3.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Sekolah : SMK PLUS NU
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas/Semester : XII / Ganjil
Materi Pokok : Teks cerita (novel) sejarah
Alokasi Waktu : 2 Minggu x 4 Jam Pelajaran @45 Menit
A. Kompetensi Inti
KI-1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI-2 Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, santun, peduli (gotong
royong, kerjasama, toleran, damai), bertanggung jawab, responsif, dan pro-aktif dalam
berinteraksi secara efektif sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan, keluarga, sekolah,
masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, kawasan regional, dan kawasan
internasional”.
KI 3.3: Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan,
teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan,
dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan
prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah
KI4.4: Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif
dan kreatif, serta mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan
B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
Kompetensi Dasar Indikator
3.3 Mengidentifikasi informasi, yang Mengidentifikasi struktur teks cerita sejarah
mencakup orientasi, rangkaian kejadian Mengidentifikasi isi teks cerita sejarah
yang saling berkaitan, komplikasi dan Mengidentifikasi nilai-nilai cerita (novel)
resolusi, dalam cerita sejarah lisan atau sejarah
tulis Mengidentifikasi kebahasaan teks cerita sejarah
4.3 Mengonstruksi nilai-nilai dari informasi Mendata struktur (orientasi, rangkaian kejadian
cerita sejarah dalam sebuah teks yang saling berkaitan, komplikasi dan resolusi),
eksplanasi nilai-nilai, hal-hal yang menarikdalam cerita
(novel) sejarah.
Menyusun kembali nilai-nilai dari cerita (novel)
sejarah ke dalam teks eksplanasi
Mempresentasikan, menanggapi, merevisi teks
eksplanasi yang disusun
C. Tujuan Pembelajaran
Melalui kegiatan pembelajaran dengan pendekatan saintifik dengan model pedagoge genre,
saintifik, dan CLIL peserta didik dapat mengidentifikasi struktur teks cerita
sejarah, mengidentifikasi isi teks cerita sejarah, mengidentifikasi nilai-nilai cerita (novel)
sejarah, mengidentifikasi kebahasaan teks cerita sejarah mendata struktur (orientasi, rangkaian
kejadian yang saling berkaitan, komplikasi dan resolusi), nilai-nilai, hal-hal yang menarik dalam
cerita (novel) sejarah, menyusun kembali nilai-nilai dari cerita (novel) sejarah ke dalam teks
eksplanasi mempresentasikan, menanggapi, merevisi teks eksplanasi yang disusun
D. Materi Pembelajaran
Teks cerita (novel) sejarah
struktur teks cerita sejarah
isi teks cerita sejarah
nilai-nilai cerita (novel) sejarah
kebahasaan teks cerita sejarah
E. Metode Pembelajaran
Model Pembelajaran : Discovery Learning
Metode : Tanya jawab, wawancara, diskusi dan bermain peran
F. Media Pembelajaran
Media :
Worksheet atau lembar kerja (siswa)
Lembar penilaian
LCD Proyektor
Alat/Bahan :
Penggaris, spidol, papan tulis
Laptop & infocus
G. Sumber Belajar
Suherli, dkk. 2017. Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas X Revisi Tahun 2017. Jakarta: Pusat
Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.
Suherli, dkk. Buku Guru Bahasa Indonesia Kelas X Revisi Tahun 2017. Jakarta: Pusat
Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.
Kosasih, E. 2014. Jenis-Jenis Teks dalam Mata Pelajaran Bahasa Indoneisa SMA/MA/SMK.
Bandung: Yrama Widya
H. Langkah-Langkah Pembelajaran
1 . Pertemuan Pertama (2 x 45 Menit) Nilai Alokasi
Karakter Waktu
Kegiatan Pendahuluan (PPK), Literas
i, 4C, HOTS
Guru :
Orientasi
Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, 5 menit
memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan Religious
berdoa untuk memulai pembelajaran
Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin Disiplin
Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali
kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan
dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan Rasa Ingin
materi/tema/kegiatan sebelumnya Tahu
Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran
yang akan dilakukan.
Motivasi
Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran
yang akan dipelajari dalam kehidupan sehari-hari.
Apabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-
1 . Pertemuan Pertama (2 x 45 Menit) Nilai Alokasi
sungguh ini dikuasai dengan baik, maka peserta didik diharapkan Karakter Waktu
dapat menjelaskan tentang materi : (PPK), Literas
Struktur Teks dan isi teks cerita sejarah i, 4C, HOTS
Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan
yang berlangsung
Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada
pertemuan saat itu.
Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar,
indikator, dan KKM pada pertemuan yang berlangsung
Pembagian kelompok belajar
Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai
dengan langkah-langkah pembelajaran.
Kegiatan Inti
Sintak 70 meni
Model t
Kegiatan Pembelajaran
Pembelaj
aran
Stimulatio Peserta didik diberi motivasi atau Literasi
n rangsangan untuk memusatkan
(stimullasi perhatian pada topik materiStruktur
/ Teks dan isi teks cerita sejarah dengan
pemberian cara :
rangsanga Melihat (tanpa atau dengan Alat)
n) Menayangkan gambar/foto/video yang
relevan.
Mengamati
Lembar kerja materi Struktur Teks dan
isi teks cerita sejarah.
Pemberian contoh-contoh
materi Struktur Teks dan isi teks cerita
sejarah untuk dapat dikembangkan
peserta didik, dari media interaktif,
dsb
Membaca.
Kegiatan literasi ini dilakukan di
rumah dan di sekolah
dengan membaca materi dari buku
paket atau buku-buku penunjang lain,
dari internet/materi yang berhubungan
denganStruktur Teks dan isi teks cerita
sejarah.
Menulis
Menulis resume dari hasil pengamatan
dan bacaan terkait Struktur Teks dan
isi teks cerita sejarah.
Mendengar
Pemberian materi Struktur Teks dan
1 . Pertemuan Pertama (2 x 45 Menit) Nilai Alokasi
isi teks cerita sejarah oleh guru. Karakter Waktu
Menyimak (PPK), Literas
Penjelasan pengantar kegiatan secara i, 4C, HOTS
Critical
garis besar/global tentang materi Thinking
pelajaran mengenai materi : (Berpikir
Struktur Teks dan isi teks cerita Kritis)
sejarah
untuk
melatih rasa syukur, kesungguhan dan
kedisiplinan, ketelitian, mencari
informasi.
Problem Guru memberikan kesempatan pada
statemen peserta didik untuk mengidentifikasi
(pertanyaa sebanyak mungkin pertanyaan yang
n/ berkaitan dengan gambar yang
identifikas disajikan dan akan dijawab melalui
i kegiatan belajar, contohnya :
masalah) Mengajukan pertanyaan tentang
materi :
Struktur Teks dan isi teks cerita
sejarah Literasi
yang tidak dipahami dari apa yang
diamati atau pertanyaan untuk
mendapatkan informasi tambahan
tentang apa yang diamati (dimulai dari
pertanyaan faktual sampai ke
pertanyaan yang bersifat hipotetik)
untuk mengembangkan kreativitas,
rasa ingin tahu, kemampuan
merumuskan pertanyaan untuk
membentuk pikiran kritis yang perlu
untuk hidup cerdas dan belajar
sepanjang hayat.
Data Peserta didik mengumpulkan
collection informasi yang relevan untuk
(pengump menjawab pertanyan yang telah
ulan diidentifikasi melalui kegiatan:
data) Mengamati obyek/kejadian
Mengamati dengan seksama
materi Struktur Teks dan isi teks cerita
sejarah yang sedang dipelajari dalam Collaborative
bentuk gambar/video/slide presentasi
yang disajikan dan mencoba
menginterprestasikannya.
Membaca sumber lain selain buku
teks
Secara disiplin melakukan kegiatan
literasidengan mencari dan membaca
berbagai referensi dari berbagai
1 . Pertemuan Pertama (2 x 45 Menit) Nilai Alokasi
sumber guna menambah pengetahuan Karakter Waktu
dan pemahaman tentang (PPK), Literas
materi Struktur Teks dan isi teks cerita i, 4C, HOTS
sejarah yang sedang dipelajari.
Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-
hal yang belum dapat dipahami dari
kegiatan mengmati dan membaca yang
akan diajukan kepada guru berkaitan
dengan materi Struktur Teks dan isi
teks cerita sejarah yang sedang
dipelajari.
