0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
13 tayangan21 halaman

Bab 3

Modul ajar ini ditujukan untuk siswa kelas VIII SMPN 1 Lubuk Alung dalam mata pelajaran PPKn, membahas peraturan negara dan tata urutan perundang-undangan. Siswa diajarkan untuk memahami pentingnya peraturan dalam kehidupan sehari-hari, serta jenis dan hierarki peraturan di Indonesia melalui metode pembelajaran kolaboratif dan digital. Capaian pembelajaran mencakup pemahaman, sikap patuh terhadap hukum, dan kemampuan untuk membuat bagan visual dari peraturan yang dipelajari.

Diunggah oleh

sisri651
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
13 tayangan21 halaman

Bab 3

Modul ajar ini ditujukan untuk siswa kelas VIII SMPN 1 Lubuk Alung dalam mata pelajaran PPKn, membahas peraturan negara dan tata urutan perundang-undangan. Siswa diajarkan untuk memahami pentingnya peraturan dalam kehidupan sehari-hari, serta jenis dan hierarki peraturan di Indonesia melalui metode pembelajaran kolaboratif dan digital. Capaian pembelajaran mencakup pemahaman, sikap patuh terhadap hukum, dan kemampuan untuk membuat bagan visual dari peraturan yang dipelajari.

Diunggah oleh

sisri651
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR

Satuan Pendidikan SMPN 1 Lubuk Alung


Nama Sisri Selvia, S. Pd
Kelas/Semester/Fase VIII/Semester I/Fase D
Mata Pelajaran PPKn
Tahun Ajaran 2025/2026
Materi BAB 3: Peraturan Negaraku

Profil Murid
 Minat: Murid menyukai kegiatan diskusi, bermain peran, dan membuat proyek kelompok.
 Cara Belajar: Kolaboratif, visual, dan kontekstual.
 Lingkungan Tempat Tinggal: Perkotaan dan pedesaan dengan keberagaman sosial.

Materi Pelajaran
Peraturan sebagai pedoman hidup bersama dalam lingkungan rumah, sekolah, masyarakat, dan
negara.

Dimensi Profil Pelajar Pancasila


1. Berkebinekaan global
2. Gotong royong
3. Mandiri

Capaian Pembelajaran
Peserta didik mampu memahami pentingnya peraturan dalam kehidupan bermasyarakat dan
bernegara, serta menunjukkan sikap patuh terhadap peraturan di lingkungan rumah, sekolah,
masyarakat, dan negara.

Topik Pembelajaran
Pentingnya peraturan dalam kehidupan sehari-hari untuk menciptakan keteraturan dan keadilan.

Tujuan Pembelajaran
1. Mengidentifikasi bentuk-bentuk peraturan di lingkungan rumah, sekolah, masyarakat, dan
negara.
2. Menganalisis manfaat dan konsekuensi dari kepatuhan dan pelanggaran terhadap peraturan.
3. Menunjukkan sikap bertanggung jawab dan taat terhadap peraturan di lingkungan sekitar.
Lintas Disiplin
 Bahasa Indonesia (membaca teks peraturan)
 IPS (struktur sosial masyarakat)

Kerangka Pembelajaran (PBL + Deep Learning)


Tahapan Deep Learning & PBL:
1. Awal Pembelajaran (Orientasi & Inisiasi Masalah)
o Guru membuka dengan cerita/video tentang kasus pelanggaran peraturan di sekolah.
o Pertanyaan pemantik: “Apa jadinya jika tidak ada peraturan di rumah, sekolah, atau
negara?”
o Murid merumuskan pertanyaan masalah dalam kelompok.
2. Proses Pembelajaran
o Memahami (Berkesadaran, Bermakna)
→ Murid mengamati contoh peraturan, mendiskusikan fungsi dan nilai dari
peraturan.
o Mengaplikasikan (Bermakna, Menyenangkan)
→ Murid merancang dan mempresentasikan simulasi peraturan di lingkungan sekolah
atau rumah.
o Merefleksikan (Berkesadaran, Bermakna)
→ Diskusi kelompok kecil: Apa yang dipelajari? Apa manfaat aturan?
3. Akhir Pembelajaran
o Refleksi klasikal.
o Guru memberikan penguatan dan rangkuman.

