0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan1 halaman

Pengertian Model Pembelajaran PBL (Problem-Based Learning)

Model pembelajaran adalah strategi yang mengorganisir proses belajar mengajar, termasuk metode dan teknik yang membantu mencapai tujuan pendidikan. Problem-Based Learning (PBL) adalah pendekatan yang menekankan pemecahan masalah nyata, di mana siswa bekerja dalam kelompok untuk menemukan solusi. PBL melibatkan orientasi masalah, penyelidikan, dan pengembangan hasil yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Diunggah oleh

riski.amalia92
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan1 halaman

Pengertian Model Pembelajaran PBL (Problem-Based Learning)

Model pembelajaran adalah strategi yang mengorganisir proses belajar mengajar, termasuk metode dan teknik yang membantu mencapai tujuan pendidikan. Problem-Based Learning (PBL) adalah pendekatan yang menekankan pemecahan masalah nyata, di mana siswa bekerja dalam kelompok untuk menemukan solusi. PBL melibatkan orientasi masalah, penyelidikan, dan pengembangan hasil yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Diunggah oleh

riski.amalia92
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

1.

Pengertian Model pembelajaran adalah kerangka atau strategi yang digunakan untuk
mengorganisir proses belajar mengajar. Model ini mencakup metode, teknik, dan pendekatan
yang membantu guru dan siswa dalam mencapai tujuan pendidikan.

2. Pengertian Model pembelajaran PBL (Problem-Based Learning) adalah pendekatan


pembelajaran yang berfokus pada pemecahan masalah nyata sebagai cara utama untuk belajar.
Dalam model ini, siswa diberikan masalah atau tantangan yang kompleks dan relevan, dan
mereka harus bekerja sama dalam kelompok untuk menganalisis, mencari informasi, serta
mengembangkan solusi.

3. Contoh orientasi masalah : "Jika sebuah toko menjual buah dengan harga Rp5.000 per kilogram,
berapa biaya yang harus dibayar jika seorang pelanggan membeli 3,5 kilogram apel?",

4. Catatan untuk mengorganisasikan siswa untuk belajar : Tahap ini tidak hanya sekedar
mengelompokkan PD dalam belajar (Berdasarkan asesmen diagnostik non kognitf terkait gaya
belajar)

5. Membimbing penyelidikan individu / kelompok : Kegiatan tersebut dapat berupa wawancara,


studi literatur, percobaan dan lain lain

6. Mengembangkan dan Menyajikan Hasil : Hasil dapat berupa laporan, video, pemamparan
(presentasi )

7. Prinsip PBL : 1. Masalah bersifat nyata (ada dalam kehidupan sehari – hari ), 2. Masalah bersifat
terbuka ( Memiliki beberapa Solusi )

8.

Anda mungkin juga menyukai