Mata Kuliah : Psikologi Komunitas
Dosen pengampu : Kurniati Zainuddin, [Link]. M.A
Irdianti, [Link]. [Link]
DATA EXTRACTION
JURNAL 3:
Social Relationships and the Health of Older Adults: An Examination of Social
Connectedness and Perceived Social Support
RAODATUL ADAWIYAH
240701501009
KELAS D
FAKULTAS PSIKOLOGI
UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR
2025
TABEL AWAL
NO Penulis dan Tahun Judul Artikel Alasan Pemilihan (Singkat)
1 Yi Dong, Lanyan Impact of informal social Dipilih karena meneliti pengaruh
Cheng, dan Hailin Cao support on the mental dukungan emosional dan
(2024) health of older adults instrumental informal terhadap
kesehatan mental lansia, sesuai fokus
utama RQ.
2 Maria Yulita Meo, Dukungan Keluarga dan Dipilih karena menggambarkan peran
Yohanes Paulus Pati Penerapan Self Care dukungan instrumental keluarga
Rangga, dan Fransiska Management Lansia dalam membantu lansia mengelola
Ovi (2023) Penderita Hipertensi aktivitas harian.
3 Samuel Asante dan Social Relationships and Dipilih karena menjelaskan
Grace Karikari (2022) the Health of Older Adults: perbedaan dampak dukungan
An Examination of Social emosional dan instrumental terhadap
Connectedness and kesejahteraan fisik dan mental lansia.
Perceived Social Support
4 Reni Jasmita (2024) Pengaruh dukungan sosial Dipilih karena menunjukkan
dan kesejahteraan hubungan dukungan emosional
psikologis terhadap dengan penurunan rasa kesepian dan
loneliness pada lansia peningkatan kesejahteraan
psikologis.
5 Mey Lucky Susanti dan Dukungan Keluarga dan Dipilih karena meneliti pengaruh
Lely Ika Mariyati Kesejahteraan Psikologis dukungan keluarga (emosional dan
(2024) Lansia di Desa Kesambi instrumental) terhadap kesejahteraan
psikologis lansia komunitas, sesuai
variabel dalam RQ.
EKSTRAKSI DATA
A. IDENTITAS ARTIKEL
Penulis (semua) Samuel Asante dan Grace Karikari
Tahun Publikasi 2022
Social Relationships and the Health of Older Adults: An
Judul Artikel Examination of Social Connectedness and Perceived Social
Support
Jurnal (nama, vol, Journal of Ageing and Longevity (J. Ageing Longev.), Vol.
issue, hal) 2, Hal. 49–62
DOI/URL [Link]
Negera Penelitian Amerika Serikat
B. KARAKTERISTIK STUDY
Komponen Deskripsi Hal
Desain Kuantitatif – observasional dengan desain cross-
Penelitian sectional (menggunakan data sekunder dari Utah 51
FLAG longitudinal study)
Tujuan//Objektif Menguji hubungan dan perbedaan pengaruh antara
Penelitian dimensi social connectedness (koneksi dan kepuasan
jaringan sosial) serta perceived social support 52
(afektif, konfidan, instrumen) terhadap kesehatan
fisik dan mental lansia.
Kerangka Teori Berdasarkan teori hubungan sosial — kualitas dan
(jika ada) kuantitas relasi sosial berperan terhadap
50
kesejahteraan psikologis dan fisik individu lanjut
usia.
C. KARAKTERISTIK PARTISIPAN
Komponen Deskripsi Hal
Jumlah 259 orang lansia (usia ≥ 60 tahun, mean = 67,75 ±
51
Partisipan (n) 4,8)
Karakteristik - 58,7% Perempuan
Demografis - 84,2% menikah
52
- 69,4% berstatus sosial-ekonomi baik
- 90,3% tinggal bersama anggota keluarga
Kriteria Inklusi Usia 60 tahun ke atas dan memiliki data lengkap
tentang variabel social connectedness dan perceived 51
social support
Kriteria Not Reported
NR
Eksklusi
Data diambil dari Utah Fertility, Longevity, and
Aging (FLAG) Study, proyek longitudinal tingkat 51
negara bagian Utah, USA
D. METODOLOGI
Komponen Deskripsi Hal
Metode Analisis data sekunder dari studi FLAG; data
Pengumpulan dikumpulkan melalui survei sosial dan kesehatan 51
Data
Instrumen yang - Social Connectedness: Duke Social Support
Digunakan Index (DSSI) (10 item – subskala: hubungan
& kepuasan jaringan)
- Perceived Social Support: Duke–UNC
51 – 52
Functional Social Support Questionnaire
(DUNCFSS) (10 item – afektif, konfidan,
instrumen)
- Health: Short Form Health Survey (SF-36) –
domain kesehatan fisik & mental
Prosedur Analisis dilakukan menggunakan SPSS 25, uji t-test
Penelitian independen untuk perbandingan antar kelompok dan
53 – 56
(ringkas) hierarchical regression untuk memprediksi
kesehatan fisik dan mental berdasarkan variabel
sosial.
Analisis Data Statistik deskriptif, independent samples t-test, dan
hierarchical regression. Efek diukur menggunakan
53 - 57
Eta squared (0.01–small; 0.06–moderate; 0.10–
large).
E. TEMUAN UTAMA
Komponen Deskripsi Hal
Hasil Utama - Tidak ada perbedaan signifikan pada
Penelitian kesehatan fisik/mental antara kelompok
dengan jaringan besar vs kecil (network size,
p>0.05).
- Kepuasan terhadap jaringan sosial signifikan
berhubungan dengan kesehatan fisik
(p<0.05) dan mental (p<0.001).
- Dukungan sosial afektif, konfidan, dan 53 – 57
instrumental berhubungan signifikan dengan
kesehatan fisik & mental (p<0.01).
- Setelah mengontrol variabel demografis,
dukungan afektif memprediksi kesehatan
fisik (B=1.506, p<0.05), sedangkan kepuasan
jaringan, dukungan afektif, dan dukungan
instrumental memprediksi kesehatan mental
(p<0.001).
Temuan Dukungan sosial lebih berpengaruh terhadap
Sekunder (jika kesehatan lansia dibanding seberapa luas jaringan 58
relevan) sosial yang dimiliki.
Nilai Statistik / - t-test: p<0.05–0.001
Tema Utama - Hierarchical regression: R² meningkat dari
55 – 57
0.07→0.13 (fisik) dan 0.03→0.31 (mental);
kontribusi utama variabel afektif dan
kepuasan jaringan.
F. KESIMPULAN DAN IMPLIKASI
Komponen Deskripsi Hal
Kesimpulan Dimensi dukungan sosial (afektif & instrumental)
Penulis dan kepuasan dengan hubungan sosial berpengaruh
60 – 61
signifikan terhadap kesehatan fisik dan mental
lansia. Dukungan sosial terbukti lebih penting
daripada sekadar ukuran jaringan sosial.
Limitasi yang - ata cross-sectional → tidak dapat
Disebutkan memastikan sebab-akibat.
- Kemungkinan selection bias karena
59 - 60
karakteristik responden homogen (mayoritas
perempuan, menikah, SES tinggi).
- Generalisasi terbatas pada lansia di Utah.
Rekomendasi - Tingkatkan intervensi berbasis komunitas
yang memperkuat dukungan emosional dan
instrumental.
- Kembangkan kebijakan yang mencegah
60 - 61
isolasi sosial lansia.
- Penelitian lanjutan perlu menyertakan
variabel psikologis (mis. depresi,
kesejahteraan emosional).