Modul Ajar Ukin RISA
Modul Ajar Ukin RISA
[Link] : 202100185937
Kemampuan awal yang dipersyaratkan untuk mempelajari modul ini yaitu peserta didik
sudah memiliki kemampuan dasar tentang materi ekonomi, matematika dan Bahasa
Inggris.
Berkebinekaan global
Pelajar menghargai keberagaman budaya, agama, suku, ras, dan pandangan dunia. Mereka mampu
berinteraksi dengan baik dalam masyarakat global tanpa kehilangan identitas kebangsaan.
Gotong royong
Pelajar mampu bekerja sama, membantu sesama, dan memiliki rasa solidaritas sosial. Ini mencakup
kolaborasi, kepedulian, serta kemampuan berempati.
Mandiri
Pelajar bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya. Mereka mampu mengambil keputusan, mengelola
emosi, dan tidak bergantung secara berlebihan pada orang lain.
Bernalar kritis
Pelajar mampu menganalisis informasi secara objektif, logis, dan mendalam. Mereka bisa menyelesaikan
masalah berdasarkan data dan berpikir reflektif.
Kreatif
Pelajar mampu menghasilkan ide-ide baru, solusi inovatif, dan produk kreatif yang relevan dengan tantangan
zaman.
D. Sarana dan Prasarana
Sarana dan prasarana dalam modul ajar adalah media baik alat maupun materi yang mampu menunjang
pelaksanaan pembelajaran serta sumber bahan ajar yang mempertimbangkan kebutuhan dari peserta
didik, salah satunya seperti pemanfaatan teknologi. Dalam target peserta didik, dibagi dalam beberapa
kelompok target.
Media Digital dan Non digital berupa Buku paket, portal pembelajaran,
tautan edukasi di internet,Video pembelajaran di internet.
Target Peserta Didik Perangkat ajar ini dapat digunakan guru untuk mengajar di Kelas
X (Sepuluh ) Program Keahlian Akuntansi dan Keuangan
Lembaga SMK Bisnis dan Manajemen Siswa reguler/tipikal.
Peserta didik memiliki karakteristik yang beragam, seperti
Karakteristik Peserta Didik
perbedaan fisik, tingkat kecerdasan, gaya belajar, emosi,
kepribadian, serta latar belakang sosial dan budaya. Mereka
juga menunjukkan variasi dalam cara berinteraksi, berpikir,
dan merespons pembelajaran. Memahami perbedaan ini
penting agar guru dapat menyusun strategi belajar yang
sesuai dan efektif.
Jumlah Peserta Didik 20 peserta didik
F. Model Pembelajaran
Dalam Kurikulum Merdeka, konsep modul ajar lebih diartikan sebagai sarana, metode maupun pedoman
yang dirancang dengan sistematis dan menjadi implementasi dari alur dan tujuan pelaksanaan
pembelajaran yang merupakan hasil dari pengembangan capaian pembelajaran dan Profil Pelajar
Pancasila sebagai sasaran utamanya.
Tujuan pembelajaran adalah deskripsi pencapaian tiga aspek kompetensi, yakni pengetahuan,
keterampilan, dan sikap, yang diperoleh murid dalam satu atau lebih kegiatan pembelajaran. Tujuan
pembelajaran merupakan hasil analisis dari Capaian Pembelajaran (CP).
C. Asesmen
Kriteria Penilaian:
- Skor Maksimal per Siswa: 5 aspek × 4 = 20 poin
- Nilai Akhir = (Total Skor / 20) × 100
- Kategori Nilai:
- 85 – 100 : Sangat Baik
- 75 – 84 : Baik
- 65 – 74 : Cukup
- < 65 : Perlu Bimbingan
D. Materi Pokok
E. Pemahaman Bermakna
F. Pertanyaan Pemantik
G. Kegiatan Pembelajaran
[Link]
Guru mengucapkan salam dan menyapa peserta didik.
Guru mempersilahkan peserta didik membaca doa. ( ice breaking)
Guru mengecek kehadiran peserta didik dan meminta peserta didik untuk
mempersiapkan perlengkapan dan peralatan yang diperlukan.
