Contoh RPP
Contoh RPP
C. Tujuan Pembelajaran
Melalui kegiatan pembelajaran menggunakan model sintesis dari pedagogi genre,
saintifik, dan CLIL dengan metode pemodelan dan kuis, peserta didik mengamati
(membaca) table dan atau pendapat untuk dapat memahami informasi dari suatu
pendapat dalam berdebat. Selain itu, peserta didik dapat menemukan informasi dari
suatu debat . Pembelajaran ini juga mengembangkan sikap menghayati dan
mengamalkan ajaran agama yang dianutnya, menghayati dan mengamalkan perilaku
jujur, disiplin, santun, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai),
bertanggung jawab, responsif, dan pro-aktif, serta rasa ingin tahu, disiplin, kerja
keras dalam penyelesaian setiap penugasan, pantang menyerah, dan menghargai
pendapat orang lain dalam berdiskusi.
D. Materi Pembelajaran
1. Pengertian debat
2. Alur debat
3. Pendapat dalam berdebat
4. Menyanggah dalam berdebat
F. Media/Alat/Bahan
Media : naskah debat,
Alat : Laptop, LCD
Bahan : video debat
G. Sumber Belajar
Kosasih, Engkos. 2016. Cerdas Berbahasa dan Bersastra Indonesia; Untuk SMA/MA
Kelas X. Jakarta: Erlangga.
[Link] naskah debat-pendapat-
[Link]
[Link]
[Link]
H. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan 1
1
5. Peserta didik mengamati beberapa gambar,
lalu mengidentifikasi gambar manakah yang
termasuk naskah debat.
6. Peserta didik mencoba membaca naskah
debat..
7. Peserta didik mencoba menguraikan
langkah-langkah membahas naskah debat.
(kegiatan 5, 6, dan 7 terlampir)
8. Peserta didik menerima informasi
kompetensi, indikator, materi, manfaat, dan
langkah pembelajaran yang akan
dilaksanakan.
Kegiatan Inti
Tahapan Menelaah 9. Peserta didik duduk berdasarkan 110
Model: peserta didik kelompoknya masing-masing. mnt
mendapatkan 10. Peserta didik menyimak dengan baik
pengetahuan tentang video tutorial tentang membaca data
langkah langkah
dalam bentuk naskah debat sebagai
membahas naskah
debat dengan intensif pemodelan dan langkah-langkah
dan teknik membahas naskah debat. Selain itu
menguraikan naskah peserta didik membaca BPT tentang
debat dalam kalimat- menentukan naskah debat dan pendapat
kalimat efektif yang pada halaman 6 s.d 26
mudah dipahami secara 11. Peserta didik secara berkelompok
berkelompok dengan mengamati dan mencoba membaca
bimbingan guru. naskah debat dan atau pendapat yang
Kegiatan ini dapat disediakan oleh pendidik.
dilakukan secara
12. Peserta didik secara berkelompok
individual,berpasangan,
atau berkelompok. menentukan pokok-pokok informasi
dalam naskah debat dan atau pendapat
yang disediakan.
13. Peserta didik secara berkelompok
menguraikan isi naskah debat dan atau
pendapat berdasarkan pokok-pokok
informasi yang ditemukan dalam bentuk
uraian.
14. Peserta didik mempresentasikan hasil
pekerjaan kelompoknya di depan kelas.
15. Peserta didik lainnya memperhatikan
presentasi rekan sejawat untuk
memberikan penguatan, masukan,
maupun kritik terhadap uraian naskah
debat dan atau pendapat yang
disampaikan
Penutup
16. Peserta didik saling mengemukakan hal- 10 mnt
hal yang menyenangkan maupun
kesulitan-kesulitan yang ditemukan
dalam kegiatan pembelajaran membaca
naskah debat.
17. Peserta didik membuat rangkuman
materi yang telah dipelajari dengan
penguatan-penguatan dari pendidik.
