PELATIHAN DAN SERTIFIKASI TEKNISI INSTRUMENTASI
TOOLS
ALAT BANTU BEKERJA
TOOLS
• Tools adalah alat yang dapat membantu seseorang
dalam melakukan suatu pekerjaan. Tools dapat dibagi
menjadi dua jenis, yaitu hand tools dan power tools:
• Hand tools
Alat yang tidak menggunakan mesin atau listrik, dan
mengandalkan tenaga manusia. Hand tools seringkali
digunakan untuk pekerjaan yang memerlukan presisi dan
keahlian manual.
• Power tools
Alat yang menggunakan sumber tenaga berupa listrik atau
baterai. Power tools juga dikenal sebagai perkakas listrik,
dan dirancang untuk mempermudah dan meningkatkan
berbagai pekerjaan. Power tools sering digunakan untuk
pekerjaan yang memerlukan tenaga lebih besar dan
efisiensi dalam waktu.
HAND TOOL YANG SERING DIGUNAKAN
1. Obeng (Screwdriver) digunakan untuk memasang atau melepas sekrup. Berdasarkan matanya. Pemilihan obeng bisa
didasarkan pada jenis sekrup yang digunakan.
2. Wrench atau kunci pas: Wrench atau kunci pas digunakan untuk mengencangkan atau melonggarkan baut atau mur.
Wrench tersedia dalam berbagai ukuran dan jenis, seperti kunci pas set, kunci ring, dan kunci kombinasi. Wrench sangat
penting dalam pekerjaan konstruksi, perbaikan kendaraan, dan industri.
3. Tang adalah alat yang digunakan untuk memegang atau memotong benda. Tang tersedia dalam berbagai jenis, seperti
tang lancip, tang kombinasi, dan tang potong. Tang digunakan dalam berbagai pekerjaan, mulai dari industri, perbaikan
rumah, hingga kegiatan sehari-hari.
4. Plier atau tang pipa adalah alat yang digunakan dalam pekerjaan pipa. Plier digunakan untuk menggenggam dan
memutar pipa dalam berbagai ukuran. Plier juga digunakan dalam industri otomotif dan konstruksi.
SPECIAL TOOLS
Special tools adalah alat khusus yang dirancang untuk tugas tertentu yang tidak dapat dilakukan dengan
alat standar. Alat ini biasanya dirancang untuk keperluan industri, otomotif, mekanik, atau aplikasi teknis
lainnya di mana presisi dan efisiensi sangat penting
Contoh Special Tools:
• Torque Wrench (Kunci Torsi): Alat yang digunakan untuk mengencangkan baut atau mur dengan torsi
spesifik, sering digunakan dalam industri otomotif.
• Valve Spring Compressor: Digunakan untuk melepaskan dan memasang pegas katup pada mesin
kendaraan.
• Bearing Puller: Alat yang digunakan untuk menarik bantalan (bearing) dari poros tanpa merusaknya.
• Crimping Tool: Alat yang digunakan untuk menghubungkan kabel listrik dengan terminal secara presisi.
• Digital Micrometer: Digunakan untuk mengukur dimensi yang sangat kecil dengan presisi tinggi dalam
pengukuran komponen mekanik.
• Test Rig: Alat uji khusus untuk menguji performa atau kalibrasi peralatan tertentu seperti katup, aktuator,
atau instrumen lainnya.
• Dan peralatan kalibrasi lainnya
CARA MEMILIH HAND TOOL YANG TEPAT
• Dalam memilih hand tool yang tepat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar bisa mendapatkan
hand tool yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi Anda. Berikut adalah cara memilih hand tool
yang tepat:
• Tentukan Jenis Hand Tool yang Dibutuhkan: Langkah pertama adalah menentukan jenis hand tool
yang Anda butuhkan. Hand tool sendiri memiliki berbagai macam jenis, seperti obeng, hammer, wrench,
tang, dan sebagainya. Pilihlah jenis hand tool yang sesuai dengan pekerjaan yang akan Anda lakukan.
