1. PENGENALAN VISUAL BASIC 6.
Visual Basic adalah salah satu bahasa pemrograman komputer. Bahasa pemrograman adalah
perintah-perintah yang dimengerti oleh komputer untuk melakukan tugas-tugas tertentu. Bahasa
pemrograman Visual Basic, yang dikembangkan oleh Microsoft sejak tahun 1991, merupakan
pengembangan dari pendahulunya yaitu bahasa pemrograman BASIC (Beginner’s All-purpose Symbolic
Instruction Code) yang dikembangkan pada era 1950-an. Visual Basic merupakan salah satu Development
Tool yaitu alat bantu untuk membuat berbagai macam program komputer, khususnya yang menggunakan
sistem operasi Windows. Visual Basic merupakan salah satu bahasa pemrograman komputer yang
mendukung object (Object Oriented Programming = OOP).
Mengenal Integrated Development Environment ( IDE) VB 6
Aktifkan VB 6 melalui tombol Start > Programs > Microsoft Visual Studio 6.0 > Microsoft Visual
Basic 6.0. Pilih Standard EXE dan klik tombol Open.
Anda akan melihat tampilan area kerja atau IDE VB 6. Kenali bagian-bagian utama didalam IDE VB 6
berikut ini :
Keterangan :
1. Menu Bar
Berfungsi untuk menampilkan pilihan menu atau perintah untuk mengoperasikan program Visual
Basic. Saat pertama kali jendela program Visual Basic terbuka terdapat tiga belas menu utama, yaitu
: File, Edit, View, Project, Format, Debug, Run,Query, Diagram, Tools, Add-Ins, Windows dan
Help.
2. ToolBar
Toolbar merupakan sebuah batang yang berisi batang yang berisi kumpulan tombol yang terletak di
bagian menu bar yang dapat digunakan untuk menjalankan suatu perintah. Pada kondisi default
Visual Basic hanya menampilkan toolbar standard. Untuk dapat menampilkan toolbar yang lainnya
yang dimiliki oleh Visual Basic dapatdilakukan dengan prosudur sbb:
- Klik kanan pada area toolbar dan pilih salah satu nama toolbar dari empat pilihan yang ada. Atau
dengan cara
- Pilih perintah View – Toolbar dan lanjutkan dengan memilih salah satu dari empar
pilihan yang ada.
3. ToolBox
Toolbox merupakan kotak perangkat yang berisi kumpulan tombol objek atau kontrol untuk
mengatur desain dari aplikasi yang akan dibuat. Pada kondisi default, toolbox menampilkan tabulasi
General dengan 21 tombol kontrol yang dapat ditampilkan dengan menggunakan [Link]
Toolbox tidak muncul klik tombol Toolbox ( ) pada bagian Toolbar atau klik menu View -
Toolbox.
Untuk menjelaskan tentang fungsi masing-masing kontrol, perhatikan tabel berikut :
Kontrol Nama Fungsi
Pointer Memilih, mengatur ukuran dan memindah posisi
kontrol / objek yang terpasang pada bagian form.
PictureBox Menampilkan file gambar
Label Menambahkan label atau teks yang tidak dapat diubah Ketika
program dijalankan
TextBox Menambahkan kotak teks yang dapat diisi pada saat program
dijalankan
Frame Menambahkan kontrol yang dapat berisi dengankontrol
OptionButton atau CheckBox
CommandButton Menambahkan kontrol tombol perintah
CheckBox Menambahkan kontrol tombol periksa
OptionButton Menambahkan kontrol tombol pilihan
ComboBox Menambahkan kontrol kotak combo yang merupakankontrol
gabungan antara TextBox dan ListBox.
ListBox Menambahkan kontrol daftar pilihan
HScollBar Menambahkan kontrol batang penggulung horizontal
VScollBar Menambahkan kontrol batang penggulung vertical.
Timer Menambahkan kontrol sebagai kontrol pencacahwaktu
DriveListBox Menambahkan kontrol daftar disk drive pada
computer
DirListBox Menambahkan kontrol daftar direktori pada driveaktif
FilelistBox Menambahkan kontrol daftar file pada direktori aktif.
Shape Menambahkan kontrol gambar berupa lingkaran,
oval, persegi panjang, bujur sangkar, dan lain-lain.
Line Menambahkan kontrol gambar garis lurus.
Image Menambahkan file gambar dengan pilihan propertiyang lebih
sedikit dibandingkan kontrol PictureBox.
Data Menambahkan kontrol yang berupa database.
OLE Menambahkan kontrol yang beehubungan dengan
proses relasi antar program aplikasi.