18. Peserta didik menyimak penjelasan
2
kegiatan pada pertemuan berikutnya
oleh pendidik, yaitu melakukan kuis dan
penilaian terhadap jawaban rekan
sejawat, sehingga peserta didik diminta
untuk membaca kembali materi-materi
yang berkaitan dengan langkah langkah
membahas naskah debat.
19. Pendidik menutup pembelajaran dengan
salam.
Pertemuan 2
3
individual,berpasangan, 10. Peserta didik menilai kelengkapan
atau berkelompok. data dengan bantuan guru dan rubrik
penilaian terhadap pekerjaan rekan
sebangku dalam waktu 10 menit.
11. Peserta didik mengerjakan
pertanyaan yang kedua dengan
proses yang sama ketika mengerjakan
soal soal pertama, demikian
seterusnya hingga semua soal selesai
dikerjakan
Penutup
13. Peserta didik membuat rangkuman 10 mnt
materi yang telah dipelajari dengan
penguatan-penguatan dari pendidik.
14. Peserta didik saling memberikan
umpan balik/refleksi hasil
pembelajaran yang telah dicapai.
15. Peserta didik menyimak penjelasan
kegiatan pada pertemuan berikutnya
oleh pendidik, yaitu membuat naskah
debat dan atau pendapat, jadi peserta
didik boleh membawa pensil
berwarna
16. Pendidik menutup pembelajaran
dengan salam.
Pertemuan 3
Kegiatan Inti
6. Peserta didik dengan berpasangan 110
Mengonstruksi membaca naskah debat dan pendapat mnt
Terbimbing: yang disediakan oleh pendidik lalu
kegiatan ini mengubah naskah debat dan pendapat
merupakan aplikasi tersebut menjadi informasi yang mudah
dari pemahaman
dipahami.
4
tentang langkah
langkah membahas
naskah debat serta
teknik
menguraikan
naskah debat
dalam kalimat-
kalimat efektif yang
mudah dipahami.
Peserta didik
menguraikan
naskah debat dan
atau pendapat yang
dibaca menjadi
sebuah informasi
yang mudah
dipahami.
Penutup
11. Peserta didik melakukan evaluasi 10 mnt
terhadap kegiatan pembelajaran yang
telah dilakukan pada materi membahas
naskah debat;
a. Setelah beberapa kali pertemuan
yang kita lakukan dengan materi
membahas naskah debat, apa yang
dapat kalian kemukakan?
b. Senangkah kalian dengan
pembelajaran ini?
c. Manfaat apa yang dapat kalian
rasakan dengan mempelajari materi
ini?
12. Peserta didik membuat rangkuman
materi yang telah dipelajari.
13. Peserta didik menyimak informasi pada
pertemuan berikutnya oleh pendidik,
yaitu melaksanakan tes tertulis tentang
materi membahas naskah debat.
14. Peserta didik bersama-sama
menyanyikan salah satu lagu wajib
5
nasional.
15. Pendidik menutup pembelajaran dengan
doa dan salam.
