata bantu is tepat digunakan untuk
menyesuaikan dengan subyek Tuti. Demikian pula pada kalimat (7), kata kerja make berubah
menjadi makes karena menyesuaikan dengan subyek kata ganti singular his wife. Pada kalimat
(8), karena kata students adalah kata ganti plural maka kata kerja bantu yang tepat tentunya are.

4. neither …nor…

Pasangan neither... nor... merupakan bentuk negative dari pasangan either...or....Pasangan


neither nor digunakan untuk mengungkapkan penyangkalan (negative statement) tentang dua hal,
orang, benda, atau jenis kata lainnya. Perhatikan dan pelajari contoh-contoh berikut. (1) Neither
Andi nor his sister was at home. (2) Neither the teacher nor the students were in the classroom
this morning. (3) I trust neither the manager nor the accountant. (4) I could neither laugh nor cry.
(5) Neither Yolanda nor the cousins expressed their disappointment. (6) Neither the cousins nor
Yolanda expressed her disappointment.

5. no sooner… than

No sooner adalah keterangan yang berarti 'baru saja' yang digunakan untuk
menggambarkan satu kejadian terjadi lebih dulu kemudian diikuti oleh kejadian lain. No
sooner digunakan biasanya dalam past perfect tense dengan ciri ada penggunaan than.

a. I had no sooner started mowing the lawn than it started raining.

(Saya baru saja mulai memotong rumput lalu hujan turun.)

b. I had no sooner arrived home than my Samsung rang.

(Saya baru saja tiba di rumah lalu Samsung saya berdering.)

c. We had no sooner started cooking than there was a power cut.

Jika kita menggunakan no sooner terletak di awal kalimat, maka bentuk kalimatnya adalah
inversi yaitu no sooner + auxiliar verb + subject + main verb:

a. No sooner had I started mowing the lawn than it started raining.

(Baru saja saya memotong rumput lalu hujan turun.)

b. No sooner had I arrived home than my Samsung rang.

(Baru saja saya tiba di rumah lalu Samsung saya berdering.)

Anda mungkin juga menyukai