0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan3 halaman

Metode Operasi

Dokumen ini menjelaskan prosedur operasional untuk menghidupkan dan mengoperasikan mesin compactor, termasuk pengecekan sebelum engine hidup, langkah-langkah starting engine, dan pengoperasian unit. Terdapat juga instruksi tentang cara melakukan compacting dan pengaturan tempat duduk serta kemudi. Prosedur keselamatan dan pengaturan yang tepat sangat ditekankan untuk memastikan operasi yang aman dan efisien.

Diunggah oleh

yadie.abmad
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan3 halaman

Metode Operasi

Dokumen ini menjelaskan prosedur operasional untuk menghidupkan dan mengoperasikan mesin compactor, termasuk pengecekan sebelum engine hidup, langkah-langkah starting engine, dan pengoperasian unit. Terdapat juga instruksi tentang cara melakukan compacting dan pengaturan tempat duduk serta kemudi. Prosedur keselamatan dan pengaturan yang tepat sangat ditekankan untuk memastikan operasi yang aman dan efisien.

Diunggah oleh

yadie.abmad
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

20

BAB III
METODE TEKNIK OPERASI

3.1 Pengecekan Sebelum Engine Hidup


Yang harus kita lakukan sebelum menghidupkan engine adalah P2H
dengan cara sebagai berikut :
1. Parkir unit di tempat yang aman dan rata.
2. Periksa kebocoran dan kerusakan ( keliling unit ).
3. Lakukan pengecekan Engine Oil Level.
4. Lakukan pengecekan Coolant Temperature.
5. Lakukan pengecekan Hydraulic Oil Level
6. Lakukan pembuangan air pada water separator
7. Lakukan pengecekan fungsi instrument panel

3.2 Starting Engine


Sebelum menghidupkan engine yang perlu kita lakukan adalah :
1. Pastikan gunakan seat belt.
2. Pastikan terlebih dahulu travel lever dalam posisi netral.
3. Pastikan posisi switch Rotary Switch for Vibration off ( o )
4. Pastikan Emergency Stop tidak aktif.
5. Pastikan Switch for Engine speed posisi min ( idle speed )
6. Pastikan kunci kontak pada posisi ‘ I ‘.
Saat posisi kontak posisi I pastikan semua lampu – lampu indikator
pada monitoring board menyala beberapa saat.
Apabila semua dalam keadaan aman, hidupkan engine dengan
memutar kunci kontak posisi II, maka engine akan hidup dan kunci
akan kembali ke posisi I, kemudian check kelainan suara engine dan
asap yang keluar.

3.3 Pengoperasian Unit


1. Seting tempat duduk sesuai dengan tingkat
kenyamanan kita.
2. Duduk dan pasang seat belt.
3. Pada switch rotary for speed range pada posisi Trutle
( bulus/mode kerja ).
4. Pada Rotary Momentary Contact Switch for Engine
Speed pilih pada posisi Maksimal ( full throttle ).
5. Nyalakan semua lampu kerja.
6. Lepas parking brake.
7. Kita beserta unit sudah siap bekerja.
Hal – hal yang harus kita lakukan pada saat beroperasi :
1. Menghidupkan dan mematikan switch vibration.
Ketika kita melakukan proses penekanan ( compacting ) kita harus
melihat dan mengecek kondisi sekitar apakah efek dari
getaran berimbas pada bangunan disekitar, saluran ( air, gas,
listrik dll ) di bawah tempat kita kerja.

Operational Training Department Compactor ( BOMAG )


PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
21

Jangan mengaktifkan Vibration apa bila akan melakukan


compacting pada material sangat keras, karena akan
berpengaruh pada kestabilan dari alat itu sendiri.
Pilih Frekuensi/amplitude sesuai kebutuhan, kemudian tekan
tombol pada travel lever pada saat kita beroperasi maka drum akan
bergetar dan tekan tombol itu lagi maka vibration akan berhenti.
NB : Vibration diijinkan untuk diaktifkan apabila speed dari engine
posisi maksimal
2. Mengoperasikan Parking Brake & menghentikan unit
Untuk menghentikan unit dengan cara mengembalikan travel lever
pada posisi netral, unit akan secara automatic berhenti dengan
gaya hydrostatic dan parking brake akan aktif apabila kita
mematikan engine.
3. Mematikan Engine
Hal pertama kali yang harus dilakukan pada saat akan mematikan
engine adalah luruskan posisi articulated joint, pastikan
posisi travel lever netral, posisikan idle speed pada posisi
minimal, dan kemudian matikian engine dengan memposisikan
starting switch pada posisi ”O”.
4. Adjusting Steering Wheel ( setting steering/kemudi )
Untuk memposisikan steering wheel naik
turun, gunakan lever adjustment
steering wheel ke atas, dan tarik
steering ke atas atau tekan ke bawah.
Untuk memposisikan steering wheel
geser ke depan dan ke belakang,
gunakan lever adjustment steering
wheel ke bawah, kemudian geser
steering ke depan dan kebelakang
sesuai ukuran kenyamanan.
5. Adjusting the seat ( seting tempat duduk )
Untuk memposisikan tempat duduk
jangan dilakukan dengan posisi unit
bergerak.
1. Untuk menseting sandaran posisi
tegak maupun rebah gunakan lever
no. 1
2. Untuk menseting posisi tempat duduk
maju/mundur gunakan lever no. 2
3. Untuk menseting posisi tinggi
rendahnya tempat duduk gunakan
lever no. 3

3.4 Proses Compacting


Pada saat melakukan pekerjaan
compacting pada suatu luas ruas
jalan tertentu, maka mulailah

Operational Training Department Compactor ( BOMAG )


PT. PAMAPERSADA NUSANTARA
22

pekerjaan dari samping kanan ke


samping kiri dan jarak maksimal
pekerjaan compacting adalah : 150
meter.

Operational Training Department Compactor ( BOMAG )


PT. PAMAPERSADA NUSANTARA

Anda mungkin juga menyukai