[Link].
il diakses Agustus 2016
Analisis pohon masalah / analisis
kesempatan
Problem tree analysis or oportunity analysis
Sumber: Dr. Ogenis Brilhante
IHS/Erasmus University, 2000
Kondisi? Potensi? Masalah
• Mari, mohon berkenan diskusi bersama-
sama
Kilas balik
[Link], diakses Februari 2015
Kondisi? Potensi? Masalah
Kondisi: keadaan riil dari suatu ‘wilayah’
• Contoh: lahan datar, topografi berbukit-bukit
Potensi: kondisi riil dari suatu wilayah yang
(‘dianggap’) dapat diberdayakan / dioptimalkan
• Contoh: lahan yang luas, yang cocok untuk
pertanian (vs. lahan pertanian luas)
Masalah: kondisi riil yang berbeda dengan yang
diharapkan (karena konflik, over-use, tidak sesuai
peruntukan)
• Contoh: lahan pertanian luas namun tidak
tergarap
Contoh masalah
bidang pembangunan dan pengembangan wilayah
• Kesenjangan (pembangunan) wilayah: KBI dengan KTI, Jawa-
luar Jawa, kota-desa
• SDM kurang kompetitif: kualitas, sebaran, kesenjangan,
produktivitas
• Birokrasi kurang kondusif: ’pintu’, kejelasan (aturan,
perundang-undangan, sanksi), ‘kelembagaan’
• Pembiayaan / pendanaan ‘kurang’: KKN (?), konsentrasi /
prioritas
• Sarana penunjang infrastruktur kurang memadai: kuantitas,
kualitas, pemerataan, pemeliharaan (maintenance)
• Ketergantungan (sektor industri) pada “luar”: aturan, bahan
baku
• Lingkungan, daya dukung (wilayah terhadap penduduknya)
Sumber: Hermanislamet, Bondan, Teori Keruangan dan Pemanfaatan Ruang, TKP 615 MPKD 2003, dengan penyesuaian
ANALISIS PERKEMBANGAN WILAYAH
dan ARAH PERKEMBANGANNYA
1980 1990 2000
Sumber: Marsoyo, Agam, Metode dan Teknik Perencanaan 1 (MTP 1) MPKD 2007-2009, dengan modifikasi
Kilas balik
Mohon diskusinya (umpan balik)?
Hubungan antara sasaran, masalah, dan tujuan
Relationship between goals problems and objectives
• Sasaran berhubungan dengan misi organisasi:
Goals relates to the mission of the organization:
• Apa yang seharusnya dicapai oleh organisasi:
What the municipality or organization is supposed to achieve.
• Masalah berarti sesuatu yang mungkin salah dalam
mencapai tujuan
Problems mean that something is wrong in achieving the objectives-
• Jadi harus lebih menyadari seperti apa seharusnya
performasi suatu organisasi
So they should be in the realm that the organization is currently supposed to perform
in.
• Ini yang disebut sebagai legitimasi area masalah
This is called the legitimacy of the problem area
Ogenis Brilhante IHS 2000
Hubungan antara tujuan, masalah dan sasaran
Relationship between goals problems and objectives
Problem/ Objective
Opportunity
Tujuan
Masalah dan kesempatan
Goal
Sasaran
Ogenis Brilhante IHS 2000
Tujuan dari analisis masalah
OBJECTIVE of the problem analysis
• Definisi yang jelas tentang masalah
Clear Definition of the problem
• Analis sebab terjadinya masalah
Analyze the causes of the problem
• Analisis pengaruh yang disebabkan oleh masalah
Analyze the effects caused by the problem
• Melihat keseluruhan masalah dengan struktur
yang lebih jelas
Achieve an overall view of the problem with a clear structure.
