KATA PENGANTAR
Tujuan Pendidikan Nasional adalah “Mencerdaskan kehidupan bangsa dan
mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya yang berkualitas, terampil, dan
bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa”. Guna mencapai tujuan ini pemerintah telah
menentukan tingkat satuan-satuan pendidikan yang merupakan jenjang pendidikan
yang berkelanjutan dan berkesinambungan, salah satu tingkat satuan pendidikan ini
adalah satuan pendidikan dasar. Hal ini dapat kita lihat dalam Peraturan Pemerintah
Nomor 28 tahun 1990 tentang Pendidikan Dasar yang berbunyi “Salah satu bentuk
Satuan Pendidikan Dasar adalah Sekolah Dasar yang memiliki kedudukan dan peranan
yang sangat penting dalam Sistem Pendidikan Nasional”.
Sebagai salah satu jenjang Pendidikan, keberhasilan pendidikan di Sekolah
Dasar akan sangat mempengaruhi atas proses pembelajaran selanjutnya, dengan
demikian Mutu Pendidikan telah menjadi kebijakan pemerintah yang harus diwujudkan
dengan sebaik-baiknya. Sehingga tujuan pembangunan nasional untuk menciptakan
peningkatan sumber daya manusia yang berkualitas dapat tercapai.
Untuk mencapai tujuan pendidikan nasional dengan kegiatan peningkatan mutu
pendidikan ini, salah satu usaha yang harus dilakukan adalah Meningkatkan
profesionalisme guru sebagai tenaga pengajar yang dapat menjamin mutu pendidikan
secara sistematis dan berkelanjutan. Guna mewujudkan hal ini salah satu hal penting
yang sedang dan akan terus dilakukan adalah revitalisasi Kelompok Kerja Guru yang
ada di Gugus. Hal ini sesuai dengan Surat Keputusan Dirjen Dikdasmen No.
070/C/Kep/I/93 tentang Sistem Pembinaan Profesionalisme Guru melalui Kelompok
Kerja Guru/KKG dan Kelompok Kerja Kepala Sekolah/KKKS serta Kelompok Kerja
Pengawas Sekolah/KKPS yang diimplementasikan dalam bentuk Pedoman
Operasional Pengelolaan Gugus.
Sebagai salah satu wujud dan usaha untuk pelaksanaan profesionalisme di
bidang Pendidikan ini, Kami Pengurus Gugus IV Kecamatan Soreang Kota Parepare,
menyusun Proposal Kegiatan KKG Gugus IV sebagai Pedoman dan Dasar dalam
mengelola dan mengendalikan kegiatan gugus, sehingga kegiatan gugus dapat berjalan
seoptimal dan semaksimal mungkin dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Kami menyadari meskipun kami telah berusaha dengan semaksimal mungkin
dalam penyajian Proposal ini, tetapi tetap masih banyak sekali kekurangan didalamnya.
Oleh sebab itu dengan tangan terbuka kami sangat mengharapkan kritik, saran, dan
masukan guna perbaikan dan penyempurnaan Proposal ini, sehingga dapat menjadi
acuan yang valid, akuntable, dan dapat diandalkan untuk mencapai tujuan yang telah
ditetapkan.
Semoga Allah SWT meridhoi dan selalu memberikan petunjuk-Nya.
Ketua GUGUS IV [Link] Soreang
Suryadiningrat, [Link].,[Link]
NIP. 19641231 198803 1 065
DAFTAR ISI
A. Kata Pengantar...........................................................................................
B. Daftar Isi......................................................................................................
C. BAB I............................................................................................................
1. Latar Belakang......................................................................................
2. Tujuan....................................................................................................
3. Sasaran..................................................................................................
4. Hasil Yang Diharapkan.........................................................................
5. Manfaat..................................................................................................
D. BAB II...........................................................................................................
1. Diskripsi Pelaksanaan Kegiatan..........................................................
E. BAB III..........................................................................................................
1. Jenis Program dan Tujuan...................................................................
2. Rencana Kegiatan Anggaran...............................................................
F. BAB IV..........................................................................................................
1. Kesimpulan...........................................................................................
2. Saran......................................................................................................
BAB I
PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Undang-undang republik Indonesia No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem
Pendidikan Nasional Bab II pasal 2 mengamanatkan bahwa “Pendidikan Nasional
berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban
bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan
untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman,
bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap,
kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
Pada tataran operasional, Peningkatan Mutu Pendidikan Nasional diarahkan
untuk memberikan penjamin mutu pendidikan kepada masyarakat. Pada Satuan
Pendidikan Dasar sesuai dengan standar nasional dan sesuai dengan harapan serta
kebutuhan masyarakat yang terus berkembang secara dinamis dengan
memberdayakan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang terwadahi dalam KKG
secara khusus.
Dibentuknya Gugus yang meliputi beberapa komponen didalamnya, diantaranya
Pusat Kegiatan Guru, Kelompok Kerja Guru, Kelompok Kerja Kepala Sekolah
merupakan pelaksanaan revitalisasi kegiatan untuk meningkatkan mutu guru.
