PKLi
PKLi
Laporan Praktik Kerja Lapangan (PKL) ini telah diperiksa, disetujui dan disahkan oleh
Ketua Konsentrasi Keahlian Teknik Sepeda Motor (TSM) dan Guru Pembimbing SMKN 1
Pusakanagara :
Hari : Jum'at
Tanggal : 30 januari 2026
DISAHKAN OLEH :
ii
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kami sampaikan kepada Allah SWT, karena limpahan rahmat serta
karunia – Nya Laporan Praktik Kerja Lapangan (PKL) dapatterselesaikandengan lancar.
Penyusun Laporan ini dilakukan sebagai tugas akhir menyelesaikan PKL. Selama proses PKL
yang telah dilaksanakan dalam kurun waktu 1 semester ( 6 bulan ) yaitu dilaksanakan di
semester 5 di Dunia Usaha Dunia Industri baik sektor Jasa maupun Manufaktur di
berbagai lokasi / daerah yang berbeda – beda adayang di dalam kota dan luar kota. Serta dalam
proses penyusunan laporan ini tentunya tidak terlepas dari bantuan, arahan, masukan serta
bimbingan dari berbagai pihak baik dari internal sekolah ataupun eksternal ( industri ) untuk itu,
penulis mengucapkanterima kasih kepada :
1. Bapak Abdul Rosid, ST. Selaku Kepala SMKN 1 Pusakanagara yang telah
memberikan izin dan kesempatan untuk melaksanakan Praktik Kerja Lapangan
(PKL).
2. Ibu Tini Handayani, [Link]. Selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum.
3. Bapak Aip Saripudin, ST. Selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan
Kerjasama Industri.
4. Bapak Muhimin, ST. Selaku Ketua Konsentrasi Keahlian Teknik Sepeda Motor.
5. Keluarga besar Guru Teknik Sepeda Motor.
6. Orang tua serta keluarga yang telah dan senantiasa mendukung dan
memberikan semangat sehingga program ini bisa berjalan dengan lancar.
7. Serta rekan – rekan yang saling menguatkan dan memberikan semangat satu sama lain.
Meski demikian, penulis menyadari bahwasannya dalam penulisan laporran PKL ini masih
banyak kekurangan dari berbagai aspek. Oleh sebab itu, penulis secaraterbuka menerima saran
kriktik yang sifatnya membangun dari pembaca. Demikian yang dapat saya sampaikan
semoga Laporan PKL ini dapat bermanfaat dan dapat menjadi referensi yang baik bagi
pembaca. Akhir kata, semoga Laporan PKL ini dapat bermanfaat bagi kami khususnya
maupun untuk pembaca pada umumnya. Terima kasih.
Pusakanagara, ..................................
iii
DAFTAR ISI
4
PEMERINTAH DAERAH PROVINSI JAWA BARAT
DINAS PENDIDIKAN
SMK NEGERI 1 PUSAKANAGARA
Jalan Raya Pusakanagara No.154 Telp. (0260) 7544240
e-mail : smkn1pusakanagara@[Link], Subang 41255
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Praktik Kerja Lapangan ( PKL ) aktivitas Pendidikan dan pelatihan dengan terlibat
secara langsung di Dunia Usaha dan Dunia Industri secara terarah dan sistematis dan
sebagai bentuk penyelenggaraan pendidikan keahlian professional yang memadukan
secara sistematis melalui sinkronisasi kurikulum yang ada di sekolah dengan system
pembelajaran basic yang ada di Dunia Usaha dan Dunia Industri. Selanjutnya pada
kegiatan penyelenggaraan PKL di industri diharapkan siswa memiliki etos kerja yang
baik, seperti; kemampuan kerja, motivasi kerja, inisiatif, kreativitas, produktivitas,
disiplin waktu, kerjasamadan attitude yang baik.
Untuk mendeteksi perkembangan para siswa peserta PKL di Dunia Usaha dan
Dunia Industri, diperlukan perangkatyang dapat memberikan informasitentang kualitas dan
jenis kegiatan praktik siswa. Perangkat tersebut adalah Jurnal Kegiatan
SiswaJurnal ini berfungsi sebagai suatu bentuk laporan Kegiatan Siswa selama
melaksanakan Praktik Kerja Lapangan ( PKL ) didunia usaha / dunia industri.
B. T U J U A N
Jurnal Kegiatan Siswa inidigunakan untuk :
2. Menjadi bukti atas kegiatan siswa praktik keahlian di dunia usaha / dunia industri
dansebagai penjelasanterperinci atassertifikasi yang dimilikisiswa.
5
C. TATA TERTIB PESERTA PRAKTIK
1. Siswa / pesertawajib:
a. Mematuhi peraturan yang berlakudalam institusi / tempat praktik.
b. Berada di tempat 15 menit sebelum praktik dimulai,
c. Berlaku sopan, jujurdan bertanggungjawab,
d. Berinisiatif dan kreatif terhadap tugas – tugas yang diberikandalam praktik,
e. Mengenakan pakaian wearpack lengkap dan dalam keadaan tertentu
mengenakan seragam sekolah (waktu tentative),
f. Memberitahu kepada pimpinan unit / pembimbing dari industri jika
berhalangan hadiratau bermaksud meninggalkan tempat praktik,
g. Membicarakan dengan segera kepada Petugas dari industri, Pembimbing dari
sekolah, Ketua kelompok atau petugas lain yang ditunjuk jika menemui
kesulitan kesulitan,
h. Mentaati peraturan dalam penggunaan alat – alat dan bahan – bahan dalam
praktik,
i. Melaporkan segera kepada petugas yang berwenang jika terjadi kerusakan atau
kesalahandalam pengambilan bahan / alat,
j. Membersihkan dan mengatur kembali peralatan dengan rapi jika
telah menyelesaikan pekerjaan, atau akan meninggalkan tempat, ( Budaya
Industri Penerapan 5R )
k. Menerima, mengisidan menyerahkan agenda harian.
2. Siswa / pesertadilarang:
a. Merokok di tempat / di lingkungan tempat praktik,
b. Menerima tamu pribadisaat melaksanakan praktik,
c. Menggunakan pesawat telepon perusahaan / tempat praktik tanpa seizin
petugas,
d. Pindah tempat kegiatan, kecuali atas perintah yang berwenang dalam mengatur
penempatan kegiatan praktik,
e. Khusus untuk peserta praktik puteri, dilarang: # memakai sepatu bertumit tinggi,
3. Sanksi – sanksi :
Pelanggaranterhadaptatatertibakandikenakansanksi:
a. Peringatan lisan
b. Peringatantertulis
c. Pengurangan nilai Praktik Industri
6
d. Dikeluarkandari institusitempat praktik industri.
CATATAN:
Pelanggaran yang dilakukan akan merugikan diri Anda sendiri danteman -
teman lain yang akan praktik padamasayang akandatang.
2. LaporanKegiatanSiswaSecaraBerkala ( Form – 2 )
a. Kolom 1 ( No. ) diisi nomor urut per hari.
b. Kolom 2 ( Tempat dan tanggal ) diisi dengan tempat kegiatan praktik
dilaksanakan dan tanggal pelaksanaan, misalnya Devisi atau Departemen
Maintenance di Perusahaan / Bengkel tersebut dan tanggal kegiatan (
tanggal,bulan dantahun ).
c. Kolom 3 dan 4 diisi dengan jamsaat mulaidan akhir pelaksanakaan kegiatan.
d. Kolom 5 diisi dengan jenis kegiatan/ pekerjaanyang dilaksanakan.
e. Kolom 6 diisi dengan paraf Pembimbing dari Dunia Usaha / Industri untuk setiap
jenis kegiatanyang dilaksanakanoleh siswa.