Wawancara/tanya jawab dengan
nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan
dengan materi Struktur Teks dan isi Collaborative
teks cerita sejarah yang telah disusun dan critical
dalam daftar pertanyaan kepada guru. thinking
Peserta didik dibentuk dalam beberapa
kelompok untuk:
Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara Critical
bersama-sama membahas contoh thinking
dalam buku paket mengenai
materi Struktur Teks dan isi teks cerita
sejarah.
Mengumpulkan informasi Communicati
Mencatat semua informasi tentang ve
materiStruktur Teks dan isi teks cerita Creativity
sejarah yang telah diperoleh pada
buku catatan dengan tulisan yang rapi
dan menggunakan bahasa Indonesia
yang baik dan benar.
Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan
secara lisan atau mempresentasikan
materi dengan rasa percaya
diri Struktur Teks dan isi teks cerita
sejarah sesuai dengan pemahamannya.
Saling tukar informasi tentang HOTS
materi :
Struktur Teks dan isi teks cerita
sejarah
dengan ditanggapi aktif oleh peserta
didik dari kelompok lainnya sehingga
diperoleh sebuah pengetahuan baru
yang dapat dijadikan sebagai bahan
diskusi kelompok kemudian, dengan
1 . Pertemuan Pertama (2 x 45 Menit) Nilai Alokasi
menggunakan metode ilmiah yang Karakter Waktu
terdapat pada buku pegangan peserta (PPK), Literas
didik atau pada lembar kerja yang i, 4C, HOTS
disediakan dengan cermat untuk
mengembangkan sikap teliti, jujur,
sopan, menghargai pendapat orang
lain, kemampuan berkomunikasi,
menerapkan kemampuan
mengumpulkan informasi melalui
berbagai cara yang dipelajari,
mengembangkan kebiasaan belajar
dan belajar sepanjang hayat.
Data Peserta didik dalam kelompoknya
processing berdiskusi mengolah data hasil
(pengolah pengamatan dengan cara :
an Berdiskusi tentang data dari Materi :
Data) Struktur Teks dan isi teks cerita
sejarah
Mengolah informasi dari
materi Struktur Teks dan isi teks cerita
sejarah yang sudah dikumpulkan dari
hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya
mau pun hasil dari kegiatan
mengamati dan kegiatan
mengumpulkan informasi yang sedang
berlangsung dengan bantuan
pertanyaan-pertanyaan pada lembar
kerja.
Peserta didik mengerjakan beberapa
soal mengenai materi Struktur Teks
dan isi teks cerita sejarah.
Verificatio Peserta didik mendiskusikan hasil
n pengamatannya dan memverifikasi
(pembukti hasil pengamatannya dengan data-data
an) atau teori pada buku sumber melalui
kegiatan :
Menambah keluasan dan kedalaman
sampai kepada pengolahan informasi
yang bersifat mencari solusi dari
berbagai sumber yang memiliki
pendapat yang berbeda sampai kepada
yang bertentangan untuk
mengembangkan sikap jujur, teliti,
disiplin, taat aturan, kerja keras,
kemampuan menerapkan prosedur dan
kemampuan berpikir induktif serta
deduktif dalam membuktikan tentang
materi :
Struktur Teks dan isi teks cerita
1 . Pertemuan Pertama (2 x 45 Menit) Nilai Alokasi
sejarah Karakter Waktu
antara lain dengan : Peserta didik (PPK), Literas
dan guru secara bersama-sama i, 4C, HOTS
membahas jawaban soal-soal yang
telah dikerjakan oleh peserta didik.
Generaliza Peserta didik berdiskusi untuk
tion menyimpulkan
(menarik Menyampaikan hasil diskusi tentang
kesimpula materiStruktur Teks dan isi teks cerita
n) sejarahberupa kesimpulan
berdasarkan hasil analisis secara lisan,
tertulis, atau media lainnya untuk
mengembangkan sikap jujur, teliti,
toleransi, kemampuan berpikir
sistematis, mengungkapkan pendapat
dengan sopan.
Mempresentasikan hasil diskusi
kelompok secara klasikal tentang
materi :
Struktur Teks dan isi teks cerita
sejarah
Mengemukakan pendapat atas
presentasi yang dilakukan tentanag
materi Struktur Teks dan isi teks cerita
sejarah dan ditanggapi oleh kelompok
yang mempresentasikan.
Bertanya atas presentasi tentang
materiStruktur Teks dan isi teks cerita
sejarah yang dilakukan dan peserta
didik lain diberi kesempatan untuk
menjawabnya.
Menyimpulkan tentang point-point
penting yang muncul dalam kegiatan
pembelajaran yang baru dilakukan
berupa :
Laporan hasil pengamatan
secara tertulistentang materi :
Struktur Teks dan isi teks cerita
sejarah
Menjawab pertanyaan tentang
materi Struktur Teks dan isi teks cerita
sejarah yang terdapat pada buku
pegangan peserta didik atau lembar
kerja yang telah disediakan.
Bertanya tentang hal yang belum
dipahami, atau guru melemparkan
beberapa pertanyaan kepada siswa
berkaitan dengan materiStruktur Teks
1 . Pertemuan Pertama (2 x 45 Menit) Nilai Alokasi
dan isi teks cerita sejarah yang akan Karakter Waktu
selesai dipelajari (PPK), Literas
Menyelesaikan uji kompetensi untuk i, 4C, HOTS
materiStruktur Teks dan isi teks cerita
sejarah yang terdapat pada buku
pegangan peserta didik atau pada
lembar lerja yang telah disediakan
secara individu untuk mengecek
penguasaan siswa terhadap materi
pelajaran.
Catatan : Selama pembelajaran Struktur Teks dan isi teks cerita
sejarah berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam
pembelajaran yang meliputi sikap: nasionalisme, disiplin, rasa
percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah
tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan
Kegiatan Penutup (15 Menit)
Peserta didik :
Membuat resume dengan bimbingan guru tentang point-point 15
penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran tentang Creativity menit
materi Struktur Teks dan isi teks cerita sejarah yang baru
dilakukan.
Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaranStruktur
Teks dan isi teks cerita sejarah yang baru diselesaikan.
Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk
kerja yang harus mempelajarai pada pertemuan berikutnya di luar
jam sekolah atau dirumah.
Guru :
Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa
untuk materi pelajaran Struktur Teks dan isi teks cerita sejarah.
Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas
projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar diberi paraf
serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
projek/produk/portofolio/unjuk kerja pada materi
pelajaran Struktur Teks dan isi teks cerita sejarah.
Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Struktur Teks
dan isi teks cerita sejarah kepada kelompok yang memiliki
kinerja dan kerjasama yang baik.
2 . Pertemuan Kedua (2 x 45 Menit)
Kegiatan Pendahuluan
Guru : 5 menit
Orientasi
Melakukan pembukaan dengan salam pembuka,
memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan Religious
berdoa untuk memulai pembelajaran
Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin Disiplin
Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali
kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
2 . Pertemuan Kedua (2 x 45 Menit)
Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan
dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan
materi/tema/kegiatan sebelumnya
Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya. Rasa Ingin
Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran Tahu
yang akan dilakukan.
Motivasi
Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran
yang akan dipelajari dalam kehidupan sehari-hari.
Apabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-
sungguh ini dikuasai dengan baik, maka peserta didik diharapkan
dapat menjelaskan tentang materi :
Nilai-nilai cerita (novel) sejarah
Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan
yang berlangsung
Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada
pertemuan saat itu.
Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar,
indikator, dan KKM pada pertemuan yang berlangsung
Pembagian kelompok belajar
Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai
dengan langkah-langkah pembelajaran.
Kegiatan Inti
Sintak
Model 70 meni
Kegiatan Pembelajaran t
Pembelaj
aran
Stimulatio Peserta didik diberi motivasi atau Literasi
n rangsangan untuk memusatkan
(stimullasi perhatian pada topik materiNilai-nilai
/ cerita (novel) sejarah dengan cara :
pemberian Melihat (tanpa atau dengan Alat)
rangsanga Menayangkan gambar/foto/video yang
n) relevan.
Mengamati
Lembar kerja materi Nilai-nilai cerita
(novel) sejarah.
Pemberian contoh-contoh materi Nilai-
nilai cerita (novel) sejarah untuk
dapat dikembangkan peserta didik,
dari media interaktif, dsb
Membaca.