Dalam rangka peningkatan mutu pendidikan dan melaksanakan program
peningkatan mutu pendidikan dan tenaga kependidikan/guru pada tahun pelajaran
2025-2026 melalui pemberian langsung/Block Grand dapat mendukung proses
revitalisasi KKG untuk meningkatkan mutu pendidik dan tenaga kependidikan untuk
menuju guru yang memiliki kualifikasi guru profesional.
2. Tujuan
Dalam rangka menciptakan guru yang professional serta berwawasan
pengetahuan yang luas dengan kemampuan dan keterampilan yang memadai,
khususnya bagi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan tingkat Sekolah Dasar, maka
gugus dijadikan sebagai wahana untuk :
a. Meningkatkan dan mengembangkan kompetensi guru serta memotivasi
kerjasama secara kompetitif sebagai tenaga pendidik dalam rangka
menumbuhkembangkan semangat dalam meningkatkan pembelajaran sesuai
dengan Standar Pelayanan Minimal/SPM dalam rangka penjamin mutu
pendidikan nasional
b. Arena tukar rasa pengalaman dan memecahkan masalah pembelajaran yang
dihadapi oleh guru dan sebagai tempat penyebaran informasi dan komunikasi
perubahan bidang pendidikan.
c. Sebagai bengkel/wadah pembinaan tenaga kependidikan dalam memetakan
jalan dan berperan dalam proses peningkatan kualifikasi akademik guru.
d. Memberikan kesempatan kepada guru yang berpotensi untuk mengembangkan
kreativitas dan berbagai kemampuan, serta wawasan pengetahuan dengan
teman sejawat, dalam proses sertifikasi guru.
e. Memberdayakan guru pemandu Mata Pelajaran atau kelas dan pengembangan
SD Inti.
3. Sasaran
a. Guru Pemandu dan Guru Kelas
b. Pengembangan perangkat Kurikulum dan pembelajarannya.
c. Membangun dan menciptakan kompetensi guru dalam proses Menjadi guru
professional.
4. Hasil yang diharapkan
a. Kompetensi guru akan meningkat menuju guru professional.
b. Kinerja guru pada gugus akan diimbaskan kepada guru lainnya.
c. Menguasai dan mampu mengimplementasikan Kurikulum yang digunakan
d. Mampu dan terampil dalam menyampaikan isi Kurikulum Berbasis Kompetensi.
e. Memiliki kemampuan dalam menyampaikan PAKEM/Pembelajaran Aktif, Kreatif,
Efektif, dan Menyenangkan.
f. Guru dapat mengelola kelas sebagai managerial dan akademis.
g. Dapat membina hubungan timbal balik antar sesame guru.
h. Dapat memanfaatkan lingkungan sekolah dalam pencapaian proses
pembelajaran PAKEM.
5. Manfaat
a. Merupakan peluang bagi guru untuk meningkatkan kompetensisesuai dengan
standar nasional.
b. Mempunyai kemauan dalam meningkatkan PAKEM yang bermutu dan
bermakna.
c. Menciptakan kebersamaan untuk saling memberi dan menerima demi
peningkatan mutu pendidikan.
d. Terbukanya kesempatan untuk memberdayakan KKG sebagai Penjamin Mutu
Pendidikan Sekolah Dasar baik di daerah atau propinsi maupun nasional.
e. Tempat menyebarluaskan informasi dan tukar rasa pengalaman pembelajaran.
BAB II
DESKRIPSI PROGRAM KKG
No Jenis Waktu Materi Kegiatan Pelaksana/Tempat
. Kegiatan
1 2 3 4 5
Pengawas SD/MI Gugus
1. Permendikdasmen
Kamis, IV Wilayah II Soreang,
Penyusunan Program No.11 Tahun 2025
1. 04 Sept Pengurus Gugus dan
KKG 2. Penyusunan Program
2025 KKG / UPTD SDN 81
KKG
Parepare
Kamis,
Pembelajaran Pembelajaran Mendalam
2. 18 Sept / UPTD SDN 42 Parepare
Mendalam jilid 1
2025
Kamis,
Pembelajaran Pembelajaran Mendalam
3. 02 Okt / UPTD SDN 10 Parepare
Mendalam Jilid 2
2025
Kamis,
Pembelajaran Pembelajaran Mendalam
4. 16 Okt / UPTD SDN 82 Parepare
Mendalam jilid 3
2025
Kamis,
Pengembangan KKA (Koding dan Haeruddin, [Link] / UPTD
5. 06 Nov
Kompetensi Guru : KKA Kecerdasan Artifisial) jilid 1 SDN 10 Parepare
2025
1. KKA (Koding dan
Kamis, Kecerdasan
Penyusunan Soal Artifisial) jilid 2
6 20 Nov / UPTD SDN 82 Parepare
Semester Ganjil
2025 2. Penyusunan Soal
Semester
BAB III
RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN
A. JENIS PROGRAM DAN TUJUAN
1. Jenis Program
Mengevaluasi Program yang sudah dan belum dilaksanakan.
Mempersiapkan, merumuskan, dan menetapkan materi kegiatan dalam setiap
pertemuan.
Mensosialisasikan Pembelajaran Mendalam.
