0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan20 halaman

Script Film She

Dokumen ini adalah naskah film berjudul 'sHe' yang ditulis oleh Hana Arissa Mulya dan Ignasia Edwina Sinaga. Cerita berfokus pada dua remaja SMA, Dhinar dan Dinar, yang awalnya bermusuhan tetapi kemudian menjalin persahabatan dan mengalami kisah percintaan dengan dua laki-laki, Flemming dan Erwan. Naskah ini menggambarkan perjalanan mereka dalam menemukan jati diri dan saling melengkapi satu sama lain.

Diunggah oleh

sondang william
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan20 halaman

Script Film She

Dokumen ini adalah naskah film berjudul 'sHe' yang ditulis oleh Hana Arissa Mulya dan Ignasia Edwina Sinaga. Cerita berfokus pada dua remaja SMA, Dhinar dan Dinar, yang awalnya bermusuhan tetapi kemudian menjalin persahabatan dan mengalami kisah percintaan dengan dua laki-laki, Flemming dan Erwan. Naskah ini menggambarkan perjalanan mereka dalam menemukan jati diri dan saling melengkapi satu sama lain.

Diunggah oleh

sondang william
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

sHe

ROMANCE
SCRIPTED BY : HANA ARISSA MULYA, IGNASIA EDWINA SINAGA
DRAFT 07 (18/11/2023)

PROJECT FILM BY GROUP 3:


1. Gunawan Lamboy Hutabarat 220502103
2. Yesika Hutauruk 220502099
3. Amru Zidan 220502077
4. Emanuela Patrecia 210502195
5. Divina Marsya Azzahra 210502193
6. Cut Nisza Thahyra 210502191
7. Derrick Pohwen 210502192
8. Doly Theo Andreas Sihotang 210502194
9. Hana Arissa Mulya 210502199
10. Ignasia Edwina Sinaga 210502200
11. Intan Safira 210502202

PREMIS:
Dhinar & Dinar merupakan dua remaja SMA yg mempunyai nama yg serupa,
namun memiliki karakter yg sangat berbeda. Mereka awalnya
bermusuhan, namun pada akhirnya menjalin persahabatan karena
ternyata mereka adalah sahabat pena satu sama lain & memiliki hobi
yg sama. Di saat bersamaan mereka juga mengalami kisah percintaan
dengan laki-laki yg mereka temui.
SINOPSIS:
Kehadiran Flemming Setiawan & Erwan Saputra. Flemming membantu
Dhinar merubah mindsetnya. Sementara Erwan Saputra mengajarkan Dinar
tentang arti saling melengkapi & menerima kekurangan masing-masing.

Ini bukan cerita tentang bertukar posisi.


Ini cerita tentang jalinan persahabatan, tentang menemukan jati
diri.
1. INT. DI DALAM KAMAR DHINAR – SIANG HARI
WIDE SHOT - (MOVEMENT) DARI DINDING KE DHINAR
Dhinar berdiri merekam unboxing albumnya di hp yg ditaruh
di atas tumpukan buku.

INSERT SHOT – HP DHINAR


Menggoyang2kan photocardnya, menaruhnya, memencet stop.
Dan mengirimkan kepada sahabat pena.

MEDIUM SHOT – DHINAR


Mengambil HP & mengetik sambil tersenyum.

CUT IN – HP DHINAR
Mengetik ‘Ini albumku. Seneng banget!’, balasan chat
‘Wait ya nanti aku liat, aku nelpon orang dulu.’, lalu
mengetik Oke (belum terkirim) lalu tiba2 ada panggilan
masuk Dinar, Dhinar menjatuhkan HP ke atas tumpukan buku

MEDIUM CLOSE UP - DHINAR


Dhinar terkejut karena kaget & membetulkan letak kacamata

DHINAR
Kok bisa pas banget waktunya

Dhinar ambil hp, nerima panggilan & nempel hp ke telinga.

DHINAR
Halo Din? Ada apa?

INTERCUT WITH
INT. KAMAR DINAR – SIANG HARI
Dinar menelpon hpnya sambil duduk di tempat tidur

DINAR
Oh iya Dhin, gini, besok kan ada pertandingan basket SMA
kita di sekolah sebelah

DHINAR
Terus?

