Definisi Teknik Accidental Sampling dan
Penerapannya
Accidental sampling adalah bagian dari teknik non-probability sampling, yaitu sebuah metode
pengambilan sampel dengan peluang objek dan subjek yang terintegrasi. Istilah lain dari accidental
sampling yaitu : sampling peluang, convenience sampling, dan sampel bebas. Teknik ini dilakukan
tanpa kesengajaan peneliti mencari sampel, namun tidak berarti dipilih random.
Penentuan Subjek atau Objek Accidental Sampling
Mendapatkan sampel untuk keperluan penelitian dengan accidental sampling sangatlah mudah.
Sebab, hal itu bergantung pada prosentase kemungkinan dan kesediaan objek atau subjek untuk
menjadi sampel penelitian. Dengan kata lain, convenience sampling dapat dilakukan oleh siapa pun
selaku peneliti dan individu tersebut bebas memilih target sampling tanpa batasan kriteria khusus.
Ciri-Ciri Accidental Sampling Adalah
Untuk membedakan teknik accidental sampling dengan metode sampling lainnya, terdapat ciri
khusus dari pengambilan sampel tersebut, yaitu :
1. Peneliti tidak menekankan pada tujuan sampling melainkan pada kemudahan proses riset
sehingga tidak menetapkan kriteria khusus atau rumit tentang sampel.
2. Peneliti dengan sengaja memilih sampel dari populasi di mana informasi yang diperlukan
bisa didapat dengan mudah.
3. Sesuai dengan namanya, sampel yang dipilih mayoritas karena berada di lokasi saat
dibutuhkan atau seseorang maupun sesuatu yang familier bagi peneliti.
4. Kemudahan akses biasanya menjadi pertimbangan utama peneliti dengan teknik accidental
sampling.
Metode Pelaksanaan Convenience atau Accidental Sampling
Secara garis besar, pelaksanaan dari accidental sampling sangat mudah. Terdapat dua cara atau
metode yang dapat diterapkan dalam memeroleh informasi untuk penelitian menggunakan metode
sampel peluang tersebut, yaitu :
a. Pengamatan Sampel Secara Manual
Bila penelitian yang dilakukan bersifat untuk mengumpulkan data kuantitas, maka untuk penerapan
accidental sampling, peneliti dapat melakukan pengamatan secara manual atau meminta referensi
data pihak ketiga. Contoh untuk penelitian perbandingan prosentase penjualan beberapa produk
snack berbeda, analis cukup mengamati jumlah item terjual dalam periode tertentu atau meminta
informasi pemilik toko.
b. Kuesioner
Berbeda dalam mendapatkan sampling penelitian kuantitas, maka kuesioner merupakan metode
untuk sampling kualitas. Maksud dari kuesioner adalah memberikan daftar pertanyaan pada subjek
sampling yang berkaitan dengan tujuan riset dilakukan. Kuesioner dapat dilakukan pada subjek dan
bukan objek, serta bisa melalui wawancara langsung maupun berupa jajak pendapat di sosial media.
Contoh-Contoh Penelitian Menggunakan Teknik Accidental Sampling
Ada banyak peneliti atau analis yang memilih menerapkan teknik accidental sampling. Salah satu
alasannya adalah teknik ini dapat diaplikasikan untuk berbagai macam penelitian dalam bidang
berbeda. Berikut adalah contoh pertama dari penelitian dengan accidental sampling :
Judul Jumlah Pengunjung Minimarket “A”
– Pengunjung minimarket “A”.
– Tidak ada batasan usia, gender, dan
spesifikasi lainnya.
Kriteria Sampel
– Datang berkunjung antara pukul 16.00-
20.00 WIB (peak hours konsumen).
Pada waktu puncak kunjungan konsumen,
minimarket “A” bisa memeroleh pembeli hingga
Kesimpulan Penelitian
50 orang, dengan rata-rata pendapatan mencapai
Rp1.000.000,-.
