Seni Rupa - Unit 2.
Seni Rupa - Unit 2.
PENYUSUN
( OKTARINA,[Link]. Gr)
MODUL AJAR SENI RUPA
INFORMASI UMUM
IDENTITAS MODUL
Penyusun : Oktarina,[Link], Gr
Instansi : SDN 19 Martapura
Tahun Penyusunan : 2025/2026
Jenjang Sekolah : SD/MI
Mata Pelajaran : Seni Rupa
Fase / Kelas : A/2
Semester :1
Bab : Berpendapat Mengenai Karya Seni Rupa
Alokasi Waktu : 6 JP x 35 menit (3 Pertemuan)
A. KOMPETENSI AWAL
1. Peserta didik mengenal teknik cetak stensil dengan menggunakan cetakan yang
digambar sendiri atau dari benda-benda yang terdapat di sekitarnya
2. Peserta didik mengetahui pemandangan di atas kertas lanskap atau wajah dan
ekspresi/gestur orang di atas kertas potret
3. Peserta didik mengetahui bentuk-bentuk pola pada kain Nusantara dari
daerahnya sendiri.
E. MODEL PEMBELAJARAN
1. Tatap Muka
2. Discovery Learning
F. PENDEKATAN PEMBELAJARAN
Pembelajaran Mendalam (Deep Learning
G. METODE PEMBELAJARAN
Pertemuan 1: Observasi Terbimbing, Eksplorasi Visual, Eksperimen Teknik
Cetak, Eksperimen Material Alami
Pertemuan 2: Observasi Terbimbing, Eksplorasi Imajinatif, Eksperimen
Teknik Menggambar, Kolaborasi Pasangan
Pertemuan 3: Observasi Kontekstual, Analisis Visual, Eksperimen Visual,
Karya Tiga Dimensi
KOMPETENSI INTI
A. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Peserta didik mampu mengenali, mengidentifikasi dan menggunakan elemen rupa
(garis dan warna) dalam sebuah karya.
2. Peserta didik mengamati, menganalisis fungsi dan menggunakan aneka alat dan
bahan di sekitar yang sesuai untuk keperluan karyanya.
3. Peserta didik mampu menggunakan garis pijak (baseline) dalam gambar.
4. Peserta didik mampu mengenali dan mengekplorasi elemen rupa dalam sebuah
karya.
5. Peserta didik mampu mengenali dan mengeksplorasi pola dan motif sederhana (a-
b-a-b).
6. Peserta didik mampu mengenal dan mengeksplorasi alat untuk membuat garis.
7. Peserta didik mampu mengenal dan mengeksplorasi elemen rupa dalam sebuah
karya.
B. CAPAIAN PEMBELAJARAN
Elemen Capaian Pembelajaran
Mengalami Mengenali dan menyebutkan unsur-unsur rupa dalam
(Experiencing) benda-benda di sekitar/karya seni rupa.
Merefleksikan Merefleksikan dan mengapresiasi karya diri sendiri.
(Reflecting)
Berpikir dan Bekerja Mengenali dan menguji coba alat dan/atau bahan yang
Artistik (Thinking and dimiliki
Working Artistically)
Menciptakan Membuat karya seni rupa berdasarkan pengalaman dan hasil
(Making/Creating) pengamatan terhadap lingkungan sekitar
Berdampak Menghasilkan karya seni rupa yang berdampak pada
(Impacting) perasaan dirinya
C. PEMAHAMAN BERMAKNA
Peserta didik menyadari bahwa elemen rupa seperti garis, warna, pola, dan motif
merupakan dasar penting dalam menciptakan karya seni yang memiliki makna,
keindahan, dan fungsi.
Melalui pengenalan dan eksplorasi berbagai elemen rupa, peserta didik belajar
untuk:
Mengamati dan mengidentifikasi garis dan warna sebagai unsur pembentuk
visual dalam karya seni.
Menggunakan alat dan bahan di sekitar secara tepat untuk mendukung proses
berkarya dan menumbuhkan sikap hemat serta bertanggung jawab.
Mengenali dan menggunakan garis pijak (baseline) sebagai dasar dalam
menggambar benda atau objek agar lebih terarah.
Mengamati dan mengeksplorasi pola/motif sederhana seperti pola a-b-a-b untuk
memahami keteraturan dan pengulangan dalam karya visual.