DINAR
Sayangnya waktunya samaan sama jam pelajaran Bahasa
Inggris, & sekolah gak ngasih izin pergi selain yg main.

DHINAR
Terus?
DINAR
Terus... Anak2 berencana bolos semua

DHINAR
Terus?

DINAR
Terus, terus, terus, gak bisa ngomong kata lain?

DHINAR
Aku cuma pengen tahu aja apa hubungannya sama aku?

DINAR
Oooh, kami pinginnya 1 kelas bolos semua, biar kalau
dihukum, dihukum bareng-bareng. Lagian kalau kamu ikut
bolos, pasti gak akan ada guru yg tega menghukum. Hehehe

DHINAR
Ogah

DINAR
(Cemas) Lho kok?

DHINAR
Apa untungnya buatku? toh aku gak suka basket

DINAR
Kamu ga setia kawan ya? Yg main kn tim basket SMA kita!

DHINAR
Lho, kalau memang perlu diberi semangat, Kepala Sekolah
pasti ngasih ijin buat semuanya pergi ngasih dukungan

DINAR
Besok pasti cuma kamu di kelas kita yg masuk sekolah!

DHINAR
Kita lihat saja besok

DINAR
(Kesal) Keterlaluan! Dasar Pengkhianat! Tega banget kamu!

Dhinar matikan telpon, geleng2 kepala & naruh di meja.


Dinar angkat photocard, tersenyum & menempelkan ke dada.

MAMA DHINAR
(Teriak) Dhinaaar!
Dhinar terkejut & panik. Ia taruh photocardnya ke dalam
buku. Ia panik bingung, lalu melihat ke album.

INSERT SHOT (MOVING) - ALBUM


Tangan Dhinar menyembunyikan albumnya ke bawah bantal &
mengambil buku pelajaran ke atas meja

MEDIUM SHOT - DHINAR


Ia duduk & tepat saat ia membuka buku

OVER SHOULDER SHOT – MAMA DHINAR(BELAKANG), DHINAR(DEPAN)


Mama Dhinar membuka pintu, Dhinar menoleh ke mama

MEDIUM SHOT – MAMA DHINAR & DHINAAR


Mama Dhinar berkacak pinggang menatap Dhinar

MAMA DHINAR
(Tanya curiga) Sedang apa kamu?

DHINAR
(Membolak-balikkan halaman bukunya) Belajar

MAMA DHINAR
Kamu tdk dengar dritadi ada yg mengetuk? Tolong buka
dulu, (Menunjukkan hp) Mama lgi nelpon ada urusan

Dhinar mengangguk. Mama keluar menutup pintu.

DHINAR
(Menghembuskan nafas lega) Untung saja tidak ketahuan.
Kalau tidak, bisa dimarahi mama…

2. EXT. DI PINTU DEPAN RUMAH DINAR – SIANG HARI

EXTREME WIDE SHOT – (MOVEMENT) DHINAR


Dhinar menggerutu menuruni tangga ke pintu depan, membuka
pintu rumahnya.

MEDIUM TWO SHOT (FLEMMING & DHINAR) SAMPING


Pintu dibuka, tampak cowo yg tangannya terulur seperti
hendak mengetuk pintu lagi terkejut. Cowok itu tersenyum

FLEMMING
(Ramah) Hai, selamat siang

DHINAR
(Tersenyum terpaksa) Siang
FLEMMING
Aku tetangga baru. Rumahku tiga rumah dari sini

Dhinar hanya mengangguk malas tidak peduli

FLEMMING
Ah! Ini ada sedikit makanan sebagai tanda perkenalan

DHINAR
(Menerima kotak makan) Thanks.

DHINAR
Ada lagi?

FLEMMING
Eh.... Oh… Ngga ada…

DHINAR
Oke, bilang ke ortumu Thanks ya.

FLEMMING
Oh iya, nama-

Dhinar menutup pintu. Dhinar membawa kotak itu ke dapur

MAMA DHINAR
Siapa Dhin?

