0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
13 tayangan9 halaman

CTH RPM Kka (Koding) Kls 12a

Dokumen ini adalah rencana pembelajaran untuk mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) kelas XII, yang mencakup tujuan pembelajaran, materi, dan metode pengajaran yang berfokus pada pemahaman dan penerapan AI dalam kehidupan sehari-hari. Rencana ini juga menekankan pentingnya sikap kritis dan etis dalam menghadapi perkembangan teknologi AI. Selain itu, terdapat strategi pembelajaran yang berbeda untuk memenuhi kebutuhan belajar siswa dengan berbagai latar belakang.

Diunggah oleh

ranzaas1
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
13 tayangan9 halaman

CTH RPM Kka (Koding) Kls 12a

Dokumen ini adalah rencana pembelajaran untuk mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) kelas XII, yang mencakup tujuan pembelajaran, materi, dan metode pengajaran yang berfokus pada pemahaman dan penerapan AI dalam kehidupan sehari-hari. Rencana ini juga menekankan pentingnya sikap kritis dan etis dalam menghadapi perkembangan teknologi AI. Selain itu, terdapat strategi pembelajaran yang berbeda untuk memenuhi kebutuhan belajar siswa dengan berbagai latar belakang.

Diunggah oleh

ranzaas1
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA PEMBELAJARAN MENDALAM

Mata Pelajaran Koding Dan Kecerdasan Artifisial (KKA)


