MODUL AJAR BAB 1
Bermain dengan Garis, Bidang dan Warna
(Pembelajaran dengan Pendekatan DEEP LEARNING)
PENYUSUN
( OKTARINA,[Link]. Gr)
MODUL AJAR SENI RUPA
INFORMASI UMUM
IDENTITAS MODUL
Penyusun : Oktarina,[Link], Gr
Instansi : SDN 19 Martapura
Tahun Penyusunan : 2025
Jenjang Sekolah : SD/MI
Mata Pelajaran : Seni Rupa
Fase / Kelas : A/2
Semester 1 : 2025/2026
Bab : Bermain dengan Garis, Bidang dan Warna
Alokasi Waktu : 4 JP x 35 menit (2 Pertemuan)
A. KOMPETENSI AWAL
1. Peserta didik mengenal berbagai macam warna yang ada di lingkungan sekolah.
2. Peserta didik mengenal garis vertikal dan garis horizontal.
B. DELAPAN DIMENSI PROFIL LULUSAN
1. Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME.
Mengenal elemen rupa mencerminkan rasa syukur kepada Allah atas keindahan ciptaan-Nya,
termasuk keragaman bentuk dan warna yang dapat diwujudkan dalam seni.
2. Kewargaan
Memahami warna primer dan sekunder melatih peserta didik menjadi warga yang peka terhadap
keberagaman, baik dalam seni maupun kehidupan sosial.
3. Kreativitas
Eksplorasi warna melibatkan kreativitas dalam menciptakan kombinasi warna baru yang unik
dan menarik untuk karya seni.
4. Penalaran Kritis
Mengeksplorasi alat untuk membuat garis melibatkan kemampuan analisis untuk memahami
fungsi dan efek visual dari setiap alat secara logis.
5. Kolaborasi
Aktivitas diskusi sering dilakukan dalam kelompok, sehingga melatih peserta didik untuk
bekerja sama, mendengarkan, dan saling bertukar ide tentang warna.
6. Kemandirian
Mengeksplorasi alat secara mandiri mencerminkan kemandirian peserta didik dalam
mempelajari dan menguasai teknik dasar seni.
7. Kesehatan
Aktivitas ini mendukung perkembangan kesehatan mental dan emosional peserta didik melalui
ekspresi seni yang menyenangkan dan menenangkan.
8. Komunikasi
Menjelaskan elemen rupa melatih kemampuan komunikasi verbal peserta didik untuk
menyampaikan ide dan pengalaman secara jelas dan efektif.
GURU MENANYAKAN PELAKSANAAN 7 KEBIASAAN ANAK HEBAT
Bangun-tidur bagaimana kamu memulai hari dengan baik?
Beribadah -apa yang kamu lakukan untuk mengingat tuhan setiap hari?
Berolahraga- mengapa penting untuk berolahraga setiap hari/
Gemar belajar -apa hal yang kamu pelajari hari ini?
Makan sehat dan bergizi -apa makanan yang sehat yang kamu konsumsi?
Bermasyarakat- apa yang kamu lakukan untuk membantu teman atau keluarga?
Tidur cepat - mengapa tidur yang cukup itu penting
C. SARANA DAN PRASARANA/ALAT DAN BAHAN
1. Ruang Kelas
2. LCD Projector
3. Laptop
4. Jaringan Internet/Wifi
5. Buku Guru kelas II Seni Rupa serta sumber referensi lain
6. Alat dan Bahan
Pertemuan 1:
a. Buku gambar
b. Alat pewarna kering
Pertemuan 2:
a. Kertas
b. Pensil
c. Penggaris/meteran/benda yang memiliki sisi yang lurus
d. Pewarna kering
D. TARGET PESERTA DIDIK
Peserta didik reguler (bukan berkebutuhan khusus)
E. MODEL PEMBELAJARAN
1. Tatap Muka
2. Discovery Learning
F. PENDEKATAN PEMBELAJARAN
Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)
G. METODE PEMBELAJARAN
Pertemuan 1: Observasi Lingkungan, Visualisasi Imajinatif, Proyek Gambar
Mandiri, Eksperimen Terbuka.
Pertemuan 2: Demonstrasi Visual, Eksplorasi Mandiri, Proyek Mini
Mewarnai, Eksperimen Material Alternatif.
KOMPETENSI INTI
A. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Peserta didik mampu mengenal dan mengeksplorasi elemen rupa dalam sebuah karya.