Menumbuhkan kepekaan estetis, kemampuan berpikir kreatif, serta keterampilan
motorik halus melalui praktik langsung membuat karya seni.
Mengekspresikan gagasan dan imajinasi pribadi dalam karya visual yang
sederhana dan bermakna.
Mengembangkan sikap menghargai proses dan karya sendiri maupun orang lain,
sebagai bagian dari pembelajaran seni yang menyenangkan.
Dengan memahami dan mempraktikkan unsur rupa dan teknik dasar berkarya,
peserta didik akan menjadi pribadi yang kreatif, terampil, dan memiliki rasa estetika
sejak dini.
D. PERTANYAAN PEMANTIK
Mindful Learning
1. Apa warna-warna yang sering kamu lihat di sekitarmu? Apakah warna itu bisa
digabungkan untuk membuat warna baru?
2. Apa itu garis pijak? Apakah kamu pernah melihat garis pijak di gambar atau
benda di sekitarmu?
3. Apa itu pola? Apakah kamu pernah melihat pola di sekitarmu, seperti warna atau
bentuk yang berulang?
Meaningful Learning
4. Kenapa penting memilih alat yang tepat untuk berkarya?
5. Kenapa garis pijak penting dalam sebuah gambar? Bagaimana garis pijak
membantu kita menggambar lebih rapi?
6. Kenapa pola penting dalam sebuah gambar atau benda?
Joyful Learning
7. Jika kamu bisa memilih warna atau garis favoritmu untuk membuat karya, apa
yang akan kamu pilih?
8. Kalau kamu bisa menggunakan garis pijak, apa yang ingin kamu gambar?
9. Kalau kamu bisa membuat pola sendiri, pola apa yang ingin kamu buat? Apakah
pola itu bisa menceritakan sesuatu?
E. PERSIAPAN PEMBELAJARAN
1. Guru menyiapkan kebutuhan pembelajaran seperti Media Ajar guru Indonesia,
menyiapkan lembar kerja peserta didik, dsb.
2. Guru mengingatkan peserta didik untuk mempersiapkan buku teks, laptop, alat
dan bahan yang dibutuhkan.
F. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Pertemuan Pertama (2 JP x 35 menit)
Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
Pendahuluan 10
1. Guru memberi salam dan meminta salah satu peserta didik memimpin menit
pembacaan doa dilanjutkan dengan penegasan oleh guru tentang
pentingnya berdoa sebelum memulai suatu kegiatan dalam rangka
menanamkan keyakinan yang kuat terhadap kuasa Tuhan Yang Maha Esa
dalam memahami ilmu yang dipelajari.
2. Guru menyapa peserta didik (menanyakan kabar, mengecek kehadiran dan
kesiapan peserta didik, dan lain-lain), serta menyemangati peserta didik
dengan tepukan, atau bernyanyi. (Joyful Learning)
3. Guru mengajukan pertanyaan pemantik berbasis deep learning:
Mindful Learning
Apa warna-warna yang sering kamu lihat di sekitarmu? Apakah warna
itu bisa digabungkan untuk membuat warna baru?
Meaningful Learning
Kenapa penting memilih alat yang tepat untuk berkarya?
Joyful Learning
Jika kamu bisa memilih warna atau garis favoritmu untuk membuat
karya, apa yang akan kamu pilih?
4. Guru mengadakan tes kemampuan awal melalui pertanyaan awal. Guru
melakukan apersepsi dengan bertanya kepada peserta didik:
"Menurutmu, apakah semua benda di sekitar kita bisa digunakan untuk
membuat karya cetak?”
5. Guru menyampaikan tujuan kegiatan pembelajaran kali ini dan
menjelaskan kegiatan apa saja yang akan dilakukan serta hal-hal apa saja
yang akan dinilai dari peserta didik selama proses pembelajaran.
Kegiatan inti 50
Eksplorasi menit
Sintaks 1: Stimulasi/Pemberian Rangsangan
Metode: Observasi Terbimbing
1. Ajak peserta didik untuk mengamati bentuk-bentuk yang ada di sekitar
mereka. Ada bentuk yang geometris seperti segitiga, segi empat atau
lingkaran, ada bentuk organik yaitu bentuk bentuk yang ada di alam
seperti awan, pohon dan bentuk manusia atau aneka hewan. Guru dapat
mengajak peserta didik untuk menyebutkan benda di sekitar yang
memiliki bentuk geometris atau bentuk organik.