b. Penilaian Pengetahuan
1) Teknik : tes tertulis
2) Bentuk : jawaban singkat
3) Instrumen : terlampir
4) Aspek yang dinilai : indikator nomor 3.3.1
c. Penilaian Keterampilan
1) Teknik : tertulis
2) Bentuk : lembar penugasan
3) Instrumen : terlampir
4) Aspek yang dinilai : indikator nomor 4.1.1
2. Pertemuan kedua
a. Penilaian Sikap
1) Teknik : pengamatan sikap
2) Bentuk : lembar pengamatan
3) Instrumen : contoh terlampir
4) Aspek yang dinilai : tanggung jawab, proaktif, kerja keras
b. Penilaian Pengetahuan
1) Teknik : tes tertulis
2) Bentuk : jawaban singkat
3) Instrumen : terlampir
4) Aspek yang dinilai : indikator nomor 3.1.2 dan 3.1.3
c. Penilaian Keterampilan
1) Teknik : tertulis
2) Bentuk : lembar penugasan
3) Instrumen : terlampir
4) Aspek yang dinilai : indikator nomor 4.1.1
3. Pertemuan ketiga
a. Penilaian Sikap
1) Teknik : pengamatan sikap
2) Bentuk : lembar pengamatan
6
3) Instrumen : contoh terlampir
4) Aspek yang dinilai : tanggung jawab, proaktif, kerja keras
b. Penilaian Keterampilan
1) Teknik : tertulis
2) Bentuk : lembar penugasan
3) Instrumen : terlampir
4) Aspek yang dinilai : indikator nomor 4.1.1, 4.1.2, dan 4.1.3
7
Lampiran 1 Materi
NASKAH DEBAT
8
Lampiran 2 Instrumen Penilaian
1. Pertemuan Pertama
a. Contoh Penilaian Sikap
Butir
No Waktu Nama Kejadian/Perilaku Pos/Neg Tindak Lanjut
Sikap
1. 19/3/2017 Ayuniar Tidak mengerjakan Tanggung - Dipanggil untuk
tugas bersama jawab diberi
kelompoknya; asyik pemahaman
bermain HP dan tentang perilaku
game tidak baiknya.
HP ditahan
selama proses
pembelajaran.
Dilakukan
pembinaan.
2. 23/5/2017 Panji Membantu dengan Gotong + Diberikan
penuh semangat royong apresiasi/pujian
rekan-rekannya dan
dalam kegiatan tanggung
Jumat Bersih; jawab
menanam bunga,
membuat pot dari
botol minuman
bekas, dan
mengangkat
tanaman dalam pot-
pot kecil dari lt 1 ke
lt 4.
dst … … … … … …
b. Penilaian Pengetahuan
Kisi-kisi
9
Pertanyaan:
Amatilah naskah debat berikut dengan saksama!
Jumlah Siswa Kelas X Tahun Pelajaran 2017/2018
SMA Negeri 1 Boja
10
Bacalah teks berikut dan amati pendapat yang terdapat pada teks dengan
saksama! Terpengaruh Motivasi Belajar Siswa,
Nilai Unas Terus Turun
Nilai rata-rata hasil ujian nasional (unas) SMP/MTs turun drastis. Selama tiga
tahun terakhir, hasil unas terus merosot. Benarkah itu dampak kebijakan untuk tidak lagi
menjadikan nilai unas sebagai penentu kelulusan?
”Berdasar data sementara, empat tahun terakhir memang cenderung turun,” kata
Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik Mahin Kamis (1/6).
Dia berharap hasil unas tersebut bisa menjadi parameter nilai kejujuran dan
integritas siswa dan lembaga. Pada 2017 ini 88 SMP/MTs mengikuti ujian nasional
berbasis komputer (UNBK). Selebihnya ujian nasional pensil dan kertas (UNPK). ’’Apa pun
hasilnya, nilai tahun ini bisa menjadi gambaran murni hasil kerja siswa,” imbuh Mahin.
Berikut gambaran UN SMP/MTs Gresik dari Tahun ke Tahun
Sumber : [Link]
unas-terus-turun dengan beberapa pengubahan
Soal :
3. Hal apakah yang dijelaskan pada pendapat di atas?
4. Pada tahun berapakah nilai tertinggi berhasil diperoleh oleh SMP/MTs Gresik?
11
5. Apa fungsi pendapat dalam teks di atas?
6. Faktor apa yang menjadi penyebab terjadinya masalah dalam teks tersebut?
7. Setujukah kalian dengan penyebab turunnya nilai UN/Unas? Jelaskan jawaban
kalian!
