Modul Ajar
Kurikulum Merdeka
I. INFORMASI UMUM
A. Identitas Modul
Penyusun Julia Andrianti
Instansi SMAN 1 Gowa
Tahun Penyusunan Tahun 2025
Jenjang Sekolah SMA
Mata Pelajaran Bahasa Inggris
Fase / Kelas E/X
Alokasi Waktu 2 x 45 menit
Capaian Pembelajaran Bahasa Inggris Fase E
Pada akhir fase E, murid memiliki kemampuan sebagai berikut
- Elemen Menyimak – Berbicara
Memahami alur informasi secara keseluruhan, gagasan utama dan detail dalam teks
lisan fiksi dan non fiksi mengenai berbagai macam topik yang relevan dengan topik
sehari-hari atau isu terkini; menggunakan bahasa Inggris untuk mengungkapkan
pendapat dan mempertahankan argumen tentang topik yang dibahas.
- Elemen Membaca – Memirsa
Memahami alur informasi secara keseluruhan, menganalisis dan menyimpulkan
informasi tersurat dan tersirat dari berbagai jenis teks fiksi dan non fiksi tertulis atau
teks multimodal tentang topik sehari-hari atau isu terkini.
- Elemen Menulis – Mempresentasikan
Mengomunikasikan gagasan dan pengalaman mereka secara tertulis atau multimodal
dalam berbagai jenis teks fiksi dan nonfiksi dengan menggunakan berbagai media
presentasi (cetak atau digital) untuk mencapai tujuan tertentu dengan struktur teks dan
unsur kebahasaan yang tepat; mengungkapkan pendapat dan mempertahankan
argumen tentang topik sehari-hari atau isu terkini.
B. Kompetensi Awal
Sebelum mempelajari materi Recount Text, peserta didik diharapkan telah memiliki
pemahaman dasar mengenai kosakata dan ungkapan sederhana dalam bahasa Inggris,
khususnya yang berkaitan dengan kegiatan sehari-hari. Mereka juga sudah mengenal
penggunaan bentuk waktu lampau (simple past tense) dalam kalimat sederhana sebagai
bekal untuk menceritakan pengalaman yang telah terjadi. Selain itu, peserta didik
diharapkan mampu membaca teks pendek berbahasa Inggris untuk menemukan informasi
umum maupun khusus, serta menulis kalimat sederhana yang menggambarkan pengalaman
pribadi. Sikap percaya diri dalam menyampaikan ide dan kebiasaan merespons pertanyaan
sederhana secara lisan maupun tulisan juga menjadi modal penting yang akan membantu
peserta didik memahami dan mengembangkan keterampilan dalam menulis Recount Text.
C. Profil Pelajar Pancasila
1. Beriman, Bertakwa kepada Tuhan Peserta didik menunjukkan sikap jujur,
YME, dan Berakhlak Mulia disiplin, dan rasa syukur dalam
proses pembelajaran.
2. Berkebinekaan Global Peserta didik saling menghargai keragaman
pengalaman pribadi teman-teman di kelas.
3. Gotong Royong Peserta didik berdiskusi dan saling memberi
dukungan melalui umpan balik terhadap karya
teman.
4. Mandiri Peserta didik menulis teks Recount secara
individu dengan penuh tanggung jawab.
5. Bernalar Kritis Peserta didik Menganalisis isi, struktur, dan
kebahasaan teks recount
6. Kreatif Peserta didik menyusun teks Recount
berdasarkan pengalaman pribadi dengan runtut
dan menarik.
D. Sarana dan Prasarana
Gawai, Laptop, LCD Proyektor
Papan tulis
Ruang kelas kondusif
Wifi (akses internet
D. Media dan Sumber Belajar
1. PPT, Worksheet, Padlet Wall
2. Buku Teks Bahasa Inggris SMA Kurikulum Merdeka
3. Internet Resources
E. Target Peserta Didik
Peserta didik reguler/umum; tidak ada kesulitan dalam memahami materi ajar.
F. Model Pembelajaran
Cooperative Learning, Think-Pair-Share
II. KOMPONEN INTI
A. Tujuan Pembelajaran
1. Peserta didik dapat menganalisis struktur dan ciri Recount Text setelah membaca
contoh teks dan mendiskusikan isi teks dengan benar sesuai kaidah Recount Text .
2. Peserta didik dapat menulis Recount Text tentang pengalaman pribadinya setelah
mengamati contoh teks dan merencanakan isi cerita dengan menggunakan Simple
Past Tense, time expressions, dan connectives secara tepat.
