0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan3 halaman

Kak Rabies

Dokumen ini adalah kerangka acuan kegiatan penanggulangan rabies oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, yang menjelaskan latar belakang, tujuan, cara pelaksanaan, sasaran, dan evaluasi kegiatan. Penyakit rabies, yang ditularkan melalui gigitan hewan, dapat menyebabkan kematian dan dampak ekonomi yang signifikan. Kegiatan ini bertujuan untuk menekan kasus rabies melalui pemeriksaan, vaksinasi, dan penyuluhan kepada masyarakat.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan3 halaman

Kak Rabies

Dokumen ini adalah kerangka acuan kegiatan penanggulangan rabies oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, yang menjelaskan latar belakang, tujuan, cara pelaksanaan, sasaran, dan evaluasi kegiatan. Penyakit rabies, yang ditularkan melalui gigitan hewan, dapat menyebabkan kematian dan dampak ekonomi yang signifikan. Kegiatan ini bertujuan untuk menekan kasus rabies melalui pemeriksaan, vaksinasi, dan penyuluhan kepada masyarakat.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PEMERINTAH KABUPATEN CIREBON

DINAS KESEHATAN
UPT PUSKESMAS SUSUKANLEBAK
Jl. Letkol [Link] Yoesoef No.04 Desa SusukanAgung
Tlp.082319696462 e-mail pkm.susukanlebak123@[Link]
Susukanlebak 45185

KERANGKA ACUAN KEGIATAN


PENANGGULANGAN RABIES

A. Latar belakang

Penyakit rabies atau anjing gila adalah suatu penyakit yang sangat
ditakuti dan dapat menimbulkan kematian. Penyakit ini ditularkan dari hewan
yang sudah terkena virus rabies kepada manusia yang disebut dengan
zoonosis. Penyakit rabies ini bersifat akut dan dapat menularkan dengan
secara cepat kepada satu penderita dengan penderita lain melalui saliva (air
liur) penderita yang sudah terkena virus rabies. Penyakit rabies disebabkan
oleh virus rabies dan penularannya kepada manusia dapat terjadi melalui
gigitan hewan penular rabies (HPR) terutama anjing, kucing dan kera.
Timbulnya penyakit ini pada manusia dapat dicegah dengan pemberian
vaksinasi anti rabies (VAR) dan serum anti rabies (SAR) setelah digigit hewan
yang menderita rabies (Soeharsono, 2002)
Seperti kita ketahui bersama bahwa kebiasaan memelihara anjing,
kucing ataupun monyet yang sebenarnya memiliki suatu resiko yang cukup
besar bagi kehidupan terutama dalam bidang kesehatan yakni berkaitan
dengan penularan penyakit rabies. Kasus klinis rabies pada hewan maupun
manusia selalu berakhir dengan kematian. Penyakit Rabies menimbulkan
dampak psikologis seperti kepanikan, kegelisahan, kekhawatiran, kesakitan
dan ketidaknyamanan pada orang-orang yang terpapar. Kerugian ekonomi
yang ditimbulkan pada daerah tertular terjadi karena biaya penyidikan,
pengendalian yang tinggi, serta tingginya biaya postexposure treatment.
Disamping itu, kerugian akibat pembatalan kunjungan wisatawan, terutama di
daerah yang menjadi tujuan wisata penting di dunia, seperti Bali, dapat saja
terjadi jika tingkat kejadian rabies sangat tinggi.
B. Tujuan
1. Tujuan umum
Menekan serendah rendahnya kasus penyakit rabies
2. Tujuan khusus
Penemuan dan tatalaksana dini kasus gigitan anjing, kucing atau pun
hewan penularan dan pemberian vaksin

C. Cara pelaksanaan
1. Penyuluhan
2. Pelayanan kesehatan rabies

D. Sasaran
1. Pasien rabies
2. Masyarakat

E. Pelaksanaan Kegiatan

No JENIS TUJUAN SASARAN JADWAL LOKASI PELAK


KEGIATAN KEGIATA SANA
N
1 Pemeriksaan Mencegah Pasien
danPemberia terjadinya Rabies
n vaksin gejala klinis
kepada yang
pasien yang berkelanjuta
terkena n
gigitan
2 Penyuluhan Memberikan Masyarakat Puskesm Petugas
tentang pengetahua as program
rabies n kepada
masyarakat
tentan
rabies,
tanda dan
gejala
rabies, dan
cara
pencegahan
rabies
3 Evaluasi Mengukur Petugas
tingkat kesehatan
keberhasila
n program
dan
mengidentifi
kasi
hambatan-
hambatan
pelaksanaa
n

F. Pencatatan, Pelaporan dan Dokumentasi


1. Dilaksanakan sesuai dengan prosedur pelaksaan
2. Dokumentasi penunjang dan foto kegiatan

Mengetahui, Susukanlebak, 3 Januari 2023


Kepala UPTD Puskesmas Koordinator Keswa
Susukanlebak

[Link] Sudiana Muhammad Rezza Nurdiansyah


NIP. 19780829 201001 1 005
NIP.-

Anda mungkin juga menyukai