FILIM PENDEK .
Judul : Teman
Tema : Persahabatan
Durasi : 20 menit
Genre : Drama Anak / Remaja
SINOPSIS.
Film pendek ini menceritakan keseharian sekelompok anak yang menjalin
persahabatan erat melalui permainan dan kebersamaan. Konflik bermula saat Joni
merampas layangan milik Ipan karena tidak dipinjamkan, hingga terjadi
pertengkaran kecil dintara mereka. Keributan tersebut berhasil dilerai oleh teman-
teman lain yang mengingatkan pentingnya saling menghargai dan menjaga
perasaan satu sama lain. Setelah saling memaafkan, kebersamaan mereka
kembali hangat.
Permainan demi permainan pun mereka lakukan bersama, mulai dari polisi dan
maling hingga tebak-tebakan, dipenuhi tawa dan kelelahan yang menyenangkan.
Namun kebahagiaan itu berubah menjadi suasana haru ketika Boy mengabarkan
bahwa ia harus pindah ke luar kota bersama keluarganya. Awalnya teman-
temannya tidak percaya dan merasa sedih, tetapi akhirnya mereka menerima
kenyataan tersebut dengan lapang dada.
PEMERAN.
Ipan = Dery
Joni = Fiki
Haru = Nayla
Fadhli = Egi
Budi = Andika Zalfa
Boy : Rizky
Bunga = Ghita
Baskara : Alam
Lala = Yulanda
ALUR CERITA SINGKAT
Scane 1 : Bermain bersama di taman
Scane 2 : Teman teman meleraikan
Scane 3 : Bermain bersama
Scane 4 : Istirahat di bawah pohon
Scane 5 : Perpisahan Boy
NASKAH.
Scane 1
Joni : ipann. Aku bisa pinjam gaa layangan kamu??
Ipan: Ga! Gamau
Joni : Dih pelit bngt si tinggal kasih doang (rampas layangan dri dery)
Ipan : Lepas gausa asal rampas gitu bisa gasih?
Joni : Aku kan cuman mau pinjem, tohh kitaa ini temen gausaa pelitt !!
Ipan : Ya kamuu beli sendiri lahh layangannya, kalauu bgitu ceritanya aku maless
jadi temen mu!
Ipan dan joni lalu bertengkar membuat kehebohan yang mengundang arah pandang
temen temennya tertujuu pada mereka.
Scane 2
Bunga : Hehh udahh udahh! Kalian jangan bertengkar
Baskara : Kalian kenapa setiap ketemuu selalu berantem sii? Joni ipan , kalian
kenapa?
Lala : Joni kamu juga jangan jadi nakal gitu ipan belii sendiri pakek uangnya kamu
jangan asall rampasss
Budi : Ipan kamu gapapa kan?
Beberapa teman datang menghampiri darii sisi jauhh..
Jomo: TEMAN TEMANNN!!
Boy : Kenapa ini rame rameee?
Ipan : Ini boy si jonii habis rampas layangan akuu, ini kann barang yang akuu beli
sendirii.
Joni : Ya akuu kan cumann mau pinjem bukann mau ambil selamanya, gausa
marahh gitu dong!
Fadli : Udah temen temen kalian gausaa bertengkar begituu akuu ada bawa jajann
ni kitaa makan bareng bareng yukk!
Baskara : Wii fadli emang yang terbaik deh!!
Bunga: Sekarang kalian maafan deh, gabaikk bertengkar teruss nantii pertemanan
kitaa renggang.
Lala : iyaa benerr tuhh
Joni : Maafin akuu ya ipan, udah mau rampas barang dari kamu
Ipan : hmmm iya deh aku maafin, asal jangann ulanginn yahh
Mereka pun saling bermaafan ..
Scane 3.
Haru : Kita habis ini bakal main apaa ??
Bunga : Bagaimana kita mainn takenjil mau ga??
Lala : Boleh bangtt!
Bunga: kalian mau ikutt jugaa gaa???
Tanyanya pada temen yang lain
Ipan : Engga aku gamau ikut , Kita main yang lain aja yuk temen temen
Baskara : mainn apa emang??