Kemitraan Pembelajaran
Melibatkan orang tua (wawancara kecil tentang aturan di rumah), warga sekolah, dan tokoh
masyarakat sebagai sumber informasi.

Lingkungan Pembelajaran
 Kelas sebagai ruang diskusi.
 Lingkungan sekitar (sekolah, rumah) sebagai laboratorium sosial.

Pemanfaatan Digital
 Video pemantik (contoh pelanggaran peraturan).
 Padlet/Google Jamboard untuk mencatat hasil pengamatan kelompok.
 Canva atau poster digital untuk membuat kampanye kepatuhan terhadap peraturan.

Asesmen Pembelajaran
Formatif dan Sumatif (dalam bentuk tabel sederhana)
Aspek/Kriteria Teknik Asesmen Instrumen Waktu
Pengetahuan (Jenis-jenis peraturan) Tes lisan/tertulis Lembar soal Akhir pertemuan
Lembar observasi
Sikap (kepedulian dan kepatuhan) Observasi Selama diskusi
sikap
Keterampilan (Membuat
Unjuk kerja LKPD dan presentasi Pertemuan ke-2
simulasi/peraturan)

LKPD Sederhana
Judul: Menemukan dan Memahami Peraturan di Sekitar Kita
Instruksi:
1. Carilah 2 contoh peraturan di rumah, sekolah, lingkungan, dan negara.
2. Jelaskan manfaat dari masing-masing peraturan tersebut.
3. Ceritakan akibat yang mungkin terjadi jika peraturan tersebut dilanggar.
4. Buatlah infografis atau poster singkat tentang pentingnya mentaati peraturan.

Awal - Inti - Akhir Pembelajaran


Tahap Aktivitas
Awal Ice breaking, cerita/video pelanggaran aturan, pertanyaan pemantik
Inti Diskusi kelompok, analisis masalah, membuat simulasi peraturan
Akhir Presentasi kelompok, refleksi, penguatan dari guru

Bukti Pembelajaran
Produk:
 Poster infografis/kampanye kepatuhan
 LKPD terisi lengkap
 Video/simulasi kelompok

Template Rubrik Penilaian


Baru
Kriteria/Subdimensi Berkembang Cakap Sangat Berkembang
Memulai
Identifikasi Peraturan Hanya 1 jenis 2-3 jenis 4 jenis Lengkap dan rinci
Analisis Manfaat
Belum logis Sebagian logis Logis Komprehensif
Peraturan
Sangat aktif dan
Kerja Sama Kelompok Pasif Mulai aktif Aktif
memimpin
Minim Refleksi Refleksi Refleksi mendalam &
Refleksi dan Sikap
refleksi sederhana bermakna kritis

Mengetahui, Lubuk Alung, Juli 2025


Kepala SMPN 1 Lubuk Alung Guru Mata Pelajaran PPKn

Dra. YASNI TANJUNG, M.M SISRI SELVIA, [Link]


NIP. 19660505 199203 2 005
Satuan Pendidikan SMPN 1 Lubuk Alung
Nama Sisri Selvia, S. Pd
Kelas/Semester/Fase VIII/Semester I/Fase D
Mata Pelajaran PPKn
Tahun Ajaran 2025/2026
Materi B. Pengertian Tata Urutan Perundang-Undangan

PROFIL MURID
 Minat: Menyukai diskusi, bermain peran hukum, dan membuat bagan visual.
 Cara Belajar: Visual, kolaboratif, dan kontekstual.
 Lingkungan Tempat Tinggal: Beragam, dengan latar belakang sosial yang berbeda (urban
dan semi-urban).

MATERI PELAJARAN
Pengertian dan struktur tata urutan perundang-undangan menurut UU No. 12 Tahun 2011.

DIMENSI PROFIL PELAJAR PANCASILA


1. Bernalar kritis
2. Mandiri
3. Berkebinekaan global

CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu memahami pengertian dan struktur tata urutan perundang-undangan di Indonesia
serta mampu menunjukkan sikap patuh terhadap aturan hukum yang berlaku.

TOPIK PEMBELAJARAN
Struktur dan hierarki peraturan perundang-undangan Indonesia.

TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Menjelaskan pengertian tata urutan perundang-undangan.
2. Mengidentifikasi jenis-jenis peraturan perundang-undangan menurut hierarkinya.
3. Menunjukkan sikap taat hukum dalam kehidupan sehari-hari.
4. Membuat bagan atau infografis hierarki perundang-undangan.

LINTAS DISIPLIN
 Bahasa Indonesia (pemahaman bacaan teks hukum)
 IPS (lembaga dan struktur kekuasaan negara)

KERANGKA PEMBELAJARAN (PBL + DEEP LEARNING)


1. Praktik Pedagogik:
 Menggunakan pendekatan deep learning (berkesadaran, bermakna, menyenangkan)
 Model Problem Based Learning: murid memecahkan kasus nyata pelanggaran hierarki
hukum.
2. Kemitraan Pembelajaran:
 Melibatkan narasumber dari guru BK atau wali kelas untuk diskusi hukum dasar.
 Kolaborasi antar kelompok dan pelibatan keluarga (tugas wawancara aturan di rumah).
3. Lingkungan Pembelajaran:
 Kelas, perpustakaan digital, area diskusi kelompok.
4. Pemanfaatan Digital:
 Video penjelasan tentang tata urutan hukum di Indonesia.
 Canva/PowerPoint untuk membuat bagan hukum.
 Google Form sebagai kuis formatif.

RANCANGAN KEGIATAN PEMBELAJARAN


Pendahuluan (10 menit)
 Ice breaking: tanya jawab tentang peraturan yang sering dipatuhi/dilanggar.
 Video pendek tentang kekacauan hukum bila tidak ada hierarki hukum.
 Pertanyaan pemantik: “Mengapa peraturan perlu ditata secara berurutan dalam suatu
negara?”

Inti Pembelajaran (60 menit)


Tahap Memahami (Berkesadaran, Bermakna)
 Siswa membaca artikel tentang UU No. 12 Tahun 2011.
 Diskusi kelompok kecil: mengapa peraturan harus ada urutannya?
 Guru memberi penjelasan sistematis dan memberikan contoh peraturan (UUD, UU, PP,
Perda).
Tahap Mengaplikasikan (Bermakna, Menyenangkan)
 Murid diberi studi kasus (misal: peraturan daerah bertentangan dengan undang-undang).
 Tugas kelompok: membuat bagan tata urutan peraturan perundang-undangan di Indonesia.
 Presentasi hasil kerja kelompok.
Tahap Merefleksikan (Berkesadaran, Bermakna)
 Murid menuliskan refleksi pribadi: “Apa yang saya pelajari hari ini dan mengapa ini
penting?”
 Diskusi: bagaimana cara kita menjaga kepatuhan terhadap hukum?

Penutup (10 menit)


 Guru memberikan rangkuman poin penting.
 Kuis reflektif menggunakan Google Form.
 Informasi tentang tugas rumah (LKPD).

ASESMEN
Tabel Asesmen Formatif & Sumatif
Aspek/Kriteria Teknik Asesmen Instrumen Waktu
Pengetahuan (urutan hukum) Tes tertulis Soal pilihan ganda & isian Akhir inti
Sikap (sadar hukum) Observasi Lembar observasi sikap Saat diskusi
Keterampilan (bagan hukum) Unjuk kerja Poster / Canva Inti

LKPD SEDERHANA
Judul: Menyusun Bagan Tata Urutan Perundang-undangan
Petunjuk:
1. Bacalah materi tentang UU No. 12 Tahun 2011.
2. Carilah contoh masing-masing peraturan dari UUD sampai Peraturan Desa.
3. Buatlah bagan hierarki hukum di Indonesia secara kreatif.
4. Tuliskan alasan mengapa urutan ini penting.