Deep Learning:
Mindful Learning: "Fokuslah pada setiap detail bentuk di sekitar
kita. Apa yang membuat bentuk tersebut unik?"
Diferensiasi Konten:
Untuk peserta didik visual: Tampilkan gambar-gambar bentuk
geometris dan organik.
Untuk peserta didik kinestetik: Ajak siswa langsung
mempraktikkan pengamatan benda-benda di sekitar.
Aktivitas
Sintaks 2: Identifikasi Masalah
Metode: Eksplorasi Visual
2. Peserta didik akan membuat bentuk-bentuk yang mereka inginkan dengan
menggunakan oil pastel berwarna primer. Mereka tidak perlu membuat
detail bentuk karena kita akan menggunakan outline atau garis kerangka
gambarnya saja.
Deep Learning:
Joyful Learning: "Mari kita coba gunakan oil pastel untuk
menciptakan bentuk kita sendiri! Rasakan betapa serunya
menciptakan karya dari imajinasi kita!"
3. Peserta didik akan menggunting mengikuti outline atau garis terluar
bentuk yang mereka buat. Ini berarti bentuk tersebut masih menampakkan
warna oil pastel yang digunakan.
Deep Learning:
Meaningful Learning: "Gerakan ini tidak hanya melatih tangan,
tetapi juga mengajarkan kita untuk selalu peka terhadap bentuk di
sekitar."
Aktivitas pertemuan I
Sintaks 3: Pengumpulan Data
Metode: Eksperimen Teknik Menggambar
1. Jika hanya akan dilakukan satu kali pertemuan maka peserta didik
memilih untuk menggambar/melukis pemandangan di atas kertas lanskap
atau menggambar/melukis wajah/gerak tubuh manusia di atas kertas
potret. Jika dilakukan dua kali pertemuan, maka dapat dimulai dari salah
satu gambar terlebih dahulu.
2. Bagi peserta didik yang memilih menggambar pemandangan/ suasana,
ajak mereka untuk mulai dengan mengamati suasana di sekeliling.
Pemandangan tidak selalu berarti menggambarkan gunung dengan sawah
dan matahari. Guru dapat memantik dengan pertanyaan, “Apa waktu yang
paling menyenangkan bagimu? Ingat kembali suasananya. Di mana itu?
Ada siapa saja di sana? Apa yang terjadi? Bagaimana perasaanmu? Apa
warna yang terdapat di sana? Dapatkah kamu menggambarkan kembali
hal yang paling menyenangkan bagimu tersebut?”
3. Ajak peserta didik untuk memberikan garis pijak pada gambar mereka
agar gambar tidak terlihat mengambang.
Diferensiasi Proses:
Peserta didik kinestetik: Diajak langsung mempraktikkan teknik
menggambar.
Peserta didik auditori: Fokus mendengarkan instruksi guru dan
musik instrumental yang diputar.
Diferensiasi Produk:
Peserta didik dengan kemampuan rendah: Membuat gambar
sederhana dengan sedikit detail.
Peserta didik dengan kemampuan tinggi: Menciptakan gambar
dengan detail kompleks.
4. Peserta didik menuliskan namanya pada pekerjaan mereka dan
membersihkan ruang kerja mereka.
Aktivitas pertemuan II
Sintaks 4: Verifikasi/Pembuktian
Metode: Kolaborasi Pasangan
1. Jika kegiatan dibagi dalam dua kali pertemuan, salah satunya adalah
menggambar wajah. Ajak peserta didik untuk bekerja berpasangan dengan
teman yang mereka pilih.
2. Peserta didik akan saling menggambarkan wajah rekan kerja mereka
masing-masing. Ajak peserta didik untuk mengamati lebih dalam wajah
rekan kerja mereka masing-masing. Guru dapat memantik mereka dengan
nilai-nilai kemanusiaan, “Coba amati wajah temanmu. Bagaimana
bentuknya? Apa persamaan wajah kalian? Apa perbedaannya? Lihat
bagaimana Tuhan menciptakan kalian sama baiknya dan sempurnanya
meskipun mungkin kalian berbeda penampilan dan warna kulit. Ayo kita
saling menggambarkan diri masing-masing. Tidak harus sempurna mirip
sungguhan, tapi mari kita usahakan yang terbaik.”
3. Ajak peserta didik untuk memberikan garis pijak di latar belakang gambar.
Mereka boleh menambahkan detail lain seperti pohon, bangunan,
kendaraan atau pemandangan di sana.
