0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan5 halaman

CP Seni Rupa

Dokumen ini menjelaskan Capaian Pembelajaran (CP) untuk mata pelajaran Seni Rupa di SD N Petir 02, yang bertujuan untuk mengembangkan kreativitas dan kepekaan siswa terhadap lingkungan. Pembelajaran berfokus pada pengalaman praktis dan refleksi, serta melibatkan lima elemen penting: Mengalami, Merefleksikan, Berpikir dan Bekerja Artistik, Menciptakan, dan Berdampak. Di akhir fase A, siswa diharapkan dapat mengenali unsur seni, mengapresiasi karya, dan menciptakan karya yang berdampak positif.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan5 halaman

CP Seni Rupa

Dokumen ini menjelaskan Capaian Pembelajaran (CP) untuk mata pelajaran Seni Rupa di SD N Petir 02, yang bertujuan untuk mengembangkan kreativitas dan kepekaan siswa terhadap lingkungan. Pembelajaran berfokus pada pengalaman praktis dan refleksi, serta melibatkan lima elemen penting: Mengalami, Merefleksikan, Berpikir dan Bekerja Artistik, Menciptakan, dan Berdampak. Di akhir fase A, siswa diharapkan dapat mengenali unsur seni, mengapresiasi karya, dan menciptakan karya yang berdampak positif.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

KURIKULUM MERDEKA (Deep Learning)

Nama Sekolah : SD N Petir 02


Nama Penyusun : Mega Febriani, [Link]
NIP : 198902052023212013
Mata pelajaran : Seni Rupa
Fase A, Kelas / Semester : II (Dua) / I (Ganjil) & II (Genap)
CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA
PELAJARAN : SENI RUPA (Keputusan
BSKAP NOMOR 046/H/KR/2025)

A. Rasional
Pembelajaran mendalam pada mata pelajaran Seni Rupa turut membangun dimensi profil
lulusan berupa; (1) keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, (2)
kewargaan, penalaran kritis, (4) kreativitas, (5) kolaborasi, (6) kemandirian, (7) kesehatan,
dan (8) komunikasi. Secara umum, mata pelajaran Seni Rupa sangat penting untuk
membangun kemampuan olah rasa murid, sehingga mereka mampu meregulasi dirinya,
memiliki sifat mencintai keindahan, menghargai keberagaman, dan menjunjung
perdamaian.

Pembelajaran mendalam mata pelajaran Seni Rupa memberikan pengalaman belajar


dimana mereka memahami, mengaplikasi, dan merefleksi dalam berproses karya seni
rupa, melalui praktik pedagogis, lingkungan pembelajaran, kemitraan pembelajaran, dan
pemanfaatan digital.

B. Tujuan
Mata pelajaran Seni Rupa bertujuan agar murid mampu:
1. menunjukkan kepekaan terhadap persoalan diri dan lingkungan, dan menemukan
solusi kreatif untuk menanggapi dan mengatasi masalah;
2. mengekspresikan diri dan mengasah kreativitas melalui penciptaan karya seni rupa;
3. memberdayakan sumber daya (alat dan bahan) yang tersedia di sekitarnya untuk
menciptakan sebuah karya seni; dan
4. menemukan jawaban terhadap suatu masalah atau mendapatkan gagasan untuk
menciptakan karya seni melihat suatu hal melalui beberapa sudut pandang sehingga
dapat menciptakan karya seni yang berdampak bagi diri sendiri dan orang lain.

C. Karakteristik
Karakteristik mata pelajaran seni rupa meliputi:
1. Pembelajaran seni rupa berpusat pada murid, kemampuan menemukan dan
mengembangkan gagasan, cara berkarya, dan kreativitas sesuai dengan minat, bakat,
dan kecepatan belajarnya masing-masing.
2. Pembelajaran seni rupa berfokus pada pengalaman mengamati, bermain, menguji
coba, merenungkan, bersimpati, berempati, mencipta, peduli, dan toleransi terhadap
beragam nilai, budaya, proses, dan karya.
3. Pembelajaran seni rupa dalam suasana menyenangkan, bermakna, relevan, untuk
mengembangkan keterampilan bekerja dan berpikir artistik.
4. Pembelajaran seni rupa memperhatikan keunikan individu dan bersifat
khas/kontekstual.
5. Pembelajaran seni rupa terhubung erat dengan aspek seni maupun bidang ilmu lainnya
yang mendorong kolaborasi interdisipliner.
6. Pembelajaran seni rupa mendorong sikap bertanggung jawab dengan menyadari
bahwa karya berdampak bagi diri sendiri dan orang lain.

