0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan50 halaman

Program Supervisi

Dokumen ini menjelaskan program supervisi akademik di SMP Negeri 2 Gudo untuk tahun pelajaran 2025/2026, yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan melalui pengawasan dan pengembangan profesionalisme guru. Supervisi akademik meliputi pemantauan, evaluasi, dan tindak lanjut terhadap proses pembelajaran, serta mengikuti standar nasional pendidikan. Program ini diharapkan menjadi acuan bagi semua pihak dalam melaksanakan pengawasan proses pembelajaran secara efektif.

Diunggah oleh

Nur Halim
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan50 halaman

Program Supervisi

Dokumen ini menjelaskan program supervisi akademik di SMP Negeri 2 Gudo untuk tahun pelajaran 2025/2026, yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan melalui pengawasan dan pengembangan profesionalisme guru. Supervisi akademik meliputi pemantauan, evaluasi, dan tindak lanjut terhadap proses pembelajaran, serta mengikuti standar nasional pendidikan. Program ini diharapkan menjadi acuan bagi semua pihak dalam melaksanakan pengawasan proses pembelajaran secara efektif.

Diunggah oleh

Nur Halim
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

YAYASAN PENDIDIKAN PONDOK PESANTREN

AL MUNIROH
UJUNGPANGKAH GRESIK

KABID. PENDIDIKAN AL MUNIROH


PROGRAM SUPERVISI MENEJEMEN
SEKOLAH/MADRASAH
TAHUN PELAJARAN 2025/2026
KATA PENGANTAR
Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana
belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan
potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri,
kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya,
masyarakat, bangsa dan negara. Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan
kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam
rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi
peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan
Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan
menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Untuk mewujudkan
tujuan pendidikan nasional, ujung tombaknya adalah satuan pendidikan (sekolah).
Setiap sekolah punya kewajiban untuk mengimplementasikan
Standar Nasional Pendidikan (SNP) agar tujuan pendidikan nasional tercapai.
Standar nasional pada dasarnya dapat dikelompokkan menjadi 2 jenis. Pertama,
standar nasional kelompok akademik, meliputi: (1) Standar Kompetensi Kelulusan; (2)
Standar Isi; (3) Standar Proses; dan (4) Standar Penilian. Kedua, standar nasional
kelompok manajerial, yang meliputi: (1) Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan; (2)
Standar Sarana dan Prasarana; (3) Standar Pengelolaan; dan (4) Standar Pembiayaan.
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 19 Tahun 2007 tentang
Standar Pengelolaan mengamanatkan agar setiap satuan pendidikan menyusun
program pengawasan secara obyektif, bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Berdasar pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2016
tentang Standar Proses menyatakan bahwa Pengawasan proses pembelajaran
dilakukan melalui kegiatan pemantauan, supervisi, evaluasi, pelaporan, serta
tindak lanjut secara berkala dan berkelanjutan. Pengawasan proses pembelajaran
dilakukan oleh kepala satuan pendidikan dan pengawas.
Pemantauan proses pembelajaran dilakukan pada tahap perencanaan,
pelaksanaan, dan penilaian hasil pembelajaran. Pemantauan dilakukan melalui antara
lain, diskusi kelompok terfokus, pengamatan, pencatatan, perekaman,
wawancara, dan dokumentasi. Supervisi proses pembelajaran dilakukan pada tahap
perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian hasil pembelajaran yang dilakukan melalui
antara lain, pemberian contoh pembelajaran di kelas, diskusi, konsultasi, atau
pelatihan.
Dalam hal ini Pengawasan Proses
Pembelajaran selanjutnya disebut Supervisi
Akademik. Terkait dengan hal di atas, maka SMP Negeri 2 Gudo menyusun
program supervisi akademik. Penyusun berharap Program Supervisi Akademis
ini dapat menjadi acuan berbagai pihak dalam menjalankan tugas dan
fungsinya masing-masing untuk melakukan pengawasan proses pembelajaran
di SMP Negeri 2 Gudo.

Penyusun,

SUGENG, [Link], [Link].


NIP 19630702 198512 1 002
DAFTAR ISI
Halaman Judul i

Kata Pengantar ii

Daftar Isi iii

Bab I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang 1

B. Dasar/Landasan 1

C. Tujuan 2

D. Prinsip-Prinsip Supervisi Akademik 2

E. Ruang Lingkup supervisi Akademik 3

Bab II RENCANA PELAKSANAAN SUPERVISI AKADEMIK

A. Rencana Kegiatan Supervisi Akademik 5

B. Jadwal Kegiatan Supervisi Akademik 17

Bab III PENUTUP 20

Lampiran-Lampiran
1. SK Tim Supervisi Pembelajaran
2. Instrumen supervisi pelaksanaan pembelajaran
BAB I
PENDAHULU
AN