Kegiatan literasi ini dilakukan di
rumah dan di sekolah
dengan membaca materi dari buku
paket atau buku-buku penunjang lain,
dari internet/materi yang berhubungan
2 . Pertemuan Kedua (2 x 45 Menit)
denganNilai-nilai cerita (novel)
sejarah.
Menulis
Menulis resume dari hasil pengamatan
dan bacaan terkait Nilai-nilai cerita
(novel) sejarah.
Mendengar
Pemberian materi Nilai-nilai cerita
(novel) sejarah oleh guru.
Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara
garis besar/global tentang materi
pelajaran mengenai materi :
Nilai-nilai cerita (novel) sejarah
untuk
melatih rasa syukur, kesungguhan dan Critical
kedisiplinan, ketelitian, mencari Thinking
informasi. (Berpikir
Problem Guru memberikan kesempatan pada Kritis)
statemen peserta didik untuk mengidentifikasi
(pertanyaa sebanyak mungkin pertanyaan yang
n/ berkaitan dengan gambar yang
identifikas disajikan dan akan dijawab melalui
i kegiatan belajar, contohnya :
masalah) Mengajukan pertanyaan tentang
materi :
Nilai-nilai cerita (novel) sejarah
yang tidak dipahami dari apa yang
diamati atau pertanyaan untuk
mendapatkan informasi tambahan
tentang apa yang diamati (dimulai dari
pertanyaan faktual sampai ke
pertanyaan yang bersifat hipotetik)
untuk mengembangkan kreativitas,
rasa ingin tahu, kemampuan
merumuskan pertanyaan untuk Literasi
membentuk pikiran kritis yang perlu
untuk hidup cerdas dan belajar
sepanjang hayat.
Data Peserta didik mengumpulkan
collection informasi yang relevan untuk
(pengump menjawab pertanyan yang telah
ulan diidentifikasi melalui kegiatan:
data) Mengamati obyek/kejadian
Mengamati dengan seksama
materi Nilai-nilai cerita (novel)
sejarah yang sedang dipelajari dalam
bentuk gambar/video/slide presentasi
yang disajikan dan mencoba
2 . Pertemuan Kedua (2 x 45 Menit)
menginterprestasikannya.
Membaca sumber lain selain buku
teks
Secara disiplin melakukan kegiatan
literasidengan mencari dan membaca Collaborative
berbagai referensi dari berbagai
sumber guna menambah pengetahuan
dan pemahaman tentang materi Nilai-
nilai cerita (novel) sejarah yang
sedang dipelajari.
Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-
hal yang belum dapat dipahami dari
kegiatan mengmati dan membaca yang
akan diajukan kepada guru berkaitan
dengan materi Nilai-nilai cerita
(novel) sejarah yang sedang dipelajari.
Wawancara/tanya jawab dengan
nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan
dengan materi Nilai-nilai cerita
(novel) sejarah yang telah disusun
dalam daftar pertanyaan kepada guru.
Peserta didik dibentuk dalam beberapa
kelompok untuk:
Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara
bersama-sama membahas contoh
dalam buku paket mengenai
materi Nilai-nilai cerita (novel)
sejarah.
Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang
materiNilai-nilai cerita (novel)
sejarah yang telah diperoleh pada
buku catatan dengan tulisan yang rapi
dan menggunakan bahasa Indonesia Collaborative
yang baik dan benar. dan critical
Mempresentasikan ulang thinking
Peserta didik mengkomunikasikan
secara lisan atau mempresentasikan
materi dengan rasa percaya diri Nilai-
nilai cerita (novel) sejarah sesuai
dengan pemahamannya.
Saling tukar informasi tentang
materi :
Nilai-nilai cerita (novel) sejarah
dengan ditanggapi aktif oleh peserta
2 . Pertemuan Kedua (2 x 45 Menit)
didik dari kelompok lainnya sehingga
diperoleh sebuah pengetahuan baru Critical
yang dapat dijadikan sebagai bahan thinking
diskusi kelompok kemudian, dengan
menggunakan metode ilmiah yang
terdapat pada buku pegangan peserta
didik atau pada lembar kerja yang
disediakan dengan cermat untuk
mengembangkan sikap teliti, jujur,
sopan, menghargai pendapat orang
lain, kemampuan berkomunikasi,
menerapkan kemampuan
mengumpulkan informasi melalui
berbagai cara yang dipelajari,
mengembangkan kebiasaan belajar
dan belajar sepanjang hayat.
Data Peserta didik dalam kelompoknya
processing berdiskusi mengolah data hasil
(pengolah pengamatan dengan cara :
an Berdiskusi tentang data dari Materi :
Data) Nilai-nilai cerita (novel) sejarah Communicati
Mengolah informasi dari materi Nilai- ve
nilai cerita (novel) sejarah yang sudah
dikumpulkan dari hasil
kegiatan/pertemuan sebelumnya mau
pun hasil dari kegiatan mengamati dan
kegiatan mengumpulkan informasi
yang sedang berlangsung dengan
bantuan pertanyaan-pertanyaan pada
lembar kerja.
Peserta didik mengerjakan beberapa
soal mengenai materi Nilai-nilai cerita
(novel) sejarah.
Verificatio Peserta didik mendiskusikan hasil
n pengamatannya dan memverifikasi
(pembukti hasil pengamatannya dengan data-data
an) atau teori pada buku sumber melalui
kegiatan :
Menambah keluasan dan kedalaman Creativity
sampai kepada pengolahan informasi
yang bersifat mencari solusi dari
berbagai sumber yang memiliki
pendapat yang berbeda sampai kepada
yang bertentangan untuk
mengembangkan sikap jujur, teliti,
disiplin, taat aturan, kerja keras,
kemampuan menerapkan prosedur dan
kemampuan berpikir induktif serta
deduktif dalam membuktikan tentang HOTS
2 . Pertemuan Kedua (2 x 45 Menit)
materi :
Nilai-nilai cerita (novel) sejarah
antara lain dengan : Peserta didik
dan guru secara bersama-sama
membahas jawaban soal-soal yang
telah dikerjakan oleh peserta didik.
Generaliza Peserta didik berdiskusi untuk
tion menyimpulkan
(menarik Menyampaikan hasil diskusi tentang
kesimpula materiNilai-nilai cerita (novel)
n) sejarah berupa kesimpulan
berdasarkan hasil analisis secara lisan,
tertulis, atau media lainnya untuk
mengembangkan sikap jujur, teliti,
toleransi, kemampuan berpikir
sistematis, mengungkapkan pendapat
dengan sopan.
Mempresentasikan hasil diskusi
kelompok secara klasikal tentang
materi :
Nilai-nilai cerita (novel) sejarah
Mengemukakan pendapat atas
presentasi yang dilakukan tentanag
materi Nilai-nilai cerita (novel)
sejarah dan ditanggapi oleh kelompok
yang mempresentasikan.
Bertanya atas presentasi tentang
materi Nilai-nilai cerita (novel)
sejarah yang dilakukan dan peserta
didik lain diberi kesempatan untuk
menjawabnya.
Menyimpulkan tentang point-point
penting yang muncul dalam kegiatan
pembelajaran yang baru dilakukan
berupa :
Laporan hasil pengamatan
secara tertulistentang materi :
Nilai-nilai cerita (novel) sejarah
Menjawab pertanyaan tentang
materi Nilai-nilai cerita (novel)
sejarah yang terdapat pada buku
pegangan peserta didik atau lembar
kerja yang telah disediakan.
Bertanya tentang hal yang belum
dipahami, atau guru melemparkan
beberapa pertanyaan kepada siswa
berkaitan dengan materi Nilai-nilai
cerita (novel) sejarah yang akan
2 . Pertemuan Kedua (2 x 45 Menit)
selesai dipelajari
Menyelesaikan uji kompetensi untuk
materiNilai-nilai cerita (novel)
sejarah yang terdapat pada buku
pegangan peserta didik atau pada
lembar lerja yang telah disediakan
secara individu untuk mengecek
penguasaan siswa terhadap materi
pelajaran.
Catatan : Selama pembelajaran Nilai-nilai cerita (novel)
sejarah berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam
pembelajaran yang meliputi sikap: nasionalisme, disiplin, rasa
percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah
tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan
Kegiatan Penutup
Peserta didik : 15
Membuat resume dengan bimbingan guru tentang point-point menit
penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran tentang Creativity
materi Nilai-nilai cerita (novel) sejarah yang baru dilakukan.
Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaranNilai-
nilai cerita (novel) sejarah yang baru diselesaikan.
Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk
kerja yang harus mempelajarai pada pertemuan berikutnya di luar
jam sekolah atau dirumah.
Guru :
Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa
untuk materi pelajaran Nilai-nilai cerita (novel) sejarah.
Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas
projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar diberi paraf
serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
projek/produk/portofolio/unjuk kerja pada materi pelajaran Nilai-
nilai cerita (novel) sejarah.
Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Nilai-nilai cerita
(novel) sejarah kepada kelompok yang memiliki kinerja dan
kerjasama yang baik.
3 . Pertemuan Ketiga (4 x 45 Menit)
Kegiatan Pendahuluan
Guru :
Orientasi 15
Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, meni
memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan Religious t
berdoa untuk memulai pembelajaran
Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin Disiplin
Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali
kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan
dengan pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatan Rasa Ingin
3 . Pertemuan Ketiga (4 x 45 Menit)
sebelumnya Tahu
Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran
yang akan dilakukan.
Motivasi
Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang
akan dipelajari dalam kehidupan sehari-hari.
Apabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-
sungguh ini dikuasai dengan baik, maka peserta didik diharapkan
dapat menjelaskan tentang materi :
Kebahasaan teks cerita sejarah
Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan
yang berlangsung
Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada
pertemuan saat itu.
Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar,
indikator, dan KKM pada pertemuan yang berlangsung
Pembagian kelompok belajar
Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai
dengan langkah-langkah pembelajaran.
Kegiatan Inti ( 150 Menit )
Sintak
Model
Kegiatan Pembelajaran
Pembelaj
aran
Stimulatio Peserta didik diberi motivasi atau Literasi
n rangsangan untuk memusatkan
(stimullasi perhatian pada topik
/ materiKebahasaan teks cerita
pemberian sejarah dengan cara :
rangsanga Melihat (tanpa atau dengan Alat)
n) Menayangkan gambar/foto/video yang
relevan.
Mengamati
Lembar kerja materi Kebahasaan teks
cerita sejarah.
Pemberian contoh-contoh
materiKebahasaan teks cerita
sejarah untuk dapat dikembangkan
peserta didik, dari media interaktif,
dsb
Membaca.
Kegiatan literasi ini dilakukan di
rumah dan di sekolah
dengan membaca materi dari buku
paket atau buku-buku penunjang lain,
dari internet/materi yang berhubungan
3 . Pertemuan Ketiga (4 x 45 Menit)
denganKebahasaan teks cerita
sejarah.
Menulis
Menulis resume dari hasil pengamatan
dan bacaan terkait Kebahasaan teks
cerita sejarah.
Mendengar
Pemberian materi Kebahasaan teks
cerita sejarah oleh guru.
Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara
garis besar/global tentang materi
pelajaran mengenai materi :
Kebahasaan teks cerita sejarah
untuk
melatih rasa syukur, kesungguhan dan
kedisiplinan, ketelitian, mencari
informasi.
Problem Guru memberikan kesempatan pada
statemen peserta didik untuk mengidentifikasi
(pertanyaa sebanyak mungkin pertanyaan yang
n/ berkaitan dengan gambar yang
identifikas disajikan dan akan dijawab melalui
i kegiatan belajar, contohnya :
masalah) Mengajukan pertanyaan tentang
materi :
Kebahasaan teks cerita sejarah
yang tidak dipahami dari apa yang
diamati atau pertanyaan untuk
mendapatkan informasi tambahan
tentang apa yang diamati (dimulai dari
pertanyaan faktual sampai ke
pertanyaan yang bersifat hipotetik) Critical
untuk mengembangkan kreativitas, Thinking
rasa ingin tahu, kemampuan (Berpikir
merumuskan pertanyaan untuk Kritis)
membentuk pikiran kritis yang perlu
untuk hidup cerdas dan belajar
sepanjang hayat.
Data Peserta didik mengumpulkan
collection informasi yang relevan untuk
(pengump menjawab pertanyan yang telah
ulan diidentifikasi melalui kegiatan:
data) Mengamati obyek/kejadian
Mengamati dengan seksama
materiKebahasaan teks cerita
sejarah yang sedang dipelajari dalam
bentuk gambar/video/slide presentasi
yang disajikan dan mencoba
3 . Pertemuan Ketiga (4 x 45 Menit)
menginterprestasikannya. Literasi
Membaca sumber lain selain buku
teks
Secara disiplin melakukan kegiatan
literasidengan mencari dan membaca
berbagai referensi dari berbagai
sumber guna menambah pengetahuan
dan pemahaman tentang
materi Kebahasaan teks cerita
sejarah yang sedang dipelajari. Collaborative
Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-
hal yang belum dapat dipahami dari
kegiatan mengmati dan membaca yang
akan diajukan kepada guru berkaitan
dengan materiKebahasaan teks cerita
sejarah yang sedang dipelajari.
Wawancara/tanya jawab dengan
nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan
dengan materi Kebahasaan teks cerita
sejarah yang telah disusun dalam Collaborative
daftar pertanyaan kepada guru. dan critical
thinking
Peserta didik dibentuk dalam beberapa
kelompok untuk:
Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara
bersama-sama membahas contoh
dalam buku paket mengenai
materi Kebahasaan teks cerita
sejarah.
Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang
materiKebahasaan teks cerita
sejarah yang telah diperoleh pada Critical
buku catatan dengan tulisan yang rapi thinking
dan menggunakan bahasa Indonesia
yang baik dan benar.
Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan
secara lisan atau mempresentasikan
materi dengan rasa percaya
diri Kebahasaan teks cerita
sejarah sesuai dengan pemahamannya.
Saling tukar informasi tentang
materi :
Kebahasaan teks cerita sejarah
dengan ditanggapi aktif oleh peserta
3 . Pertemuan Ketiga (4 x 45 Menit)
didik dari kelompok lainnya sehingga
diperoleh sebuah pengetahuan baru
yang dapat dijadikan sebagai bahan Communicativ
diskusi kelompok kemudian, dengan e
menggunakan metode ilmiah yang
terdapat pada buku pegangan peserta
didik atau pada lembar kerja yang
disediakan dengan cermat untuk
mengembangkan sikap teliti, jujur,
sopan, menghargai pendapat orang
lain, kemampuan berkomunikasi,
menerapkan kemampuan
mengumpulkan informasi melalui
berbagai cara yang dipelajari,
mengembangkan kebiasaan belajar
dan belajar sepanjang hayat.
Data Peserta didik dalam kelompoknya
processing berdiskusi mengolah data hasil Creativity
(pengolah pengamatan dengan cara :
an Berdiskusi tentang data dari Materi :
Data) Kebahasaan teks cerita sejarah
Mengolah informasi dari
materi Kebahasaan teks cerita
sejarah yang sudah dikumpulkan dari
hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya
mau pun hasil dari kegiatan
mengamati dan kegiatan
mengumpulkan informasi yang sedang
berlangsung dengan bantuan
pertanyaan-pertanyaan pada lembar
kerja.
Peserta didik mengerjakan beberapa
soal mengenai materi Kebahasaan teks
cerita sejarah.
Verificatio Peserta didik mendiskusikan hasil
n pengamatannya dan memverifikasi
(pembukti hasil pengamatannya dengan data-data
an) atau teori pada buku sumber melalui
kegiatan :
Menambah keluasan dan kedalaman
sampai kepada pengolahan informasi
yang bersifat mencari solusi dari
berbagai sumber yang memiliki
pendapat yang berbeda sampai kepada
yang bertentangan untuk
mengembangkan sikap jujur, teliti,
disiplin, taat aturan, kerja keras,
kemampuan menerapkan prosedur dan
kemampuan berpikir induktif serta
3 . Pertemuan Ketiga (4 x 45 Menit)
deduktif dalam membuktikan tentang
materi :
Kebahasaan teks cerita sejarah
antara lain dengan : Peserta didik
dan guru secara bersama-sama
membahas jawaban soal-soal yang
telah dikerjakan oleh peserta didik.
Generaliza Peserta didik berdiskusi untuk
tion menyimpulkan
(menarik Menyampaikan hasil diskusi tentang
kesimpula materiKebahasaan teks cerita
n) sejarah berupa kesimpulan
berdasarkan hasil analisis secara lisan, HOTS
tertulis, atau media lainnya untuk
mengembangkan sikap jujur, teliti,
toleransi, kemampuan berpikir
sistematis, mengungkapkan pendapat
dengan sopan.
