0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan11 halaman

2 KAKUpdate+R1

Dokumen ini adalah Kerangka Acuan Kerja untuk Konsultan Manajemen Pemeliharaan Jalan Bebas Hambatan yang dibiayai oleh APBN Tahun Anggaran 2026. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas pemantauan dan evaluasi pemeliharaan jalan tol di Indonesia, dengan fokus pada pemenuhan Standar Pelayanan Minimal. Kegiatan ini melibatkan berbagai laporan dan rekomendasi teknis untuk memastikan pengelolaan jalan tol yang efektif dan efisien.

Diunggah oleh

kmpbanten
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan11 halaman

2 KAKUpdate+R1

Dokumen ini adalah Kerangka Acuan Kerja untuk Konsultan Manajemen Pemeliharaan Jalan Bebas Hambatan yang dibiayai oleh APBN Tahun Anggaran 2026. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas pemantauan dan evaluasi pemeliharaan jalan tol di Indonesia, dengan fokus pada pemenuhan Standar Pelayanan Minimal. Kegiatan ini melibatkan berbagai laporan dan rekomendasi teknis untuk memastikan pengelolaan jalan tol yang efektif dan efisien.

Diunggah oleh

kmpbanten
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

REPUBLIK INDONESTA

KEMENTERIAN PEKERIAAN UMUM


DIREKIORAT JENDERAL BINA MARGA
DIREICORAT IALAN BEBAS HAMBATAN
SUB DIREKTORAT OPERASI DAN PEMELIHARAAN

KERANGKAACUAN KERIA
(KAD

PAKET:
KONSULTAN MANAJEMEN PEMELIHARAAN
IALAN BEBAS HAMBATAN

SUMBER DANA APBN


TAHUN ANGGARAN 2026
KERANGKA ACUAN KERJA/TERM OF REFERENCE
KELUARAN IOUTPTITJ TAHUN ANGGARAN 2026

KementerianNegara/Lembaga : Pekeriaan Umum


Unit Eselon I : Direktorat fenderal Bina Marga
Program : Infrastruktur Konektivitas
Sasaran Program : Bantuan Teknis Kegiatan Manaiemen Pemeliharaan lalan Bebas
Hambatan
lndikator Kinerla Program Meningkatnya kualitas kegiatan pemeliharaan jalan tol
Kegiatan
Sasaran Kegiatan Peningkatan kualitas pemantauan teknik, pengkaiian dan evaluasi
terhadap kegiatan pemeliharaan ialan tol, pelaksanaan evaluasi
teknis pemenuhan standar pelayanan minimal .ialan tol dan
memberikan nilai tambah bagi pengguna jasa dan Satuan Kerja
Pelaksanaan lalan Bebas Hambatan
lndikator Kinerja Kegiatan 1. Kualitas pemantauan teknik, pengkajian dan evaluasi
terhadap kegiatan pemeliharaan ialan tol
2. Evaluasi teknis pemenuhan standar pelayanan minimal jalan
tol
Klasifi kasi Rincian Output [Link] Bidang Sarana dan Prasarana
lndikator KRO [Link] Bidang Sarana dan Prasarana
Rincian Output [Link] Telmik Penyelenggaraan f alan Bebas Hambatan
Indikator Rincian Output [Link] Teknis
Volume RO 1. Dokumen Program Mutu [3 (tiga) buku termasuk 1 (satuJ asliJ
2. Laporan Pendahuluan [3 (tiga) buku termasuk 1 (satu] asliJ
3. Laporan Bulanan (3 [tiga) buku termasuk 1 (satu] asli)
4. Laporan Akhir [3 ftiga) buku termasuk 1 (satu) asli)
5. Laporan Teknis/Khusus [3 (tigal buku termasuk 1 (satu) asli)
6. Laporan dalam bentuk soft copy ke SSD eksternal 1TB
sebanyak 1 (satu) buah
Satuan RO Dokumen

ol
KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)

Uraian Pendahuluan

1. Latar Belakang Jalan tol merupakan infrastruktur jalan yang sangat penting dalam
mempercepat distribusi barang dan jasa yang berdampak pada
percepatan pertumbuhan ekonomi. Selain itu jalan tol juga dapat
mempercepat pengembangan wilayah. Total panjang tol operasional
yang ada di seluruh wilayah Indonesia adalah sekitar 3.020 km
dengan total ruas jalan tol adalah sebanyak 75 ruas. Berdasarkan hal
tersebut perlu dilakukan pengendalian dan pengawasan dalam bentuk
monitoring dan evaluasi yang terinci dari setiap ruas jalan tol
operasional, agar penyelenggaraan jalan bebas hambatan/jalan tol
dapat berjalan dengan baik.

