Studi Kelayakan Investasi Proyek Perumahan Azalea Residence Sukoharjo
Inge Anggitasari1*, Monica Dewi2
Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Kahuripan Kediri, Kediri, Indonesia
Email: inge@[Link].id1, monicadewi@[Link].id2
Abstrak
Dalam era pembangunan yang semakin pesat, sektor properti menjadi salah satu pilar utama dalam perekonomian.
Proyek perumahan Azalea Residence di Solo merupakan salah satu inisiatif yang bertujuan memenuhi kebutuhan
akan hunian yang layak dan terjangkau. Dengan pertumbuhan penduduk yang terus meningkat dan urbanisasi yang
cepat, kebutuhan akan perumahan menjadi semakin mendesak. Studi kelayakan ini mencakup berbagai aspek,
seperti analisis pasar, aspek finansial, teknis, dan lingkungan. Melalui pendekatan ini, diharapkan dapat dipahami
potensi keuntungan yang dapat diperoleh serta risiko-risiko yang mungkin dihadapi selama pelaksanaan proyek.
Dengan demikian, studi kelayakan investasi proyek perumahan Azalea Residence di Solo tidak hanya menjadi
sarana untuk mengaplikasikan teori ekonomi, tetapi juga sebagai upaya untuk memberikan kontribusi nyata dalam
pengembangan infrastruktur perumahan di daerah tersebut. Proyek ini diharapkan menjadi contoh bagi proyek-
proyek sejenis di waktu yang akan datang, serta memberikan wawasan bagi para pelaku investasi dalam membuat
keputusan yang tepat.
Kata Kunci: Studi Kelayakan; Kelayakan Investasi; Perumahan
ABSTRACT
In the age of swift advancement, the real estate industry has emerged as a key foundation of the economy. The
Azalea Residence housing project in Solo is one of the initiatives aimed at meeting the need for decent and
affordable housing. With the continuous population growth and rapid urbanization, the need for housing has
become increasingly urgent. This feasibility study covers various aspects, such as market analysis, financial,
technical, and environmental aspects. By using this method, it is anticipated that the possible advantages that can
be gained and the risks that might arise during the project's execution can be comprehended. Thus, the feasibility
study of the Azalea Residence housing project in Solo not only serves as a means to apply economic theory but also
as an effort to make a tangible contribution to the development of housing infrastructure in the area.
This initiative is anticipated to act as a prototype for comparable projects going forward, as well as provide
insights for investors in making informed decisions.
Keywords: Feasibility Study; Investment Feasibility; Housing
1. PENDAHULUAN
Salah satu kebutuhan dasar manusia adalah rumah, dan hak seluruh penduduk untuk
memiliki hunian nyaman. Tempat tinggal atau hunian yang disebut rumah adalah sebuah
bangunan yang berfungsi sebagai sarana pembinaan keluarga (Undang-Undang No.4 Tahun
Studi Kelayakan Investasi Proyek Perumahan Azalea Residence Sukoharjo
1992). Dalam pengertian yang luas, tidak hanya merupakan bangunan, tetapi juga tempat
tinggal yang mendukung kehidupan yang baik, baik fisik, sosial, maupun psikologis. Definisi
ini mencakup aspek perlindungan, ruang, dan proses adaptasi dengan perubahan sosial ekonomi
penghuninya (Sukarjo dkk, 2024). Berdasarkan definisi itu, hunian dapat diartikan sebagai
tempat tinggal yang memiliki berbagai fungsi untuk menunjang kehidupan yang layak bagi
manusia.
Faktanya, kebutuhan utama dalam bentuk tempat tinggal tidak sepenuhnya terpenuhi
pada saat ini. hal ni dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk pemerintah, yang memiliki
tanggung jawab untuk menyediakan tempat tinggal yang baik dan terjangkau, terutama dalam
aspek pendanaan untuk pembangunan perumahan. Untuk mengatasi masalah pendanaan ini,
sektor swasta diharapkan untuk berpartisipasi dalam sektor perumahan melalui investasi.
