TUGAS
MAKALAH
KELOMPOK 4
Anggota
DEVITA
NAZHWA
WINDA
MANOHARA
RUMAISA [Link]
Latar Belakang
Dalam dunia pemrograman dan logika komputer, memahami alur proses
penyelesaian suatu masalah merupakan hal yang sangat penting. Salah
satu cara untuk menggambarkan alur tersebut adalah dengan
menggunakan flowchart atau bagan alir. Flowchart membantu dalam
memvisualisasikan langkah-langkah logis dari sebuah program, sehingga
memudahkan dalam memahami, merancang, dan menganalisis suatu
algoritma.
Salah satu contoh penerapan flowchart yang sederhana namun penting
adalah untuk menentukan apakah suatu bilangan termasuk bilangan
ganjil atau genap. Konsep ini menjadi dasar dalam pembelajaran logika
pemrograman, karena melibatkan penggunaan struktur percabangan
(decision), yaitu pengambilan keputusan berdasarkan suatu kondisi
tertentu.
Dengan membuat flowchart untuk menentukan bilangan ganjil atau
genap, kita dapat melatih kemampuan berpikir logis serta memahami
bagaimana komputer melakukan proses pengambilan keputusan
berdasarkan nilai input yang diberikan. Selain itu, pembuatan flowchart
ini juga membantu dalam merancang program yang efisien, sistematis,
dan mudah dipahami oleh orang lain.
Rumusan Masalah
Bagaimana cara
menggambarkan Simbol-simbol apa saja Bagaimana proses kerja
langkah-langkah logis yang digunakan dalam flowchart dalam
dalam menentukan membedakan antara
suatu bilangan ganjil flowchart untuk
atau genap menentukan bilangan bilangan ganjil dan
menggunakan ganjil dan genap? bilangan genap?
flowchart?
Manfaat
Menjadi dasar dalam
pembuatan program
Mempermudah
Melatih kemampuan komputer sederhana,
pemahaman konsep
berpikir logis dan seperti program yang
algoritma dan
sistematis, karena dapat membedakan
pemrograman dasar,
bilangan ganjil dan
dalam membuat khususnya dalam
genap secara
flowchart diperlukan penggunaan
otomatis.
urutan langkah- percabangan
langkah yang runtut (decision making)
dan tepat. untuk menentukan
suatu kondisi.
Tujuan
Menjelaskan langkah-langkah logis dalam proses
menentukan apakah suatu bilangan termasuk ganjil
atau genap.
Membantu memahami penggunaan simbol-simbol
flowchart, seperti simbol proses, input/output, dan
keputusan (decision).
Melatih kemampuan dalam merancang algoritma
sederhana, yang dapat diterapkan dalam
pemrograman komputer dasar.
Materi Pertama Seri 1 Seri 2
20
BAB II — Materi Pembahasan
2.1 Pengertian Flowchart
Flowchart atau bagan alir adalah diagram yang digunakan
untuk menggambarkan urutan langkah-langkah logis dari
suatu proses atau program secara visual. Flowchart
membantu dalam memahami bagaimana suatu proses bekerja, 15
karena setiap langkah dijelaskan menggunakan simbol-simbol
tertentu yang saling terhubung dengan garis alur.
Dalam bidang pemrograman, flowchart berfungsi untuk
merancang logika program sebelum ditulis dalam bentuk kode.
Dengan adanya flowchart, kesalahan dalam alur program
dapat diminimalisir karena setiap langkah sudah direncanakan
secara jelas. 10
Beberapa simbol yang umum digunakan dalam flowchart
antara lain:
→
1. Terminator (Oval) Menunjukkan Start (mulai) dan End
(selesai).
→
2. Input/Output (Jajar genjang) Menunjukkan proses
→
memasukkan atau menampilkan data.
3. Process (Persegi panjang) Menunjukkan proses 5
→
perhitungan atau pengolahan data.
4. Decision (Belah ketupat) Menunjukkan percabangan
→
logika atau pengambilan keputusan.
5. Flow line (Panah) Menunjukkan arah alur proses.
Flowchart yang dibuat untuk menentukan bilangan ganjil dan
genap merupakan salah satu contoh penerapan dasar dari
konsep percabangan logika (decision). Melalui flowchart ini, 0
kita dapat menggambarkan bagaimana komputer memeriksa Item 1 Item 2 Item 3
suatu bilangan apakah habis dibagi dua atau tidak, sehingga
dapat disimpulkan apakah bilangan tersebut genap atau ganjil.
Materi Kedua
2.2 Pengertian Bilangan Ganjil dan Genap
Bilangan ganjil dan genap merupakan salah satu konsep dasar dalam matematika yang sangat sering digunakan
dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam dunia pemrograman.
Secara sederhana, bilangan ganjil dan genap dapat dibedakan berdasarkan hasil pembagian bilangan tersebut
dengan angka 2.
[Link] genap adalah bilangan yang habis dibagi dua, artinya jika dibagi 2, sisa hasil bagi adalah 0.
Contoh: 2, 4, 6, 8, 10, 12, dan seterusnya.
Secara matematis dapat ditulis:
Bilangan genap = 2 × n, dengan n adalah bilangan bulat.
[Link] ganjil adalah bilangan yang tidak habis dibagi dua, artinya jika dibagi 2, sisa hasil bagi adalah 1.
Contoh: 1, 3, 5, 7, 9, 11, dan seterusnya.
Secara matematis dapat ditulis:
Bilangan ganjil = (2 × n) + 1, dengan n adalah bilangan bulat.
Dalam konteks flowchart, konsep ini digunakan untuk menentukan kondisi atau keputusan (decision).
Pada flowchart, langkah ini biasanya dilakukan dengan memeriksa sisa hasil pembagian (modulus) dari bilangan
Jika bilangan % 2
→
tersebut terhadap angka 2:
≠ →
Jika bilangan % 2 = 0
0
maka bilangan genap
maka bilangan ganjil
Dengan memahami konsep ini, seseorang dapat membuat flowchart yang menggambarkan bagaimana komputer
melakukan pengecekan secara logis untuk menentukan jenis bilangan yang dimasukkan.
Kesimpulan
Berdasarkan pembahasan yang telah dijelaskan, dapat
disimpulkan bahwa flowchart merupakan alat bantu yang
sangat berguna untuk menggambarkan alur logika dalam
penyelesaian suatu masalah secara sistematis dan mudah
dipahami.
Pembuatan flowchart untuk menentukan bilangan ganjil dan
genap membantu memahami bagaimana proses pengambilan
keputusan dilakukan dalam sebuah program. Melalui
penggunaan simbol-simbol seperti input/output, process, dan
decision, kita dapat menggambarkan bagaimana komputer
memeriksa suatu bilangan — apakah habis dibagi dua atau
tidak — untuk kemudian menentukan hasilnya sebagai
bilangan genap atau bilangan ganjil.
Terima
Kasih