Kunci Jawaban
1. Empat pokok informasi penting yang terdapat pada naskah debat adalah :
a. Jumlah siswa perempuan pada semua kelas/peminatan lebih banyak
daripada jumlah siswa laki-laki.
b. Jumlah siswa perempuan pada kelas/peminatan X Bahasa lebih banyak
dan di kelas/peminatan X MIPA 3 dan X IPS 2 paling sedikit.
c. Jumlah siswa laki-laki di kelas /peminatan X MIPA 1, X MIPA 2, dan X IPS
4 sama, yaitu 13 siswa.
d. Jumlah siswa laki-laki paling banyak terdapat pada kelas/peminatan X
MIPA 3 dan X IPS 2, yaitu 16 siswa
3. Pendapat di atas menjelaskan tentang perolehan nilai UN/Unas SMP/MTs.
Gresik sejak tahun 2014 s.d 2017.
4. Pada tahun 2014 SMP/MTs. memperoleh nilai tertinggi yaitu 4,00
5. Fungsi pendapat pada teks adalah untuk mendeskripsikan secara ringkas
data nilai rata-rata UN/Unas SMP/MTs. Gresik dan nilai tertinggi sejak tahun
2014 s.d 2017 sehingga mudah dipahami.
6. sesuai pedoman penskoran
7. sesuai pedoman penskoran
12
Kelompok h skor
1. Chairil Anwar 4 1 1 1 2 1 10 83
2. …
Keterangan:
Skor maksimal = jumlah keseluruhan skor
Pada contoh di atas, skor maksimal = 12
10
Pada contoh di atas nilai tugas kelompok Chairil Anwar = x 100 = 83.33
12
c. Penilaian Keterampilan
Penilaian Praktik Menulis
Kompetensi Dasar : 4.1 Mengubah informasi dari bentuk naskah debat
dan atau pendapat ke dalam bentuk uraian
Soal (No. Soal) : 2. Tuliskan uraian isi naskah debat yang mencakup
keseluruhan informasi yang terdapat dalam
naskah debat di atas dengan memperhatikan
kesesuaian informasi yang ditemukan,
keefektifan kalimat, dan penggunaan PUEBI!
13
Rubrik dan Pedoman Penskoran Keterampilan
Penilaian Praktik
Contoh pengisian format penilaian menulis
Keterangan :
Skor maksimal = jumlah skor tertinggi setiap kriteria
Pada contoh di atas, skor maksimal = 3 + 2 + 3 = 8
6
Pada contoh di atas nilai praktik kelompok Chairil Anwar = x 100 = 75
8
14
tidak ada kesalahan
1 Penggunaan bahasa lisan (diksi) baik;
terdapat sedikit (≤ 5) kesalahan
Keterangan :
Skor maksimal = jumlah skor tertinggi setiap kriteria
Pada contoh di atas, skor maksimal = 2 + 2 = 4
3
Pada contoh di atas nilai unjuk kerja kelompok Chairil Anwar = x 100 = 75
4
Penggunaan Bahasa
Penguasaan Materi
No Nama Lisan
Y T Y T
1. Panji
2. Risma A.
3. dll
Keterangan :
Diisi tanda cek (); Y = ya/benar/tepat. T = tidak tepat
Hasil observasi ini dimaksudkan untuk melihat kelemahan maupun kekuatan penguasaan
kompetensi pengetahuan maupun keterampilan dan memperbaiki proses pembelajaran
khususnya pada indikator-indikator yang belum muncul.
2. Pertemuan Kedua
a. Penilaian Sikap
Butir
No Waktu Nama Kejadian/Perilaku Pos/Neg Tindak Lanjut
Sikap
1. 19/3/2017 Ayuniar Tidak mengerjakan tugas Tanggung - Dipanggil
bersama kelompoknya; asyik jawab untuk diberi
bermain HP dan game pemahaman
tentang
perilaku tidak
baiknya.
HP ditahan
selama proses
pembelajaran.
Dilakukan
pembinaan.
