Penyusunan model konseptual:
Pengumpulan data: Pengolahan data:
1. Identifikasi variabel X1-X8
1. Sumber sekunder: BPS, RTRW, 1. Editing dan tabulasi
2. Y1: Kemacetan
RDTR, BPS, Bappeda, Dishub 2. Standarisasi spasial (GIS)
3. Y2: Pola dan struktur ruang
2. Periode 2020–2025 3. Transformasi variabel
Path model
Studi literatur dan Penyusunan Analisis data:
kerangka teori: 1. Path analysis (SPSS dan Smart
1. Land Use–Transport Interaction PLS 4.0)
Theory
2. Urban Form Theory
2. Spatial Analysis (ArcGIS)
3. Highway Capacity Theory Hubungan antarvariabel
Identifikasi Masalah:
1. Kemacetan lalu lintas di jaringan Interpretasi hasil:
arteri Banda Aceh 1. Hubungan spasial dan kausal
2. Ketidakseimbangan ruang dan 2. Visualisasi peta kemacetan
transportasi 3. Evaluasi model
Kesimpulan dan Rekomendasi:
1. Rumusan kebijakan ruang–
transportasi adaptif
2. Arah pengembangan 2030