Deep Learning:
Mindful Learning: "Perhatikan baik-baik hasil karyamu. Apa yang
membuat gambar tersebut begitu istimewa bagi kamu?"
4. Peserta didik menuliskan namanya pada pekerjaan mereka dan
membersihkan ruang kerja mereka.
Penutup 10
1. Peserta didik menyimpulkan hasil gambar. menit
2. Guru mengaitkan pembelajaran dengan Dimensi Profil Lulusan
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME: Menanamkan
nilai-nilai kebanggaan terhadap ciptaan Tuhan yang menghasilkan
keindahan alam dan manusia.
Kewargaan: Memahami pentingnya kerja sama dalam tim saat
berdiskusi dan berbagi pengalaman belajar.
Penalaran Kritis: Menganalisis manfaat memahami teknik lanskap
dan potret dalam kehidupan sehari-hari, seperti meningkatkan
keterampilan artistik.
Kreativitas: Menggunakan metode kreatif untuk menciptakan karya
seni menggunakan teknik lanskap dan potret.
Kolaborasi: Bekerja sama dalam kelompok saat melakukan aktivitas
menggambar wajah teman.
Komunikasi: Berlatih menyampaikan pendapat dan kesimpulan
secara lisan dan tertulis.
3. Guru memberikan pertanyaan seperti contoh berikut ini:
Darimana kamu menemukan ide lukisan itu?
Apa maksud lukisan itu?
Guru menginstruksikan untuk mengerjakan lembar kerja peserta didik.
4. Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan menyanyikan lagu
Nasional/Daerah dilanjutkan dengan doa dan mengucapkan salam.
G. ASESMEN
No Jenis Asesmen Bentuk Asesmen
Mengetahui Martapura,
Kepala Sekolah, Guru Kelas 2
2. Diagnostik Kognitif
No Pertanyaan
1. Apa warna-warna yang sering kamu lihat di sekitarmu? Apakah warna itu
bisa digabungkan untuk membuat warna baru?
2. Apa itu garis pijak? Apakah kamu pernah melihat garis pijak di gambar atau
benda di sekitarmu?
3. Apa itu pola? Apakah kamu pernah melihat pola di sekitarmu, seperti warna
atau bentuk yang berulang?
4. Kenapa penting memilih alat yang tepat untuk berkarya?
5. Kenapa garis pijak penting dalam sebuah gambar? Bagaimana garis pijak
membantu kita menggambar lebih rapi?
6. Kenapa pola penting dalam sebuah gambar atau benda?
7. Jika kamu bisa memilih warna atau garis favoritmu untuk membuat karya,
apa yang akan kamu pilih?
8. Kalau kamu bisa menggunakan garis pijak, apa yang ingin kamu gambar?
9. Kalau kamu bisa membuat pola sendiri, pola apa yang ingin kamu buat?
Apakah pola itu bisa menceritakan sesuatu?
B. PENILAIAN FORMATIF
1. Instrumen Penilaian Kompetensi Sikap
Penilaian sikap mencakup empat hal sebagai berikut.
1) Peserta didik berani mencoba praktik di depan umum dengan penuh percaya diri.
2) Peserta didik mampu bekerja sama yang ditandai dengan menerima tugas dan
peran yang diberikan dalam kelompok.
3) Peserta didik memiliki kesadaran akan perbedaan pikiran, perasaan, motif, dan
tindakan orang di sekitarnya.
4) Peserta didik mampu mengekspresikan pikiran, ide, dan perasaan serta
menggabungkan berbagai gagasan dalam kelompok menjadi ide atau gagasan
imajinatif yang bermakna.
Nama Kriteria Kriteria Kriteria Kriteria
Nilai
No Peserta Penilaian Penilaian Penilaian Penilaian
Akhir
didik No.1 No.2 No.3 No. 4
1. Bagas
2. Iko
3. Riska
Dst.
Rubrik penilaian sikap
(1) = 0 - 50
(2) = 51 - 70
(3) = 71 – 85
(4) = 85 – 100
C. PENILAIAN SUMATIF
1. Berikut ini merupakan alat untuk menggambar, kecuali ….
a. Pensil warna b. Kertas gambar
c. Spidol d. Gunting
2. Alat yang digunakan untuk mewarnai gambar adalah ....
a. Penggaris b. Krayon
c. Spons d. Bolpoint
3. Perhatikan gambar berikut!
a. Gambar b. Suara
c. Gerakan d. Garis
5. Perhatikan gambar garis berikut!
c. Miring d. Mendatar
6. Garis mendatar disebut garis ….
a. Diagonal b. Vertikal
c. Membatik d. Membutsir
10. Berikut ini yang merupakan hasil gambar cetak kelereng adalah ….
a. b.
c. d.
