0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan3 halaman

Rumus

Dokumen ini berisi rumus-rumus dasar dalam statistika, termasuk perhitungan rata-rata, median, modus, kuartil, desil, persentil, serta variansi dan deviasi standar. Juga terdapat penjelasan tentang permutasi, kombinasi, dan konsep peluang dalam statistika. Setiap rumus dilengkapi dengan notasi dan penjelasan singkat untuk memudahkan pemahaman.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan3 halaman

Rumus

Dokumen ini berisi rumus-rumus dasar dalam statistika, termasuk perhitungan rata-rata, median, modus, kuartil, desil, persentil, serta variansi dan deviasi standar. Juga terdapat penjelasan tentang permutasi, kombinasi, dan konsep peluang dalam statistika. Setiap rumus dilengkapi dengan notasi dan penjelasan singkat untuk memudahkan pemahaman.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

RUMUS STATISTIKA

RUMUS DATA TUNGGAL DATA KELOMPOK


∑𝑛𝑖=1 𝑓𝑖 ∙ 𝑥𝑖
∑𝑛𝑖=1 𝑥𝑖 𝑥̅ =
𝑥̅ = 𝑛
𝑛 Note :
Rata - Rata
Note :
𝑥𝑖 adalah nilai tengah
𝑥𝑖 adalah nilai data ke-𝑖
2𝑛
𝐿𝑒𝑡𝑎𝑘 𝑀𝑒/𝑄2 =
4
2𝑛
− ∑𝑓
𝑥𝑛+1 , 𝑛 𝑔𝑎𝑗𝑖𝑙 𝑀𝑒 = 𝑄2 = 𝑇𝑏 + 𝑐 ( 4 )
2 𝑓
Median 𝑀𝑒 = 𝑄2 = {𝑥𝑛 + 𝑥𝑛+1
2 2
, 𝑛 𝑔𝑒𝑛𝑎𝑝 Note :
2
∑𝑓 adalah frekuensi akumulasi sebelum
kelas median

𝑑1
𝑀𝑜 = 𝑇𝑏 + 𝑐 ( )
𝑑1 + 𝑑2
Note :
𝑑1 adalah selisih kelas modus dengan
Modus Yang paling banyak muncul
kelas diatasnya
𝑑2 adalah selisih kelas modus dengan
kelas dibawahnya

Pertama tentukan terleih dahulu nilai tengah


𝑖𝑛
/ 𝑄2 . Setelah data terbagi menjadi 2 bagian, 𝐿𝑒𝑡𝑎𝑘 𝑄𝑖 =
tentukan nilai tengah masing – masing 4
𝑖𝑛
bagian. Sebelah kiri 𝑄2 akan menghasilkan − ∑𝑓
𝑄𝑖 = 𝑇𝑏 + 𝑐 ( 4 )
𝑄1 dan sebelah kanan 𝑄3 akan 𝑓
menghasilkan 𝑄3 .
𝑖 = 1,2,3
Kuartil
Note :
Contoh : 5, 5, 6, 7, 8, 9, 9, 10
7+8 ∑𝑓 adalah frekuensi akumulasi sebelum
5, 5, 6, 7, 8 , 9, 9, 10 maka 𝑄2 = 2
= 7,5 kelas kuartil
5+6
5, 5, 6 , 7 maka 𝑄1 = 2 = 5,5 𝑓 adalah frekuensi kelas kuartil
9+9 𝑐 adalah panjang kelas
8, 9, 9 , 10 maka 𝑄3 = 2 = 9

𝑖(𝑛 + 1) 𝑖𝑛
𝐿𝑒𝑡𝑎𝑘 𝐷𝑖 = 𝐿𝑒𝑡𝑎𝑘 𝐷𝑖 =
10 10
𝑖𝑛
• Jika hasilnya berupa bilangan asli maka − ∑𝑓
𝐷𝑖 = 𝑇𝑏 + 𝑐 ( 10 )
𝐷𝑖 = 𝑥𝑖(𝑛+1) 𝑓
10
Desil • Jika hasilnya berupa bilangan desimal 𝑖 = 1,2, … ,9
maka digunakan pendekatan interpolasi Note :
linear. ∑𝑓 adalah frekuensi akumulasi sebelum
𝐿𝑒𝑡𝑎𝑘 𝐷𝑖 = 𝑎, 𝑏 kelas desil
𝐷𝑖 = 𝑥𝑎 + 0, 𝑏(𝑥𝑎+1 − 𝑥𝑎 ) 𝑓 adalah frekuensi kelas desil
𝑐 adalah panjang kelas
Contoh 𝑙𝑒𝑡𝑎𝑘 𝐷5 = 4,2 maka
𝐷5 = 𝑥4 + 0,2(𝑥5 − 𝑥4 )

