Pembangunan Jalan Poros Jalan Nagha 1 - Nagha 2 (DAK)
Poros Nagha 1 - Nagha 2
I Pekerjaan Persiapan
Material & Bahan
Melakukan pengecekan/survey terhadap material maupun bahan yang akan digunakan dalam pekerjaan ini
diusahakan menggunakan material dan bahan yang berada disekitar lokasi pekerjaan, khusus untuk material
yang tidak berada di lokasi pekerjaan, maka material -material tersebut didatangkan dari luar. Dan material-
material tersebut harus memenuhi syarat spesifikasi dan atas persetujuan direksi teknik dan dijadwalkan sesuai
dengan skema bahan dan jadwal pelaksanaan.
Tenaga Kerja
Melakukan pengecekan / survey terhadap tenaga kerja / pekerja, untuk pekerja kasar diprioritaskan
menggunakan tenaga kerja yang berada disekitar lokasi proyek, sedangkan untuk tenaga kerja terampil dan
tukang dipilih yang berpengalaman sesuai dengan keahlian masing-masing.
Direksi Keet & Gudang
Melakukan pengecekan / survey terhadap lokasi untuk dijadikan direksi keet dan [Link] dipilih sesuai
dengan kebutuhan dan memperhatikan beberapa faktor antara lain dekat dengan lokasi pekerjaan, aman dll.
Pengukuran / Pemasangan Patok / Pemasangan Papan Nama Proyek
Foto Dokumentasi 0 % dibutuhkan sebelum memulaikan pekerjaan. Foto ini diambil pada beberapa sudut
pandang, pada titik-titik yang tetap sehingga nantinya pada saat pelaksanaan pekerjaan sampai pada 100 %
selesai pekerjaan titik-titik pemotretan tersebut tetap tidak berobah. Diikuti dengan pengukuran elevasi dan
pengukuran panjang ruas yang akan dikerjakan serta penentuan titik-titik pasangan. Penentuan titik-titik tersebut
harus dengan persetujuan Direksi Teknik dan sesuai dengan spesifikasi dan gambar rencana.
Mobilisasi Peralatan
Semua peralatan yang diperlukan dalam pekerjaan ini segera dimobilisasikan ke lokasi pekerjaan sesuai dengan
jadwal peralatan dan jadwal pelaksanaan pekerjaan.
Untuk kelancaran arus lalu lintas pada saat pelaksanaan pekerjaan pengaspalan maka pekerjaan dilaksanakan
secara bergantian sisi kiri kemudian sisi kanan jalan. Dan dikedua ujung pekerjaan harus ada seorang yang
mengontrol akan arus kendaraan yang akan lewat.
II Metode Pelaksanaan Pekerjaan
Pekerjaan Tanah
Yang termasuk pada pekerjaan tanah adalah :
* Timbunan Biasa
Timbunan ini dilaksanakan sesuai dengan petunjuk diresi teknik, Pelaksanaan timbunan tanah harus
berpedoman pada gambar dan peil-peil ukuran dilapangan.
* Timbunan Pilihan
Timbunan ini dilaksanakan sesuai dengan petunjuk diresi teknik, Pelaksanaan timbunan tanah harus
berpedoman pada gambar dan peil-peil ukuran dilapangan.
Perkerasan berbutir meliputi:
Perkerasan berbutir meliputi:
* Lapis Pondasi Aggregat Klas A
Lapis Pondasi Aggregat Klas A dilaksanakan diatas permukaan Lapis Pondasi Aggregat Klas B yang telah
dipadatkan, sebelum Lapis Pondasi Aggregat Klas A dihampar menggunakan grader terlebih dahulu
permukaan Klas B dibersihkan dari material-material sampah, setelah itu baru Lapis Pondasi Aggregat Klas
A dihampar dengan grader diikuti dengan pemadatan menggunakan vibrator roller dilanjutkan pemadatan
kembali menggunakan tire roller.
Perkerasan Aspal
Perkerasan aspal meliputi:
* Lapis Resap Pengikat
Lapis resap pengikat ini di semprotkan diatas lapis pondasi aggregat klas A yang telah dipadatkan, disemprot
dengan menggunakan asphalt sprayer kepermukaan LPA klas A. Penyemprotan harus merata kesemua
permukaan.
* Lapis Perekat
Lapis resap pengikat ini di semprotkan diatas permukaan aspal lama, disemprot dengan menggunakan
asphalt sprayer kepermukaan aspal lama. Penyemprotan harus merata kesemua permukaan.
* Laston Lapis Aus (AC-WC)
Pekerjaan laston lapis aus (AC-WC) dilaksanakan diatas permukaan jalan yang sudah siap diadakan
penghamparan dengan menggunakan asphalt finisher. dilanjutkan dengan pemadatan menggunakan alat
pemadat roda besi dilanjutkan dengan alat pemadat roda karet. lintasan pemadatan disesuaikan dengan
spesifikasi teknik.
Pekerjaan Struktur
● Pertama-tama diadakan pekerjaan pabrikasi tulangan dan pabrikasi cetakan.
● Dilanjutkan dengan pemasangan mal kemudian diikuti dengan pembesian diatasnya.
● Setelah semua pekerjaan cetakan, tulangan dan perancah sudah terpasang diminta pengecekan dari
supervisi maka siap untuk pekerjaan pengecoran.
● Persiapan pengecoran beton
a Material : semen, batu pecah dan pasir.
b Alat : Concrete mixer, concrete vibrator, dan alat bantu lainnya, kubus beton.
c Tenaga
● Setelah semua persiapan yang dibutuhkan siap maka dilaksanakan pekerjaan pengecoran.
● Pemeliharaan beton dilaksanakan setelah selesai pekerjaan beton.
● Pasangan batu
Dilaksanakan sebagai penahan tanah timbunan dan pelaksanaan campuran mengikuti spesifikasi.
III Pekerjaan Akhir
Pekerjaan ini mencakup pembersihan sisa-sisa bahan atau puing yang tidak dipergunakan lagi, kemudian
dilanjutkan dengan pengecekan terhadap pekerjaan-pekerjaan yang dilaksanakan apabila masih kurang atau
rusak maka pekerjaan tersebut harus diperbaiki dan difinishing kembali kemudian dilanjutkan dengan
dokumentasi pekerjaan 100 %.
Manado, 17 Oktober 2017
0 Dibuat Oleh :
0 PT. KARYA BERSAMA SEJATI
0 Ir. SANNY MANONGKO
0 Direktur Utama