0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan16 halaman

Modul 3 Compressed

Dokumen ini membahas tentang struktur kendali percabangan dalam pemrograman C++, khususnya penggunaan if-else dan switch. Tujuan praktikum adalah untuk memahami pengambilan keputusan dan menerapkan struktur percabangan dalam program. Terdapat penjelasan mengenai perbedaan antara if-else dan switch, serta contoh kode dan latihan praktikum.

Diunggah oleh

jujun9408
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan16 halaman

Modul 3 Compressed

Dokumen ini membahas tentang struktur kendali percabangan dalam pemrograman C++, khususnya penggunaan if-else dan switch. Tujuan praktikum adalah untuk memahami pengambilan keputusan dan menerapkan struktur percabangan dalam program. Terdapat penjelasan mengenai perbedaan antara if-else dan switch, serta contoh kode dan latihan praktikum.

Diunggah oleh

jujun9408
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL 3

STRUKTUR KENDALI
PERCABANGAN
Asisten Laboratorium
Program Studi Teknik Industri

(IF-ELSE DAN
SWITCH)

Laboratorium Programa Komputer


Tahun 2025

Pre-Test 3
[Link] fungsi
dari if dalam
C++?
[Link] sebaiknya menggunakan switch dibandingkan if?
[Link] yang terjadi jika tidak ada break di dalam switch? [Link] perbedaan
antara == dan !=
[Link] arti dari else if?
Tujuan Praktikum
Memahami konsep pengambilan keputusan
Mampu menggunakan if, else if, else, dan switch
Konsep Percabangan
Percabangan dipakai agar program bisa memilih tindakan tertentu.
Program akan memeriksa suatu kondisi, hasilnya bisa benar (true) atau salah (false).
Jika kondisi benar, program menjalankan blok perintah pertama.
Jika kondisi salah, program menjalankan blok perintah lainnya.
Intinya, percabangan membuat program dapat mengambil keputusan sesuai keadaan.
Struktur Dasar IF–ELSE
Kondisi harus berupa ekspresi logika.

IF hanya satu kondisi utama.

ELSE alternatif ketika kondisi tidak terpenuhi.

ELSE IF (Multi-Kondisi)
Dipakai jika ada lebih dari dua pilihan kondisi.
Dieksekusi berurutan dari atas ke bawah.
Jika satu kondisi bernilai true, kondisi di bawahnya tidak diperiksa.

Struktur SWITCH
Switch digunakan ketika suatu variabel memiliki pilihan nilai yang pasti.
Hanya cocok untuk tipe data diskrit (int, char).
break mencegah eksekusi lanjut ke case berikutnya. default digunakan
sebagai penanganan pilihan lain.

Contoh Kode Program Switch


Perbandingan IF–ELSE vs
SWITCH
Aspek IF-ELSE SWITCH

Tipe kondisi fleksibel (bisa >, <, atau logika) nilai tetap (==)

Kompleksitas baik untuk banyak kondisi berbeda baik untuk menu/pilihan

Eksekusi diperiksa dari atas ke bawah lompat langsung ke case


Praktik!
Buat file [Link]
Buat program berikut:
Pertanyaan Praktikum
Apa yang terjadi jika nilai diinput negatif?
Tambahkan kategori E untuk nilai < 40.
Latihan !
Tugas:
Buat program yang menentukan apakah suatu bilangan:
Ganjil atau Genap
Positif atau Negatif
Terima
Kasih

Anda mungkin juga menyukai