2. Peserta didik mampu mengenal dan mengeksplorasi warna primer dan sekunder.
3. Peserta didik mampu mengenal dan mengeksplorasi alat untuk membuat garis.
4. Peserta didik mampu mengenali dan mengekplorasi elemen rupa dalam sebuah karya.
B. CAPAIAN PEMBELAJARAN
Elemen Capaian Pembelajaran
Mengalami Mengenali dan menyebutkan unsur-unsur rupa
(Experiencing) dalam benda-benda di sekitar/karya seni rupa.
Merefleksikan Merefleksikan dan mengapresiasi karya diri
(Reflecting) sendiri.
Berpikir dan Bekerja Mengenali dan menguji coba alat dan/atau bahan
Artistik (Thinking and yang dimiliki
Working Artistically)
Menciptakan Membuat karya seni rupa berdasarkan pengalaman
(Making/Creating) dan hasil pengamatan terhadap lingkungan sekitar
Berdampak Menghasilkan karya seni rupa yang berdampak
(Impacting) pada perasaan dirinya
C. PEMAHAMAN BERMAKNA
Peserta didik memahami bahwa unsur-unsur rupa seperti warna, garis, bentuk, dan tekstur adalah
bagian penting dalam menciptakan karya seni yang menarik dan bermakna.
Melalui kegiatan mengenal dan mengeksplorasi warna primer dan sekunder, serta alat untuk
membuat garis, peserta didik belajar untuk:
Mengembangkan kepekaan visual dan estetika terhadap bentuk dan warna yang ada di
lingkungan sekitar.
Mengekspresikan ide, perasaan, dan imajinasi melalui garis dan warna dalam karya seni.
Menghargai proses berkarya melalui eksplorasi alat dan bahan sederhana yang tersedia.
Melatih keterampilan motorik halus dan koordinasi tangan-mata saat menggambar dan
mewarnai.
Mengenal teknik dan alat dasar dalam berkarya seni rupa, seperti kuas, pensil, krayon, dan
media lainnya.
Dengan demikian, peserta didik tidak hanya mengenal elemen rupa secara teori, tetapi juga
mengalami langsung proses kreatif dalam menciptakan karya seni, yang pada akhirnya membentuk
kemampuan berpikir kreatif dan ekspresif sejak dini.
D. PERTANYAAN PEMANTIK
Mindful Learning
1. Coba perhatikan daun-daun di pepohonan. Apakah semua daun hijau terlihat sama?
2. Apa alat yang biasa kamu pakai untuk menggambar garis?
Meaningful Learning
3. Kenapa menurutmu warna sangat penting dalam sebuah gambar?
4. Kalau kamu melihat gambar rumah atau pohon, bagaimana garis-garis membantu kamu
memahami bentuknya?
Joyful Learning
5. Kalau kamu bisa memilih warna favoritmu untuk menggambar tempat impianmu, warna apa
yang akan kamu pilih?
6. Alat apa yang paling seru untuk digunakan saat menggambar garis?
E. PERSIAPAN PEMBELAJARAN
1. Guru menyiapkan kebutuhan pembelajaran seperti Media Ajar guru Indonesia, menyiapkan
lembar kerja peserta didik, dsb.
2. Guru mengingatkan peserta didik untuk mempersiapkan buku teks, laptop, alat dan bahan yang
dibutuhkan.
F. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Pertemuan Pertama (2 JP x 35 menit)
Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
Pendahuluan 10
1. Guru memberi salam dan meminta salah satu peserta didik memimpin menit
pembacaan doa dilanjutkan dengan penegasan oleh guru tentang
pentingnya berdoa sebelum memulai suatu kegiatan dalam rangka
menanamkan keyakinan yang kuat terhadap kuasa Tuhan Yang Maha
Esa dalam memahami ilmu yang dipelajari.
2. Guru menyapa peserta didik (menanyakan kabar, mengecek kehadiran
dan kesiapan peserta didik, dan lain-lain), serta menyemangati peserta
didik dengan tepukan, atau bernyanyi. (Joyful Learning)
3. Guru mengajukan pertanyaan pemantik berbasis deep learning:
Mindful Learning
Coba perhatikan daun-daun di pepohonan. Apakah semua daun hijau
terlihat sama?
Meaningful Learning
Kenapa menurutmu warna sangat penting dalam sebuah gambar?