Investasi merujuk pada semua pengeluaran uang atau modal yang bisa berupa tanah ataupun
struktur fisik yang dikeluarkan dengan harapan bahwa modal atau dana tersebut akan kembali,
baik dalam waktu segera maupun dalam periode yang lebih panjang (Sururi dkk, 2020).
Proyek investasi sering kali membutuhkan modal yang signifikan, oleh karena itu
analisis mengenai kelayakannya harus dilakukan dengan teliti menjadi sangat penting. Hal ini
bertujuan untuk memastikan bahwa proyek tersebut menguntungkan dan dapat mendukung
kondisi keuangan perusahaan dalam jangka panjang. Dengan melakukan studi kelayakan
investasi, perusahaan dapat meminimalkan risiko kerugian yang mungkin terjadi. Dalam
penelitian ini, membahas rumusan masalah yang ada berkaitan dengan studi kelayakan
investasi proyek perumahan Azalea Residence di Solo. Fokus dari penelitian ini mencakup dua
pertanyaan utama, yaitu: berapa total dana yang diperlukan untuk investasi pada proyek
perumahan Azalea Residence, serta bagaimana hasil analisis kelayakan investasinya.
Proyek pengembangan Perumahan Azalea Residence ini menginvestasikan dana yang
signifikan untuk jangka waktu yang lama, sehingga memerlukan perencanaan anggaran
yang tepat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan analisis mendalam mengenai
kelayakan investasi proyek perumahan Azalea Residence di Solo. Secara khusus, penelitian
ini bertujuan untuk: Untuk mengetahui dana yang dibutuhkan untuk investasi proyek
perumahan Azalea Residence serta untuk mengetahui faktor-faktor yang membuat investasi
perumahan Azalea Residence layak dari Neti Present Valuei (NPV), Internali Ratei of Returni
(IRR), Benefit Cost Ratio (B/C Ratio), Indeks Profitabilitas (IP), dan Investible Surplus Method
(ISM).
Vol.9 No. 2 April 2025 JURNAL TECNOSCIENZA 357
Inge Anggitasari, Monica Dewi
Studi kelayakan adalah proses evaluasi mendalam mengenai kelayakan sebuah proyek
atau bisnis yang akan dijalankan. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi masalah,
peluang, dan risiko sebelum proyek dimulai, sehingga membantu dalam pengambilan
keputusan strategis. Secara umum, studi kelayakan meliputi analisis aspek pasar, teknis,
keuangan, hukum, dan sosial. Studi kelayakan memberikan manfaat penting, seperti: membantu
dalam pengambilan keputusan strategis tentang kelayakan proyek, mengurangi risiko investasi
dan meningkatkan peluang keberhasilan proyek, memberikan dasar yang kuat untuk
perencanaan dan pelaksanaan proyek, serta membantu dalam mengidentifikasi potensi masalah
dan peluang yang mungkin terjadi.
Dalam evaluasi kelayakan proyek, terdapat dua faktor utama yang dapat dianalisis, yaitu
faktor teknis dan keuangan. Evaluasi aspek teknis proyek mencakup faktor-faktor seperti lokasi,
insfrastruktur umum, ketinggian bangunan, dimensi bangunan dan perencanaan tata ruang.
Tujuan dari ini adalah untuk menjelaskan cakupan serta aspek-aspek teknis yang berkaitan erat
dengan pelaksanaan fisik proyek. Dalam menetapkan aksesbilitas lokasi kawasan perumahan
yang dipilih seharusnya berada di daerah yang mudah diakses oleh penghuni menuju pusat
pendidikan, tempat kerja, kantor, pusat perbelanjaan, fasilitas kesehatan, tempat ibadah dan
area rekreasi. Selain itu, faktor lain yang sangat penting untuk memudahkan akses ke lokasi-
lokasi tersebut adalah kualitas jalan yang cukup baik untuk kendaraan bermotor, baik motor
maupun mobil. Jalan yang memadai setidaknya memiliki lebar empat meter dengan permukaan
aspal dan dilengkapi dengan sistem drainase yang efisien (Firdasari dkk, 2022).
