0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan12 halaman

MS - Ground Anchor - R002

Dokumen ini adalah metode pernyataan untuk pekerjaan ground anchor di proyek LA VIE ALL SUITES Apartments di Jakarta, yang mencakup rincian tentang material, alat, metode konstruksi, serta prosedur keselamatan dan kontrol kualitas. Proyek ini melibatkan 424 titik ground anchor yang dipasang dalam dua lapisan, dengan proses yang dimulai dari penggalian hingga grouting dan stressing. Keselamatan pekerja dan kualitas material menjadi fokus utama dalam pelaksanaan proyek ini.

Diunggah oleh

alfan yana putra
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan12 halaman

MS - Ground Anchor - R002

Dokumen ini adalah metode pernyataan untuk pekerjaan ground anchor di proyek LA VIE ALL SUITES Apartments di Jakarta, yang mencakup rincian tentang material, alat, metode konstruksi, serta prosedur keselamatan dan kontrol kualitas. Proyek ini melibatkan 424 titik ground anchor yang dipasang dalam dua lapisan, dengan proses yang dimulai dari penggalian hingga grouting dan stressing. Keselamatan pekerja dan kualitas material menjadi fokus utama dalam pelaksanaan proyek ini.

Diunggah oleh

alfan yana putra
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Doc.

No : NO
METHOD STATEMENT CE-RD/EKC/MS/S-001/14 1

Edition/Rev Date PAGES


GROUND ANCHOR 1/0 18-Feb-26 12

PROJECT NAME PROJECT XXXX


LOCATION JAKARTA

METHOD of STATEMENT
PROJECT LA VIE ALL SUITES
APARTMENTS

GROUND ANCHOR

Prepared by : Acknowledge by : Approved by :


TOTAL CONSULTANT OWNER/MK

(……………………………………) (……………………………………) (……………………………………)

[Link] Anchor © Copyright : CE-RD 2014


Doc. No : NO
METHOD STATEMENT CE-RD/EKC/MS/S-001/14 2

Edition/Rev Date PAGES


GROUND ANCHOR 1/0 18-Feb-26 12

PROJECT NAME PROJECT XXXX


LOCATION JAKARTA

TABLE of CONTENT

1. INTRODUCTION
2. MATERIAL
3. TOOLS & EQUIPMENT
4. DESCRIPTION OF WORK METHOD
4.1. SEQUENCE
4.2. CONSTRUCTION MTEHOD
5. HEALTH AND SAFETY
6. QUALITY CONTROL
7. SUPPORTING DOCUMENT
7.1. BROCURE (if any)

[Link] Anchor © Copyright : CE-RD 2014


Doc. No : NO
METHOD STATEMENT CE-RD/EKC/MS/S-001/14 3

Edition/Rev Date PAGES


GROUND ANCHOR 1/0 18-Feb-26 12

[Link]
Project LA VIE ALL SUITES APARTEMENTS yang berlokasi di daerah Kuningan, Jakarta Selatan dengan
luas lahan ± 9,300 m² dan memiliki jumlah bangunan sebanyak 2 Tower. Masing – masing bangunan
terdiri dari 4 Basement dan 32 Lantai yang akan dikerjakan selama 32 Bulan.

Pekerjaan ground anchor pada proyek ini memiliki jumlah 424 titik teridiri atas 2 layer dan pekerjaan awal
dari pekerjaan ground anchor dimulai pada pekerjaan galian karena pekerjaan ground anchor sangat
bergantung dengan pekerjaan galian adapaun di wilayah galian meliputi Tower A , Tower B, dan Podium
Area. Pekerjaan galian diawali dgn penggalian dilayer 1 jika semua ground anchor sudah terpasang maka
dilanjutka ke layer 2 sampai semua ground anchor terpasang maka pekerjaan galian di lanjutkan sampai
ke dasar galian di kedalaman Elev – 13,650.

Tabel desain ground anchor yang di gunakan dalam proyek ini.