DHINAR
Tetangga baru, katanya dia tiga rumah dari sini

MAMA DHINAR
Ooh. Namanya siapa?

Dhinar terdiam. Ia lupa bertanya nama keluarga cowo itu.

3. INT. DI KELAS - PAGI HARI

WIDE SHOT – PAK TIONO & FLEMMING


Pak Tiono masuk kls dgn Flemming. Di kls hanya 10 orang.

CLOSE UP – FLEMMING, DHINAR & PAK TIONO


Dhinar meringis & menutupi wajahnya dengan buku.

PAK TIONO
(Terkejut) Loh, hanya segini yg datang? Kemana yg lain?
ERWAN
Kabarnya yg lain nonton basket di sekolah sebelah pak.

PAK TIONO
Jd mereka bolos? Astagfirullah Al Hazim...(menghela
napas)yasudah, bapak mau memperkenalkan kpd kalian murid
baru. (Noleh ke Flemming) Silahkan perkenalkan diri, nak.
FLEMMING
(Mengangguk) Nama saya Flemming Setiawan. Saya pindahan dari
Jakarta. Salam kenal semuanya.
PAK TIONO
Bagus.(Nunjuk kursi dpn Dhinar)Kamu duduk di dpn situ ya.

WIDE SHOT (MOVING) - FLEMMING


Flemming ngangguk jalan ke bangku & duduk. Pak Tiono
menyuruh buka buku, Erwan menggeser bukunya ke Flemming

4. EXT. KE LUAR KELAS MENUJU PERPUSTAKAAN – PAGI HARI


EXTREME WIDE SHOT – SUASANA KELAS
Bel istirahat berbunyi, Pak Tiono meninggalkan kelas.
OVER SHOULDER SHOT – MEJA FLEMMING, CEWE2, DHINAR
Flemming dikerumuni oleh murid cewe yg ada di kelas.

LONG SHOT - (MOVEMENT) FOLLOW DHINAR & FLEMMING


Dhinar keluar berjalan menuju perpus. Flemming menyusul

FLEMMING
Hoi!

Dhinar terus berjalan karena merasa dia tidak dipanggil

FLEMMING
Hoi! Cewek tinggi, berkacamata & jilbab putih yg berdiri
di depan perpus!

OVER SHOULDER SHOT – DHINAR & FLEMMING


Dhinar terhenti, berbalik. Flemming berlari ke arahnya.

DHINAR
(Cuek) Kenapa?

FLEMMING
(Protes) dingin banget sih jadi cewe, kan kita tetanggaan
DHINAR
Lah kamu sendiri?

FLEMMING
Aku baru sadar pas kamu keluar kelas, harusnya kamu sapa
duluan dong kalau udh liat aku!

DHINAR
Trus apa pentingnya?

Dhinar masuk ke perpustakaan, Flemming mengikutinya.

FLEMMING
(Menatap Dhinar bingung) Hah?

DHINAR
(Memilah2 buku)Emang penting kalo aku nyapa kamu / nggak?

FLEMMING
Pentinglah! itu berarti kamu peduli!

DHINAR
Apa pentingnya aku peduli atau nggak.

FLEMMING
Pentinglah! Karena aku udh nganggep kamu temenku dari
awal kita ketemu. Walaupun kamu gak sopan!

MEDIUM TWO SHOT – DHINAR & FLEMMING


Dhinar natap sinis. Ia ambil buku di samping, ninggalin
Flemming & duduk di bangku. Flemming hampiri & duduk

DHINAR
PD bgt sih. Aku belum nganggep kok. Gimana kabar cewe-
cewe yg tadi ngerumunin kamu?

FLEMMING
(Mengangkat bahu)Mana kutahu. Aku kan lgsg ngejar kamu
ketika ngeliat kamu keluar.

DHINAR
(Tanpa ekspresi) Wah, aku tersentuh.

FLEMMING
Bohong!

DHINAR
Emang!

FLEMMING.
Dasar.... Baru kali ini aku lihat cewek kayak kamu…

DHINAR
Yg gak berebut minta perhatianmu?