Boy : kitaa main petak umpet aja deh, terlalu bosen kita main takenjil
Fadli : Seruu jugaa atau kita main polisi malingg? Kejar kejarann gitu
Ipan : ayoo aku mauu jadi polisi!!
Joni: aku malingg!
Bunga : gausaa tentuin kayak gt langsung dong, ayoo pasang jempol kalian masing
masing
Haru : aduhh kalian nantii jangan sampai kasar yaa!
Joni: enggaa ko santai aja
Boy : iya haru santai aja
Joko : yaudah cepatt dehh jangan lama
Mereka memulai memang jempol di atas jempol mereka masing masing
Bunga : po po siapa yang menjadi polisi
Joko : Yes! Aku polisi
Joko keluar..
Bunga : ling ling siapa menjadi maling
Budi : walah akuu jadi maling yah okedeh..
Bunga : po po siapa menjadi polisi
Ipan : yey aku jadi polisii!
Pembagian polisi dn maling pun berakhir
Yang menjadi polisi ialah joko,ipan, fadli, lala , Baskara
Dan menjadi maling ialah, bunga, haru, joni, boy , budi .
Permainan pun langsung di mulai mereka mulai mengejar maling
/ skip
Joni: Kalian semua cemen, gak bisa nangkep aku, HAHAHA!
Baskara: Ih sombong banget sih kamu!
Fadli: Tadi kamu hampir ketangkep tau!
Joni: Tapi kan hampir, bukan beneran
Scane 4.
Haru: Udahan aja yuk… aku capek banget lari-larian
Ipan: Ih Haru, kamu lemah banget sih
Haru: Bukan lemah, tapi capek
Bunga: Aku juga capek, panas lagi
Lala: Iya aku haus, tenggorokan aku kering
Joko: Yaudah deh, istirahat bentar
Boy: Duduk di situ aja yuk, di bawah pohon
Budi: Iya adem, enak
(semua duduk di bawah pohon)
Joni: Huh… padahal aku masih kuat lho
Bunga: Iya iya paling kuat sedunia
Joni: Hehe iya dong
Ipan: Abis ini main apa lagi ya?
Fadli: Jangan yang lari-lari lagi ah
Haru: Iya jangan
Lala: Main tebak-tebakan aja yuk
Boy: Tebak apa?
Lala: Bebas, yang kalah dapet hukuman
Budi: Hukumannya apa?
Bunga: Nyanyi!
Joni: Hahhh jangan aku, aku malu
Joko: Yaudah ayo cepet, aku mulai ya
Semua: AYO!
Mereka pun kembali tertawa dan bermain bersama, meskipun capek, tapi tetap
senang karena main bareng-bareng.
Scane 5.
Boy: Ini udah mau sore, kayaknya aku harus pulang.
Baskara: Kenapa cepet-cepet, Boy? Nggak biasanya kamu pulang cepat kalau main
sama kita.
Bunga: Iya tuh, kenapa?
Lala: Kita nggak ada nyakitin hati kamu kan, Boy?
Boy: Nggak, teman-teman. Sebenarnya hari ini aku sama orang tua aku mau pindah
ke luar kota.
Joko: Apaan sih, kamu mau bohongin kita lagi ya? Nggak bakal mempan!
Fadli: Iya tuh, nggak bakal mempan.
Lala: Kayaknya Boy jujur deh, teman-teman.
Joko: Tapi kenapa kamu baru ngasih tahu kita sekarang?
Ipan: Kamu udah nggak nyaman main sama kita ya?
Boy: Bukan gitu. Orang tua aku ada urusan di luar kota, dan aku harus ikut mereka.
Semua: Oh… begitu ya.
Baskara: Emang kamu perginya hari ini banget?
Boy: Iya, hari ini.
Bunga: Yaudah nggak apa-apa kok, Boy. Berarti kamu bakal pindah sekolah juga ya?
Joko: Ya iyalah, Bunga. Masa gitu aja nggak tahu?
Bunga: Ih, diem deh!
Ipan: Kalau gitu hati-hati di jalan ya, Boy. Pokoknya kalau udah di sana, jangan
lupain kita yang di sini.
Baskara: Iya bener, jangan lupain teman-temanmu.