3. Peserta didik dapat menyampaikan cerita pengalaman pribadinya secara lisan
setelah menyiapkan teks dan mempraktikkan penyampaian dengan lancar, menarik,
dan sesuai urutan kronologis.
B. Pemahaman Bermakna
Melalui pembelajaran ini, peserta didik menyadari bahwa Recount Text berfungsi untuk
menceritakan kembali pengalaman di masa lalu dengan runtut dan jelas. Dengan
memahami struktur dan ciri kebahasaannya, peserta didik dapat mengekspresikan
pengalaman pribadi mereka secara tertulis maupun lisan. Keterampilan ini bermanfaat
untuk melatih kemampuan berbahasa Inggris, menumbuhkan kepercayaan diri, serta
membantu mereka berkomunikasi dan berbagi cerita dengan orang lain secara efektif.
C. Pertanyaan Pemantik
1. Pernahkah kalian merasa ingin segera menceritakan pengalaman yang baru saja kalian
alami?
2. Kalau ada kejadian menarik di sekolah, biasanya kalian cerita ke siapa dulu?
3. Menurut kalian, apa yang bikin cerita pengalaman kita menarik untuk didengar orang lain?
D. Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan Awal (10 menit)
1. Guru memberi salam dan menyapa siswa.
2. Guru memimpin doa singkat untuk memulai pelajaran
3. Guru melakukan absensi; siswa yang namanya disebut harus menyebutkan 1 kata
dalam bahasa inggris yang mewakili perasaan mereka saat itu.
4. Sebelum memulai aktivitas utama, guru memimpin aktivitas Ice breaking berjudul
“Morning, Afternoon, Night Claps.” Ketika guru berkata:
Morning! → Satu tepuk tangan keras (👏)
Afternoon! → Dua tepuk tangan (👏👏)
Night! → Tepuk tangan diam (tangan bergerak seolah-olah menepuk, tetapi
tidak saling menyentuh)
Guru melakukan ini beberapa kali secara acak untuk menghangatkan suasana kelas.
5. Guru memberikan pertanyaan pemantik untuk masuk ke materi.
Kegiatan Inti (75 menit)
1. Penyampaian Tujuan Pembelajaran (3 menit)
Guru menampilkan slide berisi tujuan pembelajaran hari ini.
Guru menjelaskan secara singkat apa yang akan dipelajari dan dicapai.
2. Guru memperkenalkan materi (7 minutes)
Guru menampilkan PowerPoint berisi penjelasan tentang Recount Text:
pengertian, fungsi, struktur (orientation, events, re-orientation), dan ciri
kebahasaan (key features).
Guru memberikan penjelasan singkat dan menekankan poin penting
3. Pemberian contoh (5 minutes)
Guru menampilkan contoh teks recount di slide.
Guru menunjukkan secara langsung bagian-bagian strukturnya (orientation,
events, re-orientation) agar siswa lebih mudah memahami.
4. Latihan Analisis (Think-Pair-Share) (20 menit)
Guru membagikan teks kedua beserta worksheet untuk dianalisis menggunakan
model Think-Pair-Share.
- Think: siswa membaca teks dan mengisi worksheet secara individu.
- Pair: siswa berdiskusi dengan pasangan untuk membandingkan hasil
analisis di worksheet.
- Share: beberapa pasangan menyampaikan hasil analisisnya ke kelas.
5. Keterampilan Produktif: Menulis Recount Text (25 menit)
Guru meminta siswa menulis recount text berdasarkan pengalaman pribadi.
Penulisan dilakukan di Padlet Wall agar dapat dibaca bersama.
6. Presentasi Lisan & Umpan Balik (15 menit)
Beberapa siswa dipilih untuk mempresentasikan recount text mereka secara
lisan.
Guru memberi apresiasi dan umpan balik singkat.
Kegiatan Penutup (5 minutes)
1. Guru menanyakan kembali apa yang dipelajari hari ini (misalnya: “What did you
learn about recount text today?” “Which part was easy or difficult for you?”)
2. Guru menegaskan poin utama (pengertian, fungsi, struktur, ciri kebahasaan, cara
menulis recount text dengan Simple Past Tense, time expressions, dan connectives).
3. Tindak lanjut: Guru memberikan tugas rumah, yaitu prpject membuat digital story
telling semenarik mungkin secara berkelompok
Siswa dibagi dalam kelompok kecil (3–4 orang).
Masing-masing anggota menulis recount text tentang pengalaman pribadi.
Kelompok memilih 1–2 cerita untuk dijadikan naskah digital storytelling.