FLEMMING
(Setengah merayu) Iya. Dan aku jadi tertarik padamu, lho

DHINAR
(Sinis) Aku nggak tuh.

FLEMMING
(menghela nafas&gumam) baru kali ini aku ditolak sebelum
nyatain. (Melihat ke arah murid tidak jauh dr mereka)

Salah satu murid yg duduk di antara yg lainnya menatap


mereka garang. Flemming ngangguk malu. Dhinar tenang cuek

FLEMMING
(Setengah berbisik) Oh, iya. Aku belum tau namamu.

DHINAR
(Membolak-balik buku yg ia pilih) Dhinar pake H.

FLEMMING
Dinar-H?

DHINAR
Bukan.

FLEMMING
Din-Har?

DHINAR
Bukan

FLEMMING
Dih-Nar?

DHINAR
Bukan, Bukan, bukan! D-H-I-N-A-R, DHINAR!

SEMUA ORANG DI PERPUS


Sssssstttttt!
Flemming mengangguk cengengesan meminta maaf pada mereka.
Flemming menatap Dhinar dengan muka bingung tak berdosa
FLEMMING
(Berbisik) Gimana tadi urutan hurufnya?

Dhinar menatapnya tak percaya & menghela napas.

5. INT. DI LUAR KELAS, KORIDOR KELAS – SORE HARI

MEDIUM SHOT – (MOVEMENT) FOLLOW DHINAR & FLEMMING


Dhinar jalan. Flemming menarik berat tasnya. Ia natap
cowok itu beberapa detik lalu memandang lurus ke depan.

FLEMMING
Cuek banget, gak bilang makasih lagi

DHINAR
Aku gak ada minta ya

FLEMMING
Dingin banget

DHINAR
Panas kok, ini kan Indonesia

FLEMMING
Bukan cuaca, woi. Kamunya.

Dhinar hanya oh. Flemming geleng-geleng melihat Dhinar.

FLEMMING
Hari ini pulang bareng, yuk

DHINAR
Nggak

FLEMMING
(Cemberut gumam)Baru kali ini ada cewek yg nolak aku

DHINAR
Yaudah, ajak aja cewek-cewek yg ngerumunin kamu kemarin
itu. Kayaknya mereka lebih minat dari aku.

FLEMMING
(Tersenyum Nakal) Ooh, domba-domba kecilku itu?
DHINAR
(Menatap Flemming tak percaya) Kamu nganggap mereka kayak
gitu? Dasar playboy! Ajak mereka aja sana.
FLEMMING
(Senyum nakal)Ogah, aku maunya sm kamu. Lagian rumah kita
kn deketan, kenapa segitunya nggak mau dekat2 sm aku sih?

Dhinar diam cuek hendak membuka pintu ruangan BK namun


ditahan oleh Flemming.
FLEMMING
Eh ngapain ke ruang BK? Kamu bikin masalah apa? Nyontek?
Narkoba? Atau tawuran?

DHINAR
(menghela napas) Emang tampangku seperti itu?

Flemming tertawa. Dhinar geleng-geleng kepala melihat


Flemming & membuka pintu ruangan BK. Flemming menjauh

FLEMMING
Kutunggu di gerbang ya, Dhinar pake H

DHINAR
(Bete cemberut) Terserah

Flemming tersenyum menyeringai & pergi menuju gerbang.

6. EXT. DI PARKIRAN SEKOLAH – SORE HARI

MEDIUM CLOSE UP – FLEMMING


Flemming berdiri di sebelah keretanya sambil bengong

FLEMMING
(Gumam) Gimana ya cara menaklukkan hati Dhinar?

CUT IN (SPION KERETA FLEMMING) – WAJAH FLEMMING


FLEMMING
Padahal aku ganteng gini&dikenal oleh banyak wanita,
kurang apalagi aku ini?