Joyful Learning
Kalau kamu bisa memilih warna favoritmu untuk menggambar
tempat impianmu, warna apa yang akan kamu pilih?
4. Guru mengadakan tes kemampuan awal melalui pertanyaan awal. Guru
melakukan apersepsi dengan bertanya kepada peserta didik:
"Adakah di antara kalian yang tahu alat-alat yang digunakan untuk
mewarnai? Coba sebutkan!"
"Menurutmu, apakah semua warna bisa digabungkan? Jelaskan
pendapatmu."
5. Guru menyampaikan tujuan kegiatan pembelajaran kali ini dan
menjelaskan kegiatan apa saja yang akan dilakukan serta hal-hal apa
saja yang akan dinilai dari peserta didik selama proses pembelajaran.
Kegiatan inti 50
A. Persiapan Pengajaran menit
Sintaks 1: Stimulasi/Pemberian Rangsangan
Metode: Observasi Lingkungan
1. Ajak peserta didik mengamati contoh gambar karya seni (dapat
menggunakan gambar contoh pada unit ini) atau ajak peserta didik untuk
mengamati sekeliling sekolah dan memilih satu sudut yang menurut
mereka indah. Minta siswa untuk mengamati warna yang terdapat pada
karya seni atau pada pemandangan yang menurut mereka indah.
Deep Learning:
Mindful Learning: "Fokuslah pada setiap detail warna dalam
gambar atau pemandangan tersebut. Apa yang membuat warna-
warna itu begitu menarik?"
Diferensiasi Konten:
Untuk peserta didik visual: Tampilkan gambar-gambar seni yang
kaya warna.
Untuk peserta didik kinestetik: Ajak siswa bergerak keluar
ruangan untuk mengamati lingkungan sekitar.
2. Ajak peserta didik untuk lebih dalam lagi mengamati warna-warna yang
mereka lihat. Contohnya, saat mengamati daun-daun di pepohonan dan
rumput taman sekolah. Apakah mereka hanya melihat warna hijau?
Apakah ada perbedaan warna-warna hijau yang mereka lihat? Apakah
ada warna hijau muda atau warna hijau tua di sana?
Deep Learning:
Meaningful Learning: "Gerakan ini tidak hanya melatih mata,
tetapi juga mengajarkan kita untuk selalu peka terhadap keindahan
alam."
3. Pilih suatu warna; misalnya merah. Ajak peserta didik untuk mencari
benda lain di sekitar yang juga berwarna merah. Ulangi kegiatan ini
untuk warna yang lain.
B. Aktivitas
Sintaks 2: Identifikasi Masalah
Metode: Visualisasi Imajinatiff
1. Guru menjelaskan kepada peserta didik bahwa kegiatan kali ini akan
menggunakan pewarna kering berupa pensil warna/ krayon/pastel atau
kapur (sebutkan jenis alat yang digunakan).
Deep Learning:
Joyful Learning: "Mari kita coba gunakan alat-alat ini untuk
menciptakan karya seni kita sendiri! Rasakan betapa serunya
bermain dengan warna!"
2. Peserta didik akan membuat sebuah gambar di buku gambar/
kertas/kertas karton/manila/kardus/piring kertas.
3. Ajak peserta didik untuk memejamkan mata selama semenit. Ajak
mereka untuk membayangkan sebuah tempat yang indah. Pantik siswa
dengan pertanyaan bimbingan, “Dunia ini begitu penuh dengan aneka
warna. Semuanya memiliki warna. Sekarang mari kita bayangkan suatu
tempat yang indah. Apakah tempat itu sebuah taman? Atau suatu kota?
Atau sebuah ruangan? Apa yang kalian lihat di sana? Bayangkan tempat
itu penuh dengan warna-warna yang indah dan menarik. Warna apa saja
yang ada di sana?”.
Sintaks 3: Pengumpulan Data
Metode: Proyek Gambar Mandiri
4. Ajak peserta didik untuk membuka mata perlahan-lahan, “Sekarang
kalian sudah mendapatkan ide masing-masing. Semuanya pasti memiliki
ide yang berbeda. Yuk, kalian gambarkan ide kalian, lalu warnai gambar
kalian.”
Diferensiasi Proses:
Peserta didik kinestetik: Diajak langsung mempraktikkan
pewarnaan.
Peserta didik auditori: Fokus mendengarkan instruksi guru dan
musik instrumental yang diputar.