A. Latar Belakang.
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 12 Tahun 2007
tentang
Standar Kepala Sekolah/Madrasah mendeskripsikan
bahwa seseorang yang diangkat menjadi kepala
sekolah harus memenuhi kualifikasi dan kompetensi. Kompetensi
yang dimaksud terdiri dari 5 (lima) kompetensi, yaitu: 1) kepribadian;
2) manajerial; 3) kewirausahaan; 4) supervisi; dan 5) sosial.
Kompetensi Supervisi sendiri meliputi 3 (tiga) hal, yaitu: 1)
merencanakan supervisi akademik; 2) melaksanakan supervisi
akademik; dan 3) menindaklanjuti hasil
supervisi akademik.
Supervisi akademik adalah serangkaian
kegiatan membantu guru mengembangkan
kemampuannya mengelola proses pembelajaran
untuk mencapai tujuan pembelajaran (Daresh, 1989,
Glickman, et al; 2007 dalam Kemendikbud, 2014). Supervisi
akademik menempati posisi strategis di suatu lembaga
pendidikan. Mengingat, lembaga pendidikan adalah lembaga
yang menfokuskan kegiatannya membrrikan layanan
pembelajaran. Kualitas layanan pendidikan di suatu sekolah
tergantung pada kualitas proses pembelajaran di kelas. Kualitas
proses pembelajaran di kelas tergantung pada kemampuan guru
mengelola proses pembelajaran. Kepala sekolah, sebagai
penanggung jawab lembaga, berkewajiban menjamin dan
menfasilitasi agar semua guru mampu mengelola proses
pembelajaran seoptimal mungkin. Untuk itu, kepala sekolah
harus melaksanakan supervisi akademik semaksimal mungkin.
Dengan supervisi akademik yang maksimal akan
mendorong peningkatan kemampuan guru
mengeola proses pembelajaran yang optimal.
Dalam melaksanakan supervisi akademik, kepala
sekolah memulainya dengan menyusun program.
Kepala Sekolah menyusun program supervisi untuk menjamin
agar pelaksanaan supervisi berjalan sesuai
harapan. Karena, perencanaan supervisi yang baik
akan memperlancar jalannya kegiatan supervisi.

B. Dasar/Landasan.
1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang
Sistem
Pendidikan Nasional;
1
2. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar
Nasional
Pendidikan (Lembaran Negara Tahun 2005 Nomor 41,
Tambahan Lembaran Negara Nomor 4496)sebagaimana telah
beberapa kali terakhir diubah dengan Peraturan Pemerintah
Nomor 13 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas
Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang
Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 45, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 5670)
3. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan
Reformasi
Birokrasi No. 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional
Guru dan Angka Kreditnya;
4. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 13 Tahun 2007 tentang
Standar
Kepala Sekolah/Madrasah;
5. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 19 Tahun 2007 tentang
Standar
Pengelolaan pada Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah;
6. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 20 Tahun 2016
tentang
Standar Kompetensi Lulusan;
7. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 21 Tahun 2016
tentang
Standar Isi;
8. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2016
tentang
Standar Proses;
9. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2016
tentang
Standar Penilaian.
10. Program Kerja SMP Negeri 1 Gudo Tahun Pelajaran 2020-2021.
C. Tujuan
Sekolah menyusun program supervisi
akademik adalah untuk menjadi pedoman
pelaksanaan kegiatan supervisi akademik di SMP Negeri 1 Gudo

D. Prinsip-Prinsip Supervisi Akademik


Supervisi akaemik di SMP Negeri 1 Gudo berdasarkan pada
prinsip-prinsip sebagai berikut:
1. Praktis, artinya mudah dikerjakan sesuai kondisi sekolah.

2
2. Sistematis, artinya dikembangkan sesuai perencanaan program
supervisi
yang matang dan tujuan pembelajaran.
3. Objektif, artinya masukan sesuai aspek-aspek instrumen.
4. Realistis, artinya berdasarkan kenyataan sebenarnya.
5. Antisipatif, artinya mampu menghadapi masalah-masalah yang
mungkin akan
terjadi.
6. Konstruktif, artinya mengembangkan kreativitas dan inovasi guru
dalam
mengembangkan proses pembelajaran.
7. Kooperatif, artinya ada kerja sama yang baik antara supervisor
dan guru
dalam mengembangkan pembelajaran.
8. Kekeluargaan, artinya mempertimbangkan saling asah, asih, dan asuh
dalam
mengembangkan pembelajaran.
9. Demokratis, artinya supervisor tidak boleh
mendominasi pelaksanaan
supervisi akademik.
10. Aktif, artinya guru dan supervisor harus aktif berpartisipasi.
11. Humanis, artinya mampu menciptakan hubungan
kemanusiaan yang
harmonis, terbuka, jujur, ajeg, sabar, antusias, dan penuh humor
12. Berkesinambungan (supervisi akademik dilakukan
secara teratur dan
berkelanjutan oleh Kepala sekolah).
13. Terpadu, artinya menyatu dengan program pendidikan.
14. Komprehensif, artinya memenuhi ketiga tujuan supervisi akademik di
atas

E. Ruang Lingkup/Tahapan Supervisi Akademik


Sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
Nomor 22
Tahun 2016 tentang Standar Proses, maka ruang lingkup
pengawasan proses pembelajaran (supervisi akademik) meliputi:
1. Pemantauan.
Pemantauan proses pembelajaran dilakukan pada tahap
perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian hasil pembelajaran.
Pemantauan dilakukan melalui antara lain, diskusi
kelompok terfokus, pengamatan, pencatatan, perekaman,
wawancara, dan dokumentasi.
2. Supervisi.
Supervisi proses pembelajaran dilakukan pada tahap
perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian hasil pembelajaran
yang dilakukan melalui antara

3
lain, pemberian contoh pembelajaran di kelas, diskusi,
konsultasi, atau pelatihan.