AWAL - PROSES - AKHIR PEMBELAJARAN


Tahapan Aktivitas Utama
Awal Video, pertanyaan pemantik, diskusi ringan
Proses (Inti) Membaca, analisis, diskusi kasus, buat bagan hukum
Akhir Refleksi, presentasi, penguatan dan kuis

BUKTI
Produk Murid:
 Bagan infografis urutan peraturan
 LKPD terisi
 Hasil diskusi kasus
 Refleksi tertulis
TEMPLATE RUBRIK PENILAIAN
Sangat
Kriteria/Subdimensi Baru Memulai Berkembang Cakap
Berkembang
Menjelaskan
Memahami Urutan Hanya menyebut Menjelaskan Menjelaskan
sebagian dengan
Hukum sebagian urutan lengkap lengkap dan runtut
benar
Menunjukkan
Menganalisis Studi Mulai memahami Menganalisis
Analisis tidak logis solusi kritis dan
Kasus permasalahan dengan tepat
solutif
Aktif dan
Kerja Sama dan Kolaboratif dan
Pasif Aktif sebagian bertanggung
Presentasi mampu memimpin
jawab
Tidak
Refleksi dan Sikap Menunjukkan Refleksi kritis dan
mencerminkan Refleksi sederhana
Hukum kesadaran hukum komitmen tinggi
sikap hukum

Mengetahui, Lubuk Alung, Juli 2025


Kepala SMPN 1 Lubuk Alung Guru Mata Pelajaran PPKn

Dra. YASNI TANJUNG, M.M SISRI SELVIA, [Link]


NIP. 19660505 199203 2 005
Satuan Pendidikan SMPN 1 Lubuk Alung
Nama Sisri Selvia, S. Pd
Kelas/Semester/Fase VIII/Semester I/Fase D
Mata Pelajaran PPKn
Tahun Ajaran 2025/2026
Materi C. Jenis Tata Urutan Perundangan

PROFIL MURID
 Minat: Suka berdiskusi, presentasi, dan eksplorasi visual melalui media digital
 Cara Belajar: Kolaboratif dan visual
 Lingkungan Tempat Tinggal: Mayoritas tinggal di desa dan kota kecil dengan akses
informasi digital yang cukup

MATERI PELAJARAN
Jenis-jenis dan tata urutan perundang-undangan menurut UU No. 12 Tahun 2011 jo. UU No. 15
Tahun 2019

DIMENSI PROFIL PELAJAR PANCASILA


1. Bernalar kritis
2. Mandiri
3. Berkebinekaan global

CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu memahami dan menjelaskan jenis dan tata urutan perundang-undangan di
Indonesia, serta menunjukkan sikap patuh hukum dalam kehidupan sehari-hari.

TOPIK PEMBELAJARAN
Jenis dan hierarki peraturan perundang-undangan Indonesia

TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Mengidentifikasi jenis-jenis peraturan perundang-undangan di Indonesia
2. Menjelaskan urutan hierarki perundang-undangan berdasarkan UU
3. Mengkaji pentingnya struktur peraturan dalam menjaga keteraturan hukum
4. Membuat bagan tata urutan perundang-undangan dan menyajikan dalam bentuk visual
LINTAS DISIPLIN
 Bahasa Indonesia (pemahaman bacaan hukum)
 Informatika (media digital bagan/infografis)

KERANGKA PEMBELAJARAN (PBL + DEEP LEARNING)


Praktik Pedagogik
Menggunakan siklus deep learning:
 Memahami (berkesadaran & bermakna)
 Mengaplikasikan (bermakna & menyenangkan)
 Merefleksikan (berkesadaran & mendalam)
Kemitraan Pembelajaran
 Orang tua (menjelaskan aturan yang berlaku di lingkungan keluarga)
 Guru mapel Bahasa Indonesia atau Informatika untuk kolaborasi dalam presentasi
Lingkungan Pembelajaran
 Kelas dan lingkungan digital sekolah
 Akses pada perpustakaan digital atau sumber hukum
Pemanfaatan Digital
 Video UU 12/2011 dan UU 15/2019
 Canva, Google Slides, atau PowerPoint untuk membuat bagan hierarki hukum
 Mentimeter/Quizizz untuk evaluasi pemahaman

RANCANGAN KEGIATAN PEMBELAJARAN


Pendahuluan (10 Menit)
 Ice breaking: kuis cepat tentang hukum
 Pemutaran video singkat tentang kekacauan hukum jika tidak ada tata urutan
 Pertanyaan pemantik: “Apa jadinya kalau aturan-aturan di Indonesia tumpang tindih dan
tidak teratur?”