Diferensiasi Produk:
Peserta didik dengan kemampuan rendah: Membuat gambar
sederhana dengan sedikit variasi warna.
Peserta didik dengan kemampuan tinggi: Menciptakan gambar
dengan detail dan kombinasi warna kompleks.
5. Peserta didik akan membersihkan ruang kerjanya dan menuliskan nama
dan kelas di bagian sudut atas/bawah kertas.
C. Kegiatan alternatif dan pengayaan
Sintaks 4: Verifikasi/Pembuktian
Metode: Eksperimen Terbuka
1. Jika siswa tidak memiliki pewarna kering, siswa dapat menggunakan
pewarna dari alam sekitar seperti arang, kunyit atau menggunakan
pasir/ranting. Siswa dapat membuat gambar di tanah/pasir dengan
menggunakan ketersediaan di alam sekitar. Guru dapat langsung
menilai seketika proses dan hasil akhirnya (lihat bagian asesmen).
2. Guru dapat memutarkan musik instrumental yang menenangkan atau
memutarkan bunyi-bunyian alam seperti bunyi gemericik air, suara
burung atau deburan ombak. Ide lainnya adalah, jika sekolah terletak di
daerah yang memiliki pemandangan alam, siswa dapat menggambar
langsung di luar ruang.
3. Bagi siswa yang telah selesai terlebih dahulu, guru dapat memberikan
tantangan tambahan untuk membuat gambar lebih detail atau ukuran
lebih besar.
4. Bagi sekolah yang memiliki akses pada gawai/internet, siswa dapat
diajak untuk mencari inspirasi gambar atau menggambar secara digital.
Penutup 10
1. Peserta didik menyimpulkan hasil gambar. menit
2. Guru menanyakan maksud lukisan peserta didik.
3. Guru mengaitkan pembelajaran dengan Dimensi Profil Lulusan:
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME: Menanamkan
nilai-nilai kebanggaan terhadap ciptaan Tuhan yang menghasilkan
keindahan warna.
Kewargaan: Memahami pentingnya kerja sama dalam tim saat
berdiskusi dan berbagi pengalaman belajar.
Penalaran Kritis: Menganalisis manfaat memahami warna dalam
kehidupan sehari-hari, seperti meningkatkan keterampilan artistik.
Kreativitas: Menggunakan metode kreatif untuk menciptakan
karya seni menggunakan warna.
Kolaborasi: Bekerja sama dalam kelompok saat melakukan
aktivitas eksplorasi warna.
Komunikasi: Berlatih menyampaikan pendapat dan kesimpulan
secara lisan dan tertulis.
4. Guru menginstruksikan untuk mengerjakan lembar kerja siswa.
5. Guru menanyakan warna apa yang ada di dalam luikisan.
6. Guru memberi tantangan tambahan bagi peserta didik yang telah selesai
terlebih dahulu.
Pertemuan Kedua (2 JP x 35 menit)
Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
Pendahuluan 10
1. Guru memberi salam dan meminta salah satu peserta didik memimpin menit
pembacaan doa dilanjutkan dengan penegasan oleh guru tentang
pentingnya berdoa sebelum memulai suatu kegiatan dalam rangka
menanamkan keyakinan yang kuat terhadap kuasa Tuhan Yang Maha
Esa dalam memahami ilmu yang dipelajari.
2. Guru menyapa peserta didik (menanyakan kabar, mengecek kehadiran
dan kesiapan peserta didik, dan lain-lain), serta menyemangati peserta
didik dengan tepukan, atau bernyanyi. (Joyful Learning)
3. Guru mengajukan pertanyaan pemantik berbasis deep learning:
Mindful Learning
Apa alat yang biasa kamu pakai untuk menggambar garis?
Meaningful Learning
Kalau kamu melihat gambar rumah atau pohon, bagaimana garis-
garis membantu kamu memahami bentuknya?
Joyful Learning
Alat apa yang paling seru untuk digunakan saat menggambar garis?
4. Guru mengadakan tes kemampuan awal melalui pertanyaan awal. Guru
melakukan apersepsi dengan bertanya kepada peserta didik
"Adakah di antara kalian yang tahu apa itu warna primer? Coba
sebutkan contohnya!"
5. Guru menyampaikan tujuan kegiatan pembelajaran kali ini dan
menjelaskan kegiatan apa saja yang akan dilakukan serta hal-hal apa
saja yang akan dinilai dari peserta didik selama proses pembelajaran.