7
4. PresensiKehadiran Pembimbingandi Sekolah ( Form – 4 )
a. Kolom (1) tidak perludiisi, Cukup Jelas.
b. Kolom (2) diisi tanggal dan bulan peserta melakukan bimbingan dengan
pembimbing di sekolah, (3) diisi uraian keterangan hasil bimbingan oleh
pembimbing sekolah, (4) diisi paraf pembimbing.
8
Form – 1
IDENTITAS DUNIA USAHA / INDUSTRI DAN IDENTITAS SISWA PESERTA
PRAKTIK KERJA LAPANGAN (PKL)
2. IDENTITAS SISWA/PESERTA
a. Nama Lengkap : EVAN ALFIANSYAH (L)
b. Nomor Induk Siswa Nasional ( NISN ) : 00811975887
c. Kelas : XII TBSM B
d. Tempat / Tanggal Lahir : Subang,10 September 2007
e. Golongan Darah : O / A / B / AB *)
f. Sekolah : SMK Negeri 1 Pusakanagara
g. Alamat Sekolah : Jl. Raya Pusalanagara No. 154
h. Nomor Telepon / Faximile :Telp.(0260) 540851
i. Nama Orang Tua / Wali : Nurhayati
j. Alamat Orang Tua / Wali : Desa pusakaratu, pusakanagara, subang
k. No. Telepon Orang Tua / Wali :
DENIS HENDRIANTO
Keterangan :
Diisi dengan huruf BALOK/ Capital
*) Coret yang tidak perlu
Stempel agar dikenakan pada sebagian foto siswa
Foto berwarna dengan background merah
9
IDENTITAS SISWA PESERTA PRAKTIK KERJA LAPANGAN (PKL)
1. IDENTITAS SISWA/PESERTA
a. Nama Lengkap : NUR KHORIZ (L)
b. Nomor Induk Siswa Nasional ( NISN ) : 0072386969
c. Kelas : XII TBSM B
d. Tempat / Tanggal Lahir : Subang,18 September 2007
e. Golongan Darah : O / A / B / AB *)
f. Sekolah : SMK Negeri 1 Pusakanagara
g. Alamat Sekolah : Jl. Raya Pusalanagara No. 154
h. Nomor Telepon / Faximile :Telp.(0260) 540851
i. Nama Orang Tua / Wali : Nengsih
j. Alamat Orang Tua / Wali : Desa kebondanas, kec. pusakajaya, [Link]
k. No. Telepon Orang Tua / Wali :
DENIS HENDRIANTO
tanda tangan, namajelas dan stempel
Keterangan :
Diisi dengan huruf BALOK/ Capital
*) Coret yang tidak perlu
Stempel agar dikenakan pada sebagian foto siswa
Foto berwarna dengan background merah
10
IDENTITAS SISWA PESERTA PRAKTIK KERJA LAPANGAN (PKL)
1. IDENTITAS SISWA/PESERTA
a. Nama Lengkap : HALDIANSAH NADIA (L)
b. Nomor Induk Siswa Nasional ( NISN ) : 0083476511
c. Kelas : XII TBSM B
d. Tempat / Tanggal Lahir : Subang,17 September 2007
e. Golongan Darah : O / A / B / AB *)
f. Sekolah : SMK Negeri 1 Pusakanagara
g. Alamat Sekolah : Jl. Raya Pusalanagara No. 154
h. Nomor Telepon / Faximile :Telp.(0260) 540851
i. Nama Orang Tua / Wali : Taris
j. Alamat Orang Tua / Wali : Desa Pusakaratu, [Link], Kab subang
k. No. Telepon Orang Tua / Wali :
DENIS HENDRIANTO
tanda tangan, namajelas dan stempel
Keterangan :
Diisi dengan huruf BALOK/ Capital
*) Coret yang tidak perlu
Stempel agar dikenakan pada sebagian foto siswa
Foto berwarna dengan background merah
11
IDENTITAS SISWA PESERTA PRAKTIK KERJA LAPANGAN (PKL)
1. IDENTITAS SISWA/PESERTA
a. Nama Lengkap : MUHAMMAD HALFAN AKHIRA (L)
b. Nomor Induk Siswa Nasional ( NISN ) : 0083293543
c. Kelas : XII TBSM B
d. Tempat / Tanggal Lahir : Subang, 10 Mei 2008
e. Golongan Darah : O / A / B / AB *)
f. Sekolah : SMK Negeri 1 Pusakanagara
g. Alamat Sekolah : Jl. Raya Pusalanagara No. 154
h. Nomor Telepon / Faximile :Telp.(0260) 540851
i. Nama Orang Tua / Wali : Kholidin
j. Alamat Orang Tua / Wali : Desa kebondanas, [Link],subang
k. No. Telepon Orang Tua / Wali :
DENIS HENDRIANTO
Keterangan :
Diisi dengan huruf BALOK/ Capital
*) Coret yang tidak perlu
Stempel agar dikenakan pada sebagian foto siswa
Foto berwarna dengan background merah
12
IDENTITAS SISWA PESERTA PRAKTIK KERJA LAPANGAN (PKL)
1. IDENTITAS SISWA/PESERTA
a. Nama Lengkap : REIFAN HENDRAWAN
b. Nomor Induk Siswa Nasional ( NISN ) : 008590 6168
c. Kelas : XII TBSM B
d. Tempat / Tanggal Lahir : Subang, 26 Juli 2008
e. Golongan Darah : O / A / B / AB *)
f. Sekolah : SMK Negeri 1 Pusakanagara
g. Alamat Sekolah : Jl. Raya Pusalanagara No. 154
h. Nomor Telepon / Faximile :Telp.(0260) 540851
i. Nama Orang Tua / Wali : Supi sumiati
j. Alamat Orang Tua / Wali : Desa. Pusakaratu, [Link] kab. Subang
k. No. Telepon Orang Tua / Wali :
DENIS HENDRIANTO
tanda tangan, namajelas dan stempel
Keterangan :
Diisi dengan huruf BALOK/ Capital
*) Coret yang tidak perlu
Stempel agar dikenakan pada sebagian foto siswa
Foto berwarna dengan background merah
13
IDENTITAS SISWA PESERTA PRAKTIK KERJA LAPANGAN (PKL)
1. IDENTITAS SISWA/PESERTA
a. Nama Lengkap : GALIH GINANJAR
b. Nomor Induk Siswa Nasional ( NISN ) : 0077680508
c. Kelas : XII TBSM B
d. Tempat / Tanggal Lahir : subang, 25 Juli 2008
e. Golongan Darah : O / A / B / AB *)
f. Sekolah : SMK Negeri 1 Pusakanagara
g. Alamat Sekolah : Jl. Raya Pusalanagara No. 154
h. Nomor Telepon / Faximile :Telp.(0260) 540851
i. Nama Orang Tua / Wali : jaelani
j. Alamat Orang Tua / Wali : Dsn. Galian, Desa. Patimban, [Link]
k. No. Telepon Orang Tua / Wali :
DENIS HENDRIANTO
tanda tangan, namajelas dan stempel
Keterangan :
Diisi dengan huruf BALOK/ Capital
*) Coret yang tidak perlu
Stempel agar dikenakan pada sebagian foto siswa
Foto berwarna dengan background merah
14
IDENTITAS SISWA PESERTA PRAKTIK KERJA LAPANGAN (PKL)
1. IDENTITAS SISWA/PESERTA
a. Nama Lengkap : M EDI PRATAMA
b. Nomor Induk Siswa Nasional ( NISN ) : 0082030871
c. Kelas : XII TBSM B
d.
