RPP