MEDIUM SHOT – KERUMUNAN MURID CEWEK


Sejumlah murid cewe menatap Flemming tersenyum. Flemming
tersenyum melihat ke arah mereka & mereka histeris

7. INT. DI RUANG BK – SORE HARI

MEDIUM SHOT to OVER SHOULDER SHOT – DHINAR & PAK TIONO


Dhinar memasuki ruang BK dan menghampiri Pak Tiono yg
sedang duduk di kursi di belakang mejanya

DHINAR
Permisi, pak. Bapak memanggil saya?

PAK TIONO
Oh iya. Silahkan duduk.

Dhinar duduk di kursi depan meja Pak Tiono. Pak Tiono


membuka laci, Dhinar melihat ke meja di samping mereka.
Ada 2 murid yg sedang dimarahi guru di situ. Pak Tiono
melihat ke pandangan Dhinar.

PAK TIONO
Mereka membawa foto-foto kpop kpop apa lah itu.

DHINAR
(Terkejut & mengangguk-angguk patuh)Ooh…

PAK TIONO
(Merogoh isi laci) Lagian udah besar masih dengerin KPop?
Harusnya fokus untuk belajar. Bisa rusak tuh otak suka
cowo nari-nari gajelas, lagunya pun aneh-aneh.

Dhinar menelan ludah & hanya terdiam.

PAK TIONO
(Memegang kertas) Nah akhirnya ketemu

Pak Tiono mengeluarkan brosur dari laci & memberikannya


pada Dhinar. Dhinar mengambil brosur itu & membacanya.

DHINAR
(Menatap Pak Tiono) Beasiswa ke luar negeri, pak?

PAK TIONO
(Mengangguk) Kalau kamu berminat, bapak bantu mengurus
persyaratannya, setelah itu kamu tinggal ikut tesnya aja.

DHINAR
(Terbata) Ta... tapi… saya gak yakin saya bisa, pak...

PAK TIONO
Ah, kalau Dhinar sih bapak yakin pasti bisa lolos.
Pikirkan aja dulu baik-baik ya.
DHINAR
(Mengangguk) Baik, pak. Akan saya pikirkan baik-baik.

Dhinar memasukkan brosur itu ke tasnya & berdiri

DHINAR
Kalau begitu, saya permisi pulang dulu, ya pak

PAK TIONO
Iya, nak. Hati-hati di jalan.

8. EXT. DI SEKOLAH – PAGI HARI


EXTREME WIDE SHOT – SUASANA SEKOLAH DI PAGI HARI
Murid-murid berdiri yang terlambat karena gerbang ditutup

9. INT. DI KELAS – PAGI HARI


OVER SHOULDER WIDE SHOT – DHINAR, DINAR, ERWAN & FLEMMING
Keesokan hari, Dinar & teman2nya ngerumuni meja Flemming.

DINAR
Hai, kamu anak baru kemarin ya? Aku Dinar. Namamu siapa?

FLEMMING
Aku Flemming. Wah nama kamu mirip kayak Dhinar ya.

ERWAN
Iya tp sifatnya beda. Beda 1 huruf 'H' trnyata pengaruh
besar bgt! Bagai langit&bumi, anak ini yg jeleknya

Dinar memukul lengan Erwan. Semua tertawa.

ERWAN
(Ngacak2 rambut Dhinar) Tapi kamu keren kok. Kamu jadi
dirimu sendiri.

Dhinar menatap mereka yang tertawa senang & menunduk

FLEMMING
Aku baru liat kalian hari ini. Kemarin kalian ga datang?

DINAR
Iya, kemarin kami bareng-bareng bolos nonton basket, seru
banget. Nggak kayak yg di belakang, hidupnya bosenin

Dhinar hanya diam cuek. Flemming menyadari situasi

DINAR
Kemarin katanya kamu pulang bareng Dhinar ya. Kamu jangan
dekat-dekat lagi sama dia. Dia itu berbahaya, suka ngadu
sama guru-guru & nggak setia kawan.
FLEMMING
(Tatapan tidak enak menatap Dinar) Dia itu tetanggaku

Dinar & teman-temannya ber-ooh ria. Mereka pun lanjut


berbincang. Sementara Dhinar menatap mereka diam.

10. INT. DI KELAS – SORE HARI


WIDE SHOT – PAK TIONO & MURID-MURIDNYA
Pak Tiono masuk ke kelas dengan wajah serius.