15
2. 23/5/2017 Panji Membantu dengan penuh Gotong + Diberikan
semangat rekan-rekannya royong apresiasi/pujian
dalam kegiatan Jumat Bersih; dan
menanam bunga, membuat pot tanggung
dari botol minuman bekas, dan jawab
mengangkat tanaman dalam
pot-pot kecil dari lt 1 ke lt 4.
dst …… ….. …….. …… ….. ……
b. Penilaian Pengetahuan
Kisi-kisi
No. Bentuk
No. KD/IPK Materi Indikator Soal Level Kognitif
Soal Soal
1. 3.1 Memahami Langkah Disajikan sebuah Pengetahuan 1 dan Uraian
informasi dari langkah teks yang dan 2 singkat
suatu naskah membaha disertai naskah pemahaman
debat dan atau s naskah debat dan (1)
pendapat dengan debat pendapat,
membaca intensif dengan peserta didik
3.1.2 Menafsirkan intensif dapat menjawab
data dari naskah pertanyaan-
debat dan atau pertanyaan yang
pendapat terkait pada teks
3.1.3 Menyimpulkan dengan tepat.
2. isi naskah debat Disajikan sebuah Aplikasi (2) 3 Uraian
dan atau teks yang singkat
pendapat disertai naskah
4.1.1 Mengubah sajian debat dan
naskah debat dan pendapat,
atau pendapat peserta didik
menjadi bentuk dapat
uraian memberikan
penilaian
terhadap sajian
naskah debat
dan pendapat
pada teks.
3. Disajikan sebuah Penalaran (3) 4 dan Uraian
teks yang 5 singkat
disertai naskah
debat dan
pendapat,
peserta didik
dapat
mengungkapkan
pendapatnya
terhadap
persoalan yang
terjadi secara
tertulis.
4. Disajikan sebuah Penalaran (3) 6 Uraian
teks yang singkat
disertai naskah
debat dan
pendapat,
peserta didik
dapat
menyimpulkan
data-data yang
16
No. Bentuk
No. KD/IPK Materi Indikator Soal Level Kognitif
Soal Soal
terdapat pada
naskah debat
dan pendapat
dengan tepat.
Pertanyaan:
Bacalah teks berikut dengan saksama! Amati juga naskah debat dan pendapat
yang terdapat pada teks!
17
“Sekali mencoba narkoba jangan harap bisa terlepas dari jeratannya,
penggunanya akan terus mau menggunakan karena sudah kecanduan zat kandungan di
dalamnya yang mengandung zat Habituasi dan Adiksi,” jelasnya. Sehingga tak heran
presiden kita menetapkan hukuman mati bagi pengedar narkoba.
“Mencegah peredaran narkoba di kalangan pelajar menjadi tanggungjawab
kita. Mari jaga anak-anak kita karena mereka itu merupakan generasi penerus agama,
bangsa dan negara,” pungkasnya.
Sumber: [Link]
fakta-yang-mengerikan_54f3575f745513972b6c714e dengan beberapa pengubahan
Soal:
1. Persoalan apa yang dijelaskan pada naskah debat dan pendapat pada teks di
atas?
2. Pelajar dengan latar pendidikan apa yang paling banyak sebagai tersangka
narkoba?
3. Apakah informasi dalam naskah debat dan pendapat di atas dapat dipahami
dengan jelas? Berikan alasan kalian!
4. Mengapa penulis menyatakan bahwa Indonesia darurat narkoba terutama di
kalangan pelajar?
5. Setujukah kalian dengan sanksi yang diberikan oleh pemerintah kita? Berikan
alasan kalian!
6. Apa yang dapat kalian simpulkan dari data-data pada naskah debat dan pendapat
di atas?