Sehubungan dengan tugas dan tanggung jawab tersebut di atas, Subdit


Operasi dan Pemeliharaan menyusun rencana kegiatan berupa
Konsultan Manajemen Pemeliharaan Jalan Bebas Hambatan agar
kegiatan untuk memenuhi tugas pokok dan fungsi tersebut bisa
tercapai sesuai dengan sasaran baik secara norma, standar dan
peraturan yang berlaku.

2. Maksud dan Maksud dari pekerjaan ini adalah mempersiapkan suatu tim kerja
Tujuan konsultan dalam rangka memberikan bantuan teknis untuk
pendampingan dan perkuatan subdit dalam pelaksanaan tugas dan
fungsinya dan memberikan bantuan teknis terhadap pemantauan
teknik, pengkajian dan evaluasi untuk pemeliharaan jalan tol.

Tujuan dari pekerjaan ini adalah diharapkan dapat membantu


meningkatkan kualitas pemantauan teknik, pengkajian dan evaluasi
untuk pemeliharaan jalan.

3. Sasaran Sasaran kegiatan jasa konsultansi ini adalah meningkatkan evaluasi


kinerja pelaksanaan penyelenggaraan jalan tol terkait Standar
Pelayanan Minimal (SPM) yang dilaksanakan Badan Usaha Jalan Tol
(BUJT) dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada pengguna jalan
tol.

4. Lokasi Pekerjaan Kegiatan jasa konsultansi ini dilaksanakan di DKI Jakarta.

5. Sumber Pekerjaan ini dibiayai dari sumber pendanaan APBN DIPA Tahun
Pendanaan Anggaran 2026 pada Satuan Kerja Direktorat Jalan Bebas Hambatan
dengan pagu anggaran Rp [Link],­ (tiga miliar tujuh puluh
tujuh juta seratus empat puluh ribu rupiah).
6. Nama dan 1. Nama PPK
Organisasi Pejabat Pembuat Komitmen Pembinaan Operasi dan Pemeliharaan
Pengguna iasa
2. Nama Satuan Ke4a
Satuan Kerja Direktorat lalan Bebas Hambatan, Direktorat Jenderal
Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum.

Data Penuniang

7, Referensi Hukum 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004


tentang falan sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir
dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun
2022 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 38
Tahun 2004 tentang talan;
2. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan
Publik;
3. Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol
sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan
Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2021 tentang Perubahan
Ketiga Atas Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2005 tentang
lalan Tol;
4. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2006
tentang Ialan;
5. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2014
tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah;
6. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 23 Tahun2O24
tentang falan Tol;
7. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2018
tentang Pengadaan Barang/rasa Pemerintah;
B. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2021
tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun
2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah;
9. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 46 Tahun 2025
tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Presiden Nomor 16
Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah;
10. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 5/PRT/M/2023
tentang Persyaratan Teknis lalan dan Kriteria Perencanaan
Teknis Jalan;
11. Peraturan Menteri Pekeriaan Umum Nomor 16/PRT /M /2014
tentang Standar Pelayanan Minimal falan Tol;
12. Peraturan Menteri Pekeriaan Umum dan Perumahan Rakyat
Nomor 11 Tahun 2022 tentang Perubahan atas Peraturan
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tentang
Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pekeriaan Umum dan
Perumahan Rakyat;
13. Peraturan Menteri Pekeriaan Umum dan Perumahan Rakyat
Nomor 20 Tahun 2020 tentang Tugas dan Wewenang Direktorat
lenderal Bina Marga, Direktorat Jenderal Pembiayaan
lnfrastruktur Pekeriaan Umum dan Perumahan, Badan Pengatur
falan Tol, dan Badan Usaha Jalan Tol dalam Penyelenggaraan
Ialan Tol;
14. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Nomor 6 Tahun 2023 tentang Badan Pengatur falan Tol.