3. Evaluasi.
Evaluasi proses pembelajaran dilakukan untuk
menentukan kualitas pembelajaran secara
keseluruhan, mencakup tahap perencanaan proses
pembelajaran, pelaksanaan proses pembelajaran, dan
penilaian hasil pembelajaran. Evaluasi proses
pembelajaran diselenggarakan dengan cara: (a) membandingkan
proses pembelajaran yang dilaksanakan guru dengan standar
proses, dan (b) mengidentifikasi kinerja guru dalam proses
pembelajaran sesuai dengan kompetensi guru. Evaluasi proses
pembelajaran memusatkan pada keseluruhan kinerja guru dalam
proses pembelajaran.
4. Pelaporan.
Hasil kegiatan pemantauan, supervisi, dan evaluasi proses
pembelajaran disusun dalam bentuk laporan
untuk kepentingan tindak lanjut pengembangan
keprofesionalan pendidik secara berkelanjutan.
5. Tindak lanjut.
Tindak lanjut hasil pengawasan dilakukan dalam bentuk: (a)
Penguatan dan penghargaan kepada guru yang menunjukkan
kinerja yang memenuhi atau melampaui standar; (b) teguran
yang bersifat mendidik diberikan kepada guru yang belum
memenuhi standar; dan (c) pemberian kesempatan kepada guru
untuk mengikuti program pengembangan keprofesionalan
berkelanjutan.
4
BAB II
RENCANA PELAKSANAAN SUPERVISI
AKADEMIK TAHUN PELAJARAN
2020-2021

A. Rencana Kegiatan Supervisi Akademik.


Perencanaan supervisi akademik meliputi 4 (empat)
kegiatan, yaitu: (1) menentukan tujuan supervisi
akademik; (2) menentukan teknik
supervisi akademik; (3) menentukan instrumen
supervisi akademik; dan (4) Menentukan jadwal supervisi
akademik.
1. Tujuan Supervisi Akademik
Tujuan supervisi akedmik adalah:
a. Pengembangan profesionalisme
Supervisi akademik dilakukan untuk membantu guru
mengembangkan kemampuan profesionalnya dalam
memahami akademik, kehidupan kelas, mengembangkan
keterampilan mengajarnya
dan menggunakan kemampuannya
menggunakan teknik-teknik tertentu.
b. Pengawasan kualitas
Supervisi akademik dilakukan untuk memonitor proses belajar
mengajar di sekolah. Kegiatan memonitor ini bisa dilakukan
melalui kunjungan kepala sekolah ke kelas-kelas di saat
guru sedang mengajar, percakapan pribadi dengan guru,
teman sejawat, maupun dengan sebagian peserta didik
c. Penumbuhan motivasi
Supervisi akademik dilakukan untuk
mendorong guru menerapkan
kemampuannya dalam melaksanakan tugas-tugas
mengajarnya, mendorong guru
mengembangkan kemampuannya sendiri, serta
mendorong guru agar ia memiliki perhatian yang
sungguh-sungguh terhadap tugas dan tanggung jawabnya.
2. Teknik Supervisi Akademik
Teknik supervisi akademik terdiri atas dua macam, yaitu teknik
supervisi
individual dan teknik supervisi kelompok.

5
a. Teknik Supervisi Individua
Teknik supervisi individual adalah pelaksanaan supervise
perseorangan terhadap [Link] supervisi individual
terdiri atas lima macam yaitu kunjungan kelas, observasi
kelas, pertemuan individual, kunjungan antar kelas, dan
menilai diri sendiri.
1) Kunjungan Kelas.
Kunjungan kelas dilakukan dengan tujuan untuk
menolong guru
dalam mengatasi masalah di dalam kelas. Observasi Kelas
2) Observasi kelas.
Observasi kelas dilakukan dengan cara mengamati
proses pembelajaran secara teliti
di kelas. Tujuannya adalah untuk
memperoleh data obyektifitas aspek-aspek
situasi pembelajaran, kesulitan-kesulitan
guru dalam usaha memperbaiki proses
pembelajaran. Secara umum, aspek-aspek yang
diobservasi adalah usaha-usaha dan aktivitas
guru-peserta didik dalam proses
pembelajaran, cara menggunakan media pengajaran,
variasi metode, ketepatan penggunaan media dengan
materi, ketepatan penggunaan metode dengan materi,
dan reaksi mental para peserta didik dalam proses
belajar mengajar.
3) Pertemuan Individual.
Pertemuan individual adalah satu pertemuan, percakapan, dialog,
dan
tukar pikiran antara supervisor dan guru.
Tujuannya adalah: (1) memberikan kemungkinan
pengembangan jabatan guru
melalui pemecahan kesulitan yang
dihadapi; (2) mengembangkan
pelaksanaan pembelajaran yang lebih baik; (3)
memperbaiki segala kelemahan dan kekurangan pada
diri guru; dan (4) menghilangkan atau menghindari
segala prasangka.
4) Kunjungan Antar Kelas.
Kunjungan antar kelas adalah guru yang satu berkunjung ke
kelas
yang lain di sekolah itu sendiri. Tujuannya adalah
untuk berbagi pengalaman dalam pembelajaran.