Peserta didik menerima informasi tentang pembelajaran yang akan dilaksanakan
dengan materi yang memiliki keterkaitan dengan materi sebelumnya.
Peserta didik menerima informasi tentang kompetensi, ruang lingkup materi, tujuan,
manfaat, langkah pembelajaran, metode penilaian yang akan dilaksanakan dan
ditayangkan.
Guru menyampaikan kepada peserta didik bahwa materi yang akan dipelajari yaitu
tentang Proses Bisnis dalam Bisang Akuntansi dan Keuangan Lembaga.
Guru mengaitkan Proses Bisnis dalam Bidang Akuntansi dan Keuangan Lembaga dalam
kehidupan nyata.
B. Kegiatan Inti
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran mengenai topik yang akan dibahas.
Peserta didik menerima informasi kompetensi materi dan tujuan pembelajaran yang
akan dilaksanakan.
Guru menyarankan peserta didik untuk menyiapkan media, alat dan buku yang
dibutuhkan.
Guru membagi peserta didik menjadi enam kelompok yang maksimal terdiri 5 - 6 orang
menyesuaikan jumlah peserta didik. Kelompok 1 dan 2 : membahas tentang Pengertian
Proses Bisnis dalam Bidang Akuntansi dan Keuangan Lembaga, kelompok 3 dan 4 :
membahas tentang Manfaat Proses Bisnis dalam Bidang Akuntansi dan Keuangan
Lembaga, kelompok 5 dan 6 : membahas tentang Dampak Kegagalan dalam Proses
Bisnis.
Peserta didik dalam kelompok mengamati tayangan video yang disajikan oleh guru
[Link]
Peserta didik memperhatikan dan mengamati penjelasan yang diberikan guru yang
terkait dengan materi yang akan dibahas.
( Ice Breaking)
Guru membagikan LK dan peserta didik membaca petunjuk, mengamati LK.
Guru memotivasi peserta didik dalam kelompok atau indiviual untuk menuliskan dan
menanyakan permasalahan hal-hal yang belum dipahami dari masalah yang disajikan
dalam LK serta guru mempersilahkan peserta didik dalam kelompok lain atau secara
individual untuk memberikan tanggapan, bila diperlukan guru memberikan bantuan
komentar secara klasikal.
Peserta didik melakukan diskusi dalam kelompok masing-masing atau individual
dengan guru berdasarkan petunjuk yang ada dalam LK (misalkan: dalam LK berisikan
permasalahan dan langkah-langkah pemecahan serta meminta peserta didik dalam
kelompok untuk bekerja sama untuk menyelesaikan masalah berkaitan dengan
pembahasan).
Peserta didik dalam kelompok atau individual melakukan brainstorming dengan cara
berbagi informasi, dan klarifikasi informasi tentang permasalahan yang dibahas dalam
kehidupan sehari-hari. Pengumpulan informasi dan data
Peserta didik masing-masing kelompok atau individual juga membahas dan berdiskusi
tentang permasalahan berdasarkan petunjuk LK untuk : Menemukan materi
pembahasan melalui penyelidikan dan diskusi tentang Proses Bisnis dalam Bidang
Akuntansi dan Keuangan, menemukan informasi relevan berkaitan dengan Proses
Bisnis dalam Bidang Akuntansi dan Keuangan serta mengaplikasikan Perkembangan
Proses Bisnis dalam Bidang Akuntasi dan Keuangan.
Peserta didik melakukan eksplorasi seperti dalam poin 8, dimana mereka juga
diharapkan mengaitkan dengan kehidupan nyata.
Guru memberikan bantuan kepada peserta didik dalam kelompok atau individual untuk
masalah-masalah yang dianggap sulit oleh peserta didik.
Guru mengarahkan peserta didik dalam kelompok atau individual untuk menyelesaikan
permasahan dengan cermat dan teliti.
Guru meminta peserta didik untuk mendiskusikan cara yang digunakan untuk
menemukan semua kemungkinan pemecahan masalah terkait masalah yang diberikan.