t\
Ruang Lingkup

8. Lingkup Lingkup pekerjaan yang dilakukan oleh konsultan dalam pelaksanaan


Pekeriaan pekerjaan ini merupakan hal-hal pokok yang harus dikeriakan dan yang
ditugaskan sesuai batas koridor profesional keahlian yaitu antara lain:
a. Monitoring terhadap pemenuhan [Link] Badan Usaha falan Tol
(BUJT) terkait pemeliharaan jalan tol sesuai dengan Perjaniian
Pengusahaan Jalan Tol [PPfT];
b. Mengumpulkan laporan terkait pelaksanaan pemeliharaan ialan tol yang
dilakukan oleh BUIT;
c. Membantu Subdit Operasi dan Pemeliharaan dalam melaksanakan
penyusunan rekomendasi teknis terkait dengan SPM dan melakukan
pengumpulan data terkait permasalahan pemenuhan SPM;
d. Melakukan analisis dan evaluasi terhadap kondisi pemenuhan SPM
berdasarkan laporan sefassessrnent, pemeriksaan lapangan dan kondisi
hasil pemeriksaan SPM semesteran selama dua tahun terakhir beserta
rekomendasi;
e. Melakukan pemantauan dan evaluasi drainase;
f. Melakukan kalian-kaiian ilmiah untuk memberi masukan terkait
penggunaan teknologi terkini dalam penyelenggaraan ialan tol;
g. Menyiapkan laporan monitoring dan evaluasi bulanan terkait
pemeliharaan ialan tol;
h. Membantu mengerjakan tugas-tugas Subdit Operasi dan Pemeliharaan
yang belum tercakup pada poin (a) s.d (gJ.

9. Keluaran Sebagai bagian dari penyediaan lasa konsultansi, pihak Penyedia fasa
menghasilkan keluaran/output antara lain:
a. Laporan (Program Mutu, Laporan Pendahuluan, Laporan Bulanan,
Laporan Akhir dan Laporan Teknis/Khusus);
b. Menyusun rekomendasi teknis terkait SPM dan memberikan masukan
terkait monitoring pemeliharaan ialan tol.

10. Peralatan, Data dan fasilitas yang disediakan oleh Pengguna fasa yang dapat
Material, dipergunakan dan harus dipelihara oleh Penyedia lasa:
Personel, dan a. Laporan dan Data
Fasilitas dari Penyedia Jasa dapat memperoleh, menggunakan, dan memelihara data
Pengguna fasa dan informasi yang tersedia dari Pengguna lasa untuk digunakan bagi
kelancaran pekerjaan ini. Data dan informasi tersebut tidak boleh
dipindahtangankan, disebarluaskan dan/atau diperjualbelikan tanpa
seizin Pengguna fasa.
b. Fasilitas Kantor dan Listrik
Pengguna jasa menyediakan ruangan kantor dan furniture.
c. StafPengawas/Pendamping
Dalam rangka mempermudah koordinasi dan memberikan jaminan agar
Penyedia lasa melakukan pekerjaan sesuai dengan Kontrak dan KAK
maka Pengguna Jasa akan mengangkat seorang pengawas pelaksanaan
kegiatan (Project Oficer). Penyedia fasa harus melakukan koordinasi
secara rutin dengan pengawas pelaksanaan kegiatan tersebut agar
pekeriaan ini mendapatkan hasil yang optimal.

ul
11. Peralatan dan Penyedia fasa harus menyediakan semua fasilitas dan peralatan yang
Material dari dipergunakan untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan. Ada pun fasilitas
Penyedia fasa yang harus disediakan oleh Penyedia fasa antara lain:
a. Sewa Peralatan
No Uraian lumlah Spesifikasi Minimal