Kelas XII (Duabelas) Fase F Bab 1
[Link]
Nama Guru Nurokhim, [Link]
Satuan Pendidikan SMAN / SMKN…………..
Mata Pelajaran Koding Dan Kecerdasan Artifisial (KKA)
Kelas / Fase XII / F
Semester Ganjil
Tahun Pelajaran 2025-2026
Alokasi Waktu 4 Jam Pelajaran @45 Menit
Pengembang /  Anita Triana, Onno W. Purbo, ARTIFICIAL INTELLIGENCE Buku AI
Sumber Buku SMAKelas 12 Semester 1 Institut Teknologi Tangerang Selatan
(ITTS) 2025
 Anita Triana, Onno W. Purbo, ARTIFICIAL INTELLIGENCE Buku AI
SMA Kelas 12 Semester 2 Institut Teknologi Tangerang Selatan
(ITTS) 2025
 Referensi lainnya yang relevan
 Internet
B. Identifikasi
1. Murid  Memahami AI dalam Dunia Nyata: Kesehatan, Transportasi,
Keuangan dan Pendidikan.
[Link]  Menjelaskan pengertian dan konsep dasar Artificial Intelligence (AI)
secara benar dan runtut.
 Mengidentifikasi penerapan AI dalam kehidupan sehari-hari di
bidang kesehatan, transportasi, keuangan, dan pendidikan.
 Menganalisis manfaat dan tantangan AI di berbagai sektor.
 Mengembangkan ide atau simulasi sederhana menggunakan prinsip
kerja AI untuk menyelesaikan masalah nyata.
 Menumbuhkan sikap kritis dan etis dalam menyikapi perkembangan
teknologi AI.
[Link] kesiapan, Karakteristik dan Dimensi Profil Lulusan
Identifikasi Kesiapan ● Pengetahuan Awal: Murid memiliki pemahaman terhadap mata
Murid pelajaran Koding Dan Kecerdasan Artifisial (KKA)
● Minat: Sebagian Murid memiliki minat dalam belajar, sementara
yang lain lebih tertarik pada diskusi atau penggunaan media digital.
● Latar Belakang: Murid berasal dari latar belakang keluarga dan
Alam yang beragam, dengan tingkat pemahaman dan pengamalan
keagamaan yang bervariasi.
● Kebutuhan Belajar:
 Visual: Murid yang belajar melalui penglihatan akan difasilitasi
dengan infografis, peta konsep, dan video pembelajaran.
 Auditori: Murid yang belajar melalui pendengaran akan
difasilitasi dengan metode ceramah interaktif, diskusi kelompok,
dan belajar aktif
 Kinestetik: Murid yang belajar melalui gerakan dan praktik
akan difasilitasi dengan kegiatan praktik membaca dan
menghafal, serta membuat produk karya atau peta konsep.
Karakteristik Materi ● Jenis Pengetahuan yang Akan Dicapai:
Pelajaran ○ Konseptual: mampu memahami materi yang dipelajari
○ Prosedural: Mampu mengaplikasikan dan merefleksikan materi
yang dipelajari
● Relevansi dengan Kehidupan Nyata Murid : Materi ini sangat
relevan karena memberikan landasan bagi Murid untuk belajar
sebagai panduan dalam bersikap, mengambil keputusan, dan
berinteraksi dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menaati
aturan di sekolah dan masyarakat.
● Tingkat Kesulitan: Sedang. Materi ini memerlukan kemampuan
kognitif untuk memahami konsep, serta keterampilan psikomotorik
untuk membaca dan memahami materi yang dipelajari pada bab ini
● Struktur Materi: Materi disusun secara sistematis, dimulai dari
pengenalan, dilanjutkan dengan pemahaman makna dan
kandungan (analisis dan diskusi), dan diakhiri dengan penerapan
dan kreativitas (pembuatan produk).
● Integrasi Nilai dan Karakter:
○ Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa,
dan Berakhlak Mulia: Melalui perenungan dan bersyukur atas
Nikmat Tuhan yang Maha Esa berikan.
○ Bernalar Kritis: Melalui kegiatan inquiry untuk menganalisis
materi yang dipelajari, dan mengidentifikasi masalah
kontekstual.
○ Kreativitas: Melalui pembuatan produk seperti peta konsep
digital dan sarana pendukung lainnya.
○ Kolaborasi/Bergotong Royong: Melalui metode pembelajaran
tutor sebaya dan diskusi kelompok.
○ Kemandirian: Mengerjakan tugas-tugas individu seperti
menghafal, mengerjakan tugas dan refleksi diri.
○ Kepedulian: Menumbuhkan sikap saling membantu dalam
kelompok belajar dan menghargai pendapat teman.
Dimensi Profil ● Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, dan
Lulusan Berakhlak Mulia: Menjadikan kitab suci umat beragama sebagai
pedoman hidup untuk membentuk pribadi yang taat dan berakhlak.
● Kewargaan: Memahami pentingnya menaati pemimpin, sebagai
wujud warga negara yang baik.
● Penalaran Kritis: Mampu menganalisis dan menyimpulkan
kandungan materi yang dipelajari serta relevansinya dengan
kehidupan.
● Kreativitas: Menghasilkan karya-karya inovatif (peta konsep digital)
untuk menunjukkan pemahaman materi.
● Kolaborasi: Bekerja sama secara efektif dalam kelompok untuk
mencapai tujuan pembelajaran bersama.
● Kemandirian: Bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya
sendiri.
● Kesehatan: Menjaga kesehatan jasmani dan rohani dengan
menjadikan ajaran agama sebagai panduan hidup seimbang.
● Komunikasi: Mampu menyampaikan ide, gagasan, dan hasil
diskusi secara lisan maupun tulisan dengan efektif.
D. Desain Pembelajaran
4. Capaian Pembelajaran Berpikir Komputasional
NOMOR : 46 TAHUN 2025 Menerapkan berpikir komputasional untuk memecahkan permasalahan
kompleks di kehidupan masyarakat dan melakukan prediksi.
Literasi Digital
Menerapkan produksi dan diseminasi konten digital tingkat lanjut untuk
mendukung pengembangan aplikasi dan KA.
Algoritma Pemrograman
Memahami algoritma dan menerapkan pemrograman berorientasi objek,
menerapkan engineering process, dan mengembangkan aplikasi untuk
perangkat IoT atau aplikasi kompleks lainnya
Analisis Data
Memahami data encoding, menerapkan basis data dalam
pengembangan aplikasi, dan memahami mahadata.
Literasi dan Etika Kecerdasan Artifisial
Memahami dampak KA terhadap ketenagakerjaan dan bidang lainnya.
memahami bahwa pengembang KA harus bertanggung jawab dan
mematuhi prinsip human-centered dan etika yang ada.
5. Tujuan pembelajaran  Mampu Menjelaskan pengertian dan konsep dasar Artificial
Intelligence (AI) secara benar dan runtut.
 Mampu Mengidentifikasi penerapan AI dalam kehidupan sehari-hari
di bidang kesehatan, transportasi, keuangan, dan pendidikan.
 Mampu Menganalisis manfaat dan tantangan AI di berbagai sektor.
 Mampu Mengembangkan ide atau simulasi sederhana
menggunakan prinsip kerja AI untuk menyelesaikan masalah nyata.
 Mampu Menumbuhkan sikap kritis dan etis dalam menyikapi
perkembangan teknologi AI.
6. Apersepsi


