Project Development Schedule
Project Development Schedule
DEVELOPMENT (BL)
[Link]
[Link] |
APA ITU PROYEK?
[Link] |
Definisi Proyek
A temporary endeavor undertaken to create a unique product,
service, or result.
(Usaha sementara dilaksanakan untuk menciptakan suatu
produk, jasa atau hasil yang unik)
Sementara artinya: Mempunyai tanggal start dan finish yang pasti
Unique artinya:
Sesuatu yang Unique dan kejadiannya hanya sekali,
Mempunyai tujuan khusus, dan diselesaikan didalam spesifikasi yang
pasti,
Dibatasi oleh anggaran dan sumberdaya yang terbatas,
Hal yang dapat diurai dengan jelas dan dapat dilaksanakan,
Hasil deliverablenya terukur dan dapat dikuantifikasi.
Dapat direncanakan, dilaksanakan, dikendalikan
PMBOK ® ed 2013,
[Link] |
Pengertian Proyek
[Link] |
CONTOH PROYEK
[Link] |
Proses berjalan
Temporary
Bertahap dan
Berulang
keterkaitan
Operasional PROYEK
"(PMBOK Guide, 6th Edition, Project Management Institute Inc., 20017)
vs
[Link] |
Siklus Proyek
INITIATING
Menentukan proyek baru atau fase
baru dari proyek eksisting
PLANNING
CLOSING
Menetapkan ruang
lingkup proyek Finalisasi seluruh aktivitas di
(spesifikasi, WBS,dll), seluruh lingkup proyek dan
mempertajam tujuan serah terima proyek
EXECUTING
Menyelesaikan aktivitas MONITORING & CONTROLLING
yang sudah
direncanakan Tracking dan review kemajuan
pelaksanaan proyek (adakah
perubahan rencana ?)
[Link] |
"(PMBOK Guide, 6th Edition, Project Management Institute Inc., 20017)
FASE PROYEK KETENAGALISTRIKAN
Terdapat 5 Fase Utama atau Fase Level 1 pada Siklus Proyek Ketenagalistrikan di Lingkungan PT PLN (Persero) yaitu :
1. Fase Inisiasi
2. Fase Perencanaan
3. Fase Pra-Pelaksanaan
4. Fase Pelaksanaan
5. Fase Penyelesaian
Perdir 099.K/DIR/2014
Project Life Cycle
Process Group
Initiating Planning Executing Monitoring & Closing
Processes Processes Processes Controlling Processes
Processes
= Phase Gate
10 Knowledge Areas
Keberhasilan Proyek?
JADWAL
BIAYA
Toor, Shamas-Ur-Rehman., & Ogunlana, O. Stephen. (2008). Problem Causing Delays in [Link] |
Major Construction Projects in Thailand. Construction Management and Economics, Vol.
26., p. 395-408.
PROJECT SCHEDULE DEVELOPMENT
[Link] |
"(PMBOK Guide, 6th Edition, Project Management Institute Inc., 20017)
Tujuan Proyek
[Link] |
Unsur-Unsur Perencanaan Proyek
[Link] |
INFORMASI DASAR DARI PROYEK
1. APA YANG DIBANGUN? (SCOPE)
2. BERAPA BIAYANYA? (COST)
3. BERAPA LAMA MEMBANGUNNYA? (TIME)
4. APA SPESIFIKASI MATERIAL & PERALATANNYA? (QUALITY)
5. APA SAJA YANG AKAN MEMPENGARUHI KINERJA PROYEK? ( RISK)
[Link] |
Kegiatan Perencanaan Proyek
[Link] |
Standard Kinerja Proyek (1)
[Link] | 22
Standard Kinerja Proyek (2)
[Link] | 23
Pengertian dan Manfaat
Project Schedule
Development
Pengertian Project Schedule Development (1)
[Link] |
Pengertian Project Schedule Development (2)
[Link] |
[Link] |
Pertimbangan Menyusun Jadwal Kegiatan Proyek
[Link] |
Software Perencanaan Jadwal Pelaksanaan Proyek
Software yang umum digunakan sebagai alat bantu (tools) untuk membuat
perencanaan jadwal pelaksanaan suatu proyek, seperti:
a) Microsoft Excel, untuk jumlah kegiatan yang dikategorikan sedikit
(biasanya sekitar satu sampai seratus kegiatan).
b) Microsoft Project, untuk jumlah kegiatan yang dikategorikan sedang (dari
satu kegiatan sampai dengan ratusan kegiatan).
c) Oracle Primavera, program ini sering digunakan dalam manejemen
konstruksi, perusahaan yang menggunakan program dalam ruang lingkup
yang lengkap, terukur, terintegrasi untuk perencanaan (planning),
pengaturan (organizing), pengawasan (controlling) dan koordinasi
(coordinating) proyek.