Gambar.1 Tipikal skematik posisi ground anchor LA VIE ALL SUITES

[Link] Anchor © Copyright : CE-RD 2014


Doc. No : NO
METHOD STATEMENT CE-RD/EKC/MS/S-001/14 4

Edition/Rev Date PAGES


GROUND ANCHOR 1/0 18-Feb-26 12

Ground anchor merupakan bagian terpenting dari struktur dinding penahan tanah yang berfungsi
mengirim gaya tarik (tensile force) dari struktur utama ke tanah. Kekuatan dari tanah digunakan untuk
melawan gaya tarik anchor serta sebagai pengikat anchor pada tanah. Gaya tarik pada ground anchor
digunakan untuk menahan keseimbangan antara dinding struktur penahan tanah terhadap tanah sehingga
pergerakan dari struktur tanah sekitarnya tetap dan stabil. Pada umumnya ground anchor terdiri dari baja
tendon /strand dengan kekuatan tinggi yang dipasang pada sudut kemiringan (inklinasi) tertentu, dan pada
kedalaman yang diperlukan untuk melawan beban yang ada.
Fungsi dasar ground anchor terdiri berdasarkan transmisi gaya tarik kedalam tanah dengan cara :
- Kepala anchor merupakan bagian penting yang menjepit kabel tendon / strand serta ketegangan kabel
dan transmisi gaya dalam struktur
- Fixed/Bond length (lv) merupakan bagian kabel tendon yang di grouting dimana gaya di transmisikan
kedalam tanah melalui ikatan antar kabel prategang, biasanya disebut panjang terikat dan panjangnya
ditentukan oleh konsultan.
- Free length (lfr) adalah bagian di mana kabel prategang elastis dapat memanjang setelah diberi gaya
prategang biasanya disebut panjang tak terikat dan panjangnya tidak boleh kurang dari 5 meter.

Gambar.2 Tipikal skematik posisi ground anchor.

Prinsip ground anchor pada tanah merupakan proses konstruksi dimana kabel tendon/strand
dimasukan kedalam lubang hasil pengeboran dan dijepit ujungnya dengan kepala angkur dan diberi gaya
prategang sesuai dengan beban desain.

[Link] Anchor © Copyright : CE-RD 2014


Doc. No : NO
METHOD STATEMENT CE-RD/EKC/MS/S-001/14 5

Edition/Rev Date PAGES


GROUND ANCHOR 1/0 18-Feb-26 12

[Link]
Material yang digunakan untuk pekerjaan ground anchor:

1. Semen portland
2. Cebex 100 ex. Fosroc plasticised
3. PC Strand / kabel tendon
4. Centralizer terbuat dari paralon
5. Kawat baja
6. Braket baja
7. Kepala ground anchor with wedges

[Link] AND EQUIPMENT


Secara umum alat dan perlengkapan yang digunakan sebagaiberikut :

[Link] OF WORK METHOD


4.1. SEQUENCE
Untuk mencapai hasil produksi yang baik maka koordinasi yang baik dilapangan juga harus tercapai
antara kontraktor utama dan sub kontraktor yang terlibat dalam pembangunan proyek tersebut, berikut
urutan pekerjaan ground anchor :
- Penggalian tanah per layer dipermukaan dinding diapraghma wall sesuai dengan nomor ground
anchor sesuai gambar.
- Pengeboran lubang ground anchor sesuai dengan panjang desain.
- Pabrikasi kabel strand / tendon sesuai dengan type ground anchor yang dibutuhkan.
- Instal kabel strand / tendon baja kedalam lubang ground anchor.
- Flushing / pembersihan lubang bor dengan air bersih.
- Grouting ground anchor.
- Pemasangan kepala ground anchor.
- Stressing ground anchor record.
- De – tensioning ground anchor.

4.2. CONSTRUCTION METHOD

1. Penggalian tanah menggunakan alat berat seperti excavator, syarat penggalian harus sekitar
100 – 200 mm dibawah permukaan ground anchor dan juga sekitar 3 meter dari dinding
penahan tanah sebagai area tempat duduk mesin bor dan instalasi strand / tendon baja.

[Link] Anchor © Copyright : CE-RD 2014


Doc. No : NO
METHOD STATEMENT CE-RD/EKC/MS/S-001/14 6

Edition/Rev Date PAGES


GROUND ANCHOR 1/0 18-Feb-26 12

Phot
o 1. Site Excavation

2. Pengeboran tanah lubang ground anchor


a. Diawali dengan membuat lubang ber diameter 20 cm dengan mengunakan air rotary
mesin bor tanpa casing.
b. Jika selama pengeboran menemukan lapisan tanah longsor sehingga mempersulit
pengeboran hal yang kita harus lakukan adalah menambah air yang sudah dicampur
tanah liat lalu kemudiaan air tersebut di aliri kedalam lubang yang sedang di bor dimana
tanah liat tersebut berfungsi sebagai penahan dinding lubang dilapisan pasir.
c. Mencatat kedalaman akhir lubang bor setelah pengeboran ground anchor.