Eksplorasi 50
Sintaks 1: Stimulasi/Pemberian Rangsangan menit
Metode: Demonstrasi Visual
1. Guru akan menempelkan kertas di papan tulis atau di sebuah meja.
Gambarkan beberapa garis vertikal dan horizontal di kertas tersebut.
Pertemuan garis-garis vertikal dan horizontal tersebut akan membentuk
kotak-kotak. Guru kemudian secara acak mewarnai kotak-kotak yang
ada dengan warna merah, kuning dan biru (guru dapat menggunakan
krayon atau pensil warna).
Deep Learning:
Mindful Learning: "Fokuslah pada setiap detail warna dan garis
yang digambar. Apa yang membuat pola ini menarik bagi mata
kita?
Diferensiasi Konten:
Untuk peserta didik visual: Tampilkan gambar-gambar yang
menunjukkan penggunaan warna primer.
Untuk peserta didik kinestetik: Ajak siswa langsung
mempraktikkan pembuatan garis dan pewarnaan.
2. Ingatkan peserta didik mengenai kegiatan mengenali warna yang telah
dilakukan pekan sebelumnya. Guru akan menanyakan mengenai warna-
warna yang diingat atau dikenali peserta didik.
3. Guru akan bercerita bahwa semua warna di dunia sebenarnya berasal
hanya dari tiga warna yaitu merah, kuning dan biru seperti yang
terdapat di kertas milik guru. Ketiga warna induk atau warna dasar
tersebut memiliki nama yaitu warna Primer.
4. Guru dapat mengajukan pertanyaan pemantik, “Siapa yang tahu
bagaimana cara membuat warna oranye/ hijau/ ungu?” atau “Apa yang
terjadi jika kamu mencampur warna kuning dengan merah atau biru?”,
kemudian menanyakan, “Bagaimana cara membuat warna merah,
kuning dan biru?”. Setelah itu guru dapat menjelaskan bahwa kita tidak
dapat mencampur warna untuk mendapatkan warna primer. Sebab itu
mereka disebut warna dasar.
Deep Learning:
Meaningful Learning: "Gerakan ini tidak hanya melatih mata,
tetapi juga mengajarkan kita untuk selalu peka terhadap keindahan
warna."
Aktivitas
Sintaks 2: Identifikasi Masalah
Metode: Eksplorasi Mandiri
1. Setelah mendengarkan cerita mengenai Warna Primer, siswa akan
mulai membuat garis-garis vertikal dan horizontal di buku gambar atau
kertas mereka. Guru dapat sekaligus mengenalkan siswa pada garis
vertikal (tegak lurus) dan garis horizontal (mendatar).
Deep Learning:
Joyful learning: "Mari kita coba gunakan alat-alat ini untuk
menciptakan karya seni kita sendiri! Rasakan betapa serunya
bermain dengan warna!"
2. Peserta didik dapat menggunakan penggaris atau ketersediaan benda
yang memiliki garis lurus di sekitar mereka. Siswa bebas mengatur
letak dan jarak antar garis yang mereka inginkan.
Sintaks 3: Pengumpulan Data
Metode: Proyek Mini Mewarnai
3. Peserta didik akan mewarnai kotak-kotak yang mereka gambar hanya
dengan warna merah, kuning dan biru. Peserta didik dapat membiarkan
beberapa kotak tetap putih/ tidak diwarnai.
Diferensiasi Proses:
Peserta didik kinestetik: Diajak langsung mempraktikkan
pewarnaan.
Peserta didik auditori: Fokus mendengarkan instruksi guru dan
musik instrumental yang diputar.
Diferensiasi Produk:
Peserta didik dengan kemampuan rendah: Membuat garis
sederhana dengan sedikit variasi warna.
Peserta didik dengan kemampuan tinggi: Menciptakan pola
kompleks dengan kombinasi warna primer.
4. Ajak peserta didik untuk berlatih mewarnai dengan rapi mengikuti
bentuk (tidak keluar dari garis yang sudah dibuat)
5. Peserta didik memberi nama pada pekerjaannya dan membersihkan
ruang kerjanya setelah selesai.