• Pertimbangkan Fungsi Hand Tool: Setiap jenis hand tool memiliki fungsi spesifik, misalnya obeng
digunakan untuk mengencangkan atau melepas sekrup, hammer untuk memukul benda, dan wrench
untuk mengencangkan baut atau mur. Pastikan hand tool yang Anda pilih memiliki fungsi yang sesuai
dengan kebutuhan Anda.
• Perhatikan Kualitas dan Bahan Hand Tool: Pilihlah hand tool yang terbuat dari bahan yang berkualitas,
seperti baja atau logam yang tahan lama dan tidak mudah rusak. Hand tool dengan kualitas baik akan
memberikan performa yang lebih baik dan lebih awet dalam penggunaannya.
• Sesuaikan Ukuran dan Bentuk dengan Preferensi: Pilihlah hand tool yang memiliki ukuran dan bentuk
yang nyaman saat digunakan. Jika Anda sering bekerja dengan ruang terbatas, pilihlah hand tool dengan
ukuran yang lebih kecil agar bisa digunakan dengan mudah.
TIPS MERAWAT HAND TOOL AGAR TAHAN LAMA
• Setiap jenis hand tool memiliki batas penggunaan yang disarankan. Gunakan hand tool sesuai dengan kebutuhan
dan tidak melebihi batas kemampuannya agar hand tool tetap awet dan tidak cepat rusak. Selain itu, Ada beberapa
tips yang penting untuk merawat hand tool agar tetap tahan lama. Berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda
ikuti:
• Bersihkan setelah digunakan: Pastikan Anda membersihkan hand tool setelah digunakan untuk menghilangkan
kotoran dan debu. Gunakan sikat kecil atau lap kering untuk membersihkannya. Jangan menggunakan air atau
cairan pembersih yang berlebihan karena dapat merusak bagian-bagian sensitif pada hand tool.
• Simpan dengan benar: Setelah membersihkan hand tool, pastikan Anda menyimpannya dengan benar. Jangan
biarkan hand tool terpapar kelembaban atau udara lembap yang dapat menyebabkan korosi. Simpan hand tool di
tempat yang kering dan terhindar dari paparan sinar matahari langsung.
• Gunakan dengan benar: Selalu gunakan hand tool sesuai dengan fungsinya dan jangan memaksa penggunaan
yang tidak sesuai. Jika Anda memaksa penggunaan yang tidak tepat, hal itu dapat merusak hand tool dan
mempersingkat umur pakainya.
• Hindari benturan dan jatuh: Hand tool yang sering terbentur atau jatuh dapat mengalami kerusakan yang serius.
Usahakan untuk menjaga kehati-hatian saat menggunakan dan menyimpan hand tool agar terhindar dari benturan
dan jatuh yang tidak disengaja.
POWER TOOLS
• Power tools merupakan alat yang mempunyai sumber penggerak
bukan dari tenaga manusia tetapi berasal dari energi listrik atau
tenaga udara bertekanan. Power tools sangat dibutuhkan dalam
dunia konstruksi, perbaikan, dan proyek lainnya. Setiap jenis power
tools memiliki fungsi yang berbeda dan digunakan untuk tugas yang
spesifik. Apabila dibandingkan dengan hand tools, power tools lebih
mempermudah pekerjaan dan dapat mempercepat pekerjaan.
JENIS-JENIS POWER TOOLS
1. Bor Listrik
Mesin bor listrik atau bor tangan adalah peralatan yang sering digunakan dalam berbagai jenis proyek, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun industri. Mesin ini memiliki
fungsi untuk membuat lubang atau mengebor pada berbagai jenis material seperti kayu, tripleks, atau tembok sesuai dengan kebutuhan yang ada.
2. Bor Impact (Impact Drill)
Bor impact, atau yang juga dikenal sebagai Impact drill, memiliki fungsi dan kegunaan yang sama dengan bor listrik biasa. Namun, yang membedakan dari bor impact adalah
adanya fitur memberikan hentakan atau daya bentur yang dapat digunakan untuk melubangi objek keras seperti beton. Hal ini membuat bor impact lebih efektif dalam melubangi
objek keras ataupun melepas baut dan sekrup yang terpasang erat.