4. Jendela Form / Form Windows
Form Windows merupakan jendela desain dari sebuah program aplikasi. Kita dapat mendesain
sebuah program aplikasi dengan menempatkan kontrol-kontrol yang ada dibagian toolbox pada area
form. Bila Jendela Form tidak muncul klik tombol View Object ( ) pada bagian Project Explorer
atau klik menu View > Object
5. Jendela Code / Code Windows
Code Windows merupakan sebuah jendela yang digunakan untuk menuliskan kode program dari
kontrol yang kita pasang pada jendela form dengan cara memilih terlebih dahulukontrol tersebut
pada kotak objek. Bila Jendela Code tidak muncul klik tombol View Code ( di pada bagian Project
)
Explorer atau klik menu View > Code.
6. Project Explorer
Project Explorer merupakan suatu kumpulan module atau merupakan program aplikasi itu sendiri.
Dalam Visual Basic, file project disimpan dengan nama file berakhiran .VBP, dimana file ini
berfungsi untuk menyimpan seluruh komponen program.
Apabila kita membuat suatu program aplikasi baru, maka secara otomatis project tersebut akan diisi
dengan objek Form1. Dalam jendela Project Exproler ditempilkan suatu struktur hirarki dari sebuah
project itu sendiri yang berisi semua item yang terkandung di dalamnya. Bila Project Explorer tidak
muncul klik tombol Project Explorer ( ) pada bagian Toolbar atau klik menu View > Project
Explorer.
7. Jendela Properties
Jendela Properties merupakan sebuah jendela yang digunakan untuk menampung nama properti dari
kontrol yang dipilih. Pengaturan properti pada program Visual Basic merupakan hal yang sangat
penting untuk membedakan objek yang satu denganyang lainnya.
Pada jendela properti ditampilkan jenis dan nama objek yang kita pilih urut berdasarkan abjad pada
tab Alphabetic atau berdasarkan katagori pada tab Catagorized. Bila Jendela Properties tidak
muncul klik tombol Properties Window( ) pada bagian Toolbar atau klik menu View > Properties
Window.
Memahami Istilah Object, Property, Method dan Event
Dalam pemrograman berbasis obyek (OOP), anda perlu memahami istilah object,property, method dan
event sebagai berikut :
Object : komponen di dalam sebuah program
Property : karakteristik yang dimiliki object
Method : aksi yang dapat dilakukan oleh object
Event : kejadian yang dapat dialami oleh object
Sebagai ilustrasi anda dapat menganggap sebuah mobil sebagai obyek yang memiliki
property, method dan event. Perhatikan gambar berikut :
Object : Mobil
Method : Property :
- Maju - Merk : Ferali
- Mundur - Type : Sport
- Berhenti - Warna : Kuning
Even :
- Pintu dibuka
- Ditabrak
- Didorong
Object : Form
Method : Property :
- Hide - Name
- Show - Caption
- Move - BackColor
Even :
- Click
- Load
- Change
Implementasinya dalam sebuah aplikasi misalnya anda membuat form, maka form tersebut memiliki
property, method, dan event. Sebagaimana pemrograman visual lain seperti Delphi dan Java, VB juga
bersifat event driven progamming. Artinya anda dapat menyisipkankode program pada event yang dimiliki
suatu obyek.
Sumber:
1. Krisna D. Octovhiana, Cepat Mahir Visual Basic 6.0 , 2003, [Link]
2. LPKBM MADCOMS, Seri Panduan Pemrograman Microsoft Visual Basic 6.0 , Andi, Yogyakarta,2002
2. OBJEK DAN PROPERTIES
Apa itu Objek?
Dalam pemrograman Visual Basic, objek adalah representasi dari entitas nyata di dunia nyata, seperti tombol,
label, form, atau bahkan data yang lebih kompleks seperti database. Setiap objek memiliki karakteristik unik
yang disebut properti dan tindakan yang dapat dilakukan yang disebut metode.
Contoh:
Command Button: Objek berupa tombol yang dapat diklik pengguna.
Form: Objek yang berfungsi sebagai jendela aplikasi.
TextBox: Objek yang memungkinkan pengguna memasukkan teks.
Apa itu Properties?
Properties adalah atribut atau karakteristik dari suatu objek. Mereka menentukan tampilan, perilaku, dan nilai
dari objek tersebut. Properties dapat dibaca (untuk mendapatkan nilainya) dan ditulis (untuk mengubah
nilainya).
Contoh Properties:
Text: Properti yang menentukan teks yang ditampilkan dalam sebuah textbox.
BackColor: Properti yang menentukan warna latar belakang suatu kontrol.
Enabled: Properti yang menentukan apakah suatu kontrol dapat digunakan atau tidak.
