Ini adalah draf formal Somasi (Peringatan Hukum) yang disusun berdasarkan data yang
tersedia dan asumsi skenario Wanprestasi (Cidera Janji), mengingat data kronologi dan dasar
hukum spesifik belum tersedia.
---
[KOP SURAT KANTOR HUKUM]
Nomor: [NOMOR SURAT]/SOMASI/II/2026
Hal: SOMASI PERTAMA (Peringatan Hukum)
Lampiran: –
[Tempat Surat Dibuat], 10 Februari 2026
Kepada Yth.
[NAMA PIHAK YANG DISOMASI/DEBITUR]
[JABATAN, jika Badan Hukum]
[ALAMAT LENGKAP]
Dengan Hormat,
Kami yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama [NAMA KUASA HUKUM]
No. Induk Advokat [NO. INDUK ADVOKAT]
Alamat Kantor [ALAMAT KANTOR HUKUM]
Bertindak sebagai Kuasa Hukum berdasarkan Surat Kuasa Khusus Nomor: (tidak tersedia)
tertanggal [TANGGAL SURAT KUASA], dari dan untuk serta atas nama Klien kami:
Nama [NAMA KLIEN/KREDITUR]
Alamat [ALAMAT KLIEN]
Selanjutnya disebut sebagai "Klien Kami".
Dengan ini mengajukan Somasi (Peringatan Hukum) secara resmi kepada Saudara, yang
kami dasarkan pada hal-hal sebagai berikut:
---
I. KEDUDUKAN HUKUM
Bahwa penandatanganan Somasi ini bertindak berdasarkan Surat Kuasa Khusus yang sah dari
Klien Kami yang berhak dan berwenang secara hukum untuk melakukan segala tindakan
hukum baik di dalam maupun di luar pengadilan, termasuk mengajukan Somasi dan
melakukan upaya hukum lainnya.
---
II. DUDUK PERKARA DAN DASAR HUKUM
1. Duduk Perkara (Asumsi Wanprestasi):
Bahwa Klien Kami dan Saudara telah terikat dalam suatu hubungan hukum berdasarkan
[JENIS HUBUNGAN HUKUM, cth: Perjanjian Jual Beli/Perjanjian Hutang Piutang] Nomor
[NOMOR PERJANJIAN] (selanjutnya disebut "Perjanjian") tertanggal [TANGGAL
PERJANJIAN].
Bahwa berdasarkan Perjanjian tersebut, Saudara terikat kewajiban untuk [JELASKAN
KEWAJIBAN SPESIFIK, cth: melakukan pembayaran sejumlah RpX paling lambat tanggal
Y].
Bahwa hingga Somasi ini diajukan, Saudara terbukti telah lalai/cidera janji (wanprestasi)
karena [JELASKAN WUJUD KELALAIAN, cth: belum melaksanakan kewajiban
pembayaran tersebut atau belum menyerahkan barang yang diperjanjikan]. Kelalaian ini telah
melampaui tenggat waktu yang ditetapkan dalam Perjanjian.
2. Dasar Hukum:
Bahwa tindakan Saudara tersebut merupakan bentuk Wanprestasi sebagaimana diatur dalam
Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUH Perdata), khususnya:
> Pasal 1238 KUH Perdata: "Si berutang adalah lalai, apabila ia dengan surat perintah atau
dengan akta sejenis itu telah dinyatakan lalai, atau demi perikatan sendiri, yaitu jika perikatan
itu mengandung ketetapan, bahwa si berutang harus dianggap lalai dengan lewatnya waktu
yang ditentukan."
> Pasal 1243 KUH Perdata: "Penggantian biaya, kerugian dan bunga karena tidak
dipenuhinya suatu perikatan, barulah mulai diwajibkan, apabila si berutang setelah
dinyatakan lalai tetap melalaikannya, atau sesuatu yang harus diberikan atau dilakukannya
hanya dapat diberikan atau dilakukannya sesudah lampau waktu yang ditentukan."
Dengan demikian, segala kerugian yang timbul akibat kelalaian Saudara menjadi tanggung
jawab Saudara sepenuhnya berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.
---
III. TUNTUTAN HUKUM (Tujuan Somasi)
Sehubungan dengan hal-hal yang telah diuraikan di atas, kami atas nama Klien Kami dengan
ini mengajukan Tuntutan Hukum kepada Saudara, yaitu:
1. Agar Saudara segera melaksanakan kewajiban yang telah disepakati dalam Perjanjian,
yakni [SEBUTKAN TINDAKAN SPESIFIK YANG DITUNTUT, cth: melunasi
seluruh sisa hutang sebesar Rp [NOMINAL] kepada Klien Kami].
2. Agar Saudara membayar Ganti Rugi berupa [BUNGA/DENDA
KETERLAMBATAN/BIAYA LAINNYA] yang timbul akibat keterlambatan Saudara
sebesar [NOMINAL/PERSENTASE].
BATAS WAKTU PELAKSANAAN:
Kami memberikan tenggat waktu kepada Saudara selama 7 (tujuh) hari kalender terhitung
sejak tanggal Somasi ini diterima, untuk memenuhi seluruh tuntutan di atas.
Apabila dalam jangka waktu 7 (tujuh) hari kalender tersebut Saudara tetap mengabaikan atau
tidak menanggapi Somasi ini dengan baik, maka Klien Kami akan menggunakan haknya
secara hukum untuk mengajukan gugatan Wanprestasi terhadap Saudara di Pengadilan
Negeri yang berwenang, tanpa perlu melakukan Somasi lanjutan. Segala biaya yang timbul
atas gugatan tersebut akan dibebankan sepenuhnya kepada Saudara.
Demikian Somasi ini kami sampaikan agar Saudara maklum dan dapat melaksanakan
kewajiban sebagaimana mestinya. Atas perhatian dan kerja sama Saudara, kami ucapkan
terima kasih.
Hormat kami,
Kuasa Hukum Klien
[Tanda Tangan dan Stempel Kantor Hukum]
[NAMA KUASA HUKUM]
[Jabatan/Partner]