Inti Pembelajaran (60 Menit)


Tahap 1: Memahami (Berkesadaran, Bermakna)
 Membaca dan mencermati teks UU No. 12 Tahun 2011
 Diskusi kelompok: Mengelompokkan jenis-jenis peraturan dan menyusun urutannya
Tahap 2: Mengaplikasikan (Bermakna, Menyenangkan)
 Studi kasus: Perda bertentangan dengan UU
 Tugas proyek: Kelompok membuat bagan infografis urutan peraturan perundang-undangan
Tahap 3: Merefleksikan (Berkesadaran, Bermakna)
 Siswa menulis refleksi: "Bagaimana tata urutan hukum membantu saya hidup tertib?"
 Presentasi hasil proyek (bagan urutan hukum)

Penutup (10 Menit)


 Review konsep dan pembelajaran
 Kuis reflektif digital
 Informasi tugas rumah (lanjutan analisis sederhana UU dan PP)

ASESMEN
Tabel Format Asesmen Formatif dan Sumatif
Aspek/Kriteria Teknik Asesmen Instrumen Waktu Penilaian
Pengetahuan (jenis dan urutan UU) Tes tertulis Soal pilihan ganda & isian Akhir pembelajaran
Sikap (kepedulian hukum) Observasi Lembar observasi Selama diskusi
Keterampilan (buat bagan hukum) Unjuk kerja Poster/infografis digital Inti pembelajaran

LKPD SEDERHANA
Judul: Menyusun Jenis dan Tata Urutan Perundang-undangan Indonesia
Petunjuk Tugas:
1. Bacalah dengan saksama UU No. 12 Tahun 2011
2. Catat semua jenis peraturan perundang-undangan yang disebutkan
3. Urutkan dari tingkat tertinggi sampai terendah
4. Cari contoh nyata dari tiap jenis peraturan
5. Buat bagan tata urutan perundang-undangan menggunakan kertas/Canva

KEGIATAN TERSTRUKTUR
Tahap Aktivitas Utama
Awal Ice breaking, video, pemantik
Inti Diskusi hukum, studi kasus, membuat bagan
Akhir Refleksi, kuis, rangkuman

BUKTI PRODUK MURID


 Poster atau infografis jenis dan urutan UU
 LKPD terisi lengkap
 Refleksi tertulis
 Hasil kuis formatif
RUBRIK PENILAIAN
Sangat
Kriteria/Subdimensi Baru Memulai Berkembang Cakap
Berkembang
Menjelaskan
Belum dapat Mengidentifikasi Mengidentifikasi
Pemahaman Jenis UU secara lengkap dan
membedakan sebagian semua dengan benar
kritis
Urutan tepat
Urutan Perundang- Urutan tidak Urutan tepat dan
Sebagian tepat disertai analisis
undangan tepat logis
perbandingan
Kreativitas Produk Tidak menarik Rapi tetapi kurang
(Bagan) dan kurang rapi menarik

Mengetahui, Lubuk Alung, Juli 2025


Kepala SMPN 1 Lubuk Alung Guru Mata Pelajaran PPKn

Dra. YASNI TANJUNG, M.M SISRI SELVIA, [Link]


NIP. 19660505 199203 2 005
Satuan Pendidikan SMPN 1 Lubuk Alung
Nama Sisri Selvia, S. Pd
Kelas/Semester/Fase VIII/Semester I/Fase D
Mata Pelajaran PPKn
Tahun Ajaran 2025/2026
Materi D. Implementasi Peraturan Perundangan

PROFIL MURID
 Minat: Isu keadilan sosial dan lingkungan sekitar
 Cara Belajar: Kolaboratif, suka diskusi dan praktik langsung
 Lingkungan tempat tinggal: Beragam, antara desa dan kota kecil

MATERI PELAJARAN
Implementasi peraturan perundang-undangan di lingkungan masyarakat, sekolah, dan rumah

DIMENSI PROFIL PELAJAR PANCASILA


1. Bernalar kritis
2. Berkebhinekaan global
3. Gotong royong

CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu memahami dan menjelaskan makna implementasi peraturan perundang-
undangan serta mampu menunjukkan sikap taat terhadap hukum yang berlaku di lingkungan rumah,
sekolah, dan masyarakat.