Mempresentasikan hasil diskusi
kelompok secara klasikal tentang
materi :
Kebahasaan teks cerita sejarah
Mengemukakan pendapat atas
presentasi yang dilakukan tentanag
materi Kebahasaan teks cerita
sejarah dan ditanggapi oleh kelompok
yang mempresentasikan.
Bertanya atas presentasi tentang
materiKebahasaan teks cerita
sejarah yang dilakukan dan peserta
didik lain diberi kesempatan untuk
menjawabnya.
Menyimpulkan tentang point-point
penting yang muncul dalam kegiatan
pembelajaran yang baru dilakukan
berupa :
Laporan hasil pengamatan
secara tertulistentang materi :
Kebahasaan teks cerita sejarah
Menjawab pertanyaan tentang
materiKebahasaan teks cerita
sejarah yang terdapat pada buku
pegangan peserta didik atau lembar
kerja yang telah disediakan.
Bertanya tentang hal yang belum
dipahami, atau guru melemparkan
beberapa pertanyaan kepada siswa
berkaitan dengan materiKebahasaan
3 . Pertemuan Ketiga (4 x 45 Menit)
teks cerita sejarah yang akan selesai
dipelajari
Menyelesaikan uji kompetensi untuk
materiKebahasaan teks cerita
sejarah yang terdapat pada buku
pegangan peserta didik atau pada
lembar lerja yang telah disediakan
secara individu untuk mengecek
penguasaan siswa terhadap materi
pelajaran.
Catatan : Selama pembelajaran Kebahasaan teks cerita
sejarahberlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam
pembelajaran yang meliputi sikap: nasionalisme, disiplin, rasa
percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah
tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan
Kegiatan Penutup (15 Menit)
Peserta didik :
Membuat resume dengan bimbingan guru tentang point-point
penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran tentang Creativity
materi Kebahasaan teks cerita sejarah yang baru dilakukan.
Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi
pelajaranKebahasaan teks cerita sejarah yang baru diselesaikan.
Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk
kerja yang harus mempelajarai pada pertemuan berikutnya di luar
jam sekolah atau dirumah.
Guru :
Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk
materi pelajaran Kebahasaan teks cerita sejarah.
Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas
projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar diberi paraf
serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
projek/produk/portofolio/unjuk kerja pada materi
pelajaran Kebahasaan teks cerita sejarah.
Memberikan penghargaan untuk materi pelajaranKebahasaan teks
cerita sejarah kepada kelompok yang memiliki kinerja dan
kerjasama yang baik.
I. Penilaian Hasil Pembelajaran
1. Teknik Penilaian (terlampir)
a. Sikap
- Penilaian Observasi
Penilaian observasi berdasarkan pengamatan sikap dan perilaku peserta didik sehari-hari, baik
terkait dalam proses pembelajaran maupun secara umum. Pengamatan langsung dilakukan oleh
guru. Berikut contoh instrumen penilaian sikap
Aspek Perilaku yang
Jumlah Skor Kode
No Nama Siswa Dinilai
Skor Sikap Nilai
BS JJ TJ DS
1 Zuhri Indonesia 75 75 50 75 275 68,75 C
2 ... ... ... ... ... ... ...
Keterangan :
• BS : Bekerja Sama
• JJ : Jujur
• TJ : Tanggun Jawab
• DS : Disiplin
Catatan :
1. Aspek perilaku dinilai dengan kriteria:
100 = Sangat Baik
75 = Baik
50 = Cukup
25 = Kurang
2. Skor maksimal = jumlah sikap yang dinilai dikalikan jumlah kriteria = 100 x 4 = 400
3. Skor sikap = jumlah skor dibagi jumlah sikap yang dinilai = 275 : 4 = 68,75
4. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)
50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C)
00,00 – 25,00 = Kurang (K)
5. Format di atas dapat diubah sesuai dengan aspek perilaku yang ingin dinilai
- Penilaian Diri
Seiring dengan bergesernya pusat pembelajaran dari guru kepada peserta didik, maka peserta
didik diberikan kesempatan untuk menilai kemampuan dirinya sendiri. Namun agar penilaian
tetap bersifat objektif, maka guru hendaknya menjelaskan terlebih dahulu tujuan dari penilaian
diri ini, menentukan kompetensi yang akan dinilai, kemudian menentukan kriteria penilaian yang
akan digunakan, dan merumuskan format penilaiannya Jadi, singkatnya format penilaiannya
disiapkan oleh guru terlebih dahulu. Berikut Contoh format penilaian :
Catatan :
1. Skor penilaian Ya = 100 dan Tidak = 50
2. Skor maksimal = jumlah pernyataan dikalikan jumlah kriteria = 4 x 100 = 400
3. Skor sikap = (jumlah skor dibagi skor maksimal dikali 100) = (250 : 400) x 100 = 62,50
4. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)
50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C)
00,00 – 25,00 = Kurang (K)
Jumlah Skor Kode
No Pernyataan Ya Tidak
Skor Sikap Nilai
Selama diskusi, saya ikut serta
1 50
mengusulkan ide/gagasan.
Ketika kami berdiskusi, setiap
2 anggota mendapatkan kesempatan 50
250 62,50 C
untuk berbicara.
Saya ikut serta dalam membuat
3 50
kesimpulan hasil diskusi kelompok.
4 ... 100
5. Format di atas dapat juga digunakan untuk menilai kompetensi pengetahuan dan keterampilan
- Penilaian Teman Sebaya
Penilaian ini dilakukan dengan meminta peserta didik untuk menilai temannya sendiri. Sama
halnya dengan penilaian hendaknya guru telah menjelaskan maksud dan tujuan penilaian,
membuat kriteria penilaian, dan juga menentukan format penilaiannya. Berikut Contoh format
penilaian teman sebaya :
Nama yang diamati : ...
Pengamat : ...
Jumlah Skor Kode
No Pernyataan Ya Tidak
Skor Sikap Nilai
1 Mau menerima pendapat teman. 100
Memberikan solusi terhadap
2 100
permasalahan.
Memaksakan pendapat sendiri 450 90,00 SB
3 100
kepada anggota kelompok.
4 Marah saat diberi kritik. 100
5 ... 50
Catatan :
1. Skor penilaian Ya = 100 dan Tidak = 50 untuk pernyataan yang positif, sedangkan untuk
pernyataan yang negatif, Ya = 50 dan Tidak = 100
2. Skor maksimal = jumlah pernyataan dikalikan jumlah kriteria = 5 x 100 = 500
3. Skor sikap = (jumlah skor dibagi skor maksimal dikali 100) = (450 : 500) x 100 = 90,00
4. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)
50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C)
00,00 – 25,00 = Kurang (K)
Penilaian Jurnal (Lihat lampiran)
b. Pengetahuan
- Tertulis Uraian dan atau Pilihan Ganda (Lihat lampiran)
- Tes Lisan/Observasi Terhadap Diskusi, Tanya Jawab dan Percakapan
Praktek Monolog atau Dialog
Penilaian Aspek Percakapan
Skala Jumlah Skor Kode
No Aspek yang Dinilai
25 50 75 100 Skor Sikap Nilai
1 Intonasi
2 Pelafalan
3 Kelancaran
4 Ekspresi
5 Penampilan
6 Gestur
- Penugasan (Lihat Lampiran)
Tugas Rumah
a. Peserta didik menjawab pertanyaan yang terdapat pada buku peserta didik
b. Peserta didik memnta tanda tangan orangtua sebagai bukti bahwa mereka telah mengerjakan
tugas rumah dengan baik
c. Peserta didik mengumpulkan jawaban dari tugas rumah yang telah dikerjakan untuk
mendapatkan penilaian.