Gambar di bawah ini adalah lima elemen landasan pembelajaran seni rupa.

Gambar 1. Elemen pembelajaran seni rupa

Capaian Pembelajaran Seni Rupa memiliki lima elemen yang mandiri dan berjalan beriringan
sebagai kesatuan yang saling mempengaruhi dan mendukung untuk mencapai kompetensi
yang dituju. Elemen ini berlaku untuk seluruh fase. Setiap elemen memiliki gradasi
kompetensi dan ruang lingkup yang semakin meningkat di setiap fasenya. Setiap elemen
bukan sebuah urutan atau prasyarat dari elemen lainnya karena bukan merupakan taksonomi.
Pembelajaran seni sangat memungkinkan terjadinya proses lintas elemen. Dengan mengalami
proses kreatif dan olah rasa, murid akan merefleksikan pengalamannya tersebut sehingga
terbiasa berpikir dan bekerja artistik, murid dapat melihat peluang untuk memberdayakan
sumber daya yang dimilikinya untuk menciptakan karya yang memiliki dampak positif bagi
dirinya dan orang lain.

Elemen dan deskripsi elemen mata pelajaran seni rupa adalah sebagai berikut.
Elemen Deskripsi
Mengalami (Experiencing) Mengidentifikasi, mendefinisikan, dan
mendeskripsikan unsur rupa, prinsip desain, dan/atau
gaya seni rupa pada objek visual di kehidupan sehari-
hari.
Merefleksikan (Reflecting) Menceritakan, mendiskusikan, memberi dan
menerima umpan balik secara kritis mengenai suatu
karya dan penciptaan karya seni rupa secara runtut dan
terperinci dengan menggunakan kosa kata yang tepat.
Berpikir dan Bekerja Artistik Membuat konsep dan rencana untuk menciptakan
(Thinking and Working Artistically) karya seni rupa. Menganalisis karakteristik alat dan
bahan yang sesuai dan tersedia di lingkungan sekitar
untuk keperluannya berkarya.
Menciptakan (Making/Creating) Mengaplikasikan unsur rupa, prinsip desain, teknik
dan/atau gaya seni rupa yang telah dipelajari untuk
menghasilkan karya seni rupa berdasarkan gagasannya
sendiri atau mengambil inspirasi dari luar dirinya.
Berdampak (Impacting) Menghubungkan berbagai peristiwa di lingkungan dan
meresponnya dengan sebuah karya seni rupa yang
memberi dampak positif.
Capaian Pembelajaran
Fase A (Umumnya untuk Kelas I dan II SD/MI/Program Paket A)

Pada akhir Fase A, murid memiliki kemampuan sebagai berikut.


 Mengalami (Experiencing)
Mengenali dan menyebutkan unsur-unsur rupa dalam benda-benda di sekitar/karya seni
rupa.
 Merefleksikan (Reflecting)
Merefleksikan dan mengapresiasi karya diri sendiri.
 Berpikir dan Bekerja Artistik (Thinking and Working Artistically)
Mengenali dan menguji coba alat dan/atau bahan yang dimiliki.
 Menciptakan (Making/Creating)
Membuat karya seni rupa berdasarkan pengalaman dan hasil pengamatan terhadap
lingkungan sekitar..
 Berdampak (Impacting)
Menghasilkan karya seni rupa yang berdampak pada perasaan dirinya.

Mengetahui, Dramaga, ……………… 20…


Kepala Sekolah Guru Kelas

Hersi Lies Rina Setyaningrum, Mega Febriani, [Link]


[Link] NIP. 198902052023212013
NIP. 196905152014072001

Anda mungkin juga menyukai