Kunci Jawaban
1. Persoalan yang dijelaskan pada naskah debat dan pendapat di atas adalah
tentang jumlah tersangka narkoba di kalangan pelajar dan mahasiswa yang kian
mengkhawatirkan
2. Pelajar SMA pada tahun 2008, dengan jumlah 28,479.
3. sesuai pedoman penskoran
4. sesuai pedoman penskoran
5. sesuai pedoman penskoran
6. sesuai pedoman penskoran
Rubrik dan Pedoman Penskoran
18
No Kriteria/Rambu-rambu Jawaban Skor
1 Persoalan yang dijelaskan
a. Jawaban sesuai dengan maksud kunci jawaban 2
b. Jawaban tidak sesuai dengan maksud kunci jawaban 1
c. Tidak memberikan jawaban 0
2 d. Menjawab sesuai kunci jawaban 1
e. Menjawab tidak sesuai kunci jawaban/tidak memberikan jawaban 0
3 a. Alasan sesuai dengan informasi/data yang terdapat pada teks 2
b. Alasan tidak sesuai dengan informasi/data yang terdapat pada teks 1
c. Tidak memberikan jawaban 0
4 a. Alasan disertai dengan fakta dan data 2
b. Alasan tidak disertai dengan fakta dan data 1
c. Tidak memberikan jawaban 0
5 a. Alasan disertai dengan fakta dan data 2
b. Alasan tidak disertai dengan fakta dan data 1
c. Tidak memberikan jawaban 0
6 a. Simpulan merujuk pada data-data yang ada pada naskah debat dan 2
pendapat 1
b. Simpulan tidak merujuk pada data-data yang ada pada naskah 0
debat dan pendapat
c. Tidak memberikan jawaban
Jumlah Skor 11
Keterangan:
Skor maksimal = jumlah skor tertinggi setiap kriteria
Pada contoh di atas, skor maksimal = 11
10
Pada contoh di atas nilai tugas kelompok Chairil Anwar = x 100 = 90,9
dibulatkan menjadi 91 11
c. Penilaian Keterampilan
Penilaian Praktik Menulis
Kompetensi Dasar : 4.1 Mengubah informasi dari bentuk naskah debat
dan atau pendapat ke dalam bentuk uraian
Indikator Soal : Peserta didik dapat mengubah sajian naskah debat
dan atau pendapat menjadi bentuk uraian
Soal (No. Soal) : 7. Tuliskan uraian tentang isi naskah debat dan
pendapat yang terdapat pada teks dengan
memperhatikan ketepatan data-data yang
disajikan, keefektifan kalimat, dan penggunaan
PUEBI!
19
Rubrik dan Pedoman Penskoran Keterampilan
Penilaian Praktik
Contoh pengisian format penilaian menulis
Keterangan :
Skor maksimal = jumlah skor tertinggi setiap kriteria
Pada contoh di atas, skor maksimal = 3 + 2 + 3 = 8
7
Pada contoh di atas nilai praktik kelompok Chairil Anwar = x 100 =
87,5 dibulatkan menjadi 88 8
3. Pertemuan Ketiga
a. Penilaian Sikap
Butir
No Waktu Nama Kejadian/Perilaku Pos/Neg Tindak Lanjut
Sikap
1. 19/3/2017 Ayuniar Tidak mengerjakan tugas Tanggung - Dipanggil
bersama kelompoknya; asyik jawab untuk diberi
bermain HP dan game pemahaman
tentang
perilaku tidak
baiknya.
20
HP ditahan
selama proses
pembelajaran.
Dilakukan
pembinaan.
2. 23/5/2017 Panji Membantu dengan penuh Gotong + Diberikan
semangat rekan-rekannya royong apresiasi/pujian
dalam kegiatan Jumat Bersih; dan
menanam bunga, membuat pot tanggung
dari botol minuman bekas, dan jawab
mengangkat tanaman dalam
pot-pot kecil dari lt 1 ke lt 4.
dst …… ….. …….. …… ….. ……
b. Penilaian Keterampilan
Penilaian Praktik Menulis
Kompetensi Dasar : 4.1 Mengubah informasi dari bentuk naskah debat
dan atau pendapat ke dalam bentuk uraian
Indikator Soal : Peserta didik dapat mengubah sajian naskah debat
dan atau pendapat menjadi bentuk uraian
Soal (No. Soal) : 1. Tuliskan uraian tentang isi naskah debat dan
pendapat yang terdapat pada teks dengan
memperhatikan ketepatan data-data yang disajikan,
keefektifan kalimat, dan penggunaan PUEBI!