Kegiatan alternatif dan pengayaan
Sintaks 4: Verifikasi/Pembuktian
Metode: Eksperimen Material Alternatif
1. Selain menggunakan pewarna, peserta didik juga dapat memotong
kertas origami, kardus/plastik bekas kemasan yang memiliki warna
dominan merah, kuning dan biru. Peserta didik dapat melipat kertas
terlebih dahulu dan memotongnya mengikuti garis lipatan. Peserta
didik dapat menyusun potonganpotongan tersebut dan
menempelkannya pada kertas/kardus/papan yang tersedia.
2. Peserta didik yang memiliki cat dapat menggunakan cat dan kuas flat
untuk mewarnai tiap kotak. Sangat disarankan untuk mewarnai kotak-
kotak dengan warna yang sama terlebih dahulu agar efisien dalam
pergantian warna. Pastikan peserta didik untuk mencuci bersih kuas
setiap mereka akan mengganti warna.
Deep Learning:
Mindful Learning: "Perhatikan baik-baik hasil karyamu. Apa yang
membuat warna-warna tersebut begitu istimewa bagi kamu?"
Penutup 10
1. Guru memberikan pertanyaan refleksi seperti contoh berikut ini: menit
a. Warna apa yang telah kamu pelajari?
b. Bisakah kamu membuat garis?
2. Guru mengaitkan pembelajaran dengan Dimensi Profil Lulusan:
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME
Menanamkan nilai-nilai kebanggaan terhadap ciptaan Tuhan yang
menghasilkan keindahan warna.
Kewargaan
Memahami pentingnya kerja sama dalam tim saat berdiskusi dan
berbagi pengalaman belajar.
Penalaran Kritis
Menganalisis manfaat memahami warna primer dalam kehidupan
sehari-hari, seperti meningkatkan keterampilan artistik.
Kreativitas
Menggunakan metode kreatif untuk menciptakan karya seni
menggunakan warna primer.
Kolaborasi
Bekerja sama dalam kelompok saat melakukan aktivitas eksplorasi
warna.
Komunikasi
Berlatih menyampaikan pendapat dan kesimpulan secara lisan dan
tertulis.
3. Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan menghafal warna-warna
yang telah dipelajari.
G. ASESMEN
No Jenis Asesmen Bentuk Asesmen
Pertanyaan pemantik tersebut di atas.
1. Diagnostik
Tanya jawab sebagai tindak lanjut.
2. Formatif Observasi, Performa, dan Pengerjaan Proyek
3. Sumatif Tertulis (Pilihan Ganda)
H. PENGAYAAN DAN REMIDIAL
1. Peserta didik yang daya tangkap dan daya kerjanya lebih dari peserta didik lain, guru
memberikan kegiatan pengayaan yang lebih menantang dan memperkuat daya serapnya
terhadap materi yang telah dipelajari.
2. Peserta didik yang hasil belajarnya belum mencapai target guru melakukan pengulangan materi
dengan pendekatan yang lebih individual dan memberikan tugas individual tambahan untuk
memperbaiki hasil belajar peserta didik yang bersangkutan.
I. REFLEKSI GURU
No Pertanyaan Jawaban
Adakah sesuatu yang menarik selama
1. pembelajaran sehingga siswa dapat belajar
dengan baik di kelas? Jika ada, jelaskan!
Adakah sesuatu yang tidak menarik selama
pembelajaran sehingga siswa tidak
2.
dapat belajar dengan baik di kelas? Jika ada,
jelaskan!
Apa yang Sahabat Guru sukai dari kegiatan
3. pembelajaran pada unit ini? Jika ada,
jelaskan!
Apakah langkah-langkah pembelajaran
dalam unit ini sesuai dengan karakter
4. sekolah dan siswa Sahabat Guru? Jika tidak,
jelaskan langkah yang ideal sesuai dengan
karakter sekolah dan siswa Sahabat Guru!
5. Apa yang ingin Sahabat Guru ubah untuk
meningkatkan atau memperbaiki
pelaksanaan maupun hasil pembelajaran?
Dengan pengetahuan yang Sahabat Guru
dapat atau miliki sekarang, apa yang akan
6.
Sahabat Guru lakukan jika harus mengajar
kegiatan yang sama di kemudian hari?
Apa dan bagian mana yang ingin Sahabat
7. Guru gali lebih dalam? Mengapa? Apa yang
akan Sahabat Guru lakukan?
Sebutkan satu hal yang bisa Sahabat Guru
8. pelajari mengenai proses mengajar pada unit
ini!
Langkah keberapakah yang paling berkesan
9.
bagi Sahabat Guru? Mengapa?