𝑖(𝑛 + 1)
𝐿𝑒𝑡𝑎𝑘 𝑃𝑖 =
100 𝑖𝑛
• Jika hasilnya berupa bilangan asli maka 𝐿𝑒𝑡𝑎𝑘 𝑃𝑖 =
100
𝑃𝑖 = 𝑥𝑖(𝑛+1) 𝑖𝑛
100 − ∑𝑓
• Jika hasilnya berupa bilangan desimal 𝑃𝑖 = 𝑇𝑏 + 𝑐 (100 )
𝑓
maka digunakan pendekatan interpolasi
Persentil linear. 𝑖 = 1,2, … ,99
𝐿𝑒𝑡𝑎𝑘 𝑃𝑖 = 𝑎, 𝑏 Note :
𝑃𝑖 = 𝑥𝑎 + 0, 𝑏(𝑥𝑎+1 − 𝑥𝑎 ) ∑𝑓 adalah frekuensi akumulasi sebelum
kelas persentil
Contoh 𝑙𝑒𝑡𝑎𝑘 𝑃5 = 7,8 maka 𝑓 adalah frekuensi kelas persentil
𝑃5 = 𝑥7 + 0,8(𝑥9 − 𝑥8 ) 𝑐 adalah panjang kelas

∑𝑛𝑖=1|𝑥𝑖 − 𝑥̅ |
𝑆𝑅 = ∑𝑛𝑖=1 𝑓𝑖 |𝑥𝑖 − 𝑥̅ |
𝑛 𝑆𝑅 =
Note : 𝑛
Simpangan Rata
Note :
– Rata 𝑥𝑖 adalah nilai data ke-𝑖
𝑥𝑖 adalah nilai tengah
𝑥̅ adalah rata – rata
𝑥̅ adalah rata – rata

∑𝑛𝑖=1(𝑥𝑖 − 𝑥̅ )2
𝑆2 = ∑𝑛𝑖=1 𝑓𝑖 (𝑥𝑖 − 𝑥̅ )2
𝑛 𝑆2 =
Note : 𝑛
Variansi /
Note :
Ragam 𝑥𝑖 adalah nilai data ke-𝑖
𝑥𝑖 adalah nilai tengah
𝑥̅ adalah rata – rata
𝑥̅ adalah rata – rata

∑𝑛𝑖=1(𝑥𝑖 − 𝑥̅ )2
𝑆= √ ∑𝑛 𝑓𝑖 (𝑥𝑖 − 𝑥̅ )2
Simpangan 𝑛 𝑆 = √ 𝑖=1
𝑛
Baku / Standar Note :
Note :
Deviasi 𝑥𝑖 adalah nilai data ke-𝑖
𝑥𝑖 adalah nilai tengah
𝑥̅ adalah rata – rata
𝑥̅ adalah rata – rata

Simpangan 1
𝑄𝑑 = (𝑄3 − 𝑄1 )
Kuartil 2
Jangkauan
𝐻 = 𝑄3 − 𝑄1
Kuartil

Statistik 5
𝑥𝑚𝑖𝑛 , 𝑄1 , 𝑄2 , 𝑄3 , 𝑥𝑚𝑎𝑥 = 𝑥𝑛
Serangkai
RUMUS PERMUTASI DAN KOMBINASI
• Permutasi
Biasanya digunakan untuk menentukan pengaturan tempat duduk atau menentukan susunan letak
𝑛!
𝑛 Ρ𝑟 = Ρ(𝑛, 𝑟) =
(𝑛 − 𝑟)!
Note :
𝑛 adalah unsur yang berlainan yang tersedia
𝑟 adalah banyak unsur yang ingin disusun

• Kombinasi
Biasanya digunakan untuk memilih anggota, menentukan banyak jabat tangan
𝑛!
𝑛 C𝑟 = C(𝑛, 𝑟) =
(𝑛
𝑟! − 𝑟)!
Note :
𝑛 adalah unsur yang berlainan yang tersedia
𝑟 adalah banyak unsur yang ingin dipilih/dibentuk

RUMUS PELUANG
𝑛(𝑎)
Peluang 𝑃(𝐴) =
𝑛(𝑠)

Frekuensi Harapan 𝐹(𝐴) = 𝐸(𝐴) = 𝑛 ∙ 𝑃(𝐴)

Peluang Komplemen 𝑃(𝐴𝑐 ) = 𝑃(𝐴̅) = 1 − 𝑃(𝐴)

Kejadian Tidak Saling Lepas (atau) 𝑃(𝐴 ∪ 𝐵) = 𝑃(𝐴) + 𝑃(𝐵) − 𝑃(𝐴 ∩ 𝐵)

Kejadian Saling Lepas (atau) 𝑃(𝐴 ∪ 𝐵) = 𝑃(𝐴) + 𝑃(𝐵)

Peluang Kejadian
Kejadian Saling Bebas (dan) 𝑃(𝐴 ∩ 𝐵) = 𝑃(𝐴) ∙ 𝑃(𝐵)
Majemuk
𝑃(𝐴 ∩ 𝐵)
Kejadian A Bersyarat B 𝑃(𝐴|𝐵) =
𝑃(𝐵)
𝑃(𝐴 ∩ 𝐵)
Kejadian B Bersyarat A 𝑃(𝐵|𝐴) =
𝑃(𝐴)

Anda mungkin juga menyukai