Pertemuan 15
ROOM SERVICE
A. Pendahuluan
Pada bab ini akan dijelaskan tentang pengertian room service, cara
pemesanan di room service , jenis pelayanan, prosedur pelayanan dalam
room service, dan tata cara pelayanan di kamar tamu.
B. Capaian Pembelajaran
Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian room service, cara
pemesanan, jenis pelayanan, prosedur pelayanan dalam room
service, dan tata cara pelayanan di kamar tamu
C. Penyajian
1. Pengertian Room Service
Room Service adalah satu bagian di bawah Food and
Beverage Service yang mengelola penjualan makanan dan
minuman yang diantar langsung ke kamar tamu yang menginap
di hotel.
Letak atau area room service adalah dekat main kitchen
(dapur utama) dan dekat service bar. Pada umumnya room
service beroperasi selama 24 jam penuh sehingga dengan
demikian tamu “check in” ataupun “check out” sesudah jam 10
atau 11 malam tak akan mendapat kesulitan untuk
mendapatkan makanan /minuman apabila memerlukannya.
2. Cara Pemesanan di Room Service
Cara pemesanan hidangan di room service ada dua cara
yaitu melalui:
a. Telepon
Jika tamu memesan hidangan melalui telepon,
pemesanan tersebut langsung diterima oleh seorang
petugas yaitu order taker. Order taker akan menulis pesanan
tamu di order slip sebanyak rangkap tiga, masing masing
order slip itu terdiri dari:
1) Lembar kesatu dikirim ke kasir untuk dibuatkan guest
bill (bon makanan untuk tamu);
2) Lembar kedua dikirim ke dapur (kitchen); dan
3) Lembar ketiga untuk pramusaji.
Hal tersebut masih menggunakan system manual,
namun apabila sudah menggunakan sistem komputerisasi,
sistem yang dilakukan adalah order taker menerima pesanan
tamu langsung diketik dengan komputer, order slip tersebut
sudah merupakan guest bill (bon pembayaran tamu), lembar
lainnya sudah langsung diterima di dapur tanpa melalui
pramusaji.
Cara menerima telepon di room service:
1) Tidak dibenarkan telepon bordering lebih dari satu kali.
2) Ucapkan jati diri yaitu room service
3) Ucapkan salam selamat pagi, siang atau malam.
4) Sebutkan nama order taker seperti misalnya, Ningrum
speaking, May I help you sir / madam?
5) Pada saat menerima telepon tidak dibenarkan
mengunyah makanan , permen karet dan sejenisnya.
6) Perhatikan pembicaraan tamu.
7) Beri saran bagi tamu yang sulit dalam memilih makanan
8) Ulangi sekali lagi permintaan atau pesanan tamu, agar
tidak terjadi kesalahan.
9) Ucapkan terimakasih sebelum menutup telepon.
10) Biarkan telepon ditutup oleh tamu terlebih dahulu, baru
kemudian order taker. Hal tersebut untuk menghindari
apabila tamu akan pesan hidangan lainnya masih dapat
diterima oleh order taker, tanpa harus mengulang nomor
room service.
Tamu yang memesan hidangan melalui telepon,
biasanya alat bantunya adalah menu a’la carte atau table
d’hote.
b. Doorknob Menu
Doorknob menu sudah disediakan room boy di kamar
tamu, dan tamu mengisi Doorknob Menu pada malam hari
sebagai berikut:
1) Hidangan apa yang diiinginkan
2) Banyaknya hidangan yang dipesan
3) Tanggal pemesanan
4) Jam pengantaran hidangan
5) Nomor kamar
6) Tanda tangan tamu.
Setelah Doorknob Menu diisi oleh tamu, maka
Doorknob Menu tersebut oleh tamu digantungkan di handel
pintu kamar tamu disebelah luar. Kemudian petugas room
service mengambil Doorknob Menu di setiap kamar tamu yang
memesan.
Doorknob Menu langsung diberikan ke order taker
untuk dibuatkan guest bill dan dipilah pilah sesuai dengan jam
yang sama serta jam yang lebih dahulu hidangan yang akan
dikirim.
Beberapa macam menu yang disajikan di room service
antara lain adalah:
1) Doorknob menu (menu khusus untuk makan pagi).
2) A’la carte (menu untuk makan pagi, siang, maupun
malam)
3) Table d’hote (menu untuk makan pagi, siang, maupun
malam)
4) Drink list (daftar minuman)
5) Pastry (daftar roti dan kue)
3. Jenis pelayanan di Room service
Jenis pelayanan di room service berbeda dengan pelayanan
di restoran ( di restoran mempunyai beberapa macam pelayanan
seperti American service, French service, Russian service, dan
English Service). Adapun jenis pelayanan yang ada di room service
hanya terdiri dari dua macam service, yaitu:
1) Tray service yaitu pelayanan yang mana hidangan diantar
ke kamar tamu dengan menggunakan tray (nampan). Jenis
pelayanan ini digunakan apabila pesanan tamu dengan
jumlah sedikit.