Pada langkah keberapa siswa paling belajar
10.
banyak?
Pada momen apa siswa menemui kesulitan
saat mengerjakan tugas akhir mereka?
11. Bagaimana mereka mengatasi masalah
tersebut dan apa peran Sahabat Guru pada
saat itu?
Apakah pembelajaran berlangsung dengan
12.
baik? Apa buktinya?
Bagian mana yang masih perlu diperbaiki
13.
dari pengajaran Sahabat Guru?
Jelaskan pengetahuan, keterampilan, dan
14. sikap yang paling dominan dipelajari siswa
pada unit ini!
Mengetahui Martapura,
Kepala Sekolah, Guru Kelas 2
DIANA EKASARI, [Link] OKTARINA, [Link], Gr
NIP. 197605282005012008 NIP. 198910072024212038
LAMPIRAN
Penilaian
A. PENILAIAN DIAGNOSTIK
1. Diagnostik Non Kognitif
Asesmen diagnostik non kognitif di awal pembelajaran dilakukan untuk menggali hal-hal
meliputi kesejahteraan psikologi peserta didik, sosial emosi, aktivitas peserta didik selama
belajar di rumah, kondisi keluarga dan pergaulan peserta didik, gaya belajar, karakter, dan
minat siswa.
Pilihan Jawaban
No Pertanyaan
Ya Tidak
1. Apa kabar hari ini?
2. Apakah ada yang sakit hari ini?
3. Apakah kalian dalam keadaan sehat?
4. Apakah anak-anak merasa bersemangat hari ini?
5. Apakah anak-anak sudah makan?
6. Apakah tadi malam sudah belajar?
2. Diagnostik Kognitif
No Pertanyaan
1. Coba perhatikan daun-daun di pepohonan. Apakah semua daun hijau
terlihat sama?
2. Apa alat yang biasa kamu pakai untuk menggambar garis?
3. Kenapa menurutmu warna sangat penting dalam sebuah gambar?
4. Kalau kamu melihat gambar rumah atau pohon, bagaimana garis-garis
membantu kamu memahami bentuknya?
5. Kalau kamu bisa memilih warna favoritmu untuk menggambar tempat
impianmu, warna apa yang akan kamu pilih?
6. Alat apa yang paling seru untuk digunakan saat menggambar garis?
B. PENILAIAN FORMATIF
1. Instrumen Penilaian Kompetensi Sikap
Penilaian sikap mencakup empat hal sebagai berikut.
1) Peserta didik berani mencoba praktik di depan umum dengan penuh percaya diri.
2) Peserta didik mampu bekerja sama yang ditandai dengan menerima tugas dan peran yang
diberikan dalam kelompok.
3) Peserta didik memiliki kesadaran akan perbedaan pikiran, perasaan, motif, dan tindakan
orang di sekitarnya.
4) Peserta didik mampu mengekspresikan pikiran, ide, dan perasaan serta menggabungkan
berbagai gagasan dalam kelompok menjadi ide atau gagasan imajinatif yang bermakna.
Nama Kriteria Kriteria Kriteria Kriteria
Nilai
No Peserta Penilaian Penilaian Penilaian Penilaian
Akhir
didik No.1 No.2 No.3 No. 4
1. Bagas
2. Iko
3. Riska
Dst.
Rubrik penilaian sikap
(1) = 0 - 50
(2) = 51 - 70
(3) = 71 – 85
(4) = 85 – 100
2. Instrumen Penilaian Kompetensi Keterampilan
Penilaian keterampilan bisa digunakan Sahabat Guru untuk merekam hasil belajar peserta
didik dalam tiga kategori, yaitu sebagai berikut.
1) Mulai berkembang : 50-74
2) Berkembang : 75-94
3) Melebihi ekspektasi : 95–100
Nama Peserta Aspek yang Dinilai
No Keterangan
didik Menggambar Mewarnai
1. Bagas
2. Riska
3. Iko
4.