Peserta didik dalam kelompok masing-masing atau individual dengan bimbingan guru
untuk dapat mengaitkan, merumuskan, dan menyimpulkan tentang Proses Bisnis
dalam Bidang Akuntansi dan Keuangan Lembaga serta memberikan bantuan untuk
menyajikan hasil pemecahan masalah yang telah diperoleh.
Peserta didik dalam kelompok atau individual menyusun laporan hasil diskusi
penyelesaian masalah yang diberikan terkait Proses Bisnis dalam Bidang Akuntansi dan
Keuangan Lembaga sesuai materi yang didapat oleh masing-masing kelompok.
Guru menginformasikan kepada peserta didik bahwa waktu yang ditentukan untuk
mencari pasangan .
Guru menginstruksikan kepada peserta didik untuk mempresentasikan hasil temuan
bersama pasangannya.
Beberapa perwakilan kelompok atau secara individual menyajikan secara tertulis dan
lisan hasil pembelajaran atau apa yang telah dipelajari pada tingkat kelas atau tingkat
kelompok mulai dari apa yang telah dipahami berkaitan dengan permasahan
kehidupan sehari-hari berdasarkan hasil diskusi dan pengamatan.
Peserta didik yang lain dan guru memberikan tanggapan dan menganalisis hasil
presentasi meliputi tanya jawab untuk mengkonfirmasi, memberikan tambahan
informasi, melengkapi informasi ataupun tanggapan lainnya.
C. Refleksi
Peserta didik melakukan refleksi, resume dan membuat kesimpulan secara lengkap,
komprehensif dan dibantu guru dari materi yang yang telah dipelajari terkait Proses
Bisnis dalam Bidang Akuntansi dan Keuangan Lembaga.
Guru memberikan apresiasi atas partisipasi semua peserta didik.
[Link]
(Ice Breaking)
Guru menggunakan metode tanya jawab, peserta didik bersama guru menyebutkan
kembali intisari materi pembelajaran hari ini.
Peserta didik mendengarkan arahan guru untuk materi pada pertemuan berikutnya.
Untuk memberi penguatan materi yang telah di pelajari, guru memberikan arahan
untuk mencari terkait materi yang telah dipelajari baik melalui buku buku di
perpustakaan atau mencari di internet.
Guru menutup pembelajaran dengan mengucapkan syukur dan berdoa bersama
semoga apa yang dipelajari hari ini dapat dipahami dengan baik
H. Refleksi Peserta Didik dan Pendidik
Refleksi peserta didik adalah aktivitas pembelajaran yang melibatkan penilaian atau umpan balik peserta
didik terhadap guru, proses belajar mengajar, dan diri sendiri. Refleksi membantu peserta didik untuk
menjadi sadar dengan proses berpikir, mengungkapkan perasaan, pesan, dan kesan, serta
mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, dan keberhasilan. Refleksi dapat dilakukan secara individu atau
kelompok, dan dapat berbentuk lisan atau tertulis.
Refleksi guru merupakan penilaian yang dilakukan oleh guru itu sendiri berdasarkan pembelajaran
yang telah dilaksanakan mulai dari selama mempersiapkan, melaksanakan, hingga mengevaluasi
kegiatan belajar 1 yang dilakukan selama satu kali pertemuan. Refleksi guru ini bertujuan untuk menilai
kekurangan dan kelebihan dari kegiatan pembelajaran 1 yang kemudian dijadikan sebagai bahan evaluasi
untuk pembelajaran berikutnya. Perhatikan contoh di bawah ini:
1. Apakah kegiatan membuka pelajaran yang saya lakukan
dapat mengarahkan dan mempersiapkan siswa mengikuti
pelajaran dengan baik
2. Bagaimana tanggapa siswa terhadapt materi atau bahan
Refleksi Guru ajar yang saya sajikan sesuai yang diharapkan? (Apakah
materi terlalu tinggi, terlalu rendah, atau sesuai dengan
kemampuan awal siswa)?
3. Bagaimana respon siswa terhadap media pembelajaran
yang digunakan ? apakah media sesuai dan
mempermudah siswa menguasai kompetensi atau materi
yang diajarkan ?
4. Bagaimana tanggapan siswa terhadap kegiatan belajar
yang telah saya rancang ?