Perumahan adalah sekumpulan hunian yang merupakan bagian dari permukiman, baik
diperkotaan ataupun dipedesaan, yang disertai dengan infrastruktur, sarana dan utilitas umum
untuk memenuhi standar hidup yang layak. Dalam pembangunan properti, persyaratan baru
yang harus dipenuhi meliputi aspek perizinan, teknis, dan lingkungan. Secara umum,
pengembang perumahan perlu mengurus izin lingkungan, izin pemanfaatan tanah, izin lokasi,
izin mendirikan bangunan (IMB), dan analisis dampak lingkungan (Amdal). Selain itu,
perumahan juga harus memenuhi standar teknis seperti desain bangunan, sistem drainase, dan
jalan penghubung yang memadai.
Investasi yaitu strategi untuk mendistribusikan segala potensi yang dapat digunakan dan
dinilai secara merata. Investasi (pemodalan) biasanya terbagi menjadi dua kategori yaitu
pemodalan keuangan dan pemodalan disektor riil. Pemodalan keuangan melibatkan investasi
dipasar uang atau pasar modal dalam bentuk sertifikat, deposito, obligasi, surat berharga, saham
dan lain-lain. Pemodalan disektor riil melibatkan investasi dalam bisnis yang aktif, seperti
358 JURNAL TECNOSCIENZA Vol.9 No.2 April 2025
Studi Kelayakan Investasi Proyek Perumahan Azalea Residence Sukoharjo
membeli atau membangun pabrik atau Gedung, pertambangan dan Perkebunan (Adadiyah.
2021).
Secara umum, investasi jangka panjang dapat dibagi menjadi empat kategori. Pertama,
investasi penggantian (replacement), yaitu investasi untuk mengganti aset yang telah usang atau
karena adanya teknologi baru. Kedua, investasi perluasan (expansion), yang mencakup
penambahan kapasitas produksi akibat peluang usaha yang meningkat. Ketiga, investasi
pertumbuhan, yaitu penanaman modal untuk pengembangan produk baru atau variasi produk.
Jenis investasi lainnya adalah investasi yang tidak termasuk dalam ketiga kategori sebelumnya
(Wibowo dkk., 2021).
Studi kelayakan dilakukan untuk mengevaluasi apakah suatu investasi layak diterima
atau tidak, dengan tujuan mencegah kesalahan dalam pembiayaan proyek yang dapat
merugikan. Studi ini dikenal juga sebagai analisis kelayakan usaha atau investasi. Beberapa hal
penting yang perlu diperhatikan dalam studi ini meliputi bidang pemodalan, teknik berinvestasi,
pertimbangan terhadap elemen-elemen yang memengaruhi keberhasilan investasi,
perlengkapan dan alat yang dibutuhkan, dampak positif dan negatif dari adanya pemodalan,
serta rancangan terstruktur untuk mengembangkan pemodalan.
2. METODE
Gambar 1. Lokasi Penelitian
Penelitian ini dilaksanakan pada proyek pembangunan kompleks perumahan Azalea
Residence yang terletak di Azalea Residence 2, RT.03/RW.07, Windan Baru, Gumpang,
Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah 57161, sebagaimana terlihat pada
Gambar 1. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder yang telah disesuaikan dengan
Vol.9 No. 2 April 2025 JURNAL TECNOSCIENZA 359
Inge Anggitasari, Monica Dewi
periode studi. Data tersebut dianalisis untuk menghindari potensi kesalahan dalam penelitian. Setiap
jenis data akan diuraikan lebih lanjut pada bagian berikut. Analisis deskriptif dalam penelitian ini
terbatas pada fase pengumpulan informasi untuk menggambarkan situasi yang diteliti.
Dalam penelitian ini, data dikumpulkan melalui wawancara dengan pengembang guna
mendapatkan informasi yang relevan dengan studi. Selain itu, dilakukan observasi langsung di
lokasi proyek. Selain data primer, data sekunder juga diperoleh dari berbagai sumber seperti
penelitian terdahulu, majalah, koran, internet, serta sumber lain yang sesuai.