 Pada gambar ilustrasi seorang pria sedang menjalankan aktivitasnya
sehari-hari menggunakan AI (Artificial intelligence), pernahkah kamu
mengerjakan aktivitas sehari-hari menggunakan AI? Diskusikan yuk!
Apa yang kamu pahami dari Artificial Intelligence (AI)? Dewasa ini,
teknologi Artificial intelligence (AI) menjadi kebutuhan pokok dalam
dunia Teknologi Informasi. Hampir semua aktivitas yang dilakukan
oleh manusia sudah menggunakan AI, termasuk diantaranya
aktivitas di bidang kesehatan, transportasi, keuangan dan
pendidikan. Di era digital ini, memahami AI bukan pilihan, tapi
keharusan. Siapa tahu, kalianlah generasi pencipta AI masa depan
yang bisa bikin dunia lebih cerdas dan manusiawi!
7. Praktik Pedagogis ● Model Pembelajaran: Discovery Learning, Project-Based Learning
● Pendekatan: Deep Learning (Mindful, Meaningful, Joyful Learning)
○ Mindful Learning: Murid diajak untuk fokus dan sadar penuh
saat mengamati objek (gambar, pamflet), menyimak paparan
teman, dan merefleksikan proses belajarnya.
○ Meaningful Learning: Murid menghubungkan materi teks
deskripsi dengan pengalaman pribadi mereka (liburan, makanan
favorit, benda kesayangan) dan relevansinya di dunia digital
(media sosial, blog).
○ Joyful Learning: Pembelajaran dikemas dalam suasana yang
menyenangkan melalui permainan (mencari kata misterius),
aktivitas kreatif (membuat vlog), dan diskusi kelompok yang
interaktif.
● Metode Pembelajaran: Diskusi, Tanya Jawab, Presentasi,
Penugasan, Proyek.
● Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi:
○ Diferensiasi Konten: Menyediakan beragam jenis teks (artikel
blog, pamflet, transkrip lisan) dan media (teks, gambar, video)
sesuai dengan gaya belajar Murid .
○ Diferensiasi Proses: Memberikan pilihan cara kerja: individu
(mencari arti kata), berpasangan (analisis pamflet), dan
kelompok (diskusi, proyek vlog). Guru memberikan bimbingan
sesuai tingkat kemampuan Murid .
○Diferensiasi Produk: Murid dapat menunjukkan pemahaman
melalui berbagai produk akhir, seperti tulisan deskripsi, paparan
lisan, atau video blog (vlog).
8. mitra Pembelajaran  Lingkungan Sekolah: Pemanfaatan perpustakaan untuk
mengakses kamus dan buku referensi. Taman atau lingkungan
sekolah dapat menjadi objek observasi untuk latihan
mendeskripsikan.
 Lingkungan Luar Sekolah/Masyarakat: Orang tua sebagai
narasumber cerita pengalaman wisata. Jika memungkinkan,
mengunjungi sentra kerajinan atau kuliner lokal.
 Mitra Digital: Mengajak Murid untuk menganalisis konten dari
travel blogger atau YouTuber sebagai referensi.
9. Lingkungan  Ruang Fisik: Ruang belajar/kelas, perpustakaan, Gazebo (Ruang
Pembelajaran Pementasan)
 Ruang Virtual: platform daring untuk diskusi dengan teman
(Zoom/Gmeet)
 Budaya Belajar: kolaboratif, berpartisipasi aktif, dan rasa ingin tahu
10. Pemanfaatan Digital  Perpustakaan Digital/Sumber Daring: Komputer/Laptop dan
akses internet untuk mencari informasi, mengakses KBBI dan
daring, serta membuat produk digital. Jurnal ilmiah atau artikel
populer, serta situs web kredibel terkait sains atau Ilmu
Pengetahuan
 Forum Diskusi Daring: (Opsional, dapat diintegrasikan melalui
Google Classroom atau platform lain) untuk diskusi kelompok
atau pengiriman umpan balik.
 Penilaian Daring: Kuis/Games singkat via aplikasi
(Kahoot!/Quizizz) untuk mengidentifikasi pengetahuan awal atau
asesmen formatif.
 Media Presentasi Digital: Google Slides, Canva untuk
presentasi kreatif.
 Media Publikasi Digital: Penerbitan hasil tulisan di media
elektronik dan/atau digital.
E. Pengalaman Belajar
Langkah pembelajaran
a. Kegiatan Awal  Pembukaan: Guru menyapa, mengajak berdoa, dan memeriksa
(Berkesan, Bermakna) kehadiran.
 Mindful Learning: Guru mengajak Murid memejamkan mata
sejenak dan membayangkan satu tempat terindah yang pernah
mereka kunjungi.
 Apersepsi: Guru bertanya jawab tentang tempat yang
dibayangkan Murid , "Informasi apa yang paling ingin kamu
sampaikan dari tempat itu?"
 Motivasi: Guru menunjukkan gambar / Video / Media
pembelajaran pendukung terkait pada materi yang dipelajari
 Penyampaian Tujuan: Guru menyampaikan tujuan
pembelajaran yang berfokus pada analisis makna tersurat dan
tersirat.
b. Kegiatan Inti ● Meaningful Learning: Murid membaca dan memahami materi dan
(bermakna, menghubungkannya dengan pengalaman mereka melihat terkait
menggembirakan) materi
Artificial intelligence, Kesehatan, Keuangan, Transportasi,
Pendidikan
● Eksplorasi (Diferensiasi Proses):
 Secara berkelompok, Murid menganalisis jawaban atas
pertanyaan-pertanyaan guru terkait materi yang dipelajari
 Murid menginterpretasi tujuan materi materi yang dipelajari
 Secara mandiri, Murid mencari tahu tentang materi yang belum
dipahami terkait Aktivitas materi :
 Artificial intelligence, Kesehatan, Keuangan, Transportasi,
Pendidikan
● Joyful Learning: Diskusi kelas yang hidup tentang / materi yang
belum dipahami. Guru memfasilitasi Murid untuk saling
menjelaskan dan menganalisis materi yang dipelajari
● Pembelajaran Berdiferensiasi:
○ Proses: Kelompok yang cepat selesai dapat diminta untuk
memahami terkait materi yang telah dipelajari. Guru
memberikan bimbingan lebih pada kelompok yang kesulitan
menganalisis materi yang dipahami tersebut.
○ Konten: Guru menyediakan sarana / media / bahan materi yang
dipelajari
c. Kegiatan Penutup  Refleksi: Murid menjawab pertanyaan singkat yang disampaikan
(berkesadaran) guru
 Rangkuman: Guru bersama Murid menyimpulkan materi yang
telah dipelajari
 Tindak Lanjut: Murid diminta untuk mencari satu contoh yang
sesuai dengan materi yang telah dipelajari
 Penutup: Guru menyampaikan Salam dan mengajak berdoa
bersama.
D. Asesmen
 Asesmen pada Awal Pembelajaran
Assesmen Sikap
 Penilaian sikap ini dilakukan melalui pengamatan (observasi) Guru selama kegiatan
pembelajaran Penilaian ini dilakukan agar Guru melihat sikap perilaku Murid dalam
menjaga hidup bersama di masyarakat pada kehidupan sehari-hari (civic disposition),
seperti sopan santun, percaya diri, dan bertoleransi. Bentuk pedoman penilaian yang dapat
digunakan oleh Guru adalah sebagai berikut
Kriteria Sangat baik Baik Cukup Perlu
dikembangkan
4 3 2 1
Sopan Murid Murid Murid Peserta
santun berlaku sopan, berlaku sopan hanya berlaku didik belum
baik selama hanya selama sopan hanya menampak-
proses pembe- proses pembe- kepada Guru kan perilaku
lajaran mau- lajaran atau peserta sopan
pun di luar didik yang
kelas. lain.