Contoh lain dari accidental sampling adalah :
Judul Survei Kepuasan Pengguna Aplikasi “B”
Jejaring sosial media populer, yaitu : Facebook
Media Sampling
dan Twitter.
– Semua pengguna sosial media Facebook
dan Twitter yang dapat merespon survei.
Kriteria Sampel
– Pernah dan masih menggunakan aplikasi
“B”.
Peneliti membuat jajak pendapat terbuka di
Facebook dan Twitter dengan pilihan jawaban
Metode Sampling
“Ya” atau “Tidak” dengan pertanyaan apakah
pengguna merasa puas dengan aplikasi “B”.
Durasi Survei 3 Hari.
1. 45% pengguna menyatakan ketidakpuasan
mereka terhadap aplikasi “B”, sedangkan
55% lainnya menyatakan puas.
Kesimpulan 2. Angka ketidakpuasan pengguna tersebut
dapat dijadikan acuan bagi developer
untuk melakukan perbaikan aplikasi.
Kelebihan dan Kekurangan Accidental Sampling
Kelebihan Teknik Accidental Sampling Adalah
Berdasarkan definisi dan pengaplikasian teknik sampling peluang di atas, dapat disimpulkan bahwa
keunggulannya adalah sebagai berikut :
Accidental sampling merupakan teknik yang sangat hemat bagi peneliti. Baik dari segi
tenaga maupun dana, penerapannya tidak membutuhkan banyak usaha maupun memerlukan
banyak uang sedari awal proses hingga akhir.
Convenience sampling memberikan kebebasan terhadap peneliti bersangkutan untuk
menentukan sampel yang dirasa paling memenuhi syarat. Sebab, analis tidak terikat dengan
kriteria-kriteria sampel tertentu.
Metode sampling peluang tidak memerlukan durasi yang lama. Penelitian dapat dengan
cepat diselesaikan dengan memanfaatkan teknik ini.
Dari sekian banyak teknik pengambilan sampel, accidental sampling merupakan cara yang
paling mudah dan memiliki fleksibilitas tinggi karena tidak terikat banyak aturan.
Kekurangan Teknik Accidental Sampling Adalah
Sementara itu, metode sampel peluang juga tidak luput dari kekurangan yang meliputinya, antara
lain :
Hasil penelitian menggunakan teknik accidental sampling tidak terlalu akurat sehingga
kurang dapat dipertanggungjawabkan.
Analis yang memilih metode ini biasanya tidak terlalu serius dalam mengerjakan penelitian,
hanya mengejar ketepatan waktu penyelesaian riset.
Lebih cocok diterapkan untuk penelitian dengan tujuan akhir kuantitas karena hasil akhir
laporan lebih kredibel dibandingkan dengan riset kualitas.
Accidental sampling terlalu rentan dalam kebiasan analis. Mayoritas penelitian dengan
teknik tersebut menghasilkan kesimpulan yang berpihak.
Hasil penelitian dengan metode convenience sampling ini lebih sering ditolak daripada
diterima. Alasan yang dikemukakan adalah karena accidental sampling dianggap sebagai
bentuk ketidakseriusan analis bersangkutan dalam menyediakan informasi bermanfaat dan
akurat, khususnya untuk publik.
Sebagaimana telah diuraikan bahwa accidental sampling adalah teknik sampling non-random
namun tanpa kriteria khusus, pengaplikasiannya masih mengundang perdebatan. Beberapa ahli
berpendapat bahwa riset dengan sampel peluang memiliki potensi tinggi menghasilkan data
menyesatkan. Sebab itu, diputuskan bahwa untuk penelitian ilmiah, convenience sampling tidak
dianjurkan. Namun tidak masalah untuk keperluan riset sederhana.
Meta Deskripsi :
Ekonomi
accidental sampling adalah sugiyono accidental sampling pdf kelebihan dan kekurangan accidental
sampling pengertian accidental sampling menurut para ahli rumus accidental sampling