[Link] |
PMBOK ® Guide
[Link] |
Pengenalan 10 Knowledge Area :
1. Project Integration Management
Knowledge Area: 2. Project Scope Management
Area yang teridentifikasi 3. Project Schedule Management
pada Manajemen Proyek 4. Project Cost Management
berdasarkan kebutuhan 5. Project Quality Management
ilmu/knowledge dan
dideskripsikan sebagai 6. Project Resource Management
bagian dari proses, 7. Project Communication Management
pelatihan, input, output, 8. Project Risk Management
tools dan technique 9. Project Procurement Management
10. Project Stakeholder Management
[Link] |
Pengenalan 10 Knowledge Area :
1. Project Integration Management
Knowledge Area: 2. Project Scope Management
Area yang teridentifikasi 3. Project Schedule Management
pada Manajemen Proyek 4. Project Cost Management
berdasarkan kebutuhan 5. Project Quality Management
ilmu/knowledge dan
dideskripsikan sebagai 6. Project Resource Management
bagian dari proses, 7. Project Communication Management
pelatihan, input, output, 8. Project Risk Management
tools dan technique 9. Project Procurement Management
10. Project Stakeholder Management
[Link] |
Peta Jumlah Proses Teridentifikasi pada Management
Proyek (49 Proses)
[Link] |
Detail Proses Teridentifikasi pada Management Proyek
(49 Proses)
[Link] |
Detail Proses Teridentifikasi pada Management Proyek
(49 Proses)
Knowledge Project Management Process Group
Area
Initiation Planning Executing Monitoring & Closing
Controlling
6. Resources - 6.1 Plan Resource 6.3 Acquire Resources 6.6 Control Resources -
Management 6.4 Develop Team
6.2 Estimate Activity 6.5 Manage Team
Resources
[Link] |
Project Integration Management
[Link] |
Project Scope Management
[Link] |
Project Schedule Management
Proses yang diperlukan untuk mengelola penyelesaian proyek tepat waktu
Jenis kompresi / percepatan jadwal pekerjaan
Crashing:
• Memindahkan sumber daya dari tugas yang kurang penting ke kegiatan yang Critical Path.
• Menambah sumber daya untuk mengurangi durasi pekerjaan
• Mengurangi lingkup pekerjaan atau persyaratan (hanya bila project sponsor dan major
stakeholder memberikan persetujuan)
• Sebagian besar crashing menyebabkan peningkatan biaya
Fast Tracking :
• Meningkatkan beban kerja dan risiko tanpa menambah sumber daya
• Memerlukan/meningkatkan perhatian lebih pada komunikasi
• Meningkatkan risiko probabililitas untuk rework/ mengulang pekerjaan
[Link] |
Definisi
[Link] |
Project Cost Management
Contingency Reserves: Jumlah cadangan biaya yang harus dialokasikan dari perkiraan
untuk mengurangi risiko proyek kekurangan biaya hingga tingkat yang dapat diterima
oleh organisasi/struktur/pejabat yang bertanggung jawab secara finansial (sudah dapat
diprediksi pada saat analisa risiko proyek). Saat ini penggunaan kalimat contingency
reserves saat ini merambah pada cadangan sumberdaya dan waktu
Management Reserves : Jumlah cadangan biaya dan waktu yang digunakan untuk
mengelola risiko yang tidak teridentifikasi. Management reserves dianggap sebagai
batas atas kemampuan perusahaan/organisasi untuk memutuskan lanjut atau tidaknya
sebuah proyek.
[Link] |
Definisi
[Link] |
Project Quality Management
Precission VS Accuracy
Precission = consistent
Accuracy = correct
[Link] |
[Link]
Project Resource Management
[Link] |
Project Communication Management
Proses yang diperlukan untuk memastikan perencanaan,
pengumpulan, pembuatan, distribusi, penyimpanan, pengambilan,
control, monitoring, dan disposisi akhir dari informasi proyek
Hal yang perlu diperhatikan terkait komunikasi :
Berdasarkan Tujuan :
• Internal
• Eksternal
Berdasarkan tingkat :
• Formal
• Informal
Berdasarkan media :
• Written (tertulis)
• Oral (suara)
[Link] |
Project Risk Management
Tujuan :
• untuk mengidentifikasi dan mengelola risiko yang tidak masuk dalam lingkup proses
manajemen proyek yang lain
• Untuk meningkatkan probabilitas dan dampak dari risiko positif
• Untuk mengurangi probabilitas dan dampak dari risiko negatif
[Link] |
Project Procurement Management
Proses yang diperlukan untuk pengadaan (membeli atau
memperoleh) produk, layanan, atau hasil yang dibutuhkan dari luar
tim proyek.
[Link] |
Project Stakeholder Management
IAMPI-PS
MEKANIKAL &
BANGUNAN UMUM & PENDUKUNG
01.01
ELEKTRIKAL
01.03
LEVEL 2
01.02
LEVEL 4
BLK & PLAT PLAFOND EL.N0NSTD [Link] HVAC SITE
PONDASI GEDUNG
LT.1-40 LT.1-40 LT.1-40 LT.1-40 LT.1-40 FACILITIES
[Link] [Link]
[Link] [Link] [Link] [Link] [Link] [Link]
IAMPI-PS 53
TOOLS &
INPUTS TECHNIQUES
OUTPUTS
IAMPI-PS
(PMBOK © Guide p. 129)
IAMPI-PS
(PMBOK © Guide p. 129)
IAMPI-PS 56
1. Precedence diagramming method
(PDM)
Metode yang menggunakan kotak atau rectangel sebagai Node dan sebagai
aktivitas yang kemudian dihubungkannya dengan anak panah yang menunjukkan
ketergantungan.