b. Teknik Supervisi Kelompok

6
Teknik supervisi kelompok adalah satu cara
melaksanakan program supervisi yang ditujukan pada dua
orang atau lebih. Guru-guru yang diduga, sesuai dengan
analisis kebutuhan, memiliki masalah atau kebutuhan atau
kelemahan-kelemahan yang sama dikelompokkan atau
dikumpulkan menjadi satu/bersama-sama. Kemudian kepada
mereka diberikan layanan supervisi sesuai dengan
permasalahan atau kebutuhan yang mereka hadapi.
Ada 13 (tiga belas) teknik supervisi kelompok yaitu:
1) kepanitiaan-kepanitiaan,
2) kerja kelompok,
3) laboratorium dan kurikulum,
4) membaca terpimpin,
5) demonstrasi pembelajaran,
6) darmawisata, kuliah/studi,
7) diskusi panel,
8) perpustakaan,
9) organisasi profesional,
10) buletin supervisi,
11) pertemuan guru,
12) lokakarya atau konferensi kelompok.

Pemilihan teknik supervisi akademik di SMP Negeri 1 Gudo


adalah sebagai berikut:
a. Tahap Pemantauan
Sesuai dengan Permendikbud Nomor 22 Tahun 2016
tentang
Standar Proses, pemantauan dilakukan melalui teknik antara
lain: diskusi kelompok terfokus, pengamatan, pencatatan,
perekaman, wawancara, dan dokumentasi. Di SMP Negeri
1 Gudo, teknik yang digunakan pada tahap pemantauan
adalah sebagai berikut:
1) Pemantauan Perencanaan Pembelajaran.
Pemantauan perencanaan
pembelajaran menggunakan teknik
dokumentasi, yaitu dengan melihat dan
meneliti dokumen perencanaan
pembelajaran yang disusun oleh masing-masing guru.
2) Pemantauan Pelaksanaan Pembelajaran;

7
Pemantauan pelaksanaan pembelajaran
menggunakan teknik pengamatan
atau observasi kelas, yaitu dengan melihat pelaksanaan
pembelajaran yang dilakukan oleh masing-masing guru.
3) Pemantauan Penilaian Hasil Belajar
Pemantauan penilaian hasil
pembelajaran menggunakan teknik
dokumentasi, yaitu dengan melihat dan meneliti
dokumen penilaian hasil pembelajaran yang disusun oleh
masing-masing guru.

b. Tahap Supervisi
Sesuai dengan Permendikbud Nomor 22 Tahun 2016
tentang
Standar Proses, supervisi dilakukan melalui teknik antara lain:
pemberian contoh pembelajaran di kelas, diskusi,
konsultasi, atau pelatihan. Di SMP Negeri 1 Gudo, teknik yang
digunakan pada tahap supervisi adalah sebagai berikut:
1) Supervisi Perencanaan Pembelajaran.
Supervisi perencanaan pembelajaran menggunakan teknik
supervisi
kelompok berupa pelatihan. Dalam hal ini sekolah bisa
memanfaatkan nara sumber dari guru senior, kepala
sekolah, atau pengawas sekolah.
2) Supervisi Pelaksanaan Pembelajaran;
Supervisi pelaksanaan pembelajaran menggunakan teknik diskusi
atau
konsultasi, yang kemudian dilanjutkan dengan observasi
kelas. Dalam hal ini kepala sekolah menggunakan
pendekatan supervisi klinis,
3) Supervisi Penilaian Hasil Belajar
Supervisi penilaian hasil pembelajaran menggunakan teknik
teknik
supervisi kelompok berupa pelatihan. Dalam hal ini
sekolah bisa memanfaatkan nara sumber dari guru
senior, kepala sekolah, atau pengawas sekolah.