11. Bagian tubuhmu yang sering digunakan untuk menggambar dengan mencetak adalah
….
a. Kaki b. Wajah
c. Diagonal d. Lanskap
14. Posisi gambar dalam kondisi lanskap disebut juga gambar dengan posisi ….
a. Horizontal b. Vertikal
c. Relief d. Aquarel
15. Di bawah ini yang merupakan lukisan dengan posisi lanskap adalah ….
a. b.
d.
c.
16. Perhatikan lukisan berikut!
a. b.
c. d.
18. Di bawah ini termasuk jenis bentuk garis dalam seni rupa, kecuali ….
a. b.
c.
d.
19. Berikut contoh ragam hias geometris adalah ….
a. b.
c. d.
20. Perhatikan gambar berikut!
LKPD I
(Lembar Kerja Peserta Didik)
Nama :
Kelas :
No. Absen :
A. Tujuan
Peserta didik mampu membuat karya dengan menggunakan teknik cetak stensil dengan
menggunakan cetakan yang digambar sendiri atau dari benda-benda yang terdapat di
sekitarnya dengan benar.
C. Instruksi Kerja
Peserta didik membuat karya dengan menggunakan teknik cetak stensil dengan
menggunakan cetakan yang digambar sendiri atau dari benda benda yang terdapat di
sekitarnya.
LKPD II
(Lembar Kerja Peserta Didik)
Nama :
Kelas :
[Link] :
A. Tujuan
Peserta didik mampu menggambarkan pemandangan di atas kertas lanskap atau wajah dan
ekspresi/gestur orang di atas kertas potret dengan benar.
C. Instruksi Kerja
1. Buatlah sebuah bentuk wajah di kertas gambarmu. Gunakan bentuk mata, hidung dan
mulut yang tersedia pada lembaran ini. Lengkapi bentuk wajah yang kamu buat.
2. Gunakan gunting dengan berhati-hati. Gunakan lem secukupnya pada garis terluar
bentuk yang kamu gunting.
LKPD III
(Lembar Kerja Peserta Didik)
Nama :
Kelas :
No. Absen :
A. Tujuan
Peserta didik mampu mengamati bentuk-bentuk pola pada kain Nusantara dari daerah
masing-masing dengan benar.
C. Instruksi Kerja
1. Peserta didik mengamati bentuk-bentuk pola pada kain Nusantara dari daerah masing-
masing. Dengan inspirasi tersebut, mereka kemudian menggambarkan pola mereka
sedniri atau pola yang mereka tangkap.
2. Buatlah pola yang kamu kehendaki dengan menggunakan bantuan grid berikut ini.\
E. BAHAN BACAAN
F. GLOSARIUM
No Istilah Arti
1. Geometris Berhubungan dengan geometrs
2. Karya Hasil perbuatan; buatan; ciptaan
3. Lanskap Arah kertas horizontal
4. Melukis Membuat gambar dengan menggunakan pensil,
pulpen, kuas, dan sebagainya, baik dengan
warna maupun tidak
5. Menggambar Membuat gambar; melukis
6. Pemandangan Keadaan alam yang indah dipandang
7. Pola Gambar yang dipakai untuk contoh batik
8. Potret Gambar yang dibuat dengan kamera; foto;
gambaran, lukisan (dalam bentuk paparan)
9. .....................
G. DAFTAR PUSTAKA
Chapman, Laura H. 1985. Discover Art 2/Teacher’s Edition. Massachusetts: Davis
Publication Inc.
Chapman, Laura H. 1987. Discover Art 1/Teacher’s Edition. Massachusetts: Davis
Publication Inc.
Lowenfeld, Viktor dan W. Lambert Brittain. 1987. Creative and Mental Growth. New
York: Macmillan.
Wachowiak, Frank dan Robert D. Clements. 2001. Emphasis Art: A Qualitative Art
Program for Elementary and Middle Schools. Michigan: Longman.
Wood, Chip. 1997. Yardsticks: Children in the Classroom Ages 4-14. USA: Northeast
Foundation for Children.