Photo 2. Pekerjaan pengeboran lubang ground anchor

3. Pabrikasi kabel strand / tendon baja.


a. Tarik secara lurus strand / tendon baja dari gulungan , kemudian di potong dengan cutter
disc sesuai dengan panjang desain yang dibutuhkan berdasarkan jenis kebutuhannya.
b. Letakan strand / tendon baja didaerah yang bersih dan datar kemudian rakit strand
dengan meggunakan ikatan kawat baja, lalu dipasang strand spacer sesuai jarak per satu
meter sepanjang ikatan ground anchor sesuai dengan jenis dan jumlah kabel yang
dibutuhkan.
[Link] Anchor © Copyright : CE-RD 2014
Doc. No : NO
METHOD STATEMENT CE-RD/EKC/MS/S-001/14 7

Edition/Rev Date PAGES


GROUND ANCHOR 1/0 18-Feb-26 12

c. Instal centralizer setiap jarak 1,50 meter sepanjang ikatan ground anchor untuk
mencegah kabel strand bersentuhan langsung dengan tanah pada saat strand di letakan
di atas permukaan tanah.

Photo 3. Stran / tendon baja yang sudah di instal disertai dengan stran spacer dan centralizer

4. Install kabel strand / tendon baja kedalam lubang ground anchor.


a. Pemasangan strand / tendon baja tidak boleh dari 12 jam setelah pengeboran selesai
untuk mencegah keruntuhan tanah di lubang bor.
b. Pada saat mengangkut strand ke lokasi lubang ground anchor yang akan di pasang maka
perawatan extra dan perlindungan harus diperhatikan untuk mencegah kerusakan fisik
atau korosi pada strand / tendon baja.

Photo 4. Strand / tendon baja yang akan di instal kedalam lubang ground anchor yang sudah siap

5. Flushing / pembersihan lubang bor dengan air bersih.


Untuk memperoleh hasil yang baik saat pengecoran di mana beton tidak bercampur dengan
lumpur maka lubang yang sudah di install strand / tendon baja harus di suntikkan dengan air
bersih melalui selang tremie grouting yang di pasang sampai keujung kabel strand hingga air
yang keluar dari lubang ground angkur terlihat cukup bersih sebelum di grouting.

6. Grouting ground anchor

[Link] Anchor © Copyright : CE-RD 2014


Doc. No : NO
METHOD STATEMENT CE-RD/EKC/MS/S-001/14 8

Edition/Rev Date PAGES


GROUND ANCHOR 1/0 18-Feb-26 12

a. Untuk mencegah keruntuhan tanah di lubang bor, grouting harus segera dilakukan
setelah flushing dan tidak boleh lebih dari 12 jam setelah strand / tendon besi selesai
dimasukan kedalam lubang bor.
b. Perlahan – lahan campurkan sement portland dan cebex 100 ex fosroc dengan kuantitas
225 gram untuk setiap 50 kg semen kedalam mixer hingga merata minimal selama 5
menit sampai mengental.
c. Setiap campuran semen grouting per titik ground anchor wajib di buat tiga kubus beton
sebagai sample benda uji dengan ukuran 5 x 5 x 5 cm, dari tiga kubus tersebut akan
dipilih secara acak dan di uji di laboratorium untuk kuat tekan sesuai mutu yang di buat.
d. Menginjeksi campuran grouting kedalam lubang ground anchor melalui selang tremie
dengan tekanan minimal 5 sampai 15 bar jika sudah selesai tarik keluar secara perlahan
– lahan selang tremie grouting.
e. Mencatat nomor ID ground anchor dan kuantitas semen portland dan campuran yang
digunakan untuk setiap ground anchor.

Photo 5. Aktivitas pencampuran bahan dasar grouting ground anchor.

7. Pemasangan kepala ground anchor


Pada saat semen grout sudah mengeras sesuai umur rencana maka pasang lah bracket baja
pada permukaan dinding diapraghma wall dengan memasukan strand / tendon baja secara
perlahan-lahan kemudian pasang anchor block dengan cara memasukan strand / tendon baja
per helai kedalam lubang anchor block lalu setiap helai strand di jepit dengan wedges yang
berfungsi untuk mengencangkan strand pada saat stressing ground anchor.

