JAKARTA – PT Pupuk Indonesia (Persero) mengumumkan periode pendaftaran
Distributor pupuk subsidi tahun anggaran 2023 dibuka pada 5-12 September 2022.
Pendaftaran bisa dilakukan secara online menggunakan aplikasi Distributor
Management System (DIMAS) dan terbuka untuk umum. Pendaftaran calon
Distributor dengan mekanisme tersebut telah dilaksanakan sejak tahun 2021 pasca
dilaksanakan sentralisasi fungsi pemasaran di Pupuk Indonesia Group.
Infografis bisa diunduh dengan mengeklik tautan ini Infografis Pendaftaran Calon
Distributor Pupuk Bersubsidi
Aplikasi DIMAS merupakan saluran elektronik untuk calon Distributor pupuk
bersubsidi. Bagi calon Distributor yang ingin mendaftar bisa langsung masuk ke
laman [Link] dan menyiapkan segala dokumen persyaratan
yang diberlakukan.
Penerapan Aplikasi DIMAS dalam menjaring Distributor menerapkan asas efisien,
efektif, akuntabel, kompetitif, adil dan wajar sehingga dapat mengurangi intervensi
dari sisi pendaftaran, penilaian, dan pengangkatan atau penetapan Distributor.
Pendaftaran secara online juga menandakan proses bisnis yang transparan, hingga
meningkatkan kecepatan proses pendaftaran, penilaian, pemilihan Distributor, dan
integrasi data.
Syarat untuk menjadi Distributor pupuk bersubsidi sudah tertuang dalam Peraturan
Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 15/M-DAG/PER/4/2013 tentang
Pengadaan dan Penyaluran Pupuk Bersubsidi Untuk Sektor Pertanian. Di mana
syarat-syarat yang tertuang dalam beleid ini antara lain; bergerak dalam bidang
usaha perdagangan umum; Memiliki kantor dan pengurus yang aktif menjalankan
kegiatan usaha perdagangan di tempat kedudukannya; memenuhi syarat-syarat
umum untuk melakukan kegiatan perdagangan yaitu; Surat Izin Usaha Perdagangan
(SIUP), Tanda Daftar Perusahaan (TDP), dan Surat Izin Tempat Usaha (SITU)
Perdagangan; memiliki dan/atau menguasai sarana gudang dan alat transportasi
yang dapat menjamin kelancaran penyaluran pupuk bersubsidi di wilayah tanggung
jawabnya; dan mempunyai jaringan distribusi yang dibuktikan dengan memiliki
paling sedikit 2 (dua) pengecer di setiap Kecamatan dan/atau desa di wilayah
tanggung jawabnya.
Tidak sampai di situ, para calon Distributor pupuk bersubsidi juga harus memenuhi
persyaratan tambahan yang ditetapkan oleh produsen dalam hal ini PT Pupuk
Indonesia (Persero). Adapun tambahannya seperti; memiliki kantor dan pengurus
yang aktif menjalankan kegiatan usaha perdagangan di tempat kedudukannya;
Surat permohonan menjadi Distributor; Akta Pendirian Perusahaan; Memiliki Nomor
Pokok Wajib Pajak (NPWP); Memiliki Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak
(SPPKP).
Selanjutnya, para calon Distributor pupuk bersubsidi juga harus memiliki
rekomendasi sebagai Distributor pupuk subsidi dari Dinas Kabupaten/Kota setempat
yang membidangi perdagangan untuk penunjukan Distributor baru; Mengisi form
kelengkapan persyaratan Distributor; Surat Pernyataan tentang kesanggupan
melaksanakan pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi sesuai
ketentuan/peraturan pemerintah yang berlaku dan kebijakan perusahaan; Surat
Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak Dari Distributor bahwa daftar seluruh pengecer
yang ditunjuk oleh Distributor telah memenuhi persyaratan berdasarkan peraturan
perundang-undangan untuk menjadi pengecer pupuk bersubsidi.
Lalu para Calon Distributor juga tidak memiliki permasalah keuangan dengan
perusahaan yang dibuktikan melalui Surat Pemberitahuan Perusahaan; Memiliki
akses jaringan internet; Memiliki petugas lapangan; dan Dokumen tambahan
lainnya sesuai Persyaratan Calon Distributor yang ditetapkan oleh Perusahaan.