PAK TIONO
Bapak melihat bahwa banyak dari kalian yg bolos kemarin.
Siapa saja yg tidak masuk kemarin?! Maju kalian!

Murid-murid yg bolos pun maju. Menyisakan 10 orang

PAK TIONO
Kalian ini mau jadi apa nanti di masa depan kalian? Lihat
Dhinar, dia anak yg baik, tidak nakal seperti kalian.
(Menoleh pada Dinar) Yg satu ini bisa-bisanya punya nama
beda 1 huruf tapi kelakuannya beda jauh.

Murid yg maju menatap sinis Dhinar termasuk Dinar. Dhinar


cuek menatap ke Pak Tiono. Flemming khawatir.

PAK TIONO
(Menoleh pada murid-murid yg berdiri) Kalian semua jangan
ada yg pulang, ikut bapak ke ruang BK!(Menoleh pada murid
yg duduk) Kalian semua bisa pulang sekarang.

Pak Tiono keluar diikuti murid-murid yg berdiri tersebut.


Mereka sinis ke Dhinar. Kelas menjadi lenggang

FLEMMING
Kamu kan diajak bolos kemarin sama mereka, kenapa ga ikut
aja?

DHINAR
Aku nggak peduli
FLEMMING
Ke depannya mereka pasti benci & ngejauhin kamu. Kamu
gapapa diperlakukan kayak gitu?
Flemming menatap Dhinar yg mencuekinya. Dhinar berdiri
memakai tasnya & pergi menjauhi Flemming

FLEMMING
(Membanting tasnya) Kalo diajak ngomong itu respon!

Dhinar menoleh terkejut dengan Flemming yg marah.

FLEMMING
Aku mencoba peduli padamu, tp knp harus selalu dicuekin?
Apa kamu gapunya rasa simpati? kamu kayak bukan manusia!

DHINAR
Hah kenapa kamu berpikir begitu?

FLEMMING
Manusia tuh punya kebutuhan untuk bersosialisasi!
Sedangkan kamu tidak bersosialisasi.

DHINAR
(Menghela Napas) Aku bukannya nggak mau bersosialisasi.
Hanya saja aku bukan tipe orang yg mau repot-repot
berteman apalagi dengan orang yg nggak sungguh-sungguh.

FLEMMING
Kamu ngira aku gak sungguh-sungguh mau berteman denganmu?

DHINAR
Bukan begitu. Mereka yg bolos tadi pedulinya sama aku
kalo ada PR doang, baru pada nanya ke aku.

Dhinar terdiam sejenak sementara Flemming menatapnya

DHINAR
Sejak SMP, aku bahkan pernah dikhianati oleh orang-orang
yg kuanggap sebagai teman.(Menghela Nafas) Aku selalu
didekati hanya karena kepandaian atau kekayaanku. Itu
sebabnya aku membatasi orang-orang yg mendekatiku. Mereka
hanya menyukai apa yg kumiliki, bukan menyukai aku.

FLEMMING
Kalau kamu terus memasang batasan, gimana kamu bisa tahu
mereka menyukai kamu apa adanya atau tidak?

Dinar terdiam.
FLEMMING
Kalau cuma pernah dikhianati sekali dua kali terus nggak
percaya lagi sama orang, berarti kamu tidak dewasa! Kita
memang mesti ngerasain sakit sebelum bisa ngerasa arti
senang yg sebenarnya. Itulah hidup! Orang baru bisa naik
sepeda setelah jatuh berkali-kali, ngerti nggak, kamu?!

Dhinar terdiam menyadari ucapan Flemming ada benarnya.

FLEMMING
(Menghela nafas menatap wajah Dhinar & menarik tangannya)
Sudahlah. Ayo pulang bareng

Dhinar mengikuti Flemming yg dingin keluar kelas.

11. EXT. DI SEPEDA MOTOR – SORE HARI


MEDIUM TWO SHOT – (MOVEMENT) DHINAR & FLEMMING
Dhinar duduk dlm perjalanan di boncengan kereta Flemming.