TOPIK PEMBELAJARAN
“Bagaimana peraturan perundang-undangan dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari?”

TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu:
 Mengidentifikasi contoh implementasi peraturan perundang-undangan dalam kehidupan
sehari-hari
 Menganalisis pentingnya kepatuhan terhadap peraturan
 Menunjukkan sikap positif dalam menerapkan peraturan di lingkungan masing-masing

LINTAS DISIPLIN
 IPS: Keterkaitan dengan norma dan lembaga sosial
 Bahasa Indonesia: Komunikasi efektif dalam diskusi dan presentasi
KERANGKA PEMBELAJARAN
1. PBL Stage 1: Mengorientasikan siswa pada masalah (misalnya: "Mengapa peraturan sering
dilanggar di lingkungan sekitar?")
2. PBL Stage 2: Mengorganisasi siswa untuk belajar
3. PBL Stage 3: Membimbing penyelidikan mandiri atau kelompok
4. PBL Stage 4: Mengembangkan dan menyajikan hasil karya
5. PBL Stage 5: Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah

PRAKTIK PEDAGOGIK
 Pendekatan Deep Learning: menekankan keterkaitan makna, refleksi diri, dan aksi nyata
 Strategi kolaboratif dan eksploratif berbasis masalah nyata

KEMITRAAN PEMBELAJARAN
 Warga sekolah (guru BK, guru piket)
 Orang tua siswa
 Ketua RT/RW (jika memungkinkan untuk tugas lapangan)

LINGKUNGAN PEMBELAJARAN
 Kelas (diskusi dan presentasi)
 Lingkungan rumah/sekolah (pengamatan langsung)

PEMANFAATAN DIGITAL
 Google Docs/Jamboard untuk diskusi kelompok
 Video pendek sebagai stimulus
 Canva untuk presentasi hasil kerja

RANCANGAN KEGIATAN PEMBELAJARAN


Pendahuluan (10 menit)
 Guru menyapa dan melakukan apersepsi melalui tayangan video singkat tentang pelanggaran
hukum di masyarakat.
 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan skenario masalah (problem scenario):
"Di lingkungan rumah atau sekolah, masih sering ditemukan pelanggaran aturan.
Bagaimana cara menyadarkan dan menerapkan peraturan dengan baik?"
Inti (60 menit)
Prinsip Deep
Fase Kegiatan Profil Murid
Learning
Siswa dibagi kelompok, menganalisis
Eksplorasi Berkesadaran Bernalar kritis
pelanggaran hukum di sekitar
Kelompok merancang solusi (poster/video Mandiri, Gotong
Analisis Bermakna
kampanye/aksi nyata) royong
Komunikatif,
Presentasi Presentasi hasil kelompok Menyenangkan
percaya diri
Diskusi: “Apa tantangan dalam menerapkan
Refleksi Berkesadaran Mandiri
hukum?”

Penutup (10 menit)


 Guru mengulas kembali pembelajaran.
 Murid mengisi jurnal refleksi: “Apa satu peraturan yang akan saya patuhi mulai hari ini dan
mengapa?”
 Guru memberikan motivasi dan informasi tugas lanjutan (mencatat implementasi hukum di
rumah).

ASESMEN
Tabel Asesmen Formatif dan Sumatif
Jenis
Teknik Instrumen Kriteria
Asesmen
Observasi, Tanya Lembar observasi, Kemampuan mengidentifikasi dan
Formatif
jawab pertanyaan terbuka memahami masalah
Formatif Unjuk kerja LKPD (lihat bawah) Kreativitas, relevansi solusi, kerja sama
Kepatuhan prosedur, ketepatan konsep,
Sumatif Presentasi/Produk Poster/video pendek
keberanian menyampaikan ide
Kesadaran diri dan sikap terhadap
Sumatif Refleksi diri Jurnal
peraturan

LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik)


Judul LKPD: "Aku dan Peraturan di Sekitarku"
1. Masalah: Apa masalah peraturan yang sering muncul di rumah/sekolahmu?
2. Identifikasi Fakta: Apa saja penyebab pelanggaran itu terjadi?
3. Solusi: Buatlah ide atau solusi kreatif untuk mengatasi masalah tersebut!
4. Kampanye: Desain poster/slogan tentang pentingnya menaati peraturan.
5. Refleksi: Apa yang kamu pelajari dari aktivitas ini?