3. Instrumen Supervisi Akademik


Instrumen supervisi merupakan bagian penting dalam
pelaksanaan
supervisi. Dengan bantuan instrumen, supervisor
dapat melaksanakan supervisi dengan baik.
Instrumen yang baik dapat menghasilkan data yang valid.
Agar isntrumen dapat mengukur pencapaian
standar nasional,
8
Instrumen supervisi akademik harus dikembangkan
berdasarkan standar nasional, terutama Standar Isi, Standar
Proses, dan Standar Penilaian.
SMP Negeri 1 Gudo mengembangkan 3 (tiga) jenis
instrumen, yaitu: (1) instrumen perencanaan
pembelajaran; (2) instrumen
pelaksanaan pembelajaran; dan (3) instrumen
penilaian hasil belajar.
a. Instrumen Perencanaan Pembelajaran.
Instrumen Perencanaan Pembelajaran mempunyai komponen-
komponen
dan indikator-indikator sebagai berikut:
N
1. Kalender Pendidikan
a. ada kalender pendidikan
b. ada pengesahan dari kepala sekolah
2. Rencana Pekan Efektif
a. ada perhitungan pekan efektif
b. ada perhitungan pekan efektif terganggu
c. ada perhitungan jam tatap muka efektif
3. Program Tahunan
a. program semester ganjil
b. program semester genap
4. Program Semester
a. kompetensi dasar/indikator
b. distribusi waktu
B Silabus 1. Identitas Sekolah
2. Identitas Mata Pelajaran
3. Kelas
4. Kompetensi Inti
a. sikap spiritual
b. sikap sosial
b. pengetahuan
c. Keterampilan
5. Kompetensi Dasar
a. pengetahuan
b. Keterampilan
6. Materi Pokok
a. memuat fakta, konsep, prinsip, prosedur yang relevan
b. ditulis dalam bentuk butir-butir sesuai dengan indikator
6. Pembelajaran
a. memuat aktivitas peserta didik
b. memuat materi yang dipelajari peserta didik
c. memadai untuk mencapai KD
d. menggambarkan penerapan metode/model
pembelajaran
9
1. Identitas Sekolah
2. Identitas Mata Pelajaran
3. Kelas/Semester
4. Materi Pokok
5. Alokasi Waktu
6. Tujuan Pembelajaran
a. sikap spiritual
b. sikap sosial
b. pengetahuan
c. Keterampilan
7. Kompetensi Dasar
a. pengetahuan
b. Keterampilan
8. Indikator Pencapaian Kompetensi
a. pengetahuan
1) mencantumkan indikator pengetahuan
2) memuat unsur kata kerja operasional dan materi
3) memadai untuk mencapai kompetensi dasar
b. Keterampilan
1) mencantumkan indikator keterampilan
2) memuat unsur kata kerja operasional dan materi
3) memadai untuk mencapai kompetensi dasar
9. Materi Pelajaran
a. memuat fakta, konsep, prinsip, prosedur yang relevan
b. ditulis dalam bentuk butir-butir
c. keluasan dan kedalamannya untuk memadai untuk
mencapai
d. mencantumkan materi remidial
e. mencantumkan materi pengayaan
10. Metode Pembelajaran
a. mencantumkan metode atau model tertentu
b. metode yang dipilih sesuai dengan kompetensi yang
11. Media Pembelajaran
dipelajari
a. mencantumkan media pembelajaran
b. media yang dipilih sesuai dengan kompetensi yang
10
No. Komponen b. Indikator

mencantumkan alat/perangkat keras yang digunakan


b. mencantumkan bahan/perangkat lunas yang digunakan
12. Sumber Belajar
a. mencantumkan sumber belajar dari buku siswa (buku
b. mencantumkan sumber belajar lain selain buku siswa
teks)
(buku
c. mencantumkan sumber belajar berbasis TIK
13. Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran
a. Pendahuluan
1) menyiapkan peserta didik secara psikis dan
fisik
2) memberi motivasi belajar kepada peserta didik
3) mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang
mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan

4) materi
menjelaskan yang
tujuan akan
pembelajaran atau
kompetensi dasar yang akan dicapai
5) menyampaikan cakupan materi dan penjelasan
uraian kegiatan sesuai silabus
b. Kegiatan Inti
1) memuat aktivitas yang mengembangkan aspek
sikap,
mulai dari menerima, menjalankan,
2) memuat aktivitas yang mengembangkan aspek

3) memuat aktivitas yang mengembangkan aspek

keterampilan, melalui kegiatan mengamati,


4) mendeskripsikan penggunaan model/metode
tertentu
5) mendeskripsikan aktivitas siswa sesuai
model/metode tertentu
6) mendeskripsikan aktivitas guru sesuai
model/metode tertentu
7) model/metode sesuai dengan materi yang
8)
dipelajari
mendeskripsikan pemanfaatan media yang
9)
direncanakan
mendeskripsikan pemanfaatan sumber belajar
10)ada
yang mendeskripsikan penilaian proses
c. Penutup
1) memuat aktivitas evaluasi terhadap jalannya
pembelajaran
2) memuat aktivitas refleksi/umpan balik proses dan
hasil
3) memuat aktivitas pemberian tindak lanjut berupa
pemberian tugas, baik individu atau kelompok
4) informasi tentang kegiatan pembelajaran
15berikutnya
Penilaian
a. Teknik Penilaian
11
No. Komponen 1) Indikator