DHINAR
Yg kamu bilang ada benarnya... Aku baru menyadarinya...
Tapi kamu ga masalah pulang bareng aku?

FLEMMING
Emang kenapa?

DHINAR
Nggak takut dijauhi yg lain karena berteman dengan aku?

FLEMMING
Wah, bisa mikir gitu ya (tertawa terbahak-terbahak)

Dhinar tersenyum tanpa diketahui Flemming

FLEMMING
Yah... Mereka nggak bisa mendikte dengan siapa aku harus
berteman. Kamu coba berbaur deh, bicara lembut & ga cuek
sama mereka, mereka pasti senang

Dhinar terdiam. Mereka sudah sampai di rumah Dhinar.


Dhinar melihat ada asap dari belakang rumahnya. Dhinar
membetulkan letak kacamatanya & panik.

FLEMMING
(Menatap ke arah asap) Di rumahmu kok ada asap?

Dhinar berlari ke belakang rumahnya diikuti Flemming.


12. EXT. BELAKANG RUMAH DHINAR – SORE HARI
WIDE SHOT – DHINAR, MAMA DHINAR & FLEMMING
Mama Dhinar sedang membakar pernak-pernik & merch kpop
milik Dhinar. Dhinar menelan ludah.

MAMA DHINAR
Kamu berbohong ya sama mama.

Dhinar terdiam memandang api yg membakar merch kpopnya.

MAMA DHINAR
(Keluarin brosur dr kantung) Tdi siang Pak Tiono nelepon
mama. Kenapa kamu tidak bilang ada beasiswa ke Australia
ini? Kenapa kamu sembunyikan? Kamu mau memberontak mama?

Mama menghela napas melihat api & masuk ke dalam rumah.

CLOSE UP – DHINAR & FLEMMING


Dhinar berjalan mendekati abu di depannya & berjongkok.
Dia menahan matanya yg merah seperti ingin menangis.

FLEMMING
Aku nggak tahu kamu suka kpop

Dhinar terkejut karena lupa ada Flemming

DHINAR
(Bergetar) Memang, gak pernah ada yg tahu. & gak akan ada
lagi yg tahu.

DHINAR
(Berdiri tanpa melihat Flemming) Makasih udah mengantarku

VERY WIDE SHOT – DHINAR & FLEMMING


Dhinar berjalan menuju rumahnya. Flemming tertegun
melihat kejadian di depan matanya.

13. INT. DI CAFÉ – SORE HARI


WIDE SHOT (MOVING) – DINAR & ERWAN
Mereka sedang duduk di kursi café. Erwan belajar

DINAR
Dhinar menyebalkan! dasar ambis!
ERWAN
Aku juga ambis

DINAR
Ya tapi kalian beda. Dia ansos trus sombong & menyebalkan

ERWAN
Kamu gaboleh ngomong gitu. Kita gatau kan bagaimana sisi
kehidupan keluarganya.

Dinar terdiam. Tiba-tiba notifikasi HP Dinar masuk


CUT IN – HP DINAR, MATA DINAR & TANGAN DINAR MENGETIK
Pesan masuk ke HP Dinar. Dinar membalas pesan itu

SAHABAT PENA
Mamaku membakar koleksi kpopku

DINAR
(Terkejut) Seriusan?! Ah kamu pasti sedih sekali... Gak
apa-apa, aku bakal carikan untukmu & bakal aku kasih
kalau kita meet up nanti. Peluk jauh dariku untuk kamu

SAHABAT PENA
Ah, kamu gak perlu ngelakuin itu. Ada kamu yg ngehibur
aku aja aku udah senang banget. Makasih ya, kamu selalu
ada untukku

DINAR
Sama-sama. Gimana kalau besok kita meet up? Kamu sibuk?

SAHABAT PENA
Aku mau banget.

DINAR
Kalau gitu besok kita bawa photocard kita ya biar saling
tau. Ada ga yg tersisa?

SAHABAT PENA
Ada kok untungnya. Okey!

MEDIUM TWO SHOT – ERWAN & DHINAR


Erwan melihat Dhinar yang sedang memainkan hpnya

ERWAN
Sahabat pena kamu lagi?

