“PISANG COKELAT (PISCOK)”
Di buat oleh:
Rizky Nur Fauzy
Tahun ajaran 2025/ 2026
I. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Usaha makanan ringan memiliki peluang yang besar karena digemari oleh semua kalangan.
Salah satu makanan ringan yang mudah dibuat, murah, dan banyak disukai adalah pisang
cokelat (piscok). Dengan bahan sederhana dan proses pembuatan yang mudah, usaha
piscok sangat cocok untuk dijadikan usaha kecil yang menguntungkan.
B. Tujuan Usaha
Tujuan usaha adalah untuk memperoleh keuntungan yang digunakan sebagai sumber
penghasilan serta sebagai modal untuk mengembangkan usaha agar dapat terus berjalan
dan berkembang. Selain itu, usaha bertujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat
dengan menyediakan barang atau jasa yang bermanfaat, berkualitas, dan terjangkau
sehingga dapat membantu mempermudah kehidupan sehari-hari.
Usaha juga bertujuan untuk membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar
sehingga dapat mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan
ekonomi. Dengan adanya usaha, pemilik dan karyawan dapat memperoleh pendapatan
yang layak untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Di samping itu, usaha bertujuan untuk mengembangkan kreativitas, keterampilan, dan jiwa
kewirausahaan, sehingga pelaku usaha menjadi lebih mandiri, bertanggung jawab, dan
mampu menghadapi tantangan dalam dunia kerja. Usaha juga mendorong terciptanya
inovasi agar produk atau jasa yang ditawarkan semakin baik dan mampu bersaing di pasar.
Dengan demikian, usaha tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata, tetapi juga
memiliki peran sosial dalam membantu masyarakat serta berkontribusi terhadap
pertumbuhan ekonomi di lingkungan sekitar.
Melatih jiwa wirausaha siswa
Menambah penghasilan
Menyediakan jajanan yang enak dan terjangkau
II. ALAT DAN BAHAN
A. Alat
Kompor
Wajan
Spatula
Piring
B. Bahan
Pisang
Cokelat meses / cokelat batang
Kulit lumpia
Minyak goreng
III. CARA PEMBUATAN
Kupas pisang lalu potong menjadi 2 bagian.
Letakkan pisang dan cokelat di atas kulit lumpia.
Gulung kulit lumpia dengan rapi.
Goreng piscok hingga berwarna keemasan.
Tiriskan dan siap disajikan.
IV. ANALISIS KEUANGAN
A. Modal
Pisang : Rp30.000
Kulit lumpia : Rp10.000
Cokelat : Rp5.000
Minyak goreng : Rp5.000
Total Modal = Rp50.000
B. Harga Jual
Harga jual per porsi = Rp8.000
C. Penjualan
Per hari terjual = 8 porsi
Pendapatan = 8 × 8.000 = Rp64.000
D. Keuntungan
Keuntungan = Pendapatan – Modal
= Rp64.000 – Rp50.000 = Rp14.000
V. ANALISIS SWOT
1. Strength (Kekuatan)
Bahan mudah didapat dan murah.
Proses pembuatan mudah dan cepat.
Rasa disukai banyak orang, dari anak-anak sampai dewasa.
Harga jual terjangkau.
2. Weakness (Kelemahan)
Produk tidak tahan lama, harus segera dijual setelah digoreng.
Jika tidak habis terjual, bisa menyebabkan kerugian.
Ketergantungan pada harga bahan baku seperti minyak dan pisang.
3. Opportunity (Peluang)
Banyak diminati sebagai jajanan sekolah dan camilan.
Bisa dikembangkan dengan berbagai topping (keju, cokelat leleh, dll).
Bisa dipasarkan lewat media sosial atau titip jual di kantin.
4. Threat (Ancaman)
Banyak pesaing dengan produk jajanan serupa.
Harga bahan bisa naik sewaktu-waktu.
Cuaca atau kondisi sepi pembeli bisa menurunkan penjualan.
VI. PENUTUP
Demikian proposal usaha pisang cokelat ini kami buat. Semoga usaha ini dapat berjalan
dengan baik dan memberikan manfaat serta pengalaman berwirausaha bagi kami.