mencantumkan teknik penilaian sikap


2) teknik penilaian sikap yang dipilih sesuai
3) mencantumkan teknik penilaian pengetahuan
kompetensi
4) teknik penilaian pengetahuan yang dipilih sesuai
indikator
5) mencantumkan teknik penilaian keterampilan
6) teknik penilaian sikap yang dipilih sesuai indikator
b. Instrumen Penilaian
1) mencantumkan instrumen penilaian sikap
2) instrumen penilaian sikap sesai dengan tekniknya
3) mencantumkan instrumen penilaian pengetahuan
4) instrumen penilaian pengetahuan yang dipilih
sesuai
5) mencantumkan instrumen penilaian keterampilan
6) instrumen penilaian sikap yang dipilih sesuai
c, Pedoman penilaian
tekniknya
1) memuat pedoman penilaian pengetahuan
2) memuat pedoman penilaian keterampilan
15 Pembelajaran Remidial dan Pengayaan
a. Pembelaran Remidial
1) mencantumkan kriteria peserta didik yang
2)
diremidi mencantumkan bentuk kegiatan remidial
a. Pembelaran Pengayaan
1) mencantumkan kriteria peserta didik yang diberi
pengayaan
2) mencantumkan bentuk kegiatan pengayaan

b. Instrumen Pelaksanaan Pembelajaran.


Instrumen Pelaksanaan Pembelajaran mempunyai komponen-
komponen
dan indikator-indikator sebagai berikut:

Komponen Sub Komponen

Kelengkapan Diri Guru membawa bahan ajar


Guru membawa perangkat pembelajaran
Guru membawa media pembelajaran
Guru membawa jurnal mengajar
Guru membawa daftar hadir dan daftar nilai
Kegiatan
m
Komponen Sub Komponen

Pengelolaan Kelas Guru dapat menjadi teladan yang baik bagi peserta didik
dalam
Guru dapat menjadi teladan bagi peserta didik dalam
menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin,
tanggung jawab, peduli
Guru menyesuaikan (gotong
pengaturan royong,
tempat kerjapeserta
duduk sama,

didik dan sumber daya lain sesuai dengan tujuan dan


karakteristik proses pembelajaran
Volume dan intonasi suara guru dalam proses
pembelajaran harus dapat didengar dengan baik oleh
Guru menggunakan
peserta didik. kata-kata santun, lugas dan
mudah dimengerti oleh peserta didik
Guru menyesuaikan materi pelajaran dengan
kecepatan dan kemampuan belajar peserta didik
Guru memberikan penguatan dan umpan balik terhadap
respons dan hasil belajar peserta didik selama
proses pembelajaran berlangsung
Guru mendorong dan menghargai peserta didik untuk
bertanya
Guru memanfaatkan media pembelajaran untuk
menfasilitasi siswa mencapai kompetensi
Guru memanfaatkan berbagai sumber belajar untuk
menfasilitasi peserta didik mencapai kompetensi
Guru memulai dan mengakhiri proses pembelajaran sesuai
dengan waktu yang dijadwalkan
Kegiatan inti
Penerapan
Menyampaikan

Pendekatan
Saintifik Menfasilitasi peserta didik mengembangkan aspek sikap
spiritual sesuai dengan yang tertera di RPP
Menfasilitasi peserta didik mengembangkan aspek
sikap sosial sesuai dengan yang tertera di RPP
Menfasilitasi peserta didik mengembangkan aspek
pengetahuan sesuai dengan materi yang dipelajari
Menfasilitasi peserta didik mengembangkan aspek
keterampilan sesuai dengan RPP
Penguasaan Materi Kemampuan menyesuaikan materi dengan tujuan
Kemampuan mengaitkan materi dengan pengetahuan
pembelajaran
lain yang diintegrasikan secara relevan dengan
13
Komponen Sub Komponen

Menyajikan materi dalam tema secara sistematis dan


gradasi (dari
Pemanfaatan
m
media
pembelajaran dan

Melibatkan peserta didik dalam pemanfaatan sumber


sumber belajar
Penggunaan belajar
bahasa Menggunakan bahasa lisan secara jelas dan lancar
Menggunakan bahasa tulis yang baik dan benar
Menyampaikan pesan dan gaya yang sesuai
Penilaian Otentik Mengamati sikap dan perilaku peserta didik dalam
mengikuti
Melakukan penilaian keterampilan peserta didik dalam
melakukan
Mendokumentasikan hasil pengamatan sikap perilaku dan
keterampilaan peserta didik
Kegiatan penutup melakukan evaluasi dan menemukan manfaat langsung
maupun
melakukan penilaian proses atau hasil pembelajaran
melakukan refleksi dan umpan balik terhadap proses
pembelajaran
melakukan tindak lanjut (remidi/pengayaan) atau memberi
tugas
menyampaikan informasi terkait dengan pembelajaran
pertemuan berikutnya

c. Instrumen Peniliaan Hasil Pembelajaran.


