PORT SERIAL
PORT SERIAL
PORT SERIAL
• Sebuah port pada komputer yang
mentransmisikan satu bit informasi pada satu
waktu. Lawan dari serial port adalah paralel port.
• Serial port lebih sulit ditangani daripada paralel
port, karena peralatan yang dihubungkan harus
berkomunikasi secara serial, sedang data di
komputer diolah secara paralel. Sehingga perlu
dikonversi.
• Secara Hardware, hal tersebut dilakukan oleh
UART (Universal asynchronous reciever
transmiter)
METODE KOMUNIKASI SERIAL
1. Mode Sinkron.
Mode sinkron merupakan mode komunikasi yang
pengiriman tiap bit data dilakukan dengan menggunakan
sinkronisasi clock. Pada saat transmitter hendak
mengirimkan bit-bit data, harus disertai clock untuk
sinkronisasi menuju receiver.
2. Mode Asinkron.
Mode asinkron merupakan mode komunikasi yang
pengiriman tiap bit data dilakukan tanpa menggunakan
sinkronisasi clock. Transmitter yang ingin mengirimkan
bit-bit data harus menyepakati suatu standar (UART)
sehingga data yang dikirimkan menyertakan bit-bit
tertentu yang telah disepakati oleh transmitter dan
receiver.
KARAKTERISTIK SINYAL PORT SERIAL
Standar sinyal komunikasi serial yang
banyak digunakan ialah standar RS232.
Standar ini hanya menyangkut komunikasi
data antara komputer (Data Terminal
Equipment – DTE) dengan alat – alat
pelengkap komputer (Data Comunication
Equipment – DCE). Standarad RS232
inilah yang biasa digunakan pada serial
port IBM PC Compatibel.
• Standar sinyal serial RS232 memiliki ketentuan
level tegangan sebagai berikut:
• Logika „1‟ disebut „mark‟ terletak antara -3 volt
hingga -25 volt.
• Logika „0‟ disebut „space‟ terletak antara +3 volt
hingga +25 volt.
• Daerah tegangan antara -3 volt hingga +3 volt
adalah invalid level, yaitu daerah tegangan yang
tidak memiliki level logika pasti sehingga harus
dihindari. Demikian juga level tegangan lebih
negatif dari -25 volt atau lebih positif dari +25
volt juga harus dihindari karena dapat merusak
line driver pada saluran RS232.
CONNECTOR DB9
KONFIGURASI NULL MODEM
• Konfigurasi Null Modem digunakan untuk
menghubungkan dua DTE.
• Dalamhal ini hanya dibutuhkan tiga kabel
antar DTE, yaitu TxD, RxD dan Gnd.
• Cara kerjanya cukup mudah: yaitu
bagaimana membuat komputer agar
mengira dia berkomunikasi dengan
modem (DCE) bukan dengan komputer
Lainnya.
• pengujian port serial bisa
digunakankonfigurasi Loopback Plug
• Jika anda memasang plug ini pada
komputer dengan perangkat lunak
terminal (misalnya Hyperterminal pada
Sistem Operasi Windows), maka apa yang
Anda ketikkan akan dimunculkan lagi
(echoing).
KOMUNIKASI SERIAL VS KOMUNIKASI
PARALEL
• Komunikasi serial : Poses transfer data
secara berurutan mengirimkan/ menerima
data hanya 1 bit data dalam satu waktu.
• Komunikasi Paralel : Proses transfer data
dengan mengirimkan/menerima n-bit
secara bersamaan.
ILUSTRASI PENGIRIMAN DATA PARALLEL DAN
SERIAL
SISTEM A SISTEM B
1 1 Fungsi waktu (t)
0 0
0 0
1 1 SISTEM A 1 1 0 0 1 0 0 1 SISTEM B
0 0
10010011 10010011
0 0
Gnd Gnd
1 1
1 1 Ilustrasi pengiriman data serial
Gnd Gnd
Ilustrasi pengiriman data paralel Sistem masing-masing dilengkapi perangkat converter
dari data paralel ke serial atau sebaliknya.
Jika pengiriman data dilakukan secara wireless maka komunikasi serial
hanya membutuhkan sebuah fequency carrier.
Komunikasi sinkron dan asingkron
Pengiriman data serial asingkron
• IBM PC Compatible port serial termasuk jenis
asingron.
• Komunikasi data dikerjakan oleh UART
(Universal Asynchronous Receiver/Transmitter).
• IC UART dibuat khusus untuk mengubah data
paralel menjadi serial dan menerima data serial
yang kemudian diubah kembali menjadi paralel.
• IC UART 8250 dari intel merupakan salah
satunya.
Pengiriman data serial asingkron
• Pada UART, kecepatan pengiriman data
(baud rate) dan fase clock pada sisi
transmitter dan receiver harus sinkron.
• Sinkronisasi dilakukan oleh bit “Start” dan
bit “Stop”.
• Kondisi Idle, output UART dalam logika “1”
• Sinyal “Start” dan “Stop” output UART
diset pada logika “0”.
Contoh pengiriman huruf ‘A’ tanpa bit paritas
• Huruf „A‟ dalam format ASCII (41H / 10000012).
5V
START
STOP
1 0 0 0 0 0 1 0
0V
Kecepatan transmisi (baud rate) dapat dipilih bebas dalam rentang
tertentu. Baud rate yang umum dipakai adalah
110,135,150,300,600,1200,dan 9600 (bit/detik). Dalam komunikasi
data serial, baud rate dari kedua alat yang berhubungan harus
diatur pada kecepatan yang sama. Selanjutnya harus ditentukan
panjang data (6,7 atau 8 bit), paritas (genap, ganjil atau tanpa
paritas), dan jumlah bit Stop (1, 11/2,atau 2 bit)
BAUD RATE
• Baut rate adalah banyaknya bit yang
dikirimkan melalui satu media dalam satu
detik. Baudrate dinyatakan dalam satuan
Bit Per Second (bps). Istilah ini sering
disalahartikan sebagai jumlah bit data
yang terkirim melalui satu media. Padahal
dalam perhitungan baudrate, bit start,
parity bit, dan stop bit termasuk dalam
hitungan.
Contoh pengiriman huruf ‘A’ tanpa bit paritas dengan
level tegangan RS232
+25 V
STOP
START
0V
1 0 0 0 0 0 1 0
-25 V
Transmisi asynchronous dan synchronous
• Asynchronous : Clock tidak dikirimkan bersama
data serial, tetapi dibangkitkan secara sendiri-
sendiri.
• Synchronous : Clock dikirimkan bersama-sama
data serial.
• IBM PC Compatible port serial asynchronous.
• Komunikasi data serial dikerjakan oleh UART
(Universal Asynchronous Receiver/Transmitter).
• IC UART dibuat khusus untuk mengubah data
paralel ke serial dan menerima data serial dan
kemudian diubah menjadi paralel.