Kapasitas mesin [Link] cc,


1 Kendaraan Roda 4 3
keluaran tiga tahun terakhir

Prosesor lntel Core i7, memori


Z Komputer Desktop 4 [RAM) 16 GB DDR4,
penyimpanan SSD 1 TB, kartu
gratu (VGA) 2GB

- Prosesor lntel Core i7


3 Laptop
2 - Memori (RAM) 16 GB DDR4
- Penyimpanan SSD 1TB
- Kartu grafis (VGA) 2 GB

Printer warna laser jet 44,


kompatibel dengan sistem
4 Printcr Lascr lct A.4 2
operasi Windows 1"0 dan/atau
MacOS Sonoma

b. Sewa Kebutuhan Operasional Kantor

No Uraian lumlah Spesifikasi Minimal

Alat Tulis Kantor dan


1 1 Sesuai kebutuhan
Bahan Komputer

- Modem Router Wireless 4G


LTE 3OOMbps
Komunikasi/
2 Internet/ 1
- Kuota paket data sesuai
kebutuhan
Teleconference
- Langganan teleconference
Zoom Pro

3 SSD Eksternal 1 Kapasitas penyimpanan 1 TB

12. Jangka langka waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan ini adalah 10
Waktu (sepuluh) bulan. Penyedia lasa agar mengatur dengan cermat mengenai
Penyelesaian penugasan tenaga ahli disesuaikan dengan jadwal setiap tahap pekerlaan
Pekeriaan dan waktu yang tersedia, sehingga seluruh sumber daya yang ada
dimanfaatkan secara maksimal untuk dapat menyelesaikan pekeriaan

ol
dengan tepat biaya, tepat mutu dan tepat waktu.

ladwal penyelesaian pekeriaan

Uraian Bulan Ke-


Pekerjaan 01 o2 03 o4 05 06 o7 OB 09 10
Konsultan I

Manaiemen
Pemeliharaan
Jalan Bebas
Hambatan

13. Personel Personel yang dibutuhkan untuk pekerjaan ini sebagaimana pada tabel
berikut:

Kualifikasi Minimal Status lumlah waktu Orang


No Posisi Pendidikan/ Keahlian Pengalaman TenaBa (Orang) (Bulan) Bulan
lurusan Alli (oB)
Tenaga Ahli

SKA Teknik
lalan - Madya Tetap/
Ketua Tim/Ahli s1/ D4
atau SKK Ahli 2 Tahun Tidak I 10 10
1 Teknik ]alan Teknik Sipil
Madya Teknik Tetap
Jalan ,eniang B

SKA Teknik
lalan - Muda Telap/
Ahli Teknik s7/D4 2 Tahun
atau SKK Ahli Tidak 2 10 20
2 Jalan Teknik Sipil
Muda Teknik Tetap
Ialan Ienjang 7

Asisten Tenaga Ahli(Sub Professional Staff)

s7/D4
Asisten Ahli
7 Teknik Sipil/
Teknik lalan 4 10 40
Transportasi

Tenaga Pendukung

2 Pengemudi SMA/SMK 3 10 30

1. Tenaga AhIi
1.1. Ketua Tim/Ahli Teknik falan [1 orang)
Ketua Tim yang disyaratkan minimal lulusan S1/D4 Teknik Sipil
dari Perguruan Tinggi Negeri/Swasta yang telah lulus ujian negara
atau yang telah diakreditasi atau Perguruan Tinggi Luar Negeri
yang telah diakreditasi [dibuktikan dengan salinan iiazah],
mempunyai Sertifikat Keahlian [SKA) Teknik .lalan - Madya atau
Sertifikat Kompetensi Kerla [SKK) Ahli Madya Teknik falan fenlang
8 fdibuktikan dengan salinan sertifikat), mempunyai pengalaman
minimal 2 (dua) tahun diutamakan di bidang iasa konsultansi
konstruksi/pelaksana konstruksi [dibuktikan dengan surat
keterangan kerja).

