0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan6 halaman

Perhitungan Elastomeric Bearings A. Data Perencanaan Jembatan

Dokumen ini menjelaskan perhitungan elastomeric bearings untuk jembatan dengan panjang bentang 20 m dan berbagai parameter struktural. Total beban vertikal yang bekerja pada elastomer adalah 1370,75 kN, dengan beban mati 2398 kN dan beban hidup 343,5 kN. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa dimensi elastomer yang diperlukan memenuhi syarat kekuatan dan deformasi yang diijinkan.

Diunggah oleh

fakhriakmal0908
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan6 halaman

Perhitungan Elastomeric Bearings A. Data Perencanaan Jembatan

Dokumen ini menjelaskan perhitungan elastomeric bearings untuk jembatan dengan panjang bentang 20 m dan berbagai parameter struktural. Total beban vertikal yang bekerja pada elastomer adalah 1370,75 kN, dengan beban mati 2398 kN dan beban hidup 343,5 kN. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa dimensi elastomer yang diperlukan memenuhi syarat kekuatan dan deformasi yang diijinkan.

Diunggah oleh

fakhriakmal0908
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

7.

PERHITUNGAN ELASTOMERIC BEARINGS


A. Data Perencanaan Jembatan
- Panjang bentang jembatan L = 20,00 m
- Lebar Girder b = 0,50 m
- Tinggi Girder h = 1,40 m
- Jumlah Girder n = 5,00 buah
- Lebar Diafragma bd = 0,30 m
- Tinggi Diafragma hd = 0,60 m
- Jumlah Diafragma nd = 5,00 buah
- Jarak antar elastomer s = 1,50 m
- Tebal slab lantai ts = 0,20 m
- Tebal lapisan aspal ta = 0,05 m
- Tinggi genangan air hujan th = 0,05 m
3
- Berat jenis beton bertulang wc = 25,00 kN/m
3
- Berat jenis aspal wa = 22,00 kN/m
3
- Berat jenis air ww = 10,00 kN/m

B. Gaya yang Bekerja pada Elastomer


1) Gaya Vertikal yang bekerja
- Beban Mati (DL)
a. Aspal = ta x s x L x BJ
= 0,05 x 1,50 x 20,00 x 22,00
= 33 kN
b. Air Hujan = th x s x L x BJ
= 0,05 x 1,50 x 20,00 x 10,00
= 15 kN
c. Plat Lantai = ts x s x L x BJ
= 0,20 x 1,50 x 20,00 x 25,00
= 150 kN
d. Diafragma = bd x n x hd x L x BJ
= 0,30 x 5 x 0,60 x 20 x 25
= 450 kN
e. Girder = b x n x h x L x BJ
= 0,50 x 5 x 1,40 x 20 x 25
= 1750 kN
Total beban mati = 2398 kN

48
- Beban Hidup (LL)
a. Beban Garis
49 kN/m x s
49 Kn/m x 1,50 = 73,5 kN
b. Beban Merata
9 kN/m x s x L
9 kN/m x 1,50 x 20 = 270 kN
Total = 343,5 kN
- Total Beban Vertikal = Vtotal / 2
= ( 1.498 + 343,5 ) / 2
= 1370,75 kN

2) Gaya Horizontal yang Bekerja


H Total = 5% x LL = 17,175
Untuk tiap tumpuan menahan gaya horizontal setengahnya
H = 1/2 h Htotal = 8,5875

Beban Mati = 2398 kN


Beban Hidup = 343,5 kN
Total = 2741,5 kN

Diketahui :
a) Beban Mati = 2398 kN
b) Beban Hidup = 343,5 kN
c) Perpindahan memanjang jembatan = 100 mm
d) Rotasi = 0,005 rad
e) Lebar Girder = 500 mm
Data fisik elastomer :
a) Hardness = 55 Shore A
b) Modulus Geser (G) = 1,2 Mpa
c) Total Beban Kompresi (Pt) = 2741,5 kN
d) Batas Tegangan Delaminasi = 7 MPa

Perhitungan
1. Luas Area Elastomer yang diperlukan
Aperlu = 500 x 800 = 400000 mm2
2741,5 x 1000
Aperlu >
7
400000 > 391642,8571 mm2