2.1 Datai Primeri
Data primer merujuk pada informasi yang dikumpulkan langsung dari asalnya. Data ini
diperoleh melalui survei lapangan yang bertujuan untuk menentukan apakah proyek yang
tersedia pantas dijadikan tempat penelitian serta untuk mendapatkan izin dari pelaksana dan
pemilik proyek. Kemudian, dilakukan wawancara dengan pihak pengembang dan
melakukan penentuan pada area proyek perumahan Azalea Residence. Data primer yang
didapat dari riset ini adalah sebagai berikut:
a. Ukuran wilayah yang diinvestasikan
b. Citra struktur perumahan.
c. Katalog pemasaran properti.
d. Jenis dan jumlah rumah yang akan dibangun.
e. Informasi besaran dana yang dibutuhkan untuk aktivitas proyek.
f. Informasi tambahan yang berkaitan dengan research problem.
2.2 Data sekunder
Data sekunder adalah informasi yang diperoleh tanpa melalui cara langsung, berasal
dari sumber kedua yang sudah ada, berdasarkan kajian sebelumnya atau yang telah diterbitkan
oleh berbagai organisasi lain. Sumber tidak langsung ini sering berupa dokumentasi dan
memorandum. Studi ini menggunakan informasi tidak langsung yang diperoleh dari dunia
maya. Data sekunder yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari Analisis Harga Satuan
Pekerjaan Kabupaten Sukoharjo tahun 2024, Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) 2024, serta
data suku bunga bank di Kabupaten Sukoharjo tahun 2024. Penelitian ini menggunakan teknik
pengumpulan data yang terdiri atas beberapa metode sebagai berikut:
1. Dokumentasi merupakan pendekatan untuk mengumpulkan informasi yang
menunjukkan dan menyimpan dokumen yang relevan. Peneliti merekam semua jenis
data yang dibuat dan dibutuhkan untuk penelitian.
2. Metode pengumpulan data melalui pengamatan langsung subjek penelitian dikenal
sebagai observasi. Studi ini melibatkan kunjungan langsung ketempat penelitian
360 JURNAL TECNOSCIENZA Vol.9 No.2 April 2025
Studi Kelayakan Investasi Proyek Perumahan Azalea Residence Sukoharjo
yang terletak di Windan Baru, Gumpang, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo,
Jawa Tengah.
3. Studi literasi merupakan cara untuk mengumpulkan informasi dari
sejumlah sumber, termasuk buku, jurnal, artikel, berita, laporan, dan sebagainya, yang
dapat membantu dalam penelitian.
Pendekatan analisis yang diterapkan dalam penelitian ini adalah gabungan antara
analisis kualitatif dan analisis kuantitatif dengan memanfaatkan data yang bersifat kualitatif.
Pendekatan kuantitatif dibangun dengan memanfaatkan model, teori, dan/atau hipotesis
matematis yang saling berhubungan. Fase ini krusial, karena berfungsi untuk menciptakan
hubungan mendasar antara observasi empiris dan model matematis dari hubungan kuantitatif.
Riset kuantitatif merupakan data dan analisis statistik untuk menguji hipotesis, menggambarkan
fenomena, dan menggeneralisasi temuan ke populasi yang lebih besar (Wahyudi dkk. 2023).
Gambar 2 menampilkan bagan alir penelitian ini.
Gambar 2. Bagan Alir Penelitian
Vol.9 No. 2 April 2025 JURNAL TECNOSCIENZA 361
Inge Anggitasari, Monica Dewi
3. HASIL DAN PEMBAHASAN
3.1. Data
Luas lahan proyek perumahan ini adalah 1.920 m², yang terdiri dari beberapa bagian.
Luas area perumahan sendiri adalah 1.253,5 m², sedangkan prasarana mencakup 409,2 m².