Waktu penugasan Ketua Tim adalah selama 10 fsepuluh) bulan

e.i
dengan tugas dan tanggung iawab, namun tidak terbatas pada hal-
halyang tersebut di bawah ini:
- Memimpin dan mengkoordinasikan seluruh kegiatan personel
untuk mencapai turuan dan menyelesaikan tugas dan tanggung
jawab yang ditentukan dalam KAK;
- Berkoordinasi dengan pemberi tugas dan para pihak yang terkait
untuk meniamin kelancaran pelaksanaan pekeriaan;
- Bersama manajemen perusahaan Penyedia fasa, PPK dan
pengawas pelaksanaan kegiatan merumuskan Program Mutu;
- Menyusun rencana kerja dan memastikan pekeriaan dilaksanakan
sesuai rencana yang disusun;
- Merumuskan metode pelaksanaan pekerjaan dan
memastikan pekerjaan dilaksanakan sesuai metode yang
dirumuskan;
- Bertanggung .jawab secara teknis atas pelaksanaan pekerjaan
sejak dari persiapan sampai pekerjaan selesai;
- Memeriksa dokumen teknis konstruksi prasarana lingkungan;
dan
- Melaksanakan tugas lainnya sesuai dengan arahan pemberi tugas.

1.2. Ahli Teknik falan (2 orang)


Ahli Teknik lalan disyaratkan minimal lulusan S1/D4 Teknik Sipil
dari Perguruan Tinggi Negeri atau Perguruan Tinggi Swasta yang
telah lulus uiian negara atau yang telah diakreditasi atau Perguruan
Tinggi Luar Negeri yang telah diakreditasi fdibuktikan dengan
salinan iiazahl, mempunyai Sertifikat Keahlian (SKAJ Teknik falan -
Muda atau Sertifikat Kompetensi Keria (SKKI Ahli Muda Teknik
lalan fenlang 7 fdibuktikan dengan salinan sertifikat), mempunyai
pengalaman minimal 2 (dua) tahun diutamakan di bidang jasa
konsultansi konstruksi/pelaksana konstruksi (dibuktikan dengan
surat keterangan kerja).

Waktu penugasan Ahli Teknik lalan adalah selama 10 (sepuluh)


bulan dengan tugas dan tanggung jawab sebagai berikut:
- Bertanggung iawab kepada Ketua Tim dan mengikuti petuniuk
teknis dan instruksi dari Ketua Tim serta mengusahakan agar
Ketua Tim selalu mendapat informasi yang diperlukan untuk
pelaksanaan pekeriaan;
- Memberikan analisis, evaluasi, dan masukan terkait peke4aan
kepada Ketua Tim; dan
- Melaksanakan tugas lainnya sesuai dengan arahan pemberi tugas.

2, Asisten Tenaga Ahli


2.1 Asisten Ahli Teknik falan (4 orang)
Asisten Ahli Teknik falan disyaratkan minimal lulusan S1/D4
Teknik Sipil/Transportasi dari Perguruan Tinggi Negeri atau
Perguruan Tinggi Swasta yang telah lulus ujian negara atau yang
telah diakreditasi atau Perguruan Tinggi Luar Negeri yang telah
diakreditasi (dibuktikan dengan salinan ijazahJ.

Waktu penugasan Asisten Ahli Teknik Jalan adalah selama 10


(sepuluh) bulan dengan tugas dan tanggung iawab sebagai
berikut:
- Membantu tenaga ahli dalam melaksanakan lingkup pekerjaan
sesuai dengan keahliannya;

0"1
- Membantu tenaga ahli dalam menyusun laporan-laporan yang
diminta dalam KAK sesuai dengan tanggung iawabnya; dan
- Melaksanakan tugas lainnya sesuai dengan arahan pemberi
tugas.

3. Tenaga Pendukung
3.1 Pengemudi (3 orang)
Pengemudi disyaratkan minimal lulusan SMA/SMK (dibuktikan
dengan salinan ijazah), memiliki SIM A.

Waktu penugasan Pengemudi adalah selama 10 fsepuluh) bulan.