c. Keterampilan
- Penilaian Unjuk Kerja
Contoh instrumen penilaian unjuk kerja dapat dilihat pada instrumen penilaian ujian
keterampilan berbicara sebagai berikut:
Instrumen Penilaian
Sangat Kurang Tidak
Baik
No Aspek yang Dinilai Baik Baik Baik
(75)
(100) (50) (25)
1 Kesesuaian respon dengan pertanyaan
2 Keserasian pemilihan kata
3 Kesesuaian penggunaan tata bahasa
4 Pelafalan
Kriteria penilaian (skor)
100 = Sangat Baik
75 = Baik
50 = Kurang Baik
25 = Tidak Baik
Cara mencari nilai (N) = Jumalah skor yang diperoleh siswa dibagi jumlah skor maksimal dikali
skor ideal (100)
Instrumen Penilaian Diskusi
No Aspek yang Dinilai 100 75 50 25
1 Penguasaan materi diskusi
2 Kemampuan menjawab pertanyaan
3 Kemampuan mengolah kata
4 Kemampuan menyelesaikan masalah
Keterangan :
100 = Sangat Baik
75 = Baik
50 = Kurang Baik
25 = Tidak Baik
- Penilaian Proyek (Lihat Lampiran)
- Penilaian Produk (Lihat Lampiran)
- Penilaian Portofolio
Kumpulan semua tugas yang sudah dikerjakan peserta didik, seperti catatan, PR, dll
Instrumen Penilain
No Aspek yang Dinilai 100 75 50 25
1
2
3
4
2. Instrumen Penilaian (terlampir)
a. Pertemuan Pertama
b. Pertemuan Kedua
c. Pertemuan Ketiga
3. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan
a. Remedial
Bagi peserta didik yang belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM), maka guru bisa
memberikan soal tambahan misalnya sebagai berikut :
1) Jelaskan tentang Sistem Pembagian Kekuasaan Negara!
2) Jelaskan tentang Kedudukan dan Fungsi Kementerian Negara Republik Indonesia dan
Lembaga Pemerintah Non Kementerian!
3) Jelaskan tentang Nilai-nilai Pancasila dalam Penyelenggaraan pemerintahan!
CONTOH PROGRAM REMIDI
Sekolah : ……………………………………………..
Kelas/Semester : ……………………………………………..
Mata Pelajaran : ……………………………………………..
Ulangan Harian Ke : ……………………………………………..
Tanggal Ulangan Harian : ……………………………………………..
Bentuk Ulangan Harian : ……………………………………………..
Materi Ulangan Harian : ……………………………………………..
(KD / Indikator) : ……………………………………………..
KKM : ……………………………………………..
Indikator
Nama Bentuk Nilai
Nilai yang
No Peserta Tindakan Setelah Keterangan
Ulangan Belum
Didik Remedial Remedial
Dikuasai
1
2
3
4
5
6
dst
b. Pengayaan
Guru memberikan nasihat agar tetap rendah hati, karena telah mencapai KKM (Kriteria
Ketuntasan Minimal). Guru memberikan soal pengayaan sebagai berikut :
1) Membaca buku-buku tentang Nilai-nilai Pancasila dalam kerangka praktik penyelenggaraan
pemerintahan Negara yang relevan.
2) Mencari informasi secara online tentang Nilai-nilai Pancasila dalam kerangka praktik
penyelenggaraan pemerintahan Negara
3) Membaca surat kabar, majalah, serta berita online tentang Nilai-nilai Pancasila dalam
kerangka praktik penyelenggaraan pemerintahan Negara
4) Mengamati langsung tentang Nilai-nilai Pancasila dalam kerangka praktik penyelenggaraan
pemerintahan Negara yang ada di lingkungan sekitar.
Sidoarjo, Juli 2023
Mengetahui
Kepala SMK PLUS NU Guru Mata Pelajaran
MOHAMMAD [Link]. ARIATI. [Link].
LAMPIRAN: MATERI TEKS CERITA SEJARAH
Sejarah Hari Buruh
1. Hari Buruh, yang dikenal juga dengan sebutan May Day, diperingati setiap 1 Mei. Di beberapa
negara, Hari Buruh dijadikan hari libur tahunan, yang berawal dari usaha gerakan serikat
buruh untuk merayakan keberhasilan ekonomi dan sosial para buruh.
Hari Buruh ini lahir dari rentetan perjuangan kelas pekerja. Pada 1886, terjadi demonstrasi kaum
buruh Amerika Serikat yang menuntut pemberlakuan delapan jam kerja. Federation ofOrganized
Trades and Labor Unions akhirnya menetapkan 1 Mei
sebagai Hari Buruh yang diperingati oleh kaum buruh seluruh dunia. Penetapan ini dilakukan
untuk memperingati momen tuntutan delapan jam kerja sehari dan juga memberikan
semangatbaru perjuangan kelas pekerja yang mencapai titik masif di era
tersebut.
2. Tuntutan kaum buruh ini bermula sejak era industri di awal abad ke-19. Perkembangan
kapitalisme industri menandakan perubahan drastis ekonomi-politik, terutama di negara
kapitalis Barat. Di Amerika Serikat misalnya, pengetatan disiplin dan
pengintensifan jam kerja, minimnya upah, dan buruknya kondisi kerja di tingkatan pabrik
menuai amarah dan perlawan dari kalangan kelas pekerja. Pemogokan pertama kelas
pekerjaAmerika Serikat terjadi pada 1806 oleh pekerja cordwainers.
Pemogokan ini membawa para pengorganisasinya ke meja pengadilan dan juga mengangkat
fakta bahwa kelas pekerja di era tersebut bekerja 19 hingga 20 jam sehari. Sejak saat
itu,perjuangan untuk menuntut direduksinya jam kerja menjadi agenda bersama kelas pekerja di
Amerika Serikat.
3. Demonstrasi besar yang berlangsung sejak April 1886, dari waktu ke waktu pendukungnya
semakin banyak. Demonstrasi menjalar ke berbagai kota, seperti Chicago, New York, Detroit,
Louisville, dan Baltimore. Demonstrasi ini mempersatukan buruh berkulit putih dan hitam.
Sampai pada 1 Mei 1886, demonstrasi yang menjalar dari Maine ke Texas dan dari New Jersey
ke Alabama diikuti oleh setengah juta buruh di negeri tersebut.
4. Perkembangan ini memancing reaksi dari kalangan pengusaha dan pejabat pemerintahan
setempat saat itu. Melalui Chicago’s Commercial Club, dikeluarkan dana sekitar US$2.000
untuk membeli peralatan senjata mesin guna menghadapi demonstrasi.
Demonstrasi damai menuntut pengurangan jam kerja itu pun berakhir dengan korban dan
kerusuhan. Sekitar 180 polisi menghadang demonstrasi dan memerintahkan agar
demonstranmembubarkan diri.
5. Sebuah bom meledak di dekat barisan polisi. Polisi pun membabibuta menembaki buruh yang
berdemonstrasi. Akibatnya korban pun jatuh dari pihak buruh pada 3 Mei 1886, empat orang
buruh tewas dan puluhan lainnya terluka. Dengan tuduhan terlibat
dalam pengeboman, delapan orang aktivis buruh ditangkap dan dipenjarakan. Akibat dari
tindakan ini, polisi menerapkan pelarangan terhadap setiap demonstrasi buruh. Namun,
kaumburuh tidak begitu saja menyerah. Pada 1888 mereka kembali melakukan aksi dengan
tuntutan yang sama. Selain itu, mereka juga memutuskan untuk kembali melakukan demonstrasi
pada 1Mei 1890.
6. Rangkaian demonstrasi yang terjadi pada saat itu, tidak hanya terjadi di Amerika Serikat.
Bahkan menurut Rosa Luxemburg (1894), demonstrasi yang menuntut pengurangan jam
kerjatersebut sebenarnya diinspirasikan oleh demonstrasi serupa
yang terjadi sebelumnya di Australia pada tahun 1856. Tuntutan pengurangan jam kerja juga
singgah di Eropa. Saat itu, gerakan buruh di Eropa tengah menguat. Tentu saja, fenomena ini
semakin mengentalkan kesatuan dalam gerakan buruh sedunia dalam satu
perjuangan.
7. Peristiwa monumental yang menjadi puncak dari persatuan gerakan buruh dunia adalah
penyelenggaraan Kongres Buruh Internasional tahun 1889. Kongres yang dihadiri ratusan
delegasi dari berbagai negeri dan memutuskan delapan jam kerja per hari menjadi tuntutan utama
kaum buruh seluruh dunia. Selain itu, kongres juga menyambut usulan delegasi buruh dari
Amerika Serikat yang menyerukan pemogokan umum 1 Mei 1890 guna menuntut pengurangan
jam kerja dengan menjadikan tanggal 1 Mei sebagai Hari Buruh se-Dunia.