Selain itu, jalur hijau di dalam proyek memiliki luas 257,3 m² sebagai ruang terbuka hijau. Pada
Tabel 1 dibawah, disajikan ukuran kavling perumahan serta jumlah unit untuk masing-masing
ukuran kavling.
Tabel 1. Data Tipe Rumah
Tipe Ukuran Kavling Luas Kavling M2 Jumlah Unit Jumlah Total Luas
M2 Kavling m2
45 8 x 11,5 91 8 728
55 9 x 11,5 102 5 510
Total 13 1238
3.2. Strategi Penjualan
Berikut adalah beberapa taktik pemasaran yang digunakan oleh pihak pengembang.
Taktik ini dirancang untuk meningkatkan daya tarik produk dan menjangkau lebih banyak calon
pembeli. Tujuannya adalah meraih sasaran penjualan secara efektif dan efisien.
1. Uangi mukai plusi KPRi. Uang muka sebesar 20% hingga 30% akan dibayarkan secara
bertahap dalam periode tiga bulan. Sementara itu, kekurangan pembayaran akan diajukan
sebagai plafon kredit ke perbankan yang menyediakan pinjaman rumah dengan
pengajuan sebelum penyelesaian pembangunan rumah.
2. Pembayarani cashi bertahapi. Pembayaran akan dilakukan
secara berurutan, sejalan dengan perkembangan proyek atau berdasarkan kesepakatan yang
telah disetujui antara pengembang dan pembeli.
3. Sistem pesan-antar rumah diterapkan, di mana pengembang mulai membangun unit setelah
konsumen menyelesaikan pembayaran uang muka.
4. Dari segi legalitas, developer menjual rumah dengan sertifikat Hak Milik (HM) bukan Hak
Guna Bangunan (HGB), serta menerbitkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang sudah
dipecah atas nama konsumen, bukan menggunakan IMB induk, guna memberikan rasa
aman dan nyaman kepada pembeli.
5. Promosi penjualan dilakukan secara konsisten dengan memanfaatkan media cetak dan
memasang baliho iklan di sepanjang jalur strategis menuju lokasi perumahan.
Berdasarkan pengalaman dan analisis yang telah dilakukan, sasaran penjualan untuk
perumahan Azalea Residence Sukoharjo ditetapkan. Sasaran tersebut adalah memasarkan 13
362 JURNAL TECNOSCIENZA Vol.9 No.2 April 2025
Studi Kelayakan Investasi Proyek Perumahan Azalea Residence Sukoharjo
unit tempat tinggal yang tersedia. Target waktu pencapaiannya ditentukan dalam jangka waktu
dua tahun.
3.3. Rencana Anggaran Biaya (RAB)
Rencana anggaran biaya (RAB) disusun untuk mengidentifikasi jumlah modal yang
diperlukan. Berbagai komponen biaya yang perlu diperhitungkan mencakup biaya akuisisi
lahan, pembangunan perumahan dan infrastruktur pendukung, proses pengeringan tanah, jasa
notaris untuk pemisahan dan pengalihan nama, pajak, pemasaran, dan lainnya. Pada Tabel 2
dibawah, disajikan perhitungan rencana anggaran biaya rincian jenis pekerjaan dari proses
pembangunan perumahan Azalea Residence.
Tabel 2. Rencana Anggaran Biaya
No Jenis Pekerjaan Sat Unit Volume Harga Satuan Jumlah (Rp.)
(Rp.)