DINAR
(Mengangguk senang) Iya. Kami besok mau ketemu. Temani
aku ya, kamu duduk dari kejauhan aja

ERWAN
Oh akhirnya kalian bakal ketemuan. Hati-hati awas dia
orang jahat

DINAR
Makanya aku minta temani kamu, hehe
14. INT. DI CAFÉ – PAGI HARI
EXTREME WIDE SHOT – DINAR
Dinar berjalan senang ke arah café, membuka pintu&masuk

MEDIUM SHOT – DINAR & DHINAR


Dhinar duduk gugup di kursi café menunggu. Dinar celingak
celinguk mencari & melihat photocard di atas meja. Dinar
tersenyum & menghampiri gadis itu

CUT IN – Tangan Dinar memegang bahu Dhinar


Dinar menyentuh bahu Dhinar, Dhinar berbalik.

MEDIUM CLOSE UP – Dhinar & Dinar


Mereka berdua terkejut mangap melihat satu sama lain

DINAR
Ternyata selama ini kamu sahabat penaku... Dhinar?!

DHINAR
Aku juga tak percaya...

DINAR
Jadi selama ini kamu curhat ke aku soal aku & aku malah
cerita buruk soal kamu ke kamunya langsung?

Dhinar mengangguk lemas. Dinar terduduk tak percaya.


Mereka terdiam dalam waktu yg cukup lama.

DHINAR
Jadi, di balik kamu yg sering sindir aku di kelas,
ternyata kamu iri sama aku karena ingin punya kepandaian
yg sama denganku?

Dinar terkejut menatap Dhinar & mengangguk lemas.

DINAR
Benar, tapi-

DHINAR
Sebenarnya aku juga iri sama kamu.

DINAR
(Bingung menunjuk dirinya) Iri padaku? kok bisa?

DHINAR
Kamu sepertinya menjalani hidup tanpa beban. Kamu
dikelilingi teman-teman tulus dan kamu melakukan apa yg
ingin kamu lakukan tanpa peduli resiko atau apapun.
Sedangkan aku, aku ngga bisa seperti itu

Dinar menatap Dhinar sedih

DINAR
Maafkan aku. Aku gatau ternyata kamu punya ortu yg strict
spt yg kamu bilang waktu kamu curhat di chat selama ini.
Aku bahkan malah berharap punya kehidupan seperti kamu.

DHINAR
Aku juga berharap punya kehidupan seperti kamu

DINAR
(Tersenyum) Aneh ya... Dua orang yg memiliki nama hampir
sama, memiliki hidup yg sangat berbeda satu sama lain.

DHINAR
Jadi apa kamu masih membenciku?

DINAR
Nggak. Sama sekali nggak. Kalau kamu?

DHINAR
Aku juga nggak.

Dinar & Dhinar pun berpelukan satu sama lain.

ERWAN & FLEMMING


Udah baikan akhirnya?

Dhinar & Dinar terkesiap & melihat ke arah mereka

DINAR & DHINAR


Kalian ngapain ke sini?

FLEMMING
Kalian tuh sebenarnya sehati ya.

CUT IN – HP ERWAN & FLEMMING


Flemming&Erwan nunjuki HP mrk yg nelpon Dinar & Dhinar.
MEDIUM SHOT – DINAR, DHINAR, ERWAN & FLEMMING
Dhinar & Dinar natap HP yg ditunjukin Erwan & Flemming

DINAR
(Menepuk jidat) Oh iya!
DHINAR
Kamu nelpon Erwan karena takut aku orang jahat ya? sama!
aku juga mengajak flemming bersamaku, haha!

Dhinar & Dinar high five sambil tertawa.

DINAR
Oh iya!
(Mengeluarkan album dari tas) Ini untuk kamu! Gak nygka
anak ambis kayak kamu suka kpop juga.

Dhinar terkejut tertawa, terharu & memeluk Dinar. Mereka


pun tertawa satu sama lain. Erwan & Flemming melihat
mereka dengan tersenyum.

Anda mungkin juga menyukai