49
2. Asumsi dimensi - dimensi dalam perletakan elastomer
berdasarkan perhitungan luas di atas
a) Lebar (W) = 500 mm
b) Panjang (L) = 800 mm
c) Tebal (<L/3 atau <W/3), t = 180 mm
d) Tebal lapisan (hri) = 12 mm
e) Tebal lapisan penutup (hcover) = 6 mm
f) Jumlah lapisan (n) = 6 buah
g) Fy Pelat = 240 MPa

3. Hitung Shape Faktor/Faktor Bentuk


- Luas Elastomer A = L x W
= 800 x 500
2
= 400000 mm
- Keliling Elastomer lp = 2 x (L + W)
= 2 x (800 + 500)
= 2600 mm
500 x 800
S = = 12,821
2600 x 12
Karena berlapis lapis, maka 4 < S < 13
4 < 12,153 < 13 …. Memenuhi

4. Cek Tegangan Ijin


Pdl + Pll 2398000 + 343500
Ijin s = = = 6,854 Mpa
A 400000
Pll 343500
Ijin L = = = 0,859 Mpa
A 400000

Bantalan dengan deformasi geser geser yang tidak dikekang.


Ijin s < 7,0 MPa → 6,854 < 7,0 MPa Memenuhi
Ijin s < 1,0 x G x S → 6,854 < 15,385 MPa Memenuhi
Bantalan dengan deformasi geser geser yang tidak dikekang.
Ijin s < 7,0 MPa → 6,854 < 7,0 MPa Memenuhi
Ijin s < 1,0 x G x S → 6,854 < 15,385 MPa Memenuhi

5. Cek Deformasi Geser


- Total deformasi geser rencana ∆s = 50 mm
- Deformasi ijin 2 x ∆s = 2 x 50 = 100 mm

- Ketebalan total elastomer (hrt) :


hrt = Jumlah tebal lapisan internal + jumlah tebal cover
= n x hri + 2 x hcover
= 6 x 12 + 2 x 6
= 84 mm

50
6. Cek Rotasi
L θs + x
- Ijin s > 0,5 x G x S x
hri n
800 0,005 + 0,005
- Ijin s > 0,5 x 1,2 x 12,153 x
12 6
6,8538 > 6,6667 MPa …. Memenuhi
W θs + x
- Ijin s > 0,5 x G x S x
hri n
500 0,005 + 0,005
- Ijin s > 0,5 x 1,2 x 12,153 x
12 6
6,8538 > 2,6042 MPa …. Memenuhi
dimana :
x = radiasi toleransi ( max. 0,005 )

7. Cek Stabilitas
- Tebal Total Elastomer hrt = 84 mm
- Tebal Baja Rencana hs = 2 mm
- Jumlah Lapis Baja = 8 buah
- Tebal Total Elastomer
H = hrt + (jumlah lapis baja x hs)
= 108 + 8 x 2
= 100 mm
L 800
H < =
3 3
100 < 266,67 …. Memenuhi
W 500
H < =
3 3
100 < 166,67 …. Memenuhi

hcover < 0,7 x hri = 0,7 x 12 = 8,4 mm > 4 mm …. Memenuhi

8. Menentukan Tebal Pelat


- Kondisi Layan
3 x hmax x ijin s
hs >
fy
3 x 12 x 6,854
hs >
240
hs > 1,0281 mm

51
- Kondisi Fatik
2 x hmax x ijin L
hs >
fy
3 x 12 x 0,859
hs >
240
hs > 0,1288 mm
Diambil yang palinng besar hs = 2 mm = 2 mm

9. Resume
- Sifat Fisik
Mutu pelat baja = 240 MPa
Mutu Elastomer = 1,2 MPa
- Geometri
Dimensi bantalan L x W x H = 800 mm x 500 mm x 100 mm
Tebal cover atas = 6 mm
Tebal cover bawah = 6 mm
Tebal lapisan internal = 12 mm
Jumlah lapisan = 6 buah
Tebal pelat baja = 2 mm
Jumlah lapisan pelat = 8 buah

52
a

53

Anda mungkin juga menyukai