Percaya Murid Murid Murid Guru


diri berani ber- berani ber- hanya berani bertanya
pendapat, pendapat, menjawab ha- Murid
bertanya, atau bertanya, atau nya saat kesulitan
menjawab per- menjawab dalam ber-
tanyaan, serta pertanyaan pendapat,
mengambil bertanya,
keputusan maupun
menjawab
pertanyaan
Toleransi Peserta Peserta Peserta Murid
didik dapat didik dapat didik dapat tidak dapat
menghargai menghargai menghargai menghargai
pendapat pe- pendapat pe- pendapat pendapat
serta didik lain serta didik lain Murid Murid
dan menerima dan kurang lain dan tidak lain dan tidak
kesepakatan bisa menerima bisa menerima bisa menerima
meskipun ber- kesepakatan kesepakatan kesepakatan
beda dengan
pendapatnya

 Asesmen pada Proses Pembelajaran

Asessmen pengetahuan
Penilaian pengetahuan dilaksanakan melalui tes setelah kegiatan pembelajaran berlangsung.
Penilaian pengetahuan diberikan dalam bentuk pilihan ganda, benar salah, maupun esai. Penilaian
pengetahuan ini bertujuan agar Guru mampu melihat pengetahuan yang telah dikuasai Murid
dalam kegiatan.
Kriteria Sangat baik Baik Cukup Perlu
dikembangkan
4 3 2 1

