Protista
Protista berasal dari dua suku kata bahasa Yunani, yaitu protos yang berarti pertama atau mula-
mula dan ktistos yang berarti menyusun atau membuat. Jadi, Protista adalah organisme
eukariotik penyusun pertama dibumi, dan diperkirakan ada di bumi sekitar 1-2 miliar tahun lalu.
Ciri-ciri Protista
1. Eukariotik
Semua Protista adalah eukariotik sederhana yang memiliki nucleus, membrane sel,
mitokondria, badan golgi dan organel sel lainnya.
2. Memiliki struktur sel sederhana
3. Uniseluler (sel tunggal)
Kebanyakan Protista adalah uniseluler, hanya sedikit yang masuk ke multiseluler.
4. cara mendapatkan nutrisinya ada yang autotrof, heterotrof dan mixotrof
5. Habitatnya ada di laut, air tawar, tanah, lingkungan lembab, di dalam tubuh organisme
lain sebagai simbion atau parasit.
Klasifikasi Protista
1. Protista mirip jamur
Protista mirip jamur tidak dikelompokkan ke dalam Kingdom Fungi karena memiliki sel
berflagel yang dapat bergerak pada fase vegetative yang mirip dengan amoeba.
Perbedaan yang lainnya yaitu :
a. Filum Myxomycota
Disebut juga jamur lendir karena berkilau dan basah seperti lendir. Dan dibedakan
lagi menjadi 2 yaitu jamur lendir tidak bersekat (Myxomycota) dan jamur lendir
bersekat (Acrasiomycota).
b. Filum Oomycota
Disebut juga dengan jamur karat putih (White rust) atau jamur berbulu halus (Downy
mildew). Oomycota sebagian besar adalah pengurai organisme air tawar yang sudah
mati.
2. Protista mirip tumbuhan (ganggang)
Ganggang adalah Protista yang memiliki klorofil sehingga dapat melakukan fotosintesis.
Ganggang mirip dengan tumbuhan tapi belum memiliki daun, batang dan akar
sesungguhnya. Filum klasifikasi dari ganggang yaitu :
3. Protista mirip hewan (Protozoa)
Protozoa adalah Protista dengan ciri mirip hewan yaitu mampu bergerak berpindah
tempat dan memiliki dinding sel. Ukurannya 5-100 mikrometer hingga beberapa
millimeter.
Ciri umum Protozoa:
1) Uniseluler
2) Memiliki alat gerak yang dapat berupa:
a. Pseudopodia, merupakan juluran sitoplasma yang terjadi akibat gerakan
ektoplasma dan endoplasma yang merupakan mikrofilamen.
b. Flagel, merupakan bulu cambuk yang merupakan juluran mikrotubulus. Flagel
berukuran besar dan jumlahnya sedikit.
c. Silia, merupakan bulu getar yang merupakan juluran mikrotubulus. Silia
berukuran kecil dan jumlahnya banyak dan tersebar.
3) Reproduksi dilakukan secara:
a. Secara aseksual dilakukan dengan pembelahan biner.
b. Secara seksual dilakukan dengan konjugasi.
Klasifikasi protozoa berdasarkan alat geraknya :
- Peran menguntungkan protista
- Peran merugikan Protista