Produk akhir: Video digital storytelling (pakai aplikasi sederhana: Canva,
CapCut, InShot)
4. Guru menutup pelajaran dengan doa dan salam. (5 menit)
F. Assessment
Tujuan Penilaian 1. Menilai sejauh mana peserta didik memahami
struktur (orientation, events, re-orientation)
dan ciri kebahasaan recount text setelah
membaca serta menganalisis contoh teks.
2. Mengukur kemampuan peserta didik dalam
menulis recount text berdasarkan pengalaman
pribadi dengan menggunakan Simple Past
Tense, time expressions, dan connectives
secara tepat.
3. Mengevaluasi keterampilan peserta didik
dalam menyampaikan recount text secara
lisan dengan runtut, jelas, dan menarik.
4. Memantau keterlibatan dan partisipasi aktif
peserta didik selama kegiatan diskusi,
kolaborasi, dan presentasi.
5. Menilai hasil akhir berupa produk digital
storytelling, yang mencerminkan kemampuan
siswa mengintegrasikan pemahaman isi,
penggunaan bahasa, kreativitas, serta kerja
sama dalam kelompok.
Jenis Penilaian Penilaian Diagnostik (Sebelum Pembelajaran)
Absensi kreatif → ketika dipanggil, siswa
menyebutkan 1 kata bahasa Inggris yang
mewakili perasaan mereka.
Penilaian Formatif (Selama proses
pembelajaran):
1. Observasi partisipasi siswa dalam Think-Pair-
Share.
2. Penilaian lembar kerja analisis teks recount.
3. Umpan balik pada tulisan recount text
individu (diposting di Padlet).
4. Observasi kemampuan lisan saat
presentasi singkat.
Penilaian Sumatif (Hasil Akhir):
1. Tugas individu: menulis recount text
pengalaman pribadi.
2. Tugas kelompok: proyek Digital Storytelling
berupa video recount text dengan kreativitas,
bahasa, dan kerja sama yang baik.
Rubrik Penilaian
Formatif (Selama Proses Belajar)
Aspek
No Nama Siswa Pemahaman Kreativitas Partisipasi & Final Score
(1–4) (1-4) Kolaborasi
(1-4)
a) Pemahaman (Struktur Recount)
1. Sangat Baik (4): Dapat mengidentifikasi orientation, events, re-orientation dengan
tepat dalam teks contoh dan diskusi.
2. Baik (3): Mengidentifikasi sebagian besar struktur dengan benar, hanya ada sedikit
kebingungan.
3. Cukup (2): Hanya bisa mengenali sebagian struktur; penjelasan kurang tepat atau
tidak lengkap.
4. Kurang (1): Tidak mampu mengenali struktur recount.
b) Kreativitas
1. Sangat Baik (4): Ide cerita pengalaman pribadi ditulis/diceritakan dengan detail
menarik dan relevan.
2. Baik (3): Menyampaikan pengalaman pribadi dengan cukup menarik, ada detail
yang relevan tapi belum sepenuhnya digali.
3. Cukup (2): Cerita sederhana, kurang detail, hanya menceritakan garis besar
pengalaman.
4. Kurang (1): Cerita monoton, tanpa detail, tidak menarik atau tidak menunjukkan
pengalaman pribadi.
c) Partisipasi dan Kolaborasi
1. Sangat Baik (4): Aktif berdiskusi dalam Think-Pair-Share, memberi kontribusi
positif.
2. Baik (3): Cukup aktif, sesekali berkontribusi.
3. Cukup (2): Kurang aktif, hanya sedikit terlibat.
4. Kurang (1): Tidak aktif, pasif dalam diskusi.
Skor Maksimal = 12 (3 aspek × skor tertinggi 4)
Nilai Formatif = Jumlah Skor yang Diperoleh ×100
Skor Maksimal
Sumatif (Hasil Akhir)
A. Individu (Personal Recount – Tulisan dan Lisan)
Aspek
No Nama Siswa Isi Cerita Striktur Kebahasaan Penyajian Final
(1–4) Recount (1-4) Lisan Score
(1-4) (1-4)
a) Isi Cerita
1. Sangat Baik (4): Menceritakan pengalaman pribadi nyata dengan detail jelas,
runtut, dan relevan; cerita menarik untuk didengar/dibaca.
2. Baik (3): Menceritakan pengalaman pribadi dengan cukup jelas, masih ada detail
yang kurang.