[Link] Anchor © Copyright : CE-RD 2014


Doc. No : NO
METHOD STATEMENT CE-RD/EKC/MS/S-001/14 9

Edition/Rev Date PAGES


GROUND ANCHOR 1/0 18-Feb-26 12

Photo 6. Kepala ground anchor yang terdiri atas stell braket dan anchor block serta wedges
sebagai pengencang di lubang anchor block yang menjepit setiap strand / tendon baja.

8. Stressing ground anchor


a. Sebelum melakukan stressing periksa dahulu validitas kalibrasi untuk semua alat
pengukur tekanan yang akan di gunakan.
b. Lock – off ground anchor dengan beban tekanan 110%
c. Stressing ground anchor dengan menggunakan jack secara bertahahap dari 500 – 1000
psi.
d. Catat pemanjangan kabel strand secara bertahap dengan mengukur perpanjangan
hidrolik jack piston dengan penggaris.

[Link] Anchor © Copyright : CE-RD 2014


Doc. No : NO
METHOD STATEMENT CE-RD/EKC/MS/S-001/14 10

Edition/Rev Date PAGES


GROUND ANCHOR 1/0 18-Feb-26 12

Photo 7. Pemanjangan kabel strand yang di stressing dapat di ketahui naiknya hidraulik
jack piston.

Photo 8. Aktivitas stressing dengan menggunakan Hydraulic stressing pump plus


manometer yang di hubungkan dengan hidraulik jack piston.

9. De – tensioning ground anchor.


a. De – tensioning ground anchor di lakukan setelah struktur penahan tanah telah di dukung
penuh oleh pelat lantai basement atau slab.

[Link] Anchor © Copyright : CE-RD 2014


Doc. No : NO
METHOD STATEMENT CE-RD/EKC/MS/S-001/14 11

Edition/Rev Date PAGES


GROUND ANCHOR 1/0 18-Feb-26 12

b. Setelah disetujui oleh direksi pekerjaan atau konsultan potong masing – masing strand per
helai.
c. Lepaskan anchor block dan bracket baja.
d. Tutup bekas lubang ground anchor dengan adukan semen.

5. HEALTH AND SAFETY

1. TOTAL menyediakan perlengkapan safety yang dibutuhkan untuk melindungi pekerja yang
berada di area konstruksi dan memastikan PPE dalam kondisi bagus. PPE yang di butuhkan
yaitu
o Safety shoes o Safety glasses
o Safety helmet o Ear plugs
o Safety gloves

2. Personal Protective Equipment (PPE) harus memenuhi standar SNI atau mengikuti standar
internasional.

3. Sebelum memasuki area kerja, semua pekerja harus diberikan pengarahan safety tentang
kondisi area kerja dan aspek safety yang harus di perhatikan dan diikuti,

4. Safety inspector harus melakukan inspeksi dan mengidentifikasi kondisi semua alat dan
perlengkapan yang digunakan dan membuat report terhadap alat dan perlengkapan yang
boleh digunakan dan harus di reject.

5. Tool box meeting diadakan setiap hari sebelum dimulainya pekerjaan, jadi setiap pekerjaaan
mengetahui bahaya potensial yang akan dihadapi untuk setiap activitas dan mengetahui cara
preventifnya jika terjadi.

6. Semua kecelakaan dan insiden, walaupun minor harus dilaporkan segera mengunakan
emergency response.

6. QUALITY CONTROL

1. Team QC harus melakukan pengecekan terhadap material dan alat yang akan digunakan.

2. Team QC harus memonitor dan mengecek apakah semua prosedur bias diaplikasikan
dilapangan sesuai dengan metode yang sudah diapprove.

3. Team QC harus memonitor proses galian, apakah dalam dan ukuran galian sudah sesuai
dengan kedalaman rencana.

4. Team QC harusmemonitordanmencek proses instalasikabel strand / tendon baja dan


memastikan semuanya sesuai dengan gambar desain .

5. Team QC harus memonitor proses pengecoran grouting ground anchor dan mengetahui
campuran grouting yang di pakai ,apakah sudah sesuai dengan persyaratan (spec).

6. Team QC harus memastikan pengambilan sample beton untuk tes ujibeton sesuai dengan
standar ASTMC31.

[Link] Anchor © Copyright : CE-RD 2014


Doc. No : NO
METHOD STATEMENT CE-RD/EKC/MS/S-001/14 12

Edition/Rev Date PAGES


GROUND ANCHOR 1/0 18-Feb-26 12

7. SUPPORTING DOCUMENT
7.1. BROSURE
-

[Link] Anchor © Copyright : CE-RD 2014

Anda mungkin juga menyukai