BUKTI PEMBELAJARAN
 Poster kampanye kepatuhan hukum
 Video presentasi kelompok
 Jurnal refleksi
 Foto kegiatan observasi/musyawarah kelompok
TEMPLATE RUBRIK PENILAIAN
Sangat
Kriteria/Subdimensi Baru Memulai Berkembang Cakap
Berkembang
Belum dapat Dapat Dapat
Menjelaskan secara
Identifikasi Masalah mengidentifikasi menyebutkan menjelaskan
mendalam dan kritis
masalah masalah dengan runtut
Solusi cukup Solusi relevan Solusi sangat
Kreativitas Solusi Solusi tidak sesuai
relevan dan kreatif relevan dan inovatif
Memimpin dan
Pasif dalam Aktif dan
Kolaborasi Mulai aktif mendorong kerja
kelompok mendukung
tim
Refleksi sangat
Refleksi
Refleksi Refleksi dangkal Refleksi cukup mendalam dan
mendalam
bernilai

Mengetahui, Lubuk Alung, Juli 2025


Kepala SMPN 1 Lubuk Alung Guru Mata Pelajaran PPKn

Dra. YASNI TANJUNG, M.M SISRI SELVIA, [Link]


NIP. 19660505 199203 2 005

Satuan Pendidikan SMPN 1 Lubuk Alung


Nama Sisri Selvia, S. Pd
Kelas/Semester/Fase VIII/Semester I/Fase D
Mata Pelajaran PPKn
Tahun Ajaran 2025/2026
Materi E. Komitmen Penerapan Peraturan Perundangan

PROFIL MURID
 Minat: Media sosial, keadilan sosial, isu-isu pelanggaran hukum
 Cara Belajar: Visual dan diskusi kolaboratif
 Lingkungan Tempat Tinggal: Campuran antara pedesaan dan semi-perkotaan

MATERI PELAJARAN
Komitmen warga negara dalam menerapkan tata urutan peraturan perundang-undangan di Indonesia
secara berjenjang dan sistematis.

DIMENSI PROFIL PELAJAR PANCASILA


1. Bernalar kritis
2. Mandiri
3. Bergotong-royong

CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu menjelaskan pentingnya komitmen dalam menerapkan tata urutan peraturan
perundang-undangan dan menunjukkan sikap aktif dalam kehidupan sehari-hari.

TOPIK PEMBELAJARAN
Mengapa kita perlu berkomitmen terhadap penerapan peraturan dari tingkat tertinggi hingga terendah?

TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta didik dapat:
 Menjelaskan makna dan pentingnya tata urutan perundang-undangan
 Menganalisis permasalahan dalam implementasi peraturan
 Menunjukkan komitmen melalui ide atau aksi nyata terhadap kepatuhan hukum

LINTAS DISIPLIN
 Bahasa Indonesia (menyusun argumen/logika berpikir)
 IPS (sistem hukum dan kelembagaan)

KERANGKA PEMBELAJARAN & PRAKTIK PEDAGOGIK


Alur PBL:
1. Identifikasi Masalah: "Mengapa banyak peraturan tidak diterapkan secara konsisten dari
pusat ke daerah?"
2. Pengorganisasian Belajar: Murid membentuk kelompok menganalisis dan menelusuri studi
kasus nyata.
3. Penyelidikan Mandiri: Menganalisis contoh konflik antar peraturan (misal: perda vs
undang-undang).
4. Presentasi Solusi: Kelompok mempresentasikan solusi untuk menyelaraskan penerapan
aturan.
5. Refleksi: Menyusun komitmen pribadi/kelas untuk menjadi warga negara yang taat hukum.