Diskusi Terkait Pembelajaran Aktif Kreatif Efektif dan Menyenangkan/PAKEM.
Menyusun Jadwal Pelajaran Umum sesuai Standar Pelayanan Minimum.
Membuat Program Pembelajaran Semester sesuai Standar Nasional Pendidikan dan
Standar Kompetensi.
Pertemuan dan dialog terbuka antara Pengurus KKG dan gugus
Membuat Kisi-kisi soal/naskah Ulangan Umum Semester I dan II.
Membuat Kisi-kisi soal Ujian Sekolah dan Membuat Naskah Ujian Sekolah.
Aktif dan berperan dalam Pendidikan dan Pelatihan atau Penataran tingkat
Kabupaten dan Propinsi.
2. Tujuan
o Memotivasi dan mengembangkan kompetensi guru menuju guru professional.
o Meningkatkan kemampuan dan kinerja profesional guru.
o Melatih keterampilan guru dalam mengimplementasikan Pembelajaran Mendalam.
o Membentuk kinerja tenaga pendidik yang berdisiplin dan bertanggung jawab.
o Menambah ilmu pengetahuan, kemampuan teknologi, wawasan, dan
kebersamaan serta persaudaraan dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan.
o Menyebarluaskan/memberitahukan hasil penataran kepada teman sejawat dalam
lingkungan gugus dan mengaktualisasikannya dalam proses pembelajaran.
o Menciptakan proses PAKEM pada setiap kegiatan pembelajaran di sekolah.
BAB IV
PENUTUP
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil evaluasi program dan kajian kegiatan gugus selama 2 tahun
terakhir yang kami jadikan sebagai bahan acuan atas peningkatan kualitas dan
kuantitas kegiatan dan kemajuan program gugus, ada beberapa hal yang kami garis
bawahi sebagai sebuah kesimpulan, yaitu :
1. Revitalisasi KKG merupakan upaya nyata untuk perbaikan dan peningkatan
mutu KKG secara langsung dan peningkatan mutu pendidikan secara umum, yang
diharapkan akan berimbas pula pada proses pengembangan professional guru.
2. Kegiatan Gugus merupakan kebutuhan penting bagi tenaga pendidik dan
tenaga kependidikan dalam melaksanakan profesinya guna tercapainya tujuan
pendidikan nasional.
3. Kegiatan KKG sangat membantu pada proses terciptanya koordinasi yang baik
antara Sekolah, Pengawas TK/SD dan komponen lain yang terdapat didalamnya.
4. Dengan kegiatan KKG yang terarah, terpadu, dan terintegrasi dengan baik, guru
akan dapat menambah luas wawasan kependidikannya, wawasan pengetahuannya,
penguasaan teknik pembelajarannya, sehingga akan dapat memacu kreativitas dan
aktivitasnya didalam menjalankan profesinya.
5. Dengan tingkat keaktifan yang signifikan dan pertemuan yang intensif dalam
kegiatan KKG guru dapat berbagi rasa dan pengalaman untuk peningkatan
pembelajaran di sekolah masing-masing.
6. Membantu guru dalam menentukan format-format administrasi yang berkaitan
dengan proses KBM.
B. Saran
Dengan berbagai pengalaman aktivitas yang telah dilaksanakan selama ini,
perlu kiranya kami mengemukakan beberapa hal penting yang harus mendapat
perhatian dan tanggapan dari pihak terkait, baik berupa saran, pendapat, maupun
rekomendasi. Hal-hal yang perlu kami sampaikan adalah :
1. Dengan keterbatasan sarana dan prasarana kegiatan KKG diharapkan tidak
menjadikan kegiatan KKG menjadi menurun dengan adanya dukungan material dan
moril dari unsur pendidikan, baik siswa maupun unsur Pendidik.
2. Perlu adanya persamaan persepsi antar pengurus KKG dimanapun, tentang
aktivitas dan tingkat kemajuan yang diharapkan sesuai dengan standar mutu dan
standar kompetensi yang harus dicapai oleh setiap KKG.
3. Proyek-proyek pendidikan dan latihan, penataran dan pembekalan/sosialisasi
dengan frekuensi maksimal sangat diperlukan dan diharapkan langsung menyentuh
lapisan pengurus atau guru.
4. Semua unsur satuan pendidikan baik dari tingkat kecamatan maupun Kota
diharapkan berusaha memprioritaskan kinerja bagi peningkatan mutu satuan
pendidikan sesuai dengan proposi dan eksistensinya.
5. Adanya pengakuan/perhatian dan penghargaan timbal balik serta kepercayaan dari
Dinas Pendidikan, LPMP, Dirjen Peningkatan Mutu Pendidikan dan Tenaga
Pendidikan bagi KKG yang aktivitas dan kreativitasnya tidak diragukan.
6. Pengurus KKG perlu dilibatkan dalam merumuskan langkah-langkah pembelajaran
yang aktual dan konseptual.
7. Pengurus KKG merupakan kegiatan guru yang memiliki dedikasi dan reputasi
terpilih, oleh sebab itu perlu kiranya menjadi prioritas utama dalam proses menjadi
professional guru.