ES EF Activity Name
ES EF
Activity Name Duration
Activity Name
Duration LS LF
Duration
ES EF ES EF
LS LF
LS LF
Activity Name Activity Name
Duration Duration
LS LF LS LF
Meskipun kurang lazim dibanding dengan PDM akan tetapi teorinya masih digunakan
dalam mengajarkan schedule network di beberapa aplikasi areas.
ADM hanya menggunakan jenis ketergantungan finish to start dan dapat dipakai untuk
“Dummy” atau yang disebut aktivitas dummy, yang biasanya digambarkan dengan garis
strip.
Pada kegiatan dummy tidak menggambarkan schedule aktivitas, maka tidak ada isinya
dan nilainya durasi Zero.
Finish
F
D
E
Activity A
Activity A
Start To Start
Start To Start SS + 5
With Lag
Activity B
Activity B
Activity A Activity A
Finish To Finish Finish To Finish
FF + 3
Activity B With Lag
Activity B
Activity A
Start To Finish Activity A
Start To Finish
SF - 2
Activity B With Lead = - Lag
Finish To Start FS + 7 Activity B
Activity A Activity B
With Lag
IAMPI-PS 60
CONTOH BAR CHART
IAMPI-PS 62
IAMPI-PS 63
IAMPI-PS 64
Jack R. Meredith, Samuel J. Mantel,JR, Project
Management, p. 344
Higher
Most Likely
(Used in original CPM calculation)
TE
Beta Distribution
Optimistic Pessimistic
Lower
IAMPI-PS 66
TOOLS &
INPUTS TECHNIQUES
OUTPUTS
IAMPI-PS 67
PARAMETER PEMBATAS
PROYEK
28
Parameter Pembatas Proyek (triple Constrain)
SCOPE
[Link] | 29
UPDATED PROJECT CONSTRAINTS
[Link] |
Parameter Ruang lingkup atau Scope
[Link] | 30
Parameter Waktu atau Time
Time atau waktu, adalah salah satu komponen yang menjadi target
dalam penyelesaian proyek. Pada intinya faktor waktu ini adalah
bagaimana kita menentukan lamanya waktu yang diperlukan untuk
menyelesaikan suatu proyek. Komponen waktu sangat berarti, terutama
saat-saat yang sangat krusial.
Terkadang suatu proyek dipaksa untuk selesai pada waktu tertentu,
walaupun berdampak pada pembengkakan biaya.
[Link] | 31
Parameter Biaya atau Cost
Biaya atau cost, adalah salah satu faktor atau komponen utama proyek.
Faktor biaya ini sangat dipengaruhi oleh 2 (dua) faktor ruang lingkup
dan waktu. Secara umum semakin besar ruang lingkup dan semakin
lama waktu, maka akan semakin besar pula biaya suatu proyek.
[Link] | 32
Kaitan Triple Constraint dan Quality (1)
[Link] | 33
Kaitan Triple Constraint dan Quality (2)
Apabila terjadi perubahan salah satu dari batasan (scope atau time), maka
untuk mencapai kualitas dari suatu target tertentu akan dapat mempengaruhi
biaya (cost) untuk tetap memperoleh setting atau optimasi ketiga komponen
tersebut sangatlah diperlukan.
[Link] | 34
Kaitan Triple Constraint dan Quality (4)
[Link] | 37
Resource
Budget
Resources Schedule
Scope
Quality
√
Risk
IAMPI-2014 pto PMBOK ® p. 6
TERIMA KASIH
.3. Schedule compression
Compression (With Crashing)
Crash
Crashing :
Doing anything to reduce the schedule
Increase cost completion of the project .
Check Purchase
Design Detail
Material
Purchase
Design Detail
Material
Check
Compression
2. Fast Tracking
Activities that schedule sequence are scheduled to be done with some overlap.
2
a
.5. Resource leveling
4
c
1
8
b a
2 Engineer
3 6
Workers
a 4 c c
2 Engineer
c
activity
b 2
Sebelum b b
Resource
c Leveling
Days 1 2 3 4 5
Days 1 2 3 4 5 8
a 6
a b
Workers
activity
b Setelah 4
Resource
Leveling c
c 2
Jack R. Meredith, Samuel J. Mantel,JR,
Project Management, p. 401
Days 1 2 3 4 5 Days 1 2 3 4 5
Earned Value Analysis
JutaIDR% Projected Budget Completed
400 20
200 10
0 0 3 6 12 25 35 52 75 85 95 98 99 100 %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
Data Date
Month
IAMPI-PS 85