3. Cukup (2): Cerita personal minim detail, agak umum, atau kurang relevan.
4. Kurang (1): Tidak menunjukkan pengalaman pribadi; isi tidak relevan atau tidak
runtut.
b) Struktur Recount
1. Sangat Baik (4): Orientation, events, dan re-orientation lengkap, runtut, dan
mudah diikuti.
2. Baik (3): Struktur sebagian besar lengkap; ada sedikit kekeliruan urutan.
3. Cukup (2): Struktur tidak konsisten; ada bagian hilang/tidak jelas.
4. Kurang (1): Struktur recount tidak tampak; cerita acak.
c) Kebahasaan (Simple Past Tense, time expressions, connectives)
1. Sangat Baik (4): Sangat tepat dan konsisten; hampir tanpa kesalahan.
2. Baik (3): Cukup tepat; ada beberapa kesalahan kecil tetapi tidak mengganggu
pemahaman.
3. Cukup (2): Banyak kesalahan tata bahasa yang membuat cerita agak sulit
dipahami.
4. Kurang (1): Tidak tepat; sangat banyak kesalahan hingga sulit dipahami.
d) Penyajian Lisan
1. Sangat Baik (4): Menyampaikan cerita dengan lancar, jelas, ekspresif, intonasi
tepat, dan menarik perhatian audiens.
2. Baik (3): Menyampaikan cerita cukup lancar dan jelas; sesekali terbata-bata tapi
masih bisa dipahami.
3. Cukup (2): Penyampaian sering terbata-bata, intonasi monoton, sulit diikuti
audiens.
4. Kurang (1): Penyampaian tidak lancar, tidak jelas, dan tidak dapat dipahami.
Skor maksimal = 16 (4 aspek × 4).
Nilai Individu = Jumlah Skor (Isi + Struktur + Kebahasaan + Penyajian Lisan)×100
Skor Maksimal
B. Kelompok (Proyek Digital Storytelling – Personal Recount)
Aspek
No Nama Siswa Koherensi Kolaborasi Kreativitas Teknis Final
Cerita (1-4) Produk Video Score
(1–4) (1-4) (1-4)
a) Koherensi Cerita
1. Sangat Baik (4): Alur sangat runtut, logis, transisi antarbagian mulus, cerita mudah
dipahami dari awal hingga akhir.
2. Baik (3): Alur cukup runtut, ada sedikit bagian lompat tapi masih bisa dipahami.
3. Cukup (2): Alur kurang runtut, ada beberapa bagian membingungkan atau
terputus.
4. Kurang (1): Alur tidak runtut, cerita sulit dipahami, tidak mengikuti struktur
recount.
b) Kolaborasi
1. Sangat Baik (4): Semua anggota aktif berkontribusi (menulis, editing, presentasi),
kerja tim terlihat solid dan seimbang.
2. Baik (3): Sebagian besar anggota berkontribusi, ada anggota yang kurang aktif.
3. Cukup (2): Hanya sebagian kecil anggota yang aktif, kontribusi tidak merata.
4. Kurang (1): Hampir tidak ada kerja sama; satu-dua orang yang bekerja, lainnya
pasif.
c) Kreativitas Produk
1. Sangat Baik (4): Video sangat kreatif, menggunakan media digital (efek, gambar,
musik) dengan efektif, ide unik dan menarik.
2. Baik (3): Video cukup kreatif, ada variasi elemen digital meski masih sederhana.
3. Cukup (2): Video minim kreativitas, elemen digital digunakan terbatas, ide
standar.
4. Kurang (1): Video tidak kreatif, monoton, minim usaha dalam editing atau ide.
d) Teknis Video
1. Sangat Baik (4): Video jelas, suara terdengar baik, visual menarik, pesan
tersampaikan dengan efektif, sangat engaging.
2. Baik (3): Video cukup jelas, suara/visual ada sedikit kendala tapi masih bisa
dipahami.
3. Cukup (2): Video kurang jelas, kualitas audio/visual sering mengganggu
pemahaman.
4. Kurang (1): Video tidak jelas, sulit dipahami audiens, kualitas sangat rendah.
Skor maksimal = 16 (4 aspek × 4).
Nilai Individu = Jumlah Skor (Koherensi + Kolaborasi + Kreativitas & Teknis Video)×100
Skor Maksimal
Nilai Akhir (Gabungan Formatif & Sumatif)
Untuk menyeimbangkan proses dan hasil:
Formatif = 40%
Sumatif (Individu + Kelompok) = 60%
Nilai Akhir = (Nilai Formatif × 40%) + (Nilai Sumatif × 60%)
APPENDIX
\]