8. Delapan jam/hari atau 40 jam/minggu (lima hari kerja) telah ditetapkan menjadi standar
perburuhan internasional oleh ILO melalui Konvensi ILO No. 01 tahun 1919 dan Konvensi No.
47 tahun 1935. Ditetapkannya konvensi tersebut merupakan suatu
pengakuan internasional yang secara tidak langsung merupakan buah dari perjuangan kaum
buruh sedunia untuk mendapatkan pekerjaan yang layak. Penetapan 8 jam kerja per hari
sebagaisalah satu ketentuan pokok dalam hubungan industrial perburuhan
adalah penanda berakhirnya bentuk kerja paksa dan perbudakan yang bersembunyi di balik
hubungan industrial.
INTRUMEN PENILAIAN SIKAP
KEJADIAN/ BUTIR POS/ TINDAK
NO WAKTU NAMA
PERILAKU SIKAP NEG LANJUT
1
2
3
4
5
2
7
8
9
10
11
Sidoarjo, Juli 2023
Mengetahui,
Kepala SMK Guru Mata Pelajaran
MOHAMMAD [Link]. ARIATI. [Link].
INSTRUMEN PENUGASAN 1
Satuan Pendidikan : SMK PLUS NU
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia – Wajib
Kelas : XII
Kompetensi dasar : 3.3 Mengidentifikasi informasi, yang mencakup orientasi,
rangkaian kejadian yang saling berkaitan, komplikasi
dan resolusi, dalam cerita sejarah lisan atau tulis
Indikator : 3.3.1 menentukan informasi berupa pengetahuan dan urutan
kejadian mencakup orientasi, rangkaian kejadian yang
saling berkaitan, komplikasi dan resolusi, dalam cerita
sejarah lisan atau tulis..
3.3.2 Menemukan makna tersirat dalam teks cerita sejarah
secara lisan dan tulis.
Materi : Teks cerita sejarah
Contoh Tugas:
Jawablah pertanyaan berikut!
1. Apa yang menjadi dasar jika teks tersebut dinamakan teks cerita sejarah?
2. Bagaimana ciri umum dari teks cerita sejarah?
3. Teks cerita sejarah dibentuk oleh unsur apa saja?
4. Apa yang dimaksud dengan hubungan kausalitas dalam teks cerita sejarah?
5. Apa fungsi fakta dalam teks cerita sejarah?
Apa saja bukti bahwa semua teks di bawah ini berbentuk cerita sejarah?
Apa pula gagasan umum serta fakta penting di dalam teks tersebut?
a. Sejarah Piala Dunia mulai digelar pada 1930 di Uruguay, dengan hanya melibatkan tiga
belas negara, sembilan negara dari Benua Amerika (Amerika Serikat, Argentina, Brasil,
Bolivia, Chili, Di unduh dari : [Link] Indonesia 43 Meksiko, Paraguay,
Peru, dan Uruguay) dan empat negara dari
Benua Eropa (Prancis, Rumania, Belgia, dan Yugoslavia). Sejak itu, Piala Dunia selalu
digelar empat tahun sekali. Akan tetapi, pada 1942 dan 1946, ajang penyelenggaraan
Piala Dunia terpaksa ditunda karena meletusnya Perang Dunia II. Maka, hingga
penyelenggaraannya yang terakhir di Brasil pada 2014, Piala
Dunia telah berhasil digelar sebanyak dua puluh kali. Dua puluh trof Piala Dunia
berhasil direbut oleh delapan negara berbeda, yaitu tiga negara dari Benua Amerika dan
lima negara dari Benua Eropa.
b. Penghargaan Nobel pertama kali diberikan berdasarkan wasiat Alfred Nobel, seorang
industrialis Swedia yang telah menemukan dinamit. Ilmuwan ini terkejut melihat hasil
penemuannya justru dimanfaatkan untuk tujuan yang merusak. Oleh sebab itulah dia
membuat wasiat.
Teks Bukti sebagai Eksplanasi Gagasan Umum Fakta Penting
1
2
INSTRUMEN PENUGASAN 2
Satuan Pendidikan : SMK PLUS NU
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia – Wajib
Kelas : XII
Kompetensi dasar : 4.3 Mengonstruksi nilai-nilai dari informasi cerita sejarah
dalam sebuah teks eksplanasi
Indikator : 4.3.1 Menyusun bagian-bagian pokok teks cerita sejarah
4.3.2 Menyajikan hasil teks cerita sejarah
Materi : Teks cerita sejarah
Contoh Tugas:
Bacalah satu teks cerita sejarah, kemudian ikutilah instruksi di bawah ini!
1. Tentukanlah mana yang merupakan orientasi, rangkaian peristiwa, komplikasi, dan resolusi.
2. Carilah kalimat-kalimat yang memuat informasi berdasarkan fakta (faktual).
RUBRIK PENILAIAN PENUGASAN
Nama Peserta didik/kelompok : …………………………………………………
Kelas : …………………………………………………
Tanggal Pengumpulan : ...............................................................
No Kategori Skor Alasan
1. 1. Apakah teks cerita sejarah yang ditulis
lengkap ?
2. 3. Apakah terdapat uraian
tentangstruktur teks cerita sejarah?
3. Apakah bahasa yang digunakan untuk
menginterpretasikan lugas, sederhana,
runtut dan sesuai dengan kaidah
EYD?
4. Apakah terdapat bagian-bagian pokok
teks cerita sejarah?
5. Apakah terdapat informasi atau
pengetahuan dalam teks?
Jumlah
Kriteria:
5 = sangat baik, 4 = baik, 3 = cukup, 2 = kurang, dan 1 = sangat kurang
Sidoarjo, juli 2023
Mengetahui,
Kepala SMK Guru Mata Pelajaran
MOHAMMAD [Link]. ARIATI. [Link].
INSTRUMEN TES TERTULIS
Satuan Pendidikan : SMK PLUS NU
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia – Wajib
Kelas : XII
Kompetensi dasar : 3.3 Mengidentifikasi informasi, yang mencakup orientasi,
rangkaian kejadian yang saling berkaitan, komplikasi
dan resolusi, dalam cerita sejarah lisan atau tulis
Indikator : 3.3.1 menentukan informasi berupa pengetahuan dan urutan
kejadian mencakup orientasi, rangkaian kejadian yang
saling berkaitan, komplikasi dan resolusi, dalam cerita
sejarah lisan atau tulis.
3.3.2 Menemukan makna tersirat dalam teks cerita sejarah
secara lisan dan tulis.
Tes Tertulis
Disediakan dua teks cerita sejarah
1. Identifikasilah informasi berupa pengetahuan dan urutan kejadian dalam teks cerita sejarah.
2. Tuliskan makna tersirat dalam teks cerita sejarah tersebut
3. Kemukakan komentarmu terhadap kedua teks cerita sejarah tersebut
Tertulis (soal HOTS)
1. Identifikasilah teks cerita sejarah dengan memperhatikan isi, informasi, urutan kejadian, dan
makna tersirat yang disampaikan dalam teks cerita sejarah!
2. Buatlah rancangan teks cerita sejarah dengan bagian-bagian pokok!
3. Presentasikanlah hasil kerjamu dihadapan teman-temanmu.
RUBRIK PENILAIAN
Soal Aspek yang Dinilai Skor
1 Peserta didik mengidentifikasi informasi dan urutan kejadian teks 4
cerita sejarah dengan sangat tepat
Peserta didik mengidentifikasi informasi dan urutan 3
kejadian teks cerita sejarah dengan tepat
Peserta didik mengidentifikasi informasi dan urutan 2
kejadian teks cerita sejarah dengan kurang tepat
Peserta didik mengidentifikasi informasi dan urutan 1
kejadian teks cerita sejarah dengan tidak tepat
Soal Aspek yang Dinilai Skor
2 Peserta didik membuat rancangan bagian-bagian pokok teks cerita 4
sejarah dengan sangat tepat
Peserta didik membuat rancangan bagian-bagian pokok teks 3
cerita sejarah dengan tepat
Peserta didik membuat rancangan bagian-bagian pokok teks 2
cerita sejarah dengan kurang tepat
Peserta didik membuat rancangan bagian-bagian pokok teks 1
cerita sejarah dengan tidak tepat
Soal Aspek yang Dinilai Skor
3 Peserta didik mengemukakan komentar dengan sangat tepat 4
Peserta didik mengemukakan komentar dengan tepat 3
Peserta didik mengemukakan komentar dengan kurang tepat 2
Peserta didik mengemukakan komentar dengan tidak tepat 1
INSTRUMEN PENILAIAN KETERAMPILAN
Satuan Pendidikan : SMK NU PLUS
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia – Wajib
Kelas : XII
Materi : Menganalisis dan memerankan dialog eksplanasi
Kompetensi dasar : 4.3 Mengonstruksi nilai-nilai dari informasi cerita sejarah
dalam sebuah teks eksplanasi
Indikator : 4.3.1 Menyusun bagian-bagian pokok teks cerita sejarah.