C. PENILAIAN SUMATIF
1. Benda disebut dua dimensi karena memiliki ….
a. Besar dan tinggi b. Tinggi dan kecil
c. Panjang dan lebar d. Pendek dan lebar
2. Perhatikan lukisan berikut!
Lukisan di atas dominan dengan warna ….
a. Kuning b. Hijau
c. Biru d. Coklat
3. Buah alpukat menghasilkan warna ….
a. Biru b. Merah
c. Hitam d. Hijau
4. Perhatikan gambar berikut!
Posisi garis di atas adalah ….
a. Tegak lurus b. Mendatar
c. Melengkung d. Miring
5. Posisi garis tegak lurus disebut dengan ….
a. Vertikal b. Diagonal
c. Horizontal d. Zig-zag
6. Di bawah ini merupakan gambar yang bergaris-garis, kecuali ….
b.
a.
c. d.
7. Menggambar dengan cetakan disebut ….
a. Mencetak b. Membordir
c. Mengarsir d. Mengeblok
8. Berikut ini benda-benda yang dapat dipakai untuk membuat gambar cetak adalah ….
a. Gelembung b. Daun
c. Air d. Udara
9. Perhatikan gambar berikut ini!
Gambar di atas merupakan hasil gambar cetak dengan menggunakan ….
a. Plastik b. Kentang
c. Kelereng d. Telapak tangan
10. Arah kertas dengan horizontal disebut ….
a. Berombak b. Diagonal
c. Lanskap d. Potret
11. Berikut ini yang merupakan posisi gambar potret adalah ….
a. b.
d.
c.
12. Perhatikan gambar berikut!
Gambar di atas termasuk ke dalam posisi ….
a. Potret b. Zig-zag
c. Relief d. Lanskap
13. Perhatikan gambar berikut!
Agar gambar di atas menjadi sebuah kereta, maka kita harus menambahkan pola ….
a. Lingkaran b. Segitiga
c. Persegi d. Belah ketupat
14. Perhatikan gambar berikut!
Dari gambar di atas terlihat menggunakan pola ….
a. Segi lima b. Segitiga
c. Persegi d. Lingkaran
15. Amatilah gambar di bawah ini!
Bentuk yang tidak ada di dalam gambar di atas adalah ….
a. Belah ketupat b. Bintang
c. Persegi panjang d. Persegi
D. Lembar Kerja Peserta Didik
LKPD
(Lembar Kerja Peserta Didik)
Nama :
Kelas :
No. Absen :
A. Tujuan
Peserta didik mampu membuat karya unik menggunakan berbagai warna dengan benar.
B. Alat dan Bahan
1. Alat tulis
2. Crayon/Pensil warna/Spidol
3. Lembar Kerja Peserta Didik
*dapat menyesuaikan kebutuhan peserta didik.
C. Instruksi Kerja
1. Warnailah Kotak-Kotak berikut ini dengan warna yang berbeda-beda. Kamu dapat menggabungkan
dua atau tiga warna dalam sebuah kotak.
2. Warnai serapi mungkin tanpa keluar garis.
E. BAHAN BACAAN SISWA DAN GURU
F. GLOSARIUM
No Istilah Arti
1. Alat Benda yang dipakai untuk mengerjakan sesuatu
2. Bahan (Segala) sesuatu yang dapat dipakai atau
diperlukan untuk tujuan tertentu, seperti untuk
pedoman atau pegangan, untuk mengajar,
memberi ceramah
3. Eksplorasi Kegiatan untuk memperoleh pengalaman baru
dari situasi yang baru
4. Horizontal Terletak pada garis atau bidang yang sejajar
dengan horizon atau garis datar; mendatar
5. Melihat Menggunakan mata untuk memandang
6. Vertikal Tegak lurus dari bawah ke atas atau
kebalikannya, membentuk garis tegak lurus
(bersudut 90°) dengan permukaan bumi, garis
horizontal, atau bidang datar
7. Warna Kesan yang diperoleh mata dari cahaya yang
dipantulkan oleh benda-benda yang dikenainya;
corak rupa, seperti biru dan hijau
8. .....................
G. DAFTAR PUSTAKA
Chapman, Laura H. 1985. Discover Art 2/Teacher’s Edition. Massachusetts: Davis
Publication Inc.
Chapman, Laura H. 1987. Discover Art 1/Teacher’s Edition. Massachusetts: Davis Publication Inc.
Lowenfeld, Viktor dan W. Lambert Brittain. 1987. Creative and Mental Growth. New York: Macmillan.
Wachowiak, Frank dan Robert D. Clements. 2001. Emphasis Art: A Qualitative Art Program for
Elementary and Middle Schools. Michigan: Longman.
Wood, Chip. 1997. Yardsticks: Children in the Classroom Ages 4-14. USA: Northeast Foundation for
Children.