 Asesmen pada Akhir Pembelajaran

Assesmen Hasil Belajar


Penilaian ini dilakukan melalui pengamatan (observasi) Guru selama kegiatan
pembelajaran berlangsung. Penilaian ini bertujuan agar guru dapat melihat
kemampuan Murid dalam soft skill-nya. Adapun pedoman penilaian yang
dapat digunakan oleh Guru adalah sebagai berikut
Kriteria Sangat baik Baik Cukup Perlu dikembangkan

4 3 2 1

Refleksi Guru
Refleksi Guru merupakan penilaian yang dilakukan oleh Guru itu sendiri atas
pembelajaran yang telah dilaksanakan mulai dari mempersiapkan melaksanakan
hingga mengevaluasi kegiatan pembelajaran.
Refleksi Guru ini bertujuan untuk menilai kekurangan dari kegiatan pembelajaran yang kemudian
dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk pembelajaran
Nomor Pertanyaan Jawaban
1 Apakah pemilihan media pembelajaran telah mencerminkan
tujuan pembelajaran yang akan dicapai?
2 Apakah gaya penyampaian materi mampu ditangkap oleh
pemahaman Murid ?
3 Apakah keseluruhan pembelajaran dapat memberikan makna
pembelajaran yang hendak dicapai?
4 Apakah pelaksanaan pembelajaran tidak keluar dari norma-
norma?
5 Apakah pelaksanan pembelajaran hari ini dapat memberikan
semangat kepada Murid untuk lebih antusias dalam
pembelajaran selanjutnya?

Tugas
Setelah pembelajaran guru dapat melakukan refleksi diri (lihat lampiran Jurnal Refleksi Guru)
E. LKPD
Bayangkan kalau kamu punya asisten supercerdas yang bisa membantu dokter mendiagnosis penyakit, membantu
pengemudi menghindari macet, atau bahkan menyarankan film dan investasi yang cocok buat kamu. Itulah peran
Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan. Teknologi ini hadir dalam kehidupan kita sehari-hari: dari kesehatan,
transportasi, keuangan, sampai pendidikan. Misalnya, rumah sakit modern menggunakan AI untuk membaca hasil MRI
dan membantu diagnosis, sementara kendaraan otonom memanfaatkan AI untuk membaca rambu lalu lintas dan
menghindari kecelakaan.
Bahkan, AI bisa mendeteksi penipuan di dompet digital dan membuat belajarmu jadi lebih menyenangkan lewat
aplikasi seperti Ruangguru atau Duolingo. Untuk kamu para siswa SMA, mengenal cara kerja AI di berbagai sektor itu
penting banget, karena AI bukan cuma tentang teknologi, tapi tentang masa depanmu. Dari belajar membuat chatbot
sederhana sampai memahami bagaimana AI membaca pola data, kamu bisa mengasah logika, kreativitas, dan etika
digital. Tantangannya? Kadang AI tahu kelemahan kamu dalam belajar atau transaksi, dan itu bisa bikin kamu berpikir,
“Apakah aku siap dinilai oleh sistem cerdas setiap saat?” Tapi justru di situlah serunya — kamu belajar bukan hanya
memanfaatkan AI, tapi juga berpikir kritis dan bijak menggunakannya. Belajar AI bukan cuma soal teori, tapi soal aksi.
Yuk, bayangkan kamu jadi programmer muda yang menciptakan solusi pintar buat dunia nyata! Dengan memahami
konsep dasar seperti machine learning dan data analysis, kamu bisa menciptakan ide yang berdampak besar. AI
bukan untuk menggantikan manusia, tapi menjadi partner pintar dalam menyelesaikan masalah dengan lebih cepat
dan tepat. Jadi, siap jadi generasi yang bukan hanya pakai teknologi, tapi juga menciptakannya?

Kerjakan !
Benar atau Salah (5 Soal)
1. AI digunakan di rumah sakit untuk menggantikan seluruh peran dokter.
Jawaban Salah
2. Google Maps memanfaatkan teknologi AI untuk merekomendasikan rute tercepat.
Jawaban Benar

3. AI dalam sektor keuangan hanya digunakan untuk membuat desain aplikasi mobile banking.
Jawaban Salah

4. Chatbot pendidikan seperti Duolingo dapat menyesuaikan materi dengan kemampuan siswa.
Jawaban Benar

5. AI dapat membantu guru dalam memberikan umpan balik secara otomatis.


Jawaban Benar
Mengetahui Lampung Selatan, .. Juli 2025
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

……………………………. Nurokhim, [Link]


NIP. NIP. 1981…………….

Anda mungkin juga menyukai