Boy: Itu pasti! Kalau gitu aku pergi dulu ya. Nanti aku bakal nemuin kalian lagi kalau
aku ke sini.
Fadli: Harus dong, Boy. Masa kamu nggak mau ketemu kita lagi sih?
Joko: Jangan sombong aja, hahahaha.
Makna Film Pendek
Makna dari film pendek ini adalah tentang persahabatan, kejujuran, dan
perpisahan. Cerita ini menggambarkan bagaimana sebuah kelompok teman
menghadapi kenyataan bahwa salah satu dari mereka harus pergi. Awalnya ada
rasa tidak percaya, dan takut ditinggalkan, tapi akhirnya mereka menerima dengan
lapang dada dan saling mendoakan.
Film ini juga menunjukkan bahwa perpisahan bukan berarti melupakan, dan
persahabatan sejati tetap ada meskipun jarak memisahkan.
STORYBOARD.
Scene 1 – Lapangan / Tempat Bermain
Shot 1 (Wide Shot)
Visual: Sekelompok anak sedang bermain di lapangan, suasana cerah.
Audio: Suara anak-anak tertawa, angin sore.
Shot 2 (Medium Shot – Joni & Ipan)
Visual: Joni mendekati Ipan yang sedang memegang layangan.
Dialog:
Joni: “Ipann, aku bisa pinjam gaa layangan kamu?”
Ipan: “Ga! Gamau.”
Shot 3 (Close Up)
Visual: Wajah Joni kesal.
Dialog: Joni merampas layangan.
Shot 4 (Medium Shot)
Visual: Ipan menarik kembali layangannya, emosi meningkat.
Dialog: Pertengkaran Joni dan Ipan.
Scene 2 – Teman-Teman Meleraikan
Shot 5 (Wide Shot)
Visual: Teman-teman menoleh ke arah keributan.
Audio: Suasana ramai.
Shot 6 (Medium Shot)
Visual: Bunga, Baskara, Lala, Budi menghampiri.
Dialog: Mereka menenangkan Joni dan Ipan.
Shot 7 (Medium Shot – Joni & Ipan)
Visual: Joni menunduk, meminta maaf.
Dialog:
Joni: “Maafin aku ya…”
Ipan: “Iya, asal jangan diulangi.”
Scene 3 – Bermain Bersama
Shot 8 (Wide Shot)
Visual: Semua anak berdiskusi memilih permainan.
Audio: Dialog bercampur tawa.
Shot 9 (Medium Shot)
Visual: Anak-anak melakukan hompimpa.
Dialog: Bunga memimpin.
Shot 10 (Montage)
Visual: Kejar-kejaran polisi dan maling, ekspresi senang.
Audio: Teriakan, tawa, musik ceria.
Scene 4 – Istirahat di Bawah Pohon
Shot 11 (Wide Shot)
Visual: Semua duduk di bawah pohon, terlihat capek tapi senang.
Audio: Nafas terengah, suara alam.
Shot 12 (Close Up bergantian)
Visual: Wajah-wajah lelah namun bahagia.
Dialog ringan dan bercanda.
Shot 13 (Medium Shot)
Visual: Bermain tebak-tebakan, tertawa bersama.
Scene 5 – Perpisahan Boy
Shot 14 (Medium Shot – Boy)
Visual: Boy berdiri, wajah serius.
Dialog: “Kayaknya aku harus pulang…”
Shot 15 (Close Up)
Visual: Reaksi kaget dan sedih teman-teman.
Dialog: Boy menjelaskan akan pindah kota.
Shot 16 (Medium Shot)
Visual: Teman-teman menenangkan Boy.
Dialog: Nasihat dan pesan persahabatan.
Scene 6 – Penutup
Shot 17 (Wide Shot – Sunset)
Visual: Boy berjalan menjauh sambil melambaikan tangan.
Audio: Musik lembut dan haru.
Shot 18 (Slow Motion)
Visual: Kilas balik tawa dan permainan mereka.
Audio: Musik menguat.
Shot 19 (Fade Out)
Visual: Layar gelap.
Teks: “Persahabatan sejati tak akan hilang meski terpisah jarak.”