e. Tempat / Tanggal Lahir : jakarta,03 Maret 2008,
f. Golongan Darah : O / A / B / AB *)
g. Sekolah : SMK Negeri 1 Pusakanagara
h. Alamat Sekolah : Jl. Raya Pusalanagara No. 154
i. Nomor Telepon / Faximile :Telp.(0260) 540851
j. Nama Orang Tua / Wali : Talim
k. Alamat Orang Tua / Wali : Desa Bojong jaya, Kec. Pusakajaya, Kab. Subang
l. No. Telepon Orang Tua / Wali :
DENIS HENDRIANTO
tanda tangan, namajelas dan stempel
Keterangan :
Diisi dengan huruf BALOK/ Capital
*) Coret yang tidak perlu
Stempel agar dikenakan pada sebagian foto siswa
Foto berwarna dengan background merah
15
PELAKSANAAN JAM MASUK, ISTIRAHAT DAN PULANG PKL
- - -
MINGGU
07-12 12:00
SENIN
SELASA - - -
07:00 12:00
KAMIS
- - -
JUM’AT
13:00 17:00
SABTU
Catatan : …………………………….......................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
.............................................................................................................
16
Form – 2
Laporan Kegiatan Siswa Secara Berkala
4. Pemeriksaan
- Cek kelayakan V-belt
(keretakan), Roller (peyang),
dan ketebalan Kampas Ganda.
Jika ada yang aus,
informasikan kepada
konsumen.
5. Pelumasan
17
bekas baut pembuangan oli (drain
3. Corong oli plug) menggunakan kunci
4. Tang kombinasi ring.
(untuk buka
tutup oli) 3. Pengurasan
- Menunggu oli keluar hingga
habis. Hindari menyemprot
Bahan: lubang oli dengan kompresor
bertekanan tinggi agar kotoran
1. Oli mesin baru di dasar mesin tidak naik
sesuai kembali.
spesifikasi
(SAE) 4. Pemasangan Baut
2. Lap Majun - Membersihkan baut
3. Ring baut oli pembuangan dari kotoran, lalu
(jika perlu memasangnya kembali dan
diganti) mengencangkan secukupnya
(jangan terlalu keras agar drat
tidak selek).
5. Pengisian:
- Membuka tutup pengisian
(dipstick), lalu menuangkan oli
baru menggunakan corong
sesuai kapasitas mesin (misal:
0,8L).
6. Pengecekan
3. Pembersihan
- Melepas kampas rem lama
4. Kompresor & dari panel rem. Membersihkan
Kuas ruang tromol dan panel rem
menggunakan kompresor dan
kuas dari debu hasil
Bahan:
pengereman.
1. Kampas rem
4. Pemeriksaan
tromol baru
- Memeriksa kondisi per
2. Grease
pengembali dan permukaan
(Gemuk)
dalam tromol. Jika tromol
3. Amplas Kasar
terasa licin, lakukan
pengamplasan halus pada
18
4. Lap Majun permukaan tromol dan kampas
baru agar lebih pakem.
6. Penyetelan (Adjusting)
- Memasang kembali mur as
roda dan mengencangkannya.
Putar baut penyetel rem
belakang hingga mendapatkan
jarak main bebas tuas rem
yang ideal (sekitar 20-30 mm).
7. Pengetesan
5. Pemasangan Kampas
19
- Memasang kampas rem baru
pada dudukannya. Pastikan
posisi per penahan kampas
terpasang dengan benar agar
tidak timbul bunyi berisik.
6. Perakitan Kembali
- Memasang kembali kaliper
pada shockbreaker dan
mengencangkan baut-baut
pengikat sesuai standar.
7. Pemompaan (Bleeding)
8. Pengecekan
5. Pengisian:
- Membuka tutup pengisian
(dipstick), lalu menuangkan
oli baru menggunakan corong
sesuai kapasitas mesin (misal:
20
0,8L).
6. Pengecekan
- Menutup kembali lubang
pengisian, menghidupkan
mesin sebentar, lalu mengecek
level oli melalui stik pengukur
4. Pemeriksaan
- Cek kelayakan V-belt
(keretakan), Roller (peyang),
dan ketebalan Kampas Ganda.
Jika ada yang aus,
informasikan kepada
konsumen.
5. Pelumasan
21
Replacement) 1. Obeng Plus (+) wadah khusus untuk
mengelompokkan baut-baut
2. Obeng Minus (-) berdasarkan posisinya
kecil (untuk klip)
Bahan: 3. Pembongkaran
6. Perakitan
7. Finishing-
22
5. Kuas & Wadah belakang (19mm) dengan
bantuan tracker agar tidak
Bahan: berputar.
3. Pembersihan
4. CVT Cleaner - Lepas semua komponen (V-
(Cairan belt, Roller, Slide Piece,
pembersih Kampas Ganda). Bersihkan
5. Grease debu halus di dalam bak CVT
(Gemuk) CVT menggunakan kompresor dan
High Temp cairan pembersih.
6. Lap Majun
4. Pemeriksaan
- Cek kelayakan V-belt
(keretakan), Roller (peyang),
dan ketebalan Kampas Ganda.
Jika ada yang aus,
informasikan kepada
konsumen.
5. Pelumasan
23
4. Inspeksi Visual
5. Identifikasi
7. Pelaporan
8. Perakitan
Bahan:
3. Pengosongan Udara
1. Ban baru
(sesuai ukuran) - Melepas isi pentil
2. Cairan menggunakan kunci pentil
sabun/pelumas agar udara keluar sepenuhnya.
ban
24
3. Pentil tubeless
(jika perlu)
4. Pelepasan Ban
6. Pengisian Udara
7. Pemasangan Roda
8. Final Check
25
lubang oli dengan kompresor
Bahan: bertekanan tinggi agar kotoran
di dasar mesin tidak naik
1. Oli mesin baru kembali.
sesuai
spesifikasi 4. Pemasangan Baut
(SAE) - Membersihkan baut
2. Lap Majun pembuangan dari kotoran, lalu
3. Ring baut oli memasangnya kembali dan
(jika perlu mengencangkan secukupnya
diganti) (jangan terlalu keras agar drat
tidak selek).
5. Pengisian:
- Membuka tutup pengisian
(dipstick), lalu menuangkan
oli baru menggunakan corong
sesuai kapasitas mesin (misal:
0,8L).
6. Pengecekan
26
dengan benar.
5. Pelumasan
6. Perakitan Unit
7. Final Check
- Mengamplas sedikit
permukaan kampas baru agar
lebih menggigit ke rumah
kopling. Pasang unit ke motor
dan lakukan tes jalan.
2. Pelepasan
27
kompresor dari arah bagian
dalam ke luar (agar debu tidak
semakin masuk ke pori-pori).
Catatan: Tipe viscous tidak
boleh disemprot angin
kencang.
6. Pemasangan
7. Penutupan
28
perlahan hingga presisi.
6. Perakitan
7. Finishing-
4. Inspeksi Visual
5. Identifikasi
29
pelindung anti karat.
7. Pelaporan
8. Perakitan
5. Pemasangan
6. Penutupan
30
- Memasang kembali tutup boks
filter dan mengencangkan
sekrup secara menyilang agar
kerapatan tutup merata.