Ogenis Brilhante IHS 2000
Tahap 1 / FIRST STEP
• Siapkan sebuah daftar dari masalah-
masalah utama terkait dengan lingkungan
PREPARE A LIST OF THE MAJOR ENVIRONMENTAL PROBLEMS
Ogenis Brilhante IHS 2000
Sumber: Marsoyo, Agam, Metode dan Teknik Perencanaan 1 (MTP 1) MPKD 2007-2009, dengan modifikasi
LONGSOR
Sumber: Marsoyo, Agam, Metode dan Teknik Perencanaan 1 (MTP 1) MPKD 2007-2009, dengan modifikasi
Sumber: Marsoyo, Agam, Metode dan Teknik Perencanaan 1 (MTP 1) MPKD 2007-2009, dengan modifikasi
FISIK DASAR versus PERMUKIMAN
Sumber: Marsoyo, Agam, Metode dan Teknik Perencanaan 1 (MTP 1) MPKD 2007-2009, dengan modifikasi
Tahap 2 / SECOND STEP
• Identifikasi masalah yang paling serius
IDENTIFY THE MOST SERIOUS PROBLEM
Ogenis Brilhante IHS 2000
Problem (1)
Problem (5)
Problem (6)
Problem (2)
Problem (4)
Problem (3)
Identifikasi masalah yang paling serius
Identify the most serious problem
Tahap 3 / THIRD STEP
• Tuliskan masalah inti dengan bahasa yang benar:
Write the core problem statement in a correct way:
• Sebuah masalah adalah kondisi negatif
A problem is a negative condition.
• Sebuah masalah bukan ketiadaan solusi
A problem is not the absence of a solution
• Sebuah masalah adalah masalah yang ada, bukan
yang mungkin atau yang akan terjadi
A problem must be an existing problem, not possible, imagined or future one.
Ogenis Brilhante IHS 2000
Contoh / Example
Tidak ada pestisida Panen
yang tersedia terpengaruh hama
No pesticides available Harvest is infected by pests
Wrong
Right
Ogenis Brilhante IHS 2000
Tahap 4 / FOURTH STEP
• Analisis inti masalah
Analyze the Core Problem:
– Siapkan daftar hal yang menyebabkan
terjadinya masalah inti
Prepare a list of the causes behind the core problem
– Siapkan daftar hal yang menjadi efek akibat
terjadinya masalah
Prepare a list of the effects caused by the core problem
Ogenis Brilhante IHS 2000
Tahap 5 / FIFTH STEP
• Siapkan sebuah diagram dalam bentuk pohon
Prepare a diagram in the form of a tree showing
• Penyebab adalah akarnya The causes (roots)
• Efek adalah cabangnya The effects (branches)
Ogenis Brilhante IHS 2000
Analisis pohon masalah
EFEK / Effects PROBLEM TREE ANALYSIS
Hilangnya kepercayaan
pada perusahaan bis
Loss of confidence in bus company
Penumpang yang menjadi
korban luka/ meninggal Penumpang terlambat
People are late
Passengers hurt
or killed
INTI MASALAH / Frekuensi kecelakaan bis
Frequent bus
Core problem accident
PENYEBAB /
Kondisi mesin
Sopir tidak hati-hati tidak baik Kondisi jalan tidak baik
Drivers not careful enough Bad road condition
Bad conditions of vehicles
Causes
Mesin sudah terlalu tua Tidak ada pemeliharaan
Vehicles too old terus menerus
No ongoing maintenance Ogenis Brilhante
IHS 2000
Tahap 6 / SIXTH STEP
• Lihat kembali diagram sebagai suatu
kesatuan utuh, verifikasi validitas dan
kelengkapannya
Review the diagram as a whole and verify its validity and
completeness
Ogenis Brilhante IHS 2000
Mohon diskusinya (umpan balik)?
Latihan / Exercise (sesi 2-3)
• Tahap 1: setiap anggota kelompok menuliskan apa masalah yang
paling penting di sebuah kartu. Jangan mendiskusikan masalah
dengan rekan lain
Step1: each member of the group write in a card one problem she/he considered to be very
important. Do not discuss the problem with the colleague.
• Tahap 2: diskusikan masalah dalam kelompok dan verifikasi jika
ada masalah yang belum tertulis
Step 2: Discuss the problems in the group and verify if any other important problem is missing.
• Tahap 3: identifikasi masalah utama dengan menggunakan panah-
panah atau pindah-pindahkan kartu masalah di atas meja
Step 3: Identify the main problem using the arrows or moving the problems in a table
• Tahap 4: tuliskan masalah utama dengan jalan yang benar dan
mulai mengidentifikasi sebab dan akibat
Step 4: write the core problem in a correct way and identify the causes and effects
• Tahap 5: periksa kembali apakah diagram sudah lengkap
Step 5: check if the diagram is completed.
Ogenis Brilhante IHS 2000
[Link]
Terima kasih