Cara Merubah Properties pada Objek dalam Visual Basic
Ada beberapa cara untuk merubah properties pada objek dalam Visual Basic:
1. Melalui Jendela Properties
Buka jendela Properties: Biasanya dengan menekan tombol F4 atau mengklik kanan pada objek lalu
pilih "Properties".
Cari properti yang ingin diubah: Cari nama properti di daftar.
Ubah nilainya: Klik pada kotak di sebelah kanan nama properti dan masukkan nilai baru atau pilih
dari daftar pilihan.
Nama
Properties Nilai properties yang
ingin dirubah
2. Melalui Kode
Tentukan objek: Tentukan objek yang ingin diubah properties-nya.
Akses properti: Gunakan sintaks [Link] = NilaiBaru.
Contoh:
' Mengubah tulisan pada CommanButtond menjadi "Klik di sini"
[Link]= "Klik di sini"
' Mengubah warna latar belakang form menjadi merah
[Link] = vbRed
' Mengubah tulisan pada Textboxt menjadi “Haloooo”
[Link] = “Haloooo”
Kode program didalam sub program tersebut akan
berjalan apabila objek dengan nama Command3 di klik
Private Sub Command3_Click()
[Link] = ""
End Sub Merubah isi text pada Objek Text1 menjadi kosong
(tidak ada tulisan apapun)
Kode untuk akhir dari
sebuah sub program
3. DATA DAN VARIABEL
Variabel
Variabel merupakan sesuatu yang digunakan menampung data dimana nilainya selalu berubah.
Konstanta adalah sesuatu yang digunakan untuk menampung data dimana nilainya selalu tetap.
Misalnya data namabarang, data hargabarang, atau data tanggalpenjualan. Data tersebut perlu disimpan
dalam sebuah variabel, yang sesuai dengan jenis datanya.
Aturan penamaan variable dan konstanta :
Harus diawali dengan huruf.
Boleh terdiri dari huruf, angka, dan garis bawah.
Maksimal 255 karakter.
Tidak boleh menggunakan reserve word.
Sintaks untuk menugaskan sebuah variabel, agar dapat menampung data yang sesuai adalah:
Dim Namavariabel As TipeDataVariabel
Const NamaKonstanta As TipeData = NilaiKonstanta
Contoh :
Dim Panjang As Integer
Membuat Variabel dengan nama “Panjang” dan memiliki tipe data
Intager (Bilangan Bulat)
Const Phi As Single = 3.14 Membuat variable dengan nama “Phi”, memiliki tipe data
Single (angka desimal) dan nilai datanya adalah 3.14
Jenis Variabel
1. Variabel global merupakan variable yang dikenal oleh semua bagian program.
Didefinisikan paling atas pada unit atau form diluar fungsi atau prosedur.
Variabel yang dapat dikenali oleh seluruh bagian program.
Nilai data yang tersimpan didalamnya akan hidup terus selama program berjalan.
2. Variabel Lokal merupakan variable yang hanya dikenali dalam satu subrutin–Didefinisikan didalam
subrutin (fungsi atau prosedur)
Variabel yang hanya dikenali oleh satu bagian program saja.
Nilai data yang tersimpan didalamnya hanya hidup selama bagian program tersebut dijalankan.
Tipe Data
Tipe data adalah jenis data yang dapat diolah oleh komputer untuk memenuhi kebutuhan dalam
pemrograman komputer.
Macam-macam Tipe Data :
Integer
o Digunakan untuk bilangan bulat
o Jangkauan -32.768 hingga 32.767
o Berukuran 16 bit
Long
o Digunakan untuk bilangan bulat
o Jangkauan -[Link] hingga [Link]
o Berukuran 32 bit
Byte
o Berukuran kecil 8 bit
o Jangkauanya 0 hingga 255
Single
o Termasuk tipe floating point yakni digunakan untuk menyimpan bilangan pecahan
o Jangkauan -3.402823E38 hingga 3.402823E38
o Membutuhkan 4 byte memori
String
o Didefinisikan sebagai kumpulan karakter
o Karakter dapat berupa huruf, angka, atau symbol
Double
o Digunakan untuk menyimpan bilangan pecahan
o Jangkauan-4.94065645841247E-324 hingga 4.9406564581247E-324
Decimal
o Memiliki presisi yg lebih tinggi disbanding double
o Jangkauan -7.9228162514264337593543950335 hingga 7.9228162514264337593543950334
Currency
o Menyimpan bilangan decimal fixed-point
o Selalu terdiri dari 4 angka decimal
o Jangkauan -[Link].477,5808 hingga [Link].477,5807
o Lebih lambat disbanding menggunakan tipe data double
Boolean
o Hanya memiliki 2 nilai yaitu True dan False
4. OPERATOR DALAM VISUAL BASIC
Operator adalah suatu tanda yang digunakan untuk menghubungkan satu variabel/konstanta dengan
variabel/konstanta lain dengan tujuan melakukan berbagai manipulasi dan pengolahan data.