7. Verifikasi
6. Perakitan Unit
31
Pastikan mur kencang
sempurna sebelum unit
dipasang kembali ke mesin.
7. Final Check
- Mengamplas sedikit
permukaan kampas baru agar
lebih menggigit ke rumah
kopling. Pasang unit ke motor
dan lakukan tes jalan.
5. Pemasangan Kampas
- Memasang kampas rem baru
pada dudukannya. Pastikan
posisi per penahan kampas
terpasang dengan benar agar
tidak timbul bunyi berisik.
6. Perakitan Kembali
- Memasang kembali kaliper
pada shockbreaker dan
mengencangkan baut-baut
pengikat sesuai standar.
7. Pemompaan (Bleeding)
32
rem terasa keras/pakem.
8. Pengecekan
5 Pengisian:
- Membuka tutup pengisian
(dipstick), lalu menuangkan
oli baru menggunakan corong
sesuai kapasitas mesin (misal:
0,8L).
6 Pengecekan
33
Bahan: pengikat tutup boks filter
udara secara berurutan.
1. Elemen Filter Lepaskan tutup boks dan
Udara baru (jika keluarkan elemen filter.
perlu ganti)
2. Cairan 3. Pemeriksaan
pembersih (jika
tipe busa) - Mengecek kondisi filter. Jika
menggunakan tipe viscous
element (kertas berlapis oli)
dan sudah sangat kotor/hitam,
maka wajib diganti.
4. Pembersihan Boks
6. Pemasangan
7. Penutupan
34
Bahan: berputar.
4. Pemeriksaan
- Cek kelayakan V-belt
(keretakan), Roller (peyang),
dan ketebalan Kampas Ganda.
Jika ada yang aus,
informasikan kepada
konsumen.
5. Pelumasan
35
terminal) 4. Pembersihan
6. Pemasangan Kabel
- Memasang kabel terminal
Positif (+) terlebih dahulu,
kemudian baru terminal
Negatif (-). Kencangkan baut
terminal dengan sempurna.
7. Pengetesan
- Mengecek tegangan aki baru
menggunakan multitester
(standar aki sehat ± 12,4 - 12,8
Volt saat mesin mati).
8. Finishin
36
4. Pembersihan
- Membersihkan rumah
roller dan semua
komponen dari debu
menggunakan kompresor
dan kain lap agar tidak
ada kotoran yang
menghambat pergerakan
roller.
6. Pelumasan
7. Perakitan
8. Pengetesan
37
tutup oli) 3 Pengurasan
- Menunggu oli keluar hingga
habis. Hindari menyemprot
lubang oli dengan kompresor
Bahan: bertekanan tinggi agar kotoran
di dasar mesin tidak naik
1. Oli mesin baru kembali.
sesuai
spesifikasi 4 Pemasangan Baut
(SAE) - Membersihkan baut
2. Lap Majun pembuangan dari kotoran, lalu
3. Ring baut oli memasangnya kembali dan
(jika perlu mengencangkan secukupnya
diganti) (jangan terlalu keras agar drat
tidak selek).
5 Pengisian:
- Membuka tutup pengisian
(dipstick), lalu menuangkan
oli baru menggunakan corong
sesuai kapasitas mesin (misal:
0,8L).
6 Pengecekan
4. Inspeksi Visual
38
air/kotoran.
5. Identifikasi
7. Pelaporan
8. Perakitan
4. Pemeriksaan
- Cek kelayakan V-belt
(keretakan), Roller (peyang),
dan ketebalan Kampas Ganda.
Jika ada yang aus,
39
informasikan kepada
konsumen.
5. Pelumasan
2. Pelepasan
40
kencang.
6. Pemasangan
7. Penutupan
5. Pemasangan Kampas
- Memasang kampas rem baru
pada dudukannya. Pastikan
posisi per penahan kampas
terpasang dengan benar agar
tidak timbul bunyi berisik.
6. Perakitan Kembali
- Memasang kembali kaliper
pada shockbreaker dan
mengencangkan baut-baut
41
pengikat sesuai standar.
7. Pemompaan (Bleeding)
8. Pengecekan
2. Identifikasi
Alat :
- Mencari posisi baut, skrup,
1. Obeng Plus (+) dan klip pengunci yang
2. Obeng Minus menempel pada bagian bodi
(-) kecil (untuk yang akan diganti.
klip)
3. Kunci T-10
3. Pembongkaran
atau T-8
(tergantung
motor) - Melepas baut dan klip satu per
4. Wadah baut satu secara perlahan. Saat
(agar tidak menarik bodi, pastikan tidak
hilang) ada baut yang tertinggal untuk
menghindari patahnya
dudukan baut.
Bahan:
4. Pelepasan Soket
1. Body part baru
(misal: Cover
Front/Side) - Jika bodi memiliki lampu
(seperti sayap depan), lepas
soket kabel lampu dengan
2. Klip bodi
hati-hati agar tidak putus.
cadangan (jika ada
yang patah)
5. Pemasangan Bodi Baru
3. Cairan
pengkilap/Polish - Memasang bodi baru dengan
memposisikan kancingan
(snap fit) terlebih dahulu,
kemudian menekan bodi
perlahan hingga presisi.
6. Perakitan
42
celah (gap) antar bodi rapat
dan tidak goyang.
7. Finishing-
2. Pelepasan Roda
6. Pengisian Udara
7. Pemasangan Roda
43
dengan benar ke kaliper.
Kencangkan as roda.
8. Final Check
5 Pengisian:
- Membuka tutup pengisian
(dipstick), lalu menuangkan
oli baru menggunakan corong
sesuai kapasitas mesin (misal:
0,8L).
6 Pengecekan
44
4. Kompresor bawah, sayap samping, atau
bagian dek (untuk motor
Bahan: matic) agar seluruh struktur
rangka utama terlihat jelas.
1. Cairan Anti
Karat 3. Pembersihan Rangka
(Opsional/Jika
perlu) - Membersihkan kotoran, debu,
2. Lap Majun atau lumpur yang menempel
3. Cairan pada rangka menggunakan
pembersih karat kompresor atau lap agar
kondisi plat besi terlihat asli.
4. Inspeksi Visual
5. Identifikasi
7. Pelaporan
8. Perakitan
45
Bahan: udara secara berurutan.
Lepaskan tutup boks dan
1. Elemen Filter keluarkan elemen filter.
Udara baru (jika
perlu ganti) 3. Pemeriksaan
2. Cairan
pembersih (jika - Mengecek kondisi filter. Jika
tipe busa) menggunakan tipe viscous
element (kertas berlapis oli)
dan sudah sangat kotor/hitam,
maka wajib diganti.
4. Pembersihan Boks
6. Pemasangan
7. Penutupan
46
habis. Hindari menyemprot
lubang oli dengan kompresor
Bahan: bertekanan tinggi agar kotoran
di dasar mesin tidak naik
1. Oli mesin baru kembali.
sesuai
spesifikasi 4 Pemasangan Baut
(SAE) - Membersihkan baut
2. Lap Majun pembuangan dari kotoran, lalu
3. Ring baut oli memasangnya kembali dan
(jika perlu mengencangkan secukupnya
diganti) (jangan terlalu keras agar drat
tidak selek).
5 Pengisian:
- Membuka tutup pengisian
(dipstick), lalu menuangkan
oli baru menggunakan corong
sesuai kapasitas mesin (misal:
0,8L).