4. fadwal Penugasan Personil


Penusasan Personil Bulan Ke-
Personil
01 o2 03 o4 o5 o6 07 0a 09 10
Ketua Tim/Ahli Teknik Jalan
AhliTeknik lalan 1
AhliTeknik falan 2
Asisten Ahli Teknik Jalan 1
Asisten Ahli Teknik Jalan 2
Asisten Ahli Teknik Ialan 3
Asisten Ahli Teknik lalan 4
Pengemudi 1
Pengemudi 2
Pengemudi 3

5. fadwal Kegiatan

Bulan Ke-
No Kegiatan
o1 o2 03 o4 0s 06 07 0a 09 10

+ --+
1 Persiapan Administrasi
Z Mobilisasi Personil
3 Penlrusunan Program Kerja
4 Pemeriksaan Lapangan
- ---r-f--T_--f__l
ffi
5 Evaluasi Pemeriksaan
6
7
Laporan Program Mutu
[,aporan Bulanan
I I
B

9
10
taporan Akhir
taporan Teknis
Serah Terima Pekeiaan
-+- ]

q{
Laporan

1. Program Program Mutu memuat informasi pekerjaan, organisasi kerja, jadwal


Mutu pelaksanaan pekerjaan, jadwal penugasan personel, metode pelaksanaan,
pengendalian pekerjaan, dan pelaporan.

Program Mutu harus diserahkan selambat-lambatnya 7 ftujuh) hari sejak SPMK


diterbitkan sebanyak 3 (tiga) buku laporan.

2. Laporan Laporan Pendahuluan memuat pemahaman terhadap lingkungan layanan


Pendahuluan konsultansi selama iangka waktu kontralg rencana kerja dan pengorganisasian
pekerjaan, jadwal pelaksanaan, jadwal penugasan personal dan ringkasan
kemaiuan pekerjaan.

Laporan Pendahuluan harus diserahkan selambatlambatnya 1 [satu) bulan


seiak SPMK diterbitkan sebanyak 3 (tigal buku laporan.

3. Laporan Laporan Bulanan memuat rencana keria bulan berjalan, kemaiuan pekerjaan,
Bulanan total kemajuan peke4aan keterlambatan yang teriadi dan permasalahannya,
rencana kerja untuk bulan selanjutnya serta jadwal pelaksanaan dan penugasan
personil.

Laporan Bulanan dibuat setiap bulan. Pengguna jasa bersama konsultan


melakukan rapat koordinasi yang dilaksanakan tiap bulan sebelum
menyerahkan laporan bulanan.

4. Laporan Laporan Akhir memuat laporan pekerjaan secara menyeluruh mulai dari
Akhir pengumpulan data, analisis, kesimpulan, dan saran/masukan serta realisasi
pelaksanaan pekerjaan.

Laporan harus diserahkan selambat-lambatnya 7 [tuiuh) hari setelah masa


kontrak berakhir sebanyak 3 ftiga) buku laporan dan di dalam satu buah SSD
Eksternal 1 TB.
5. Laporan Laporan Teknis/lGrusus memuat laporan analisis manaiemen risiko pekeriaan
Teknis/ secara menyeluruh antara lain berupa komitmen manajemen risiko, profil
Khusus risiko, peta risiko serta tahapan proses risiko yang dibuat per triwulan.

Laporan Teknis/Khusus harus diserahkan selambat{ambatnya 7 [tujuh) hari


setelah masa kontrak berakhir sebanyak 3 (tigal buku laporan.

m
Hal-Hal Lain

Produksi Dalam Semua kegiatan iasa konsultansi berdasarkan l(AK ini harus mengutamakan
Negeri Penggunaan Produk Dalam Negeri dengan batas Tingkat Kandungan Dalam
Negeri (TKDNJ adalah 60%.

AIih PengeAhuan fika diperlukan, Penyedia fasa berkewaiiban untuk menyelenggarakan


pcrtemuan dan pembahasan dalam rangka alih pengetahuan kepada
personil PPK Pembinaan Operasi dan Pemeliharaan

Jakarta, 9 Desember 2025

Pejabat Pembuat Komitmen


Pembinaan Operasi dan Pemeliharaan,

NIP 1 11996031001

s\

Anda mungkin juga menyukai