A. Pembebasan Lahan
1 Pembelian Tanah M2 1 1920 164.068 315.010.560
315.010.560
B. Biaya Fisik
1 Urugan Tanah & Is 1 1 36.000.000 36.000.000
Pemadatan
2 Pembangunan Rumah M2 8 91 1.500.000 [Link]
Type 45
3 Pembangunan Rumah M2 5 102 2.000.000 [Link]
Type 55
4 Pembangunan
Infrastruktur
a. Pembuatan Jalan M2 1 409 54.200 22.167.800
Lapis Conblok
b. Pembuatan Taman Is 1 1 12.500.000 12.500.000
c. Pembuatan Pagar M2 1 160 260.000 41.600.000
Samping & Belakang
d. Pembuatan Pagar M2 1 30 350.000 10.500.000
Depan
e. Pondasi M3 1 78 338.200 26.379.600
f. Saluran Drainase M1 1 128 210.900 26.995.200
g. Listrik (tanpa trafo & Is 13 1 2.300.000 29.900.000
tiang)
h. Lampu Penerangan bh 3 1 500.000 1.500.000
Jalan
[Link]
C. Biaya Administrasi
1 Biaya Pengeringan m2 1 1920 Rp 5.000 Rp 9.600.000
2 Biaya Notaris &
Administrasi
a. Biaya Sertifikat Per Is 1 13 Rp 2.000.000 Rp 26.000.000
Kavling
b. Biaya Balik Nama Is 1 13 Rp 1.500.000 Rp 19.500.000
c. Biaya Pajak Jual Is 1 13 Rp 8.750.000 Rp 113.750.000
d. Biaya Pajak Beli Is 1 1 Rp 17.000.000 Rp 17.000.000
3 Biaya Marketing Is 1 24 Rp 1.000.000 Rp 24.000.000
4 Biaya Operasional Is 1 24 Rp 7.500.000 Rp 180.000.000
5 Biaya IMB Is 1 13 Rp 662.000 Rp 8.606.000
398.456.000
Total Biaya [Link]
Vol.9 No. 2 April 2025 JURNAL TECNOSCIENZA 363
Inge Anggitasari, Monica Dewi
3.4. Perhitungan Harga Jual dan Arus Kas (Cash Flow)
Harga jual rumah ditentukan berdasarkan total biaya investasi yang diperlukan, ditambah
dengan margin keuntungan yang diinginkan. Biaya utama penjualan merupakan biaya
yang perlu diimbangi oleh harga jual barang. Dalam perhitungan biaya pokok penjualan, perhatian
khusus diberikan pada elemen-elemen hunian seperti luas tanah dan struktur bangunan. Suku bunga
yang digunakan dalam perhitungan harga jual merujuk pada Bank BSI Solo, dengan tingkat bunga tetap
sebesar 7,8% per tahun. Berdasarkan hasil wawancara dengan pihak marketing kontraktor, harga jual
untuk rumah tipe 45 adalah Rp 585.000.000, sedangkan untuk tipe 55 sebesar Rp 685.000.000.
Total pendapatan yang dihasilkan dari penjualan unit hunian dalam proyek perumahan terdiri
atas dua tipe rumah, yaitu Tipe 45 dan Tipe 55. Penjualan Tipe 45 sebanyak delapan unit dengan harga
per unit sebesar Rp585.000.000 menghasilkan total pendapatan sebesar Rp. [Link]. Sementara
itu, penjualan Tipe 55 sebanyak lima unit dengan harga per unit sebesar Rp. 685.000.000 menghasilkan
pendapatan sebesar Rp. [Link]. Dengan demikian, total pendapatan dari keseluruhan penjualan
adalah sebesar Rp. [Link].
Selanjutnya, dilakukan perhitungan arus kas (cash flow) untuk periode tahun 2024 hingga 2025.
Arus kas diperoleh dari selisih antara total pendapatan dan total biaya proyek. Berdasarkan perhitungan,
total biaya proyek adalah sebesar Rp2.717.998.600. Maka, arus kas bersih (net cash flow) yang
dihasilkan selama periode tersebut adalah:
Cash Flow = Rp. [Link] – Rp. [Link] = Rp. [Link]
3.5. Proyeksi NPV dan IRR
Persentase bunga yang digunakan dalam perhitungan NPV ditetapkan pada 15%, yang
diasumsikan merujuk pada rasio biaya modal. Biaya modal ini merupakan imbal hasil yang diharapkan
oleh para investor dari investasi yang telah mereka lakukan. Suku bunga yang berlaku untuk pinjaman
dari lembaga keuangan berkisar antara 12% hingga 14% per tahun. Dalam proses penjualan rumah,
diterapkan metode pesan-bangun, sehingga biaya konstruksi disesuaikan dengan estimasi penjualan unit
rumah. Tabel 3 mejelaskan proyeksi NPV dan IRR.