6 Pengecekan
47
5. Pemasangan Bodi Baru
6. Perakitan
7. Finishing-
48
6. Pengisian Udara
7. Pemasangan Roda
8. Final Check
2. Pelepasan
49
dalam ke luar (agar debu tidak
semakin masuk ke pori-pori).
Catatan: Tipe viscous tidak
boleh disemprot angin
kencang.
6. Pemasangan
7. Penutupan
5 Pengisian:
- Membuka tutup pengisian
(dipstick), lalu menuangkan
oli baru menggunakan corong
sesuai kapasitas mesin (misal:
0,8L).
6 Pengecekan
50
mesin sebentar, lalu mengecek
level oli melalui stik pengukur
2. Identifikasi
7. Finishing-
51
2. Obeng Plus (+) baut boks filter.
4. Pembersihan Boks
6. Pemasangan
7. Penutupan
52
(-) kampas rem, kemudian
3. Tang Spreader melepas baut pengikat kaliper
atau Kunci Pas pada shockbreaker
(untuk menggunakan kunci yang
menekan sesuai.
piston)
4. Kompresor & 3. Pembersihan Piston
Kuas - Sebelum piston ditekan
masuk, bersihkan pinggiran
Bahan: piston kaliper menggunakan
kuas atau brake cleaner. Hal
1. Kampas rem ini penting agar kotoran tidak
depan (Disc merusak seal piston saat
Pad) baru ditekan.
2. Brake Cleaner
atau Air sabun 4. Penekanan Piston
3. Lap Majun - Menekan piston kaliper
kembali ke posisi awal (masuk
ke dalam) menggunakan
bantuan kampas bekas atau
tang agar tersedia ruang untuk
kampas baru yang lebih tebal.
5. Pemasangan Kampas
- Memasang kampas rem baru
pada dudukannya. Pastikan
posisi per penahan kampas
terpasang dengan benar agar
tidak timbul bunyi berisik.
6. Perakitan Kembali
- Memasang kembali kaliper
pada shockbreaker dan
mengencangkan baut-baut
pengikat sesuai standar.
7. Pemompaan (Bleeding)
8. Pengecekan
53
Ban (Tire dan mencabut poros as roda.
Iron) Lepaskan roda dari garpu
3. Pelindung depan (shockbreaker)
Velg (Rim
Protector) 3. Pengosongan Udara
4. Kompresor
& Alat ukur - Melepas isi pentil
tekanan menggunakan kunci pentil
ban. agar udara keluar sepenuhnya.
6. Pengisian Udara
7. Pemasangan Roda
8. Final Check
54
bekas baut pembuangan oli (drain
3. Corong oli plug) menggunakan kunci
4. Tang kombinasi ring.
(untuk buka
tutup oli) 3 Pengurasan
- Menunggu oli keluar hingga
habis. Hindari menyemprot
lubang oli dengan kompresor
Bahan: bertekanan tinggi agar kotoran
di dasar mesin tidak naik
1. Oli mesin baru kembali.
sesuai
spesifikasi 4 Pemasangan Baut
(SAE) - Membersihkan baut
2. Lap Majun pembuangan dari kotoran, lalu
3. Ring baut oli memasangnya kembali dan
(jika perlu mengencangkan secukupnya
diganti) (jangan terlalu keras agar drat
tidak selek).
5 Pengisian:
- Membuka tutup pengisian
(dipstick), lalu menuangkan
oli baru menggunakan corong
sesuai kapasitas mesin (misal:
0,8L).
6 Pengecekan
- Menutup kembali lubang
pengisian, menghidupkan
mesin sebentar, lalu mengecek
level oli melalui stik pengukur
55
Kasar pengembali dan permukaan
4. Lap Majun dalam tromol. Jika tromol
terasa licin, lakukan
pengamplasan halus pada
permukaan tromol dan kampas
baru agar lebih pakem.
6. Penyetelan (Adjusting)
7. Pengetesan
56
5. Pelumasan
6. Pemasangan Kabel
57
Positif (+) terlebih dahulu,
kemudian baru terminal
Negatif (-). Kencangkan baut
terminal dengan sempurna.
7. Pengetesan
8. Finishing
5. Pemasangan Kampas
58
posisi per penahan kampas
terpasang dengan benar agar
tidak timbul bunyi berisik.
6. Perakitan Kembali
7. Pemompaan (Bleeding)
8. Pengecekan
2. Pelepasan
59
kompresor dari arah bagian
dalam ke luar (agar debu tidak
semakin masuk ke pori-pori).
Catatan: Tipe viscous tidak
boleh disemprot angin
kencang.
6. Pemasangan
7. Penutupan
4. Inspeksi Visual
5. Identifikasi
60
pada rangka tidak tersumbat.
7. Pelaporan
8. Perakitan
5 Pengisian:
- Membuka tutup pengisian
(dipstick), lalu menuangkan
oli baru menggunakan corong
sesuai kapasitas mesin (misal:
0,8L).
6 Pengecekan
61
sebentar, lalu mengecek level oli
melalui stik pengukur
4. Penekanan Piston
5. Pemasangan Kampas
6. Perakitan Kembali
7. Pemompaan (Bleeding)
62
8. Pengecekan
5. Pelumasan
63
(Air Filter) kondisi mati. Menyiapkan
obeng plus untuk membuka
1. Obeng Plus (+) baut boks filter.
2. Kompresor &
Air Duster 2. Pelepasan
3. Lap bersih
- Membuka semua skrup
Bahan: pengikat tutup boks filter
udara secara berurutan.
1. Elemen Filter Lepaskan tutup boks dan
Udara baru (jika keluarkan elemen filter.
perlu ganti)
2. Cairan 3. Pemeriksaan
pembersih (jika
tipe busa) - Mengecek kondisi filter. Jika
menggunakan tipe viscous
element (kertas berlapis oli)
dan sudah sangat kotor/hitam,
maka wajib diganti.
4. Pembersihan Boks
6. Pemasangan
7. Penutupan
64
bodi/aki) tempat aki berada.
3. Multitester /
Voltmeter 2. Pelepasan Kabel (PENTING)
(untuk cek
tegangan) - Melepas kabel terminal
Negatif (-) terlebih dahulu
menggunakan obeng plus,
Bahan: baru kemudian melepas kabel
terminal Positif (+). Hal ini
1. Aki baru untuk mencegah terjadinya
(sesuai percikan api atau korsleting
spesifikasi jika alat terkena bodi motor.
motor)
2. Lap bersih 3. Pelepasan Unit
3. Grease/Ge
muk - Melepas baut/karet pengikat
(sedikit aki, lalu mengangkat aki lama
untuk dari dudukannya.
terminal)
4. Pembersihan
6. Pemasangan Kabel
7. Pengetesan
8. Finishing
65
09-10-2025 & 17 (untuk as standar tengah. Memastikan
roda) mesin dan knalpot sudah
2. Kunci Pas/Ring dalam kondisi dingin.
10, 12, atau 14
(untuk baut 2. Pembongkaran
panel rem)
3. Tang - Melepas baut penyetel rem,
Kombinasi lalu melepas mur as roda
4. Kompresor & belakang. Tarik as roda dan
Kuas lepaskan roda dari lengan
ayun (swing arm).
3. Pembersihan
6. Penyetelan (Adjusting)
7. Pengetesan
66
Ring 8/10 cakram tidak dalam kondisi
(untuk baut panas.
kaliper
2. Obeng Minus (- 2. Pelepasan
)
3. Tang Spreader - Melonggarkan baut pengunci
atau Kunci Pas kampas rem, kemudian
(untuk menekan melepas baut pengikat kaliper
piston) pada shockbreaker
4. Kompresor & menggunakan kunci yang
Kuas sesuai.
