0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan3 halaman

ASPEK Yang Dinilai Himpsi

Dokumen ini menjelaskan aspek-aspek yang dinilai dalam ujian praktik kerja psikologi profesi di bidang psikologi industri dan organisasi. Penilaian mencakup kemampuan merumuskan masalah, merancang metode asesmen, wawancara, observasi, penggunaan alat ukur, penulisan laporan, merancang intervensi, serta etika profesional. Hasil ujian dapat dinyatakan layak, layak dengan perbaikan, atau tidak layak dengan kesempatan ujian ulang.

Diunggah oleh

ricky ariansyah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan3 halaman

ASPEK Yang Dinilai Himpsi

Dokumen ini menjelaskan aspek-aspek yang dinilai dalam ujian praktik kerja psikologi profesi di bidang psikologi industri dan organisasi. Penilaian mencakup kemampuan merumuskan masalah, merancang metode asesmen, wawancara, observasi, penggunaan alat ukur, penulisan laporan, merancang intervensi, serta etika profesional. Hasil ujian dapat dinyatakan layak, layak dengan perbaikan, atau tidak layak dengan kesempatan ujian ulang.

Diunggah oleh

ricky ariansyah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

ASPEK - ASPEK YANG DINILAI DALAM UJIAN PRAKTEK

KERJA PSIKOLOGI PROFESI BIDANG KEKHUSUSAN


PSIKOLOGI INDUSTRI DAN ORGANISASI
( Penguji dari HIMPSI.)
 Intinya ; Apakah CP sudah bisa melakukan
intervensi psikologik dalam penyelesaian kasusnya.

 Aspek-aspeknya antara lain kemampuan ;


1. Kemampuan merumuskan masalah/ tujuan dengan tepat
2. Perancangan metode asesmen :
3. Kemampuan merancang/memilih metode yang tepat.
4. Wawancara
5. Kemampuan menggunakan metode wawancara dan meggu
nakan hasil wawancara untuk merumuskan kesimpulannya
6. Observasi
7. Kemampuan menggunakan metode observasi dan mengguna
kan hasil observasi untuk merumuskan kesimpulan.

Alat ukur (tes/ Skala/ instrument)


8. Kemampuan memilih alat ukur, menjelaskan alasan pengguna
an alat ukur, kemampuan memberi instruksi alat ukur, ke -
mampuan melakukan scoring dan analisis statistic dengan te
pat dan melakukan interpretasi hasil pengukurannya.
Penulisan Laporan.

Kemampuan menintegrasikan seluruh data dengan lengkap


dalam laporan, menuliskan secara sistematik dan logis,menulis
analisis dalam laporan dan memberikan saran/rekomendasi
intervensi yang tepat

Kesimpulan.

9. Kemampuan menarik kesimpulan/ rekomendasi

Intervensi .

10. Kemampuan merancang intervensi psikologik yang tepat,


menggunakan teori yang tepat dan mejakinkan pihak terkait
atas rancangan intervensi
11. Kemampuan melaksanakan teknik intervensi, mengubah
kondisi klien kearah yang lebih baik,dan mengenali
keterbatasan rancangan dan pelaksanaan rancangan intervensi.

Etika.

12. Informed consent. Rencana pemeriksaan dan rancangan


intervensi diketahui, diterima dan disetujui klien. Kemampuan
menjaga kerahasiaan klien, kesejahteraan klien dengan
pertimbangan efek samping dari intervensi dan kemampuan
menjaga hubungan professional dengan klien

Kompetensi Profesi PIO lainnya dievaluasi dari jenis kasus;

13. Kasus individual apa -* (kasus seleksi wajib)


14. Kasus kelompok apa
15. Kasus system apa
16.

Kesimpulan Ujian Mayoring PKPP PIO dinyatakan;

1. Layak
2. Layak dengan perbaikan – dengan waktu perbaikan (--------)
minggu
3. Tidak layak, diberi kesempatan ujian ulang dalam waktu ( ---- )
minggu.

 Sebelum Ujian oleh Penguji dari HIMPSI, akan diadakan ujian Pra-
Sidang oleh Penguji dari Fak. Psikologi UPI YAI.

Anda mungkin juga menyukai