5. Bagaimana tanggapan siswa terhadap metode atau teknik
pembelajaran yang saya gunakan?
1. Apa yang sudah kalian pelajari?
2. Apa yang kalian kuasai dari materi ini?
3. Bagian apa yang belum kalian kuasai?
Refleksi Siswa 4. Apa upaya kalian untuk menguasai yang belum kalian
kuasai? Coba diskusikan dengan teman maupun guru
kalian
LAMPIRAN
A. Lembar Kerja Peserta Didik
Contoh 1
NAMA : …………………………………………………….
KELAS : ………………………………………………..
Toko Sumber Rejeki adalah usaha dagang milik Pak Yudi yang menjual alat tulis dan
perlengkapan kantor. Setiap hari, Bu Rina sebagai staf administrasi mencatat transaksi
pembelian barang dagang dari pemasok dan penjualan kepada pelanggan. Di akhir minggu, ia
mengumpulkan semua bukti transaksi dan menyerahkannya kepada bagian keuangan untuk
dicatat ke dalam sistem pembukuan.
Contoh 2
NAMA : .........................................................
KELAS : .........................................................
Contoh 3
NAMA :......................................................
KELAS :......................................................
D. Glosarium
Istilah Pengertian
Akuntansi Keuangan Cabang akuntansi yang fokus pada
pencatatan dan pelaporan transaksi
keuangan suatu entitas kepada
pihak eksternal.
Lembaga Keuangan Institusi yang bergerak dalam
bidang pengelolaan uang, seperti
bank, koperasi, perusahaan
pembiayaan, dan asuransi.
Proses Bisnis Serangkaian aktivitas yang saling
terkait untuk menghasilkan produk
atau jasa keuangan, yang
melibatkan pencatatan, pelaporan,
dan pengelolaan transaksi.
Transaksi Keuangan Aktivitas ekonomi dalam lembaga
keuangan seperti penyetoran,
penarikan, pinjaman, pembayaran
angsuran, dan lain-lain.
Bukti Transaksi Dokumen yang menjadi dasar
pencatatan transaksi, seperti slip
setoran, bukti transfer, atau kwitansi
pinjaman.
Sistem Informasi Akuntansi Sistem berbasis komputer yang
digunakan untuk mencatat,
menyimpan, dan mengolah data
transaksi lembaga keuangan secara
efisien dan akurat.
Pencatatan Transaksi Proses mendokumentasikan setiap
transaksi yang terjadi, baik secara
manual maupun digital, sebagai
dasar pelaporan.
Jurnal Umum dan Khusus Buku catatan awal dalam akuntansi;
jurnal umum mencatat semua
transaksi, sedangkan jurnal khusus
disesuaikan dengan jenis transaksi
(misalnya jurnal kas masuk/keluar).
Laporan Keuangan Hasil akhir dari proses akuntansi
yang mencakup neraca, laporan
laba rugi, laporan arus kas, dan
laporan perubahan modal.
Audit Internal Pemeriksaan internal atas catatan
keuangan untuk memastikan
kepatuhan terhadap kebijakan dan
ketepatan laporan.
Kepatuhan (Compliance) Kesesuaian operasional lembaga
keuangan dengan peraturan
akuntansi, hukum, dan standar
keuangan yang berlaku.
Akuntabilitas Keuangan Kemampuan lembaga keuangan
untuk mempertanggungjawabkan
pengelolaan keuangan kepada
pemangku kepentingan.
Keterbukaan Informasi Prinsip transparansi dalam
menyediakan informasi keuangan
secara jelas dan dapat diakses oleh
pihak berkepentingan.
E. Daftar Pustaka
Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia No
165/M/2021 Tentang Program Sekolah Menengan Kejuruan Pusat Keunggulan Capaian
Kompetensi Akuntansi Keuangan Lembaga, Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga
Tahun 2021 Ambarwati, Umi. 2021. Dasar-Dasar Akuntansi dan Keuangan Lembaga untuk
SMK Kelas X. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan Balitbang Kemendikbud
Mengetahui,
Kepala Sekolah …… Kota/Kabupaten, Tanggal Bulan
Tahun Guru Mata Pelajaran
TTD
TTD