Tabel 3. Proyeksi NPV dan IRR
No Uraian Tahun 2024 Tahun 2025
A. Penerimaan Pendapatan Tunai
1 Uang Muka Pembeli
Rumah 45 Rp 877.500.000 Rp 526.500.000
Rumah 55 Rp 616.500.000 Rp 411.000.000
2 Pembayaran Dari Bank
Rumah 45 Rp 234.424.902 Rp 480.864.185
Rumah 55 Rp 164.698.521 Rp 348.817.816
Total Pendapatan Tunai Rp [Link] Rp [Link]
B. Pengeluaran Tunai
1 Biaya Pembangunan
364 JURNAL TECNOSCIENZA Vol.9 No.2 April 2025
Studi Kelayakan Investasi Proyek Perumahan Azalea Residence Sukoharjo
No Uraian Tahun 2024 Tahun 2025
Rumah 45 Rp 682.500.000 Rp 409.500.000
Rumah 55 Rp 612.000.000 Rp 408.000.000
Total Pengeluaran Tunai Rp [Link] Rp 817.500.000
Net Cash Inflow Rp 598.623.423 Rp 949.682.001
C. Perhitungan NPV
Net Present Value Rp [Link]
D. Perhitungan IRR 12 %
Langkah-langkah untuk menghitung NPV dan IRR adalah sebagai berikut:
1. Neti Presenti Valuei (NPV)
NPV merupakan nilai kini dari arus kas bersih yang diterima selama periode tertentu. Dalam
perhitungan ini, NPV diperoleh dengan menjumlahkan arus kas bersih tahun 2024 dan nilai kini
dari arus kas bersih tahun 2025. Berdasarkan perhitungan menggunakan fungsi finansial pada
Microsoft Excel, diperoleh nilai NPV sebesar Rp [Link].
2. Internali Ratei ofi Returni (IRR)
Perhitungan IRR dilakukan dengan mempertimbangkan arus kas masuk dan keluar proyek.
Nilai IRR mencerminkan tingkat pengembalian internal dari investasi, yang dinyatakan
dalam persentase selama periode tertentu. IRR menggambarkan potensi aliran kas untuk
memulihkan nilai investasi awal. Dalam praktiknya, tingkat IRR dibandingkan dengan
Minimum Attractive Rate of Return (MARR). Oleh karena itu, suatu rencana investasi dapat
dikatakan layak secara finansial apabila nilai IRR setidaknya sama dengan atau melebihi
MARR.
Tabel 4. Arus Kas
Tahun PV Cost PV Benefit
2024 [Link] [Link]
2025 817.500.000 [Link]
Total [Link] [Link]
Berdasarkan perhitungan, nilai Internal Rate of Return (IRR) dihitung sebagai berikut:
IRR = 10% + ([Link] / [Link]) x 2 % = 13 %
Hasil IRR sebesar 13% dapat dilihat pada Tabel 4. Didapatkan hasil IRR sebesar 13 % (> 10
%), yang artinya nilai IRR tersebut lebih besar dari tingkat pengembalian minimum yang disyaratkan
(MARR) sebesar 10%. Berdasarkan hasil perhitungan IRR dan perbandingannya dengan MARR, dapat
disimpulkan bahwa proyek pembangunan Perumahan Azalea Residence layak secara finansial untuk
dilaksanakan. Nilai IRR yang melampaui batas minimum pengembalian menunjukkan bahwa proyek
ini berpotensi memberikan keuntungan yang signifikan dan aman bagi investor.