5. Pemasangan Kampas
6. Perakitan Kembali
7. Pemompaan (Bleeding)
8. Pengecekan
67
57. AHASS Tridjaya Melakukan 1. Persiapan
Pagaden Penggantian
Komponen Body - Menempatkan motor di tempat
13-10-2025 Motor (Body Part yang terang. Menyiapkan
Replacement) wadah khusus untuk
mengelompokkan baut-baut
berdasarkan posisinya
2. Identifikasi
7. Finishing-
68
panel rem) 2. Pembongkaran
3. Tang
Kombinasi - Melepas baut penyetel rem,
4. Kompresor & lalu melepas mur as roda
Kuas belakang. Tarik as roda dan
lepaskan roda dari lengan
ayun (swing arm).
Bahan: 3. Pembersihan
6. Penyetelan (Adjusting)
7. Pengetesan
69
4. Kompresor - Melepas cover bodi bagian
bawah, sayap samping, atau
Bahan: bagian dek (untuk motor
matic) agar seluruh struktur
1. Cairan Anti rangka utama terlihat jelas.
Karat
(Opsional/Jika 3. Pembersihan Rangka
perlu)
2. Lap Majun - Membersihkan kotoran, debu,
3. Cairan atau lumpur yang menempel
pembersih karat pada rangka menggunakan
kompresor atau lap agar
kondisi plat besi terlihat asli.
4. Inspeksi Visual
5. Identifikasi
7. Pelaporan
8. Perakitan
70
3. Tang kampas rem, kemudian
Spreader melepas baut pengikat kaliper
atau Kunci pada shockbreaker
Pas (untuk menggunakan kunci yang
menekan sesuai.
piston)
4. Kompresor 3. Pembersihan Piston
& Kuas
- Sebelum piston ditekan
Bahan: masuk, bersihkan pinggiran
piston kaliper menggunakan
1. Kampas kuas atau brake cleaner. Hal
rem depan ini penting agar kotoran tidak
(Disc Pad) merusak seal piston saat
baru ditekan.
2. Brake
Cleaner 4. Penekanan Piston
atau Air
sabun - Menekan piston kaliper
3. Lap Majun kembali ke posisi awal (masuk
ke dalam) menggunakan
bantuan kampas bekas atau
tang agar tersedia ruang untuk
kampas baru yang lebih tebal.
5. Pemasangan Kampas
6. Perakitan Kembali
7. Pemompaan (Bleeding)
8. Pengecekan
71
1. Obeng Plus (+) baut boks filter.
2. Kompresor &
Air Duster 2. Pelepasan
3. Lap bersih
- Membuka semua skrup
Bahan: pengikat tutup boks filter
udara secara berurutan.
1. Elemen Filter Lepaskan tutup boks dan
Udara baru (jika keluarkan elemen filter.
perlu ganti
2. Cairan 3. Pemeriksaan
pembersih (jika
tipe busa) - Mengecek kondisi filter. Jika
menggunakan tipe viscous
element (kertas berlapis oli)
dan sudah sangat kotor/hitam,
maka wajib diganti.
4. Pembersihan Boks
6. Pemasangan
7. Penutupan
72
bekas baut pembuangan oli (drain
3. Corong oli plug) menggunakan kunci
4. Tang kombinasi ring.
(untuk buka
tutup oli) 3 Pengurasan
- Menunggu oli keluar hingga
habis. Hindari menyemprot
lubang oli dengan kompresor
Bahan: bertekanan tinggi agar kotoran
di dasar mesin tidak naik
1. Oli mesin baru kembali.
sesuai
spesifikasi 4 Pemasangan Baut
(SAE) - Membersihkan baut
2. Lap Majun pembuangan dari kotoran, lalu
3. Ring baut oli memasangnya kembali dan
(jika perlu mengencangkan secukupnya
diganti) (jangan terlalu keras agar drat
tidak selek).
5 Pengisian:
- Membuka tutup pengisian
(dipstick), lalu menuangkan
oli baru menggunakan corong
sesuai kapasitas mesin (misal:
0,8L).
6 Pengecekan
73
2. Cairan atau sendok ban secara
sabun/pelu perlahan untuk mengeluarkan
mas ban ban lama tanpa merusak velg.
3. Pentil
tubeless 5. Pemasangan Ban Baru
(jika perlu)
- Melumasi bibir ban baru
dengan air sabun. Memasang
ban ke velg dengan
memperhatikan arah rotasi
(panah) pada dinding ban
agar tidak terbalik.
6. Pengisian Udara
7. Pemasangan Roda
8. Final Check
74
4. Inspeksi Visual
5. Identifikasi
7. Pelaporan
8. Perakitan
75
depan (Disc Pad) ditekan.
baru
4. Penekanan Piston
5. Pemasangan Kampas
6. Perakitan Kembali
7. Pemompaan (Bleeding)
8. Pengecekan
76
CVT High menggunakan kompresor dan
Temp cairan pembersih.
3. Lap Majun
4. Pemeriksaan
- Cek kelayakan V-belt
(keretakan), Roller (peyang),
dan ketebalan Kampas Ganda.
Jika ada yang aus,
informasikan kepada
konsumen.
5. Pelumasan
5 Pengisian:
- Membuka tutup pengisian
(dipstick), lalu menuangkan
oli baru menggunakan corong
77
sesuai kapasitas mesin (misal:
0,8L).
6 Pengecekan
5. Pelumasan
78
05-11-2025 Bintang T- tengah. Memastikan piringan
40 atau cakram tidak dalam kondisi
Kunci Ring panas.
8/10 (untuk
baut kaliper 2. Pelepasan
2. Obeng
Minus (-) - Melonggarkan baut pengunci
3. Tang kampas rem, kemudian
Spreader melepas baut pengikat kaliper
atau Kunci pada shockbreaker
Pas (untuk menggunakan kunci yang
menekan sesuai.
piston)
4. Kompresor 3. Pembersihan Piston
& Kuas
- Sebelum piston ditekan
Bahan: masuk, bersihkan pinggiran
piston kaliper menggunakan
1. Kampas kuas atau brake cleaner. Hal
rem depan ini penting agar kotoran tidak
(Disc Pad) merusak seal piston saat
baru ditekan.
2. Brake
Cleaner 4. Penekanan Piston
atau Air
sabun - Menekan piston kaliper
3. Lap Majun kembali ke posisi awal (masuk
ke dalam) menggunakan
bantuan kampas bekas atau
tang agar tersedia ruang untuk
kampas baru yang lebih tebal.
5. Pemasangan Kampas
6. Perakitan Kembali
7. Pemompaan (Bleeding)
8. Pengecekan
79
terhambat setelah rem dilepas.
3. Pembersihan
4. Alat penekan per
kopling (Clutch - Melepas kampas ganda lama
Spring Compressor) dari dudukannya.
atau ragum. Membersihkan debu dan sisa
gemuk lama pada area poros
dan rumah kopling (clutch
bell).
6. Perakitan Unit
7. Final Check
3. Amplas halus.
- Mengamplas sedikit
permukaan kampas baru agar
lebih menggigit ke rumah
kopling. Pasang unit ke motor
4. Lap Majun. dan lakukan tes jalan.
80
71. AHASS Tridjaya Ganti Kampas Alat: 1. Persiapan:
Pagaden Rem Depan
Cakram 1. Kunci Bintang - Menaruh motor pada standar
08-11-2025 T-40 atau Kunci tengah. Memastikan piringan
Ring 8/10 cakram tidak dalam kondisi
(untuk baut panas.
kaliper)
2. Obeng Minus 2. Pelepasan
(-).