Instrumen Penilaian Hasil Pembelajaran mempunyai
komponen-
komponen dan indikator-indikator sebagai berikut:
No. Komponen Indikator

1. Identitas
2. KD, Indikator
3. perhitungan intake
4. perhitungan kompleksitas
5. perhitungan daya dukung
6. perhitungan KKM KD
7. perhitungan KKM mata pelajaran
8. Pengesahan
B Penilaian Sikap 1. Program Penilaian Sikap Spiritual
a. Kompetensi Dasar/Indikator Pencapaian
Kompetensi
b. Butir nilai sikap spiritual
c. Teknik penilaian sikap spiritual
d. Pengesahan
2. instrumen/rubrik penilaian sikap spiritual
a. tanggal diisi lengkap

14
No. Komponen b. Indikator

nama peserta didik diisi lengkap


c. catatan perilaku diisi lengkap
d. butir sikap diisi lengkap
e tindak lanjut diisi lengkap
3. rekap daftar nilai sikap spiritual
a. terdapat nilai untuk setiap butir sikap
b.
spiritual terdapat nilai akhir untuk setiap butir sikap
spiritual
4 Program Penilaian Sikap Sosial
a. Kompetensi Dasar/Indikator
Pencapaian Kompetensi
b. Butir nilai sikap sosial
c. Teknik penilaian sikap spiritual
d. Pengesahan
5 instrumen/rubrik penilaian sikap sosial
a. tanggal diisi lengkap
b. nama peserta didik diisi lengkap
c. catatan perilaku diisi lengkap
d. butir sikap diisi lengkap
e tindak lanjut diisi lengkap
6 daftar nilai sikap sosial
a. terdapat nilai untuk setiap butir sikap sosial
b. terdapat nilai akhir untuk setiap butir sikap
1.
sosialprogram penilaian pengetahuan
a. Kompetensi Dasar
b. Materi pokok
c. Indikator Pencapaian Kompetensi
d. teknik penilian
e. Pengesahan
2. kisi-kisi Penilaian Harian
a. Kompetensi Dasar
b. materi
c. indikator soal
d. bentuk soal
e. pedoman penilaian
4. kartu soal Penilaian Harian
a. Kompetensi Dasar
b. materi
c. indikator soal
d. butir soal
e. kunci jawaban
5. naskah soal Penilaian Harian
2. kisi-kisi Penilaian Tengah Semester/Akhir
a. Kompetensi Dasar
Semester
b. materi
15
No. Komponen Indikator

1. Kartu Analisis
a. identitas mata pelajaran
b. identitas peserta didik
c. skor perolehan peserta didik
d. ketuntasan peserta didik
2. Hasil Analisis
a. ketuntasan belajar
b. kesimpulan/rekomendasi
3. Program Kegiatan Remidi
a. identitas mata pelajaran
b. tujuan dan sasaran kegiatan remidi
c. bentuk kegiatan remidi
d. kegiatan guru
e. kegiatan peserta didik
f. Waktu dan tempat pelaksanaan
g. sumber belajar
h. lampiran (tugas atau soal)
4. Hasil Kegiatan Remidi
a. identitas mata pelajaran
b. identitas peserta didik
c. ketercapaian hasil belajar
d. ketuntasan belajar
5. Pengayaan
a. identitas mata pelajaran
b. tujuan dan sasaran kegiatan pengayaan
c. bentuk kegiatan pengayaan
d. kegiatan guru
e. kegiatan peserta didik
16
No. Komponen Indikator

1. Program Penilaian Keterampilan


a. Kompetensi Dasar
b. Indikator Pencapaian Kompetensi dan
Materic. Jenis Keterampilan yang dinilai
d. Teknik penilaian keterampilan yang
e.
digunakan Pengesahan
2. instrumen/rubrik penilaian keterampilan
a. Nama peserta didik
b. Aspek Keterampilan yang dinilai
c. Skor Perolehan
d. Nilai Akhir
3. daftar nilai keterampilan
a. setiap KD menggunakan teknik tertentu
b. Ada nilai setiap KD
d. Nilai Akhir
e. Predikat

B. Jadwal Kegiatan Supervisi Akademik


Jadwal supervisi akademik di SMP Negeri 1 Gudo adalah sebagai berikut:
No Nama Pangkat/Gol Tanggal Mata
Ruang Penilaian
Utami Pembina Tk.I / IV-b 24 Agustus 2020 BK Sugeng, S. Pd., M.
1 Pd.
2 Sumiati, [Link] Pembina Tk.I / IV-b 28 Agustus 2020 PPKn
3 Drs. Cahyono

14 September IPS

5 Lilik Mubirroh, [Link] Pembina Tk.I / IV-b 16 September


2020
[Link] Pembina Tk.I / IV-b 26 Agustus 2020 IPS Setyo Hari

B 7

2020 Prakarya

10 Ribut Rawit, [Link] Pembina Tk.I / IV-b 12 September

17
11 Rangga Kusuma A Capeg 25 Agustus 2020 Penjaskes Nasruddin
[Link] Penata Tk I / III-d 31 Agustus 2020 Matematika
1
13 Siti Fadlilah, S. Ag Penata Tk I / III-d 4 September
P

Agus
16 Sumartono, [Link] Pembina / IV-a 1 September

Mulok
Jombang
P 20 Sumaryono, [Link] Pembina / IV-a 28 Agustus 2020 Seni Budaya Asro, S. Pd.
21 Drs. Agus Purwanto Pembina / IV-a 31 Agustus 2020 Penjaskes
22 Misbahul Munir,
P
Pd. 7 September

I. 12 September 2020 PKn

25 Fikri Najibudin, S. Dwi Wahyu


J
P
10 September BK

28 Abd. Khohar 14 September


2020

Lilik Mubirroh, S. Pd.