21
Bacalah teks berikut dengan saksama!
Kurangnya Minat Masyarakat Mengonsumsi Ikan
Potensi sumber daya ikan di Indonesia selama ini dikenal sangat berlimpah.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat, potensi sumber daya ikan saat ini
sudah mencapai 9,9 juta ton. Selain itu, potensi luas lahan budidaya juga mencapai 83,6
juta hektare.
Namun, dari semua potensi tersebut, minat masyarakat untuk mengonsumsi ikan
sebagai lauk masih harus terus ditingkatkan. Hal itu dikatakan langsung Direktur Jenderal
Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Nilanto Perbowo.
Berikut data ketersediaan ikan dengan minat masyarakat dalam mengonsumsi
ikan.
Ikan tidak hanya yang berasal dari laut, ikan air tawar pun dapat menjadi salah
satu alternative dalam meningkatkan gizi masyarakat maupun produktivitas masyarakat
sehingga dapat mewujudkan kemandirian ekonomi untuk mendukung percepatan
pembangunan industri perikanan nasional Salah satu budidaya ikan air tawar adalah
Budidaya ikan bandeng air tawar. Sistem polikultur yang diterapkan dalam budidaya dapat
menghasilkan ikan Mas dan nila serta patin. Agar harga jual bisa meningkat maka perlu
sistem pemasaran hasil yang tidak hanya di jual mentah atau segar. Dengan jalan
pengolahan, akan memperolah nilai jual yang lebih tinggi bagi pembudidaya dan pengolah
di wilayah setempat.
Berikut Kandungan Protein, lemak, karbohidrat, mineral dan air beberapa ikan.
22
Tuliskan uraian tentang isi naskah debat dan pendapat yang terdapat pada teks
dengan memperhatikan ketepatan data-data yang disajikan, keefektifan kalimat, dan
penggunaan PUEBI!
Penilaian Praktik
Contoh pengisian format penilaian menulis
Keterangan :
Skor maksimal = jumlah skor tertinggi setiap kriteria
Pada contoh di atas, skor maksimal = 3 + 2 + 3 = 8
23
Jumlah soal perolehan
Nilai praktik = x 100
Jumlah skor maksimal
7
Pada contoh di atas nilai praktik kelompok Chairil Anwar = x 100 =
87,5 dibulatkan menjadi 88 8
[Link], YOGYAKARTA -- Minat baca pelajar di beberapa provinsi di tanah air terbilang
tinggi. "Data statistik mencatat tiga daerah yang minat baca pelajarnya cukup tinggi di Indonesia"
kata Direktur Statistik Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Badan Pusat Statistik (BPS) Gantjang
Amanullah, Sabtu (3/9). Urutan pertama ditempati Provinsi Kepulauan Riau sebanyak 94,01
persen. Urutan kedua ditempati Provinsi DKI Jakarta sebanyak 93,10 persen, dan urutan ketiga
Provinsi Bali mencapai 92,44 persen. SEdangkan Daerah Istimewa Yogyakarta menempati urusan
keempat dengan 91,00 persen.
Ia melanjutkan, minat baca siswa juga bisa terlihat dari jenis bacaan yang dibaca, seperti
surat kabar atau majalah, membaca artikel elektronik, buku pelajaran dan buku nonpelajaran.
"Dari beberapa jenis bacaan tersebut, minat baca siswa di DIY cukup tinggi secara nasional," ujar
Gantjang. Berdasarkan persentase siswa yang membaca surat kabar atau majalah, tercatat siswa
DIY berada di urutan pertama sebanyak 27,62 persen. Urutan kedua dan ketiga ditempati
Kalimantan Utara sebanyak 16,86 persen, dan DKI Jakarta sebanyak 14,36 persen. Sedangkan,
persentase siswa yang membaca artikel elektronik, tercatat siswa DIY pada urutan pertama
sebanyak 57,85 persen. Urutan kedua dan ketiga ditempati DKI Jakarta sebanyak 51,33 persen dan
Bali 39,46 persen.