3. Tang Spreader - Melonggarkan baut pengunci
atau Kunci Pas kampas rem, kemudian
(untuk menekan melepas baut pengikat kaliper
piston) pada shockbreaker
4. Kompresor & menggunakan kunci yang
Kuas sesuai.
4. Penekanan Piston
5. Pemasangan Kampas
6. Perakitan Kembali
7. Pemompaan (Bleeding)
8. Pengecekan
81
memastikan piringan cakram
berputar bebas dan tidak
terhambat setelah rem dilepas.
2. Pelepasan
3. Pemeriksaan
6. Pemasangan
7. Penutupan
82
masuk.
5. Identifikasi
7. Pelaporan
8. Perakitan
83
klip dan baut terpasang presisi.
5. Pelumasan
84
4. Wadah baut 2. Identifikasi
(agar tidak
hilang) - Mencari posisi baut, skrup,
dan klip pengunci yang
Bahan: menempel pada bagian bodi
yang akan diganti.
1. Body part baru
(misal: Cover 3. Pembongkaran
Front/Side)
- Melepas baut dan klip satu per
2. Klip bodi satu secara perlahan. Saat
cadangan (jika ada menarik bodi, pastikan tidak
yang patah) ada baut yang tertinggal untuk
menghindari patahnya
3. Cairan dudukan baut.
pengkilap/Polish
4. Pelepasan Soket
6. Perakitan
7. Finishing-
85
bertekanan tinggi agar kotoran
Bahan: di dasar mesin tidak naik
kembali.
1. Oli mesin baru
sesuai 4 Pemasangan Baut
spesifikasi - Membersihkan baut
(SAE) pembuangan dari kotoran, lalu
2. Lap Majun memasangnya kembali dan
3. Ring baut oli mengencangkan secukupnya
(jika perlu (jangan terlalu keras agar drat
diganti) tidak selek).
5 Pengisian:
- Membuka tutup pengisian
(dipstick), lalu menuangkan
oli baru menggunakan corong
sesuai kapasitas mesin (misal:
0,8L).
6 Pengecekan
5. Pelumasan
86
drive dan torque cam. Pastikan
grease tidak mengenai area V-
belt.
5 Pengisian:
- Membuka tutup pengisian
(dipstick), lalu menuangkan
oli baru menggunakan corong
sesuai kapasitas mesin (misal:
0,8L).
6 Pengecekan
87
) kecil (untuk mengelompokkan baut-baut
klip) berdasarkan posisinya
2. Kunci T-10
atau T-8 2. Identifikasi
(tergantung
motor) - Mencari posisi baut, skrup,
3. Wadah baut dan klip pengunci yang
(agar tidak menempel pada bagian bodi
hilang) yang akan diganti.
Bahan: 3. Pembongkaran
6. Perakitan
7. Finishing-
88
menekan sesuai.
piston)
4. Kompresor & 3. Pembersihan Piston
Kuas - Sebelum piston ditekan
masuk, bersihkan pinggiran
Bahan: piston kaliper menggunakan
kuas atau brake cleaner. Hal
1. Kampas rem ini penting agar kotoran tidak
depan (Disc merusak seal piston saat
Pad) baru ditekan.
2. Brake Cleaner
atau Air sabun 4. Penekanan Piston
3. Lap Majun - Menekan piston kaliper
kembali ke posisi awal (masuk
ke dalam) menggunakan
bantuan kampas bekas atau
tang agar tersedia ruang untuk
kampas baru yang lebih tebal.
5. Pemasangan Kampas
- Memasang kampas rem baru
pada dudukannya. Pastikan
posisi per penahan kampas
terpasang dengan benar agar
tidak timbul bunyi berisik.
6. Perakitan Kembali
- Memasang kembali kaliper
pada shockbreaker dan
mengencangkan baut-baut
pengikat sesuai standar.
7. Pemompaan (Bleeding)
8. Pengecekan
89
5. Kuas & Wadah bantuan tracker agar tidak
berputar.
Bahan:
3. Pembersihan
1. CVT - Lepas semua komponen (V-
Cleaner belt, Roller, Slide Piece,
(Cairan Kampas Ganda). Bersihkan
pembersih debu halus di dalam bak CVT
2. Grease menggunakan kompresor dan
(Gemuk) cairan pembersih.
CVT High
Temp 4. Pemeriksaan
3. Lap Majun - Cek kelayakan V-belt
(keretakan), Roller (peyang),
dan ketebalan Kampas Ganda.
Jika ada yang aus,
informasikan kepada
konsumen.
5. Pelumasan
90
atau Air sabun - Menekan piston kaliper
3. Lap Majun kembali ke posisi awal (masuk
ke dalam) menggunakan
bantuan kampas bekas atau
tang agar tersedia ruang untuk
kampas baru yang lebih tebal.
5. Pemasangan Kampas
- Memasang kampas rem baru
pada dudukannya. Pastikan
posisi per penahan kampas
terpasang dengan benar agar
tidak timbul bunyi berisik.
6. Perakitan Kembali
- Memasang kembali kaliper
pada shockbreaker dan
mengencangkan baut-baut
pengikat sesuai standar.
7. Pemompaan (Bleeding)
8. Pengecekan
3. Pembersihan
Bahan:
- Melepas kampas rem lama
5. Kampas dari panel rem. Membersihkan
rem tromol ruang tromol dan panel rem
baru menggunakan kompresor dan
6. Grease kuas dari debu hasil
(Gemuk)
91
7. Amplas pengereman.
Kasar
8. Lap Majun 4. Pemeriksaan
6. Penyetelan (Adjusting)
7. Pengetesan
92
(jika perlu) - Menekan pinggiran ban agar
terlepas dari bibir velg.
Menggunakan tire changer
atau sendok ban secara
perlahan untuk mengeluarkan
ban lama tanpa merusak velg.
6. Pengisian Udara
7. Pemasangan Roda
8. Final Check
93
3. Lap Majun menggunakan kompresor dan
cairan pembersih.
4. Pemeriksaan
- Cek kelayakan V-belt
(keretakan), Roller (peyang),
dan ketebalan Kampas Ganda.
Jika ada yang aus,
informasikan kepada
konsumen.
5. Pelumasan
4. Inspeksi Visual
94
5. Identifikasi
7. Pelaporan
8. Perakitan
5 Pengisian:
- Membuka tutup pengisian
(dipstick), lalu menuangkan
oli baru menggunakan corong
sesuai kapasitas mesin (misal:
95
0,8L).
6 Pengecekan
5. Pemasangan Kampas
- Memasang kampas rem baru
pada dudukannya. Pastikan
posisi per penahan kampas
terpasang dengan benar agar
tidak timbul bunyi berisik.
6. Perakitan Kembali
- Memasang kembali kaliper
pada shockbreaker dan
mengencangkan baut-baut
pengikat sesuai standar.
7. Pemompaan (Bleeding)
96
rem terasa keras/pakem.
8. Pengecekan
5. Pelumasan
97
Tromol 1. Kunci Ring 19 - Menempatkan motor pada
17-12-2025 & 17 (untuk as standar tengah. Memastikan
roda) mesin dan knalpot sudah
2. Kunci Pas/Ring dalam kondisi dingin.
10, 12, atau 14
(untuk baut 2. Pembongkaran
panel rem)
3. Tang - Melepas baut penyetel rem,
Kombinasi lalu melepas mur as roda
4. Kompresor & belakang. Tarik as roda dan
Kuas lepaskan roda dari lengan
ayun (swing arm).