KEMITRAAN PEMBELAJARAN
 Guru IPS
 Orang tua
 Ketua RT/RW (melalui wawancara atau pengamatan)

LINGKUNGAN PEMBELAJARAN
 Kelas (diskusi, refleksi, simulasi)
 Lingkungan sekitar (pengamatan langsung)

PEMANFAATAN DIGITAL
 Google Forms (refleksi komitmen)
 Canva (poster kampanye)
 YouTube (stimulus video konflik antar peraturan)

RENCANA KEGIATAN PEMBELAJARAN


Pendahuluan (10 Menit)
 Menonton video singkat tentang tumpang tindih peraturan (contoh: pelarangan ojek online vs
regulasi pusat)
 Pertanyaan pemantik:
“Kalau peraturan tumpang tindih, siapa yang harus dipatuhi?”
 Menyampaikan tujuan pembelajaran

Inti (60 Menit)


Dimensi
Fase Aktivitas Guru & Murid Prinsip DL
Profil P5
Murid berdiskusi tentang pengertian tata urutan
Berkesadaran, Bernalar
Memahami perundang-undangan (UUD, UU, PP, Perda, dll)
Bermakna Kritis
dan peran masing-masing
Menganalisis studi kasus: Murid diberi konflik
Gotong
peraturan nyata (PP vs Perda). Mereka Bermakna,
Mengaplikasikan Royong,
menyusun solusi atau poster kampanye Menyenangkan
Mandiri
penyadaran hukum
Murid menulis komitmen pribadi: “Apa
Mandiri,
komitmen saya untuk menjadi pelajar taat Berkesadaran,
Merefleksikan Bernalar
hukum berdasarkan sistem perundang- Bermakna
Kritis
undangan?”

Penutup (10 Menit)


 Menyimpulkan konsep tata urutan dan pentingnya komitmen menerapkannya
 Jurnal refleksi:
“Apa satu peraturan yang akan saya pahami dan jalankan mulai sekarang?”

ASESMEN
Tabel Asesmen Formatif dan Sumatif
Jenis Asesmen Bentuk Instrumen Indikator/Kriteria
Pemahaman struktur perundang-
Formatif Diskusi Observasi partisipasi
undangan
Formatif LKPD Lembar kerja studi kasus Ketepatan analisis, solusi kreatif
Sumatif Unjuk kerja Poster/video/kampanye hukum Komitmen, relevansi isi, orisinalitas
Sumatif Refleksi diri Jurnal/komitmen pribadi Kesadaran hukum dan kejujuran refleksi

LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik)


Judul: “Tata Urutan Perundang-undangan: Siapa yang Harus Didengar?”
1. Apa saja jenis peraturan perundang-undangan yang kamu ketahui?
2. Bagaimana hubungan antara UU dan Perda?
3. Apakah kamu pernah melihat konflik aturan? Ceritakan!
4. Jika kamu pemimpin, bagaimana kamu menyelesaikannya?
5. Buat kampanye (poster atau slogan) ajakan taat peraturan!
6. Tuliskan komitmenmu untuk memahami dan menjalankan aturan hukum!

BUKTI PEMBELAJARAN
 Poster kampanye hukum
 Komitmen tertulis siswa
 Dokumentasi diskusi kelompok
 Jurnal refleksi individu

TEMPLATE RUBRIK PENILAIAN


Kriteria/Subdimensi Baru Memulai Berkembang Cakap Sangat Berkembang
Belum Mengetahui jenis, Memahami dan
Memahami urutan
Pemahaman peraturan memahami urutan belum tepat mampu menjelaskan
dan fungsi dasar
peraturan urutannya hubungan
Kriteria/Subdimensi Baru Memulai Berkembang Cakap Sangat Berkembang
Tidak mampu Mampu
Mengaitkan sebagian Menganalisis secara
Analisis Studi Kasus mengaitkan menganalisis
peraturan kritis dan mendalam
masalah penyebab dan solusi
Komitmen cukup
Komitmen tidak Komitmen realistis Komitmen kuat dan
Komitmen pribadi jelas tapi kurang
realistis dan aplikatif berdampak pada sikap
konkret
Mendorong ide dan
Kolaborasi kelompok Pasif Kadang terlibat Aktif bekerja sama
memimpin

Mengetahui, Lubuk Alung, Juli 2025


Kepala SMPN 1 Lubuk Alung Guru Mata Pelajaran PPKn

Dra. YASNI TANJUNG, M.M SISRI SELVIA, [Link]


NIP. 19660505 199203 2 005

Anda mungkin juga menyukai