2) Trolley service yaitu pelayanan yang mana hidangan yang
diantar ke kamar tamu dengan menggunakan trolley atau
sering juga disebut kereta dorong. Jenis pelayanan ini
digunakan apabila pesanan tamu dengan jumlah banyak.
4. Prosedur pelayanan dalam Room Service
a. Tamu memesan hidangan dapat melalui telepon atau
doorknob menu.
b. 2. Order taker menuliskan pesanan tamu ke order slip (order
slip terdiri dari tiga rangkap, yang didistribusikan ke
dapur atau ke bar, kasir, serta ke pramusaji).
c. Pramusaji menyiapkan pesanan tamu di dapur (kitchen)
yang disesuaikan dengan order slip, atau ke bar (service bar)
jika tamu memesan minuman yang mengandung alkohol.
Letak dari service bar di antara room service station dengan
dapur. Dan service bar tersebut tidak melayani tamu secara
langsung.
d. Jika makanan sudah siap dari dapur, maka hidangan
dibawa kembali ke room service station untuk diperiksa
kembali apakah sudah sesuai dengan pesanan tamu,
setelah itu pramusaji juga melengkapi alat makan, serta
makanan penyertanya atau bumbu penyedapnya
(condiment), seperti sambal, sauce tomat, Tabasco, dan
lain-lain.
e. Setelah siap, pramusaji ke kasir (room service cashier) untuk
mengambil guest bill dan menstempel guest bill jam
pengantaran makanan ke kamar tamu.
f. Hidangan diantar ke kamar tamu.
5. Tata cara pelayanan di kamar tamu
a. Pramusaji mengetuk kamar tamu sebanyak tiga kali
sambil menyebutkan jati diri (room service).
b. Setelah tamu membukakan pintu, pramusaji
mengucapkan salam kepada tamu tersebut (selamat pagi,
selamat siang atau selamat malam tergantung dari waktu
pengantarannya).
c. Pramusaji menanyakan kepada tamu hidangan akan
diletakkan di mana.
d. Jika tamu mengatakan terserah dengan pramusaji, maka
pramusaji meletakkan hidangan tersebut di dekat jendela
yang menghadap ke luar, dengan maksud pada saat tamu
menikmati hidangannya tamu juga dapat melihat
pemandangan ke luar.
e. Jika pramusaji mengantar hidangan menggunakan trolley,
maka trolley diperbesar dahulu dengan cara membuka
sayap kiri dan kanan trolley dan yakinkan bahwa trolley
telah terkunci dengan baik agar saat tamu makan, trolley
tersebut tidak terlepas dari kaitannya.
f. Tanyakan juga kepada tamu apakah memerlukan
pelayanan pada saat menikmati hidangan dari pramusaji.
Jika tidak maka pramusaji memberikan guest bill kepada
tamu untuk ditanda tangani. (Kebanyakan hotel, tamu
tidak dibenarkan melakukan pembayaran tunai, agar
memudahkan pengontrolan keuangan.
g. Sebelum meninggalkan kamar tamu, pramusaji
mematikan alat pemanas (heater atau rechaud) yang
terletak disebelah bawah trolley. Hal tersebut dilakukan
agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan seperti
hidangan hangus atau terjadi kebakaran.
h. Setelah itu pramusaji memberikan magic word-nya have a
nice day kepada tamu, dan mengucapkan salam sekali lagi
kepada tamu.
i. Pramusaji meninggalkan kamar tamu, dan menutup
kembali pintu kamar tamu dengan perlahan.
j. Pramusaji kembali ke kasir room service untuk
menyerahkan guest bill dan kembali ke room service station.
Perlu diketahui, bahwa pada umumnya tamu yang
memesan hidangan melalui room service terdapat beberapa
kemungkinan antara lain tamu malas makan di restoran
karena:
1) Sakit,
2) Tidak mempunyai waktu banyak,
3) Malas betermu dengan orang banyak.
Ditinjau dari harganya, harga hidangan di room
service lebih mahal dibandingkan dengan harga hidangan
di restoran. Dengan alasan pengantaran hidangan yang
cukup jauh dari dapur (kitchen), dan memerlukan waktu
yang cukup lama yang dipergunakan oleh pramusaji.
Skema Pelayanan Room Service
Tamu
2 1
Order Taker Kasir Room Service
Room Service Station
Pramusaji Kitchen atau Bar
D. Rangkuman
Room Service merupakan salah satu bagian yang ada di Food and Beverage Service yang
mengelola penjualan makanan dan minuman yang diantar langsung ke kamar tamu hotel.
Dalam melakukan pemesanan tamu dapat menggunakan telepon ataupun
doorknob menu yang telah tersedia di kamar tamu. Pengantaran hidangan oleh pramusaji
biasanya menggunakan tray (nampan) maupun trolley atau kereta dorong.