Vol.9 No. 2 April 2025 JURNAL TECNOSCIENZA 365
Inge Anggitasari, Monica Dewi
4. PENUTUP
Simpulan dan Saran
Berdasarkan analisis sebelumnya, peneliti dapat membuat beberapa Kesimpulan, seperti: hasil
kalkulasi biaya untuk pembangunan Perumahan Azalea Residence mencapai Rp 2. 717. 998. 600. Dari
segi finansial, proyek ini menunjukkan bahwa investasi di Perumahan Azalea Residence adalah layak
untuk diimplementasikan. Dengan hasil NPV yang positif, investasi ini dapat diterima. Selain itu, nilai
IRR tercatat sebesar 13%, sehingga proyek pembangunan Perumahan Azalea Residence dinyatakan
layak untuk dilaksanakan. Beberapa saran untuk penelitian yang selanjutnya yaitu, penelitian dapat
dilakukan dengan membandingkan dua atau lebih proyek pembangunan perumahan sehingga penelitian
seperti ini bisa lebih inovatif. Selain itu bisa dilakukan penelitian pada proyek pembangunan perumahan
di daerah kabupaten kecil untuk mengetahui nilai investasi pada daerah tersebut.
DAFTAR PUSTAKA
Adadiyah, Karina. 2021. Analisis Kelayakan Investasi Pembangunan Perumahan Pada
Kawasan Siap Bangun. Universitas Islam Indonesia. Yogyakarta
Firdasari, Meilandy Purwandito, dan Syahfitriani. 2022. Analisis Kelayakan Investasi
Pengembangan Perumahan Subsidi di Kabupaten Aceh Tamiang. Serambi Engineering
7(2): 3041–48. doi:[Link]
Nugraha, Oscar Dwi Rahayu, Muhammad Taufiq, Dwi Denny Apriliano, Abdul Khamid,
Wahidin. 2023. Analisis Kelayakan Investasi Proyek Pembangunan perumahan Ditinjau
Dari Aspek Teknis dan Finansial. Era Sains: Jurnal Penelitian Sains, Keteknikan dan
Informatika 3 (1): 108 – 121
Pratiwi, Kadek Septyan. 2023. Analisis Kelayakan Investasi Pembangunan Perumahan
Damara Village Jimbaran Hijau. Politeknik Negeri Bali. Bali
Sukarjo, Dicky Hermawan, Fisika Prasetyo Putra, dan Filki Suri Widyatami. 2024. Analisis
Kelayakan Investasi Pada Proyek Perumahan Mahardika Residence Sesuai Analisis Biaya
Dan Analisis Permintaan. Jurnal Teknik & Teknologi Terapan, Universitas Tanri Abeng
2(1). doi:[Link]
Sururi, Imam, dan Hammam Rofiqi Agustapraja. 2020. Studi Kelayakan Investasi Perumahan
Menggunakan Metode Benefit Cost Ratio. Jurnal Teknik 18(1): 52–61.
doi:10.37031/jt.v18i1.68.
Suryana, Kelvin Wangsa. 2023. Studi Kelayakan Investasi Pembangunan Perumahan Di
Daerah jalan KH. Agus Salim. Universitas Bakrie. Jakarta
Wahyudi, Diky, dan Ch. Desi Kusmindari. 2023. “Analisis Kelayakan Investasi pada
Perumahan Dadapan Ika Residence Semarang.” Rang Teknik Journal 6(2): 1–14.
doi:10.31869/rtj.v6i2.3526.
366 JURNAL TECNOSCIENZA Vol.9 No.2 April 2025
Studi Kelayakan Investasi Proyek Perumahan Azalea Residence Sukoharjo
Wibowo, Herdi, Yulia Feriska, Abdul Latif Nurdin, Dwi Denny Apriliano, dan Muhamad
Yunus. 2021. Studi Kelayakan Investasi Properti Pembangunan Perumahan Griya Sengon
Indah 3 di Desa Sengon Kecamatan Tanjung. Infratech Building Journal (IJB)
.doi:[Link]
Wiradarma, Putu Agus Kawi. 2023. Analisis Kelayakan Investasi Pembangunan Kawasan
perumahan Taman Wira Lovina Buleleng. Politeknik Negeri Bali. Bali
Vol.9 No. 2 April 2025 JURNAL TECNOSCIENZA 367