Sedangkan persentase siswa yang membaca buku pelajaran tercatat, urutan pertama
ditempati siswa Kepulauan Riau 74,13 persen. Urutan kedua dan ketiga ditempati oleh DIY 68,21
persen, dan DKI Jakarta 67,29 persen."Persentase yang sama juga terjadi pada siswa yang
membaca buku nonpelajaran. Urutan pertama hingga ketiga ditempati oleh Kepulauan Riau
sebanyak 74,13 persen, DIY 68,21 persen, dan DKI Jakarta 67,29 persen," kata Gantjang lagi.
Sumber : [Link]
kotakota-dengan-minat-baca-tinggi
24
No Kriteria/Rambu-rambu Jawaban Skor
1. a. Terdapat judul 2
b. Tidak terdapat judul 1
2. a. Informasi yang disajikan singkat, jelas, dan mudah dipahami 2
b. Informasi yang disajikan kurang singkat, jelas, dan sulit dipahami 1
3. a. Informasi yang disampaikan sesuai dengan teks 3
b. Informasi yang disampaikan kurang sesuai dengan teks 2
c. Informasi yang disampaikan tidak sesuai dengan teks 1
Jumlah skor 7
Penilaian Praktik
Contoh pengisian format penilaian menulis
Keterangan :
Skor maksimal = jumlah skor tertinggi setiap kriteria
Pada contoh di atas, skor maksimal = 7
6
Pada contoh di atas nilai praktik kelompok Chairil Anwar = x 100 =
85,7 dibulatkan menjadi 86 7
Penilaian Praktik
Contoh pengisian format penilaian menulis
25
No. Nama Perbaikan Jumlah Nilai
Siswa Skor Akhir
1. Panji 2 2 100
… … … … …
Keterangan :
Skor maksimal = jumlah skor tertinggi setiap kriteria
Pada contoh di atas, skor maksimal = 2
2
Pada contoh di atas nilai praktik kelompok Chairil Anwar = x 100 =
100 2
1. Debat adalah proses saling bertukar pendapat untuk membahas suatu isu
dengan masing-masing pihak yang berdebat memberi alasan. Apabila
perlu,ditambah dengan informasi, bukti, dan data untuk mempertahankan
pendapat masing-masing. Hasil debat biasanya menghasilkan sudut pandang
baru yang bisa diterima kedua belah pihak.
2. Unsur-unsur debat adalah
(a) mosi,
(b) tim afirmasi,
(c) tim oposisi,
(d) tim netral, penonton/juri yang dipanggil,
(e) moderator, dan
(f) penulis.
3. Mosi adalah permasalahan yang diperdebatkan dan bisa diketahui dari judul
dan pendapat yang disampaikan pihak-pihak yang berdebat.
4. Ragam bahasa yang digunakan dalam debat adalah ragam ilmiah yang harus
memenuhi ciri:
(a) Sesuai dengan kaidah bahasa baku, baik kaidah tata ejaan maupun tata
bahasa (pembentukan kata, frasa, klausa, kalimat, dan paragraf);
(b) Ide yang diungkapkan harus benar sesuai dengan fakta dan dapat diterima
akal sehat (logis), harus tepat, dan hanya memiliki satu makna, padat,
langsung menuju sasaran, runtun dan sistematis dan tersaji sebagai kalimat
efektif; dan
(c) Kata yang dipilih memiliki makna sebenarnya (denotatif).
26
5. Simpulan dirumuskan berdasarkan pendapat dan argumen yang telah
disampaikan sebelumnya.
6. Simpulan dapat juga disebut sebagai hasil dari pembicaraan.
7. Penalaran yang digunakan dalam menyusun simpulan debat termasuk dalam
penalaran induktif.
27