Pada Ms. Visual Basic 6.0 terdapat bermacam-macam operator :
Operator Aritmatika
o Merupakan operator yang digunakan untuk melakukan operasi aritmatika
o Operator aritmatika mempunyai hirarki paling tinggi disbanding operator pembanding dan operator
logika.
o Penulisan operator aritmatika dengan hirarki dari paling tinggi ke paling rendah, sebagai berikut:
Operator Pembanding/Relasi
o Pembanding digunakan untuk membandingkan suatu data (ekspresi) dengan data (ekspresi) lain dan
menghasilkan nilai logika (boolean) Benar atau salah. Tentu saja antara kedua data yang dibandingkan
harus mempunyai tipe data yang sama.
o Merupakan operator yang digunakan untuk menyatakan relasi atau perbandingan antara dua operand.
Operator Logika
o Operator logika digunakan untuk melakukan operasi logika yang akan menghasilkan nilai bertipe
Boolean yaitu true dan false
Simbol Keterangan
AND Operasi akan menghasilkan nilai (true) jika kedua operand bernilai (true) tapi jika salah
satu atau keduanya bernilai (false) maka akan menghasilkan nilai (false).
OR Operasi akan menghasilkan nilai benar jika salah satu dari operand bernilai benar.
NOT Operator logika NOT berfungsi membalikan nilai sebenarnya. Jika nilai yang
disebutkan bernilai (true) maka akan menghasilkan nilai (false), begitu pula sebaliknya
5. STRUKTUR KONTROL IF
If merupakan jenis struktur kontrol keputusan.
Digunakan untuk memutuskan kode program mana yang akan dikerjakan berdasarkan suatu kondisi.
Bentuk penulisan (syntax) struktur IF…THEN :
1. IF <kondisi> THEN <kode program>
Bila <kondisi> bernilai True maka <kode program> akan dikerjakan.
2. IF <kondisi> THEN
<blok kode program 1>
ELSE
<blok kode program 2>
END IF
Bila <kondisi> bernilai True maka <blok kode program 1> akan dikerjakan, tetapi bila <kondisi>
bernilai False maka <blok kode program 2> yang akan dikerjakan.
Contoh Penggunaan Operator dan Struktur IF :
[Link] = [Link]*[Link]
Tulisan yang muncul dalam objek Label1 merupakan hasil dari hasil
pengalian nilai pada Objek Text1 dengan nilai pada objek Text 2
Operator logika NOT untuk 2 nilai di antara Logika AND harus bernilai benar atau
menerangkan bahwa nilai yang keduanya harus terpenuhi agar kode program selanjutnya
dimasukkan setelah NOT merupakan dapat berjalan
kebalikan dari yang tertulis
If Not (KeyAscii >= 48 And KeyAscii <= 57) Then
MsgBox "Nilai yang dimasukkan harus angka"
KeyAscii = 0
End If
Maksud dari keseluruhan kode program diatas adalah : Jika (IF) tombol yang
ditekan di keyboard tidak bernilai antara KeyAscii 48 (0) sampai dengan
KeyAscii 57(9) Maka (Then) Akan memunculkan Kotak pesan yang berbunyi
“Nilai yang dimasukkan harus angka”
Operasi akan bernilai benar atau berjalan apabila salah satu nilai
yang dihubungkan dengan logika OR bernilai benar
If [Link] = "" Or [Link] = "" Then
MsgBox " Nilai Panjang dan lebar harus diisi!"
Exit Sub
End If
Maksud dari keseluruhan kode program tersebut adalah : Jika (IF) Tulisan
dalam Text1 kosong atau tulisan dalam Text2 kosong (boleh terpenuhi
salah satu atau dua-duanya) Maka (Then) Akan memunculkan kotak pesan
berbunyi “ Nilai panjang dan lebar harus diisi!”
6. KeyAscii
ASCII adalah singkatan dari American Standard Code for Information Interchange yang merupakan standar
internasional untuk pengodean karakter huruf dan simbol dalam komputer. ASCII digunakan untuk mewakili
karakter-karakter seperti angka, huruf, simbol, dan tombol.
ASCII memiliki beberapa karakteristik, di antaranya:
ASCII terdiri dari 255 kode yang dikomposisikan dari 8 bit bilangan biner.
Kode ASCII 0–127 digunakan untuk manipulasi teks, sedangkan kode ASCII 128–255 digunakan untuk
manipulasi grafik
Berikut adalah tabel kode Ascii :