3. Pembersihan
Bahan:
- Melepas kampas rem lama
1. Kampas dari panel rem. Membersihkan
rem tromol ruang tromol dan panel rem
baru menggunakan kompresor dan
2. Grease kuas dari debu hasil
(Gemuk) pengereman.
3. Amplas
Kasar 4. Pemeriksaan
4. Lap Majun
- Memeriksa kondisi per
pengembali dan permukaan
dalam tromol. Jika tromol
terasa licin, lakukan
pengamplasan halus pada
permukaan tromol dan kampas
baru agar lebih pakem.
6. Penyetelan (Adjusting)
7. Pengetesan
98
18-12-2025 Motor (Body Part 1. Obeng Plus (+) yang terang. Menyiapkan
Replacement) wadah khusus untuk
2. Obeng Minus (-) mengelompokkan baut-baut
kecil (untuk klip) berdasarkan posisinya
6. Perakitan
7. Finishing-
99
4. Kompresor & - Melepas mur as roda depan
Alat ukur dan mencabut poros as roda.
tekanan ban. Lepaskan roda dari garpu
depan (shockbreaker).
Bahan:
4. Pelepasan Ban
6. Pengisian Udara
7. Pemasangan Roda
8. Final Check
100
22-12-2025 1. Kunci T-8, T- - Memarkir motor di tempat
10, T-12 yang terang. Menyiapkan
2. Obeng Plus & peralatan bongkar bodi.
Minus
3. Senter [Link] Bodi
(Flashlight)
4. Kompresor - Melepas cover bodi bagian
bawah, sayap samping, atau
Bahan: bagian dek (untuk motor
matic) agar seluruh struktur
1. Cairan Anti rangka utama terlihat jelas.
Karat
(Opsional/Jika 3. Pembersihan Rangka
perlu)
2. Lap Majun - Membersihkan kotoran, debu,
3. Cairan atau lumpur yang menempel
pembersih karat pada rangka menggunakan
kompresor atau lap agar
kondisi plat besi terlihat asli.
4. Inspeksi Visual
5. Identifikasi
7. Pelaporan
8. Perakitan
101
24-12-2025 Sentrifugal Kunci Shock melepas unit pulley belakang
(Kampas Ganda) 19 menggunakan tracker dan
2. Flywheel kunci shock 19.
Holder
(Tracker) 2. Pelepasan Kampas
3. Kunci Mur
Kopling - Menekan unit kopling
(biasanya menggunakan alat penekan per
39mm atau agar aman, lalu membuka mur
41mm) pengunci kopling yang besar.
4. Alat penekan Lepaskan perlahan agar per
per kopling tidak melompat.
(Clutch Spring
Compressor) 3. Pembersihan
atau ragum.
5. Tang Spree - Melepas kampas ganda lama
(Tang Klip). dari dudukannya.
Membersihkan debu dan sisa
Bahan: gemuk lama pada area poros
dan rumah kopling (clutch
1. Satu set bell)
Kampas Ganda
baru.
2. Grease CVT 4. Pemasangan
(High Temp).
3. Amplas halus. - Memasang kampas ganda baru
4. Lap Majun. pada dudukannya. Pastikan
karet peredam (damper) dan
klip pengunci terpasang
dengan benar.
5. Pelumasan
6. Perakitan Unit
7. Final Check
- Mengamplas sedikit
permukaan kampas baru agar
lebih menggigit ke rumah
kopling. Pasang unit ke motor
dan lakukan tes jalan.
102
2. Kunci Pas/Ring dalam kondisi dingin.
10, 12, atau 14
(untuk baut 2. Pembongkaran
panel rem)
3. Tang - Melepas baut penyetel rem,
Kombinasi lalu melepas mur as roda
4. Kompresor & belakang. Tarik as roda dan
Kuas lepaskan roda dari lengan
ayun (swing arm).
3. Pembersihan
Bahan:
- Melepas kampas rem lama
1. Kampas dari panel rem. Membersihkan
rem tromol ruang tromol dan panel rem
baru menggunakan kompresor dan
2. Grease kuas dari debu hasil
(Gemuk) pengereman.
3. Amplas
Kasar 4. Pemeriksaan
4. Lap Majun
- Memeriksa kondisi per
pengembali dan permukaan
dalam tromol. Jika tromol
terasa licin, lakukan
pengamplasan halus pada
permukaan tromol dan kampas
baru agar lebih pakem.
6. Penyetelan (Adjusting)
7. Pengetesan
103
Holder 2. Pembongkaran
(Tracker) - Lepas baut cover CVT
4. Kompresor & menggunakan kunci T-8
Air Duster secara menyilang. Buka baut
5. Kuas & Wadah pulley depan (22mm) dan
belakang (19mm) dengan
Bahan: bantuan tracker agar tidak
berputar.
1. CVT
Cleaner 3. Pembersihan
(Cairan - Lepas semua komponen (V-
pembersih belt, Roller, Slide Piece,
2. Grease Kampas Ganda). Bersihkan
(Gemuk) debu halus di dalam bak CVT
CVT High menggunakan kompresor dan
Temp cairan pembersih.
3. Lap Majun
4. Pemeriksaan
- Cek kelayakan V-belt
(keretakan), Roller (peyang),
dan ketebalan Kampas Ganda.
Jika ada yang aus,
informasikan kepada
konsumen.
5. Pelumasan
Pembimbing DUDI,
DENIS HENDRIANTO
___________________
104
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Kegiatan PKL (praktik kerja lapangan) yang dilaksanakan sangat bermanfaat bagi para
siswa/siswi khususnya siswa SMK Negeri 1 Boyolali, setelah diadakannya PKL ini
siswa/siswi dapat menambah pengalaman,skil serta mengetahui bahwasannya didunia kerja itu
membutuhkan konsentrasi dan juga pikiranyang harusterus maju kedepan, serta lebih menghargai
waktu dan juga komunikasi yang baik dengan kolega/pelanggan atau juga dengan rekan kerja
atau tim sehingga tidak terjadi mis komunikasi serta kesalahan dalam mengerjakan suatu
pekerjaan. Beberapa pengalaman tersebut dapat menjadi bekal bagisiswa/Idalam menghadapi
dunia kerja yang sesungguhnya.
Berikut ini adalah saran yang bias penulis berikan dalam pelaksanaan Praktik Kerja
Lapangan, Yaitu:
1 . BAGI SISWA/SISWI
➢ Siswadiharapkan lebih aktif berkomunikasi/tidak malu untuk bertanya.
➢ Siswadiharapkandapat menjaga nama baik sekolah, keluarga, serta nama baik
dirisendiri.
➢ Siswadapat mencatat dan mempelajari dengan baik pekerjaan – pekerjaanapa yang
dilaksanakanselama kegiatan PKL sesuaidengan SOP yang berlaku.
2. BAGI SEKOLAH
➢ Pembekalan kepada peserta didik sebelum melaksanakan kegiatan PKL
sebaiknya lebih matangsehingga hasil yang dicapai tentusaja lebih maksimal
105
PresensiKehadiran PKL Form- 3
106
30
31
107
27
28
29
30
31
108
Form – 4
LEMBAR BIMBINGAN
DENGAN PEMBIMBING PKL DI SEKOLAH
PARAF
NO TANGGAL URAIAN KEGIATAN PEMBIMBING
Pembimbing
109
Photo Kegiatan
110