Maksud dan Tujuan
Maksud
- Memudahkan dalam melakukan pengecekan data
- Data lebih akurat
- Data yang di hasilkan akan di proses secara real time
- Mampu menekan biaya operasional pada saat cek stock
- Bekerja akan lebih efektif dan efisien
Tujuan
- Membuat laporan Cek Stock FG dan WIP
- Membuat laporan Finish Good per 2 Jam
- Membuat laporan Laminasi Pelita
- Laporan transaksi OUT Barang
- Membuat Draft Invoice
Aplikasi yang bisa di gunakan ada 4 aplikasi :
1. S2GS
2. BoxHero
3. StockZure
4. Ventor
5. Custom by ADR Programming
Untuk system equipment :
1. Android versi 7.0 ke atas
2. Google Chorome versi 115.0.5790.171
Untuk cost yang di keluarkan dari masing-masing aplikasi :
1. S2GS
- $ 4.99 / month
2. BoxHero
- $ 20 / month
- $ 216 / year
3. StockZure
- $ 49 / month
- $ 490 / year
4. Ventor
- € 9.99 / month (up to three device)
- € 99.99 / year (up to three deivice)
5. Custom by ADR Programming
- Hosting di niagahoster Rp 119.900 / bulan
- Cloud di [Link] Rp 83.833,10 / bulan
- Biaya aplikasi 18 juta (unlimited user, unlimited database & unlimited transaksi) aplikasi jadi
milik Perusahaan berupa aplikasi di android dan website dan tidak perlu bayar biaya lainnya
Kelebihan dan Kekurangan tiap aplikasi
Jika kita melihat berdasarkan tujuan barcode ini di ciptakan maka tiap aplikasi pasti ada yang tidak
sesuai dengan keinginan kita hanya saja saya akan memberikan informasi dari tiap-tiap aplikasi baik
itu kelebihan maupun kekurangan nya.
1. S2GS
Kelebihan :
- Simple
- Murah
- Aplikasi tidak berat
- Hanya cocok untuk di gunakan dalam membuat Laporan Laminasi Pelita
- 1 License bisa di pakai untuk semua user
Kekurangan :
- Tidak memiliki database sehingga user hanya melihat dari kode barang nya saja
- 1 sheet 1 user
- Kurang cocok untuk pembuatan laporan yang lainnya
2. BoxHero
Kelebihan :
- Interface di aplikasi android menarik
- Aplikasi tidak berat
- Memiliki system database sendiri
- Bisa di gunakan untuk cek stock, laporan out barang
- Mampu membuat Barcode / QR Code untuk label barang
- Bisa import data product
- Terdapat system finalize sehingga meskipun data sudah di input masih bisa di edit di hp
Kekurangan :
- Tidak cocok untuk laporan laminasi pelita, finish good per 2 jam dan draft invoice
- Maksimal 50.00 product
- Terdapat biaya tambahan untuk menambah user ataupun product
- Tidak bisa menambah field / kolom kosong pada saat membuat laporan cek stock
- Jika ada 2 barang yang sama dalam 1 area maka system pelaporan untuk pcs nya di
tambahkan tidak membuat kolom baru
- 1 License hanya bisa di pakai untuk 3 user ( penambahan 1 user dikenakan $ 5 )
3. StockZure
Kelebihan :
- Interface di web simple
- Aplikasi tidak berat
- Memiliki system database sendiri
- Bisa di gunakan untuk cek stock, laporan out barang
- Bisa import data product
- 1 License bisa untuk semua user
Kekurangan :
- Mahal untuk biaya bulanannya
- Tidak cocok untuk laporan laminasi pelita, finish good per 2 jam dan draft invoice
- Tidak bisa menambah field / kolom kosong pada saat membuat laporan cek stock
- Jika ada 2 barang yang sama dalam 1 area maka system pelaporan nya untuk pcs nya di
tambahkan tidak membuat kolom baru
- Meskipun terdapat system finalize di Website namun untuk data yang masuk tidak bisa di
edit
4. Ventor
Kelebihan :
- System yang terintegrasi dengan odoo
- Support untuk barcode
- Cocok untuk system out barang dan Draft Invoice
Kekurangan :
- Pengoperasian nya agak sedikit ribet
- Untuk cek stock mungkin bisa dengan memanfaatkan menu adjustment namun di dalam
adjustment hanya boleh ada 1 product yang sama dalam setiap file yang belum di validasi
- 1 License hanya untuk 3 device
5. Custom by ADR Programming
Kelebihan :
- Aplikasi menjadi milik sendiri
- Bisa di modif sesuai keinginan
- Di buat khusus untuk mencapai tujuan
Kekurangan :
- Biaya awal terbilang besar
Tutorial
1. Membuat laporan Cek Stock FG
a. Scan barcode barang
b. Maka akan tampil seperti ini, lalu klik submit
c. Hasil cek stock nya akan tampil secara langsung di web
2. Membuat laporan Finish Good per 2 Jam
a. Nantinya setiap kertas kerja inspeksi akan diberikan tanda barcode untuk melakukan
scaning
b. Akan tampil seperti di bawah ini, lalu klik apply
c. Tampilan di web nya maka akan tampil seperti ini
d. Tinggal klik Export Excel, maka akan tampil seperti di bawah ini
e. Nanti nya kode barang dan qty akan di rumuskan ke file excel masing-masing member
3. Membuat laporan Laminasi Pelita
a. Admin akan memberikan label untuk pelita yang sudah ada QR Code nya
b. User akan melakukan scanning untuk memastikan kebenaran dari QR Code nya
c. Data yang di submit akan secara otomatis masuk ke website dan langsung di olah
d. Contoh hasil akhir dari laporan nya
4. Laporan transaksi OUT Barang
a. Barang masuk akan berikan QR Code terlebih dahulu agar memudahkan ketika
melakukan scanning
b. Ketika ada request maka user akan melakukan scanning
c. Maka hasil scanning nya akan seperti ini lalu di submit untuk merubah qty dari barang
tersebut
d. Hasil nya akan di olah kembali supaya bisa di masukan ke system odoo
5. Membuat Draft Invoice
a. User akan melakukan scanning di GP yang akan di proses
b. Hasil dari scanning tersebut tinggal memasukan jumlah qty berdasarkan keterangan pada
GP
c. Hasilnya akan di olah agar bisa buat packing list ataupun invoice