3. Bench Drill
Bench drill, atau yang juga dikenal sebagai bor duduk, adalah variasi lain dari mesin bor yang memiliki konstruksi yang berbeda. Mesin ini diletakkan di atas meja atau permukaan
dan benda yang akan dilubangi diarahkan ke posisi pengeboran pada mesin. Bench drill cocok digunakan untuk proyek yang memerlukan skala yang lebih besar seperti untuk
industri, proyek konstruksi, atau produksi.
4. Hand Grinder
Hand grinder atau portable power grinder adalah salah satu jenis power tools yang digunakan untuk menghaluskan, mengkilapkan, dan memotong permukaan material tertentu.
Mesin ini memiliki berbagai jenis mata gerinda yang digunakan sesuai dengan fungsinya, seperti untuk mengampelas, memotong batu, atau mengkilapkan.Â
Beberapa jenis mata gerinda seperti resibon atau kain digunakan untuk polishing. Hand grinder menggunakan wheel atau piringan yang berputar dan dapat diganti-ganti
5. Obeng Cordless
Obeng cordless atau cordless screwdriver adalah power tools yang memiliki fungsi yang sama dengan obeng manual, tetapi tidak memerlukan tenaga manual untuk digunakan.
Mesin ini menggunakan tenaga listrik atau baterai sebagai sumber daya.Â
Cordless screwdriver memiliki fitur yang dapat mengatur arah putaran, seperti searah jarum jam untuk mengencangkan atau berlawanan jarum jam untuk melepaskan. Kelebihan
dari obeng cordless adalah tidak tergantung pada kabel listrik sehingga lebih fleksibel dan mudah digunakan
6. Kompresor
Alat ini berguna untuk memberikan stok udara pada berbagai peralatan yang menggunakan tekanan udara sebagai sumber tenaganya. Kompresor juga dilengkapi dengan
regulator tekanan udara yang dapat menghentikan kerja kompresor jika tekanan udara sudah mencapai batas maksimumnya
PERALATAN KALIBRASI (CALIBRATOR)
Pressure Calibrator
Current Calibrator
Temperature Calibrator
Digital Multimeter
Digital Pressure Gauge
Decade Resistance Box
Thermo bath
Hydrolic Pump (High)
Low Pump
Hart Comp
Verification Software
CARA MERAWAT POWER TOOLS
1. Jaga Kebersihan Perkakas
Agar perkakas lebih awet, kita harus memperhatikan kebersihannya setelah pemakaian dengan cara mengelapnya menggunakan kanebo basah.
2. Simpan Perkakas Pada Tempatnya
Simpanlah perkakas di tempat khusus untuk menaruh perkakas dalam keadaan rapi dan bersih. Jangan meninggalkan perkakas di sembarang tempat
setelah menggunakannya.
3. Jangan Biarkan Alat Perkakas Di Atas Mesin
Menaruh perkakas di atas mesin bisa memungkinkan terjadinya kecelakaan seperti kehancuran mesin, kerusakan perkakas, kerusakan mesin yang
dapat menimbulkan kecelakaan pada Anda. Maka dari itu kita tidak boleh membiarkan alat perkakas di atas mesin.
4. Ganti Perkakas yang Rusak
Memakai perkakas yang tidak layak pakai dapat menimbulkan kerusakan pada objek yang kita inginkan bahkan dapat
membuat penggunanya terluka. Jadi jangan biarkan perkakas yang rusak disimpan apalagi digunakan.
5. Gunakan Perkakas Sesuai Kebutuhannya
Penggunaan perkakas harus dimaksimalkan sesuai dengan fungsinya. Contohnya, pilihlah kunci yang pas sesuai dengan kebutuhan Anda. Pastikan
kunci yang ukurannya pas dan sesuai kebutuhan. Selain itu, sebaiknya kita mempunyai tempat yang khusus dan tepat untuk menyimpan alat-alat
perkakas. Kita bisa menggunakan kotak penyimpanan perkakas yang dapat memberikan kemudahan pada Anda saat mencari perkakas, karena kotak
penyimpanan perkakas biasanya sudah didesain dan mempunyai bagian–bagian khusus yang di rancang untuk menyimpan perkakas sesuai dengan
jenis dan kegunaannya.