I
31 Suhartono, [Link] Pembina / IV-a 1 September
B
2020
Bahasa
Indonesia
33 Khoirul Anam, [Link] Penata Muda / III-a 8 September

Bahasa
Indonesia
35 Budi Utami, [Link] Pembina / IV-a 26 Agustus 2020 IPA M. Rudi Hidayat

3
2020 PPKn

38 Kustiyah Penata Muda / III-a 9 September

12 September Bhs. Jawa

40 Aprianto, [Link] Pembina / IV-a 25 Agustus 2020 Bahasa Suhartono, S.


I Pd.
41 Wahyudi Utomo Pembina / IV-a 31 Agustus 2020 Bahasa
Inggris
42 Emmy Setyaningrum,
B
2020 Diniyah

44 Evita Agustina 14 September Diniyah


18
2020
45 Nasruddin Pembina / IV-a 28 Agustus 2020 TIK Sumaryono, S. Pd.

2020 Seni Budaya

49 Abdul Jalil 12 September 2020 Jombang


Agamis
19
BAB III
PENUTU
P
Program Supervisi Akademik SMP Negeri 1 Gudo Jombang ini
disusun dengan mempertimbangkan kondisi dan potensi sekolah
serta kondisi psikologis pendidik di sekolah. Harapannya, guru
tidak lagi merasa terbebani dengan adanya supervisi akademis.
Justru sebaliknya, guru merasa tertantang untuk disupervisi karena ia
akan memperoleh balikan dan masukan demi
perbaikan pembelajarannya di masa
mendatang.
Program ini dapat berjalan dengan lancar bila semua guru
mendukungnya. Untuk itu, guru perlu meningkatkan kesadaran
pentingnya supervisi akademis untuk meningkatkan profesionalisme
guru itu sendiri. Selain itu, guru juga perlu menyadari bahwa supervisi
akademis tidak selalu harus dilakukan oleh kepala sekolah. Guru
Senior dapat membantu tugas-tugas supervisi akademis itu.
Penyusun menyadari bahwa program ini belum sempurna. Kritik
dan saran demi perbaikan program ini sangat kami harapkan.
20
SUPERVISI
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN JARAK JAUH (DARING)

1. Nama Sekolah :
……………………………………… 2. Nama Guru :
……………………………………… 3. Mata Pelajaran :
……………………………………… 4. Kelas/Semester :
……………………………………… 5. Hari/Tanggal :
……………………………………… 6. Kompetensi Dasar
:
………………………………………
……………………………………

………………………………………
7. Indikator :
………………………………………
………………………………………
………………………………………
………………………………………
N

2 Melakukan kegiatan apersepsi


II KEGIATAN INTI PEMBELAJARAN
A Penguasaan Materi Pembelajaran
3 Menunjukkan penguasaan materi
P
4 Mengaitkan materi dengan pengetahuan lain
y

h5

d
8 Melaksanakan pembelajaran secara runtut
9 Menguasai kelas daring
10 Melaksanakan pembelajaran yang kontekstual
11 Melaksanakan pembelajaran yang
m

a1
C Pemanfaatan Sumber Belajar/Media Belajar
13 Menggunakan media IT secara efektif dan efisien
14 Menghasilkan pesan yang menarik
15 Melibatkan siswa dalam pemanfaatan berbagai media IT
16 Menumbuhkan partisipasi aktif siswa dalam
eP

i
1
d1
D Penilaian proses dan hasil belajar
19
M

u
E 2 Penggunaan Bahasa
21
M

M
2
F KEGIATAN AKHIR (PENUTUP)
23 Melakukan refleksi atau membuat rangkuman
d
24 Melakukan tindak lanjut dengan memberikan
arahan, atau kegiatan, atau tugas sebagai
remidi/pengayaan
JUMLAH

SKOR PEROLEHAN

SKOR MAKSIMAL

NILAI

KUALIFIKASI

KUALIFIKASI :
A. Baik Sekali : 86% ≤
B. Baik : 70% - 85%
C. Cukup : 55% - 69%
D. Kurang : di bawah 55%

Saran Pembinaan :
......................................................................................................................................
.... ..................................................................................................................................
........ ..............................................................................................................................
............ ..........................................................................................................................
................ ....................................................................................................................
..................... ...............................................................................................................
..........................

Jogoroto,
…………………………. Supervisor,
Yang disupervisi,

……………………………… ………………………………

Anda mungkin juga menyukai