4.3.2 Menyajikan hasil teks cerita sejarah.
1. Lembar Soal Keterampilan
1. Susunlah bagian-bagian pokok dari teks cerita sejarah!
2. Sajikanlah hasil teks cerita sejarah berdasarkan bagian-bagian pok ok yang telah disusun!
2. Rubrik Penilaian
Soal Aspek yang Dinilai Skor
1 Peserta didik menyusun bagian-bagian pokok dari teks cerita 4
sejarah sangat baik
Peserta didik menyusun bagian-bagian pokok dari teks 3
cerita sejarah baik
Peserta didik menyusun bagian-bagian pokok dari teks cerita 2
sejarah kurang baik
Peserta didik menyusun bagian-bagian pokok dari teks 1
cerita sejarah tidak baik
2 Peserta menyajikan eksplanasi berdasarkan bagian-bagian pokok 4
yang telah disusun sangat lengkap dan sangat sesuai dengan
topik
Peserta menyajikan eksplanasi berdasarkan bagian-bagian 3
pokok yang telah disusun lengkap dan sesuai dengan topik
Peserta menyajikan eksplanasi berdasarkan bagian-bagian 2
pokok yang telah disusun kurang lengkap dan kurang
dengan topik
Peserta menyajikan eksplanasi berdasarkan bagian-bagian 1
pokok yang telah disusun tidak lengkap dan tidak sesuai isi teks
Sidoarjo, 14 Juli 2023
Mengetahui,
Kepala SMK Guru Mata Pelajaran
MOHAMMAD [Link]. ARIATI. [Link].
INSTRUMEN PENILAIAN PORTO FOLIO
Satuan Pendidikan : SMK PLUS NU
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia – Wajib
Kelas : XII
Materi : Menganalisis Teks cerita sejarah
Kompetensi dasar : 3.3 Mengidentifikasi informasi, yang mencakup orientasi,
rangkaian kejadian yang saling berkaitan, komplikasi
dan resolusi, dalam cerita sejarah lisan atau tulis
4.3 Mengonstruksi nilai-nilai dari informasi cerita sejarah
dalam sebuah teks eksplanasi
Indikator : 3.3.1 menentukan informasi berupa pengetahuan dan urutan
kejadian mencakup orientasi, rangkaian kejadian yang
saling berkaitan, komplikasi dan resolusi, dalam cerita
sejarah lisan atau tulis.
3.3.2 Menemukan makna tersirat dalam teks cerita sejarah
secara lisan dan tulis.
4.3.1 Menyusun bagian-bagian pokok teks cerita sejarah..
4.3.2 Menyajikan hasil teks cerita sejarah
Tugas I
1. Simpan setiap tugas yang diberikan ke dalam map individu peserta didik (warna map sesuai
dengan kelas masing-masing/tiap kelas beda warna map
2. Buat rangkuman dari setiap tugas yang telah diberikan dan rangkuman dibuat pada kertas
folio bergaris.
3. Batas waktu pengumpulan tugas adalah di pertemuan terakhir
PEDOMAN PENSKORAN:
SKOR
KRITERIA YANG DINILAI
MAKSIMAL
Peserta didik menyimpan semua tugas yang telah dikerjakan dengan lengkap, 4
dan tugas dikerjakan dengan benar, serta dikumpulkan tepat waktu
Peserta didik menyimpan tugas-tugas yang telah dikerjakan, dan sebagian 3
besar benar tapi kurang lengkap, serta dikumpulkan tepat waktu
Peserta didik menyimpan tugas-tugas yang telah dikerjakan, namun sebagian 2
besar salah, kurang lengkap, dan tidak dikumpulkan tepat waktu
Peserta didik menyimpan tugas-tugas yang telah dikerjakan, namun tugas 1
yang dikerjakan salah, dan kurang lengkap, serta tidak dikumpulkan tepat
waktu
Peserta didik tidak menyimpan satu pun tugas-tugas yang diberikan karena 0
tidak pernah mengumpulkan tugas
LEMBAR PENILAIAN PORTOFOLIO
Jenis Tugas :
Kelas :
Semester/ Tahun Pelajaran : 1/ 2018 - 2019
Tanda Tangan Ket.
Nama Peserta Tugas
No Nilai Peserta (Tgl
didik KD Guru
Didik Pengumpulan)
Sidoarjo, 14 Juli 2023
Mengetahui,
Kepala SMK Guru Mata Pelajaran
MOHAMMAD [Link]. ARIATI. [Link].
KISI-KISI SOAL HOTS
Tahun Pelajaran 2018/2019
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas/Program : XII
Semester : 1 (satu)
Kurikulum : 2013
Kompetensi Kelas/ Level Bentuk Nomor
No Materi Pokok Indikator Soal
Dasar Semester Kognitif Soal Soal
1 3.3 Memahami XII/1 menentukan C4 Uraian 1
Mengidentifikasi informasi berupa informasi berupa
informasi, yang pengetahuan dan pengetahuan dan
mencakup urutan kejadian urutan
orientasi, dari yang didengar kejadian mencakup
rangkaian atau dibaca. orientasi, rangkaian
kejadian yang kejadian yang
saling berkaitan, saling berkaitan,
komplikasi dan komplikasi dan
resolusi, dalam resolusi, dalam
cerita sejarah cerita sejarah lisan
lisan atau tulis atau tulis.
2 Menemukan XII/1 Disajikan teks C5 uraian 2
makna tersirat cerita sejarah,
dalam teks cerita peserta didik
sejarah secara lisan dapat menemukan
dan tulis. makna tersirat
dalam teks cerita
sejarah secara lisan
dan tulis.
3 4.3 Menyusun bagian- XII/1 Disajikan teks C2 uraian 3
Mengonstruksi bagian pokok teks cerita
nilai-nilai dari cerita sejarah. sejarah peserta
informasi cerita didik dapat
sejarah dalam menyusun bagian-
sebuah teks bagian pokok teks
Kompetensi Kelas/ Level Bentuk Nomor
No Materi Pokok Indikator Soal
Dasar Semester Kognitif Soal Soal
eksplanasi cerita sejarah.
4 Menyajikan hasil XII/1 Disajikan teks C5 uraian 4
teks cerita sejarah. cerita
sejarah peserta
didik dapat
menyajikan hasil
teks cerita sejarah.
5 Mengomentari tek XII/1 Disajikan video C2 uraian 5
s cerita sejarah tentangcerita
sejarah peserta
didik dapat
memberikan solusi
terhadap
pertanyaan teks
cerita sejarah
dengan benar.
KARTU SOAL HOTS
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas/Semester : XII / 1 (satu)
Kurikulum : 2013
Kompetensi Dasar : 3.3 Mengidentifikasi informasi, yang mencakup orientasi, rangkaian
kejadian yang saling berkaitan, komplikasi dan resolusi, dalam cerita
sejarah lisan atau tulis
4.3 Mengonstruksi nilai-nilai dari informasi cerita sejarah dalam
sebuah teks eksplanasi
Materi : Teks cerita sejarah
Indikator Soal Nomor 1 : Disajikan teks cerita sejarah, peserta didik
dapat menunjukaninformasi berupa informasi pengetahuan dan urutan
kejadian dengan benar
Indikator Soal Nomor 2 : Disajikan teks cerita sejarah, peserta didik dapat menemukan makna
tersirat dalam teks cerita sejarah secara lisan dan tulis dengan benar
Indikator Soal Nomor 3 : Disajikan teks cerita sejarah peserta didik dapat menyusun bagian-
bagian pokok teks cerita [Link] benar.
Indikator Soal Nomor 4 : Disajikan teks cerita sejarah peserta didik dapat menyajikan hasil teks
cerita sejarah.
Indikator Soal Nomor 5 : Disajikan video tentang cerita sejarah peserta didik dapat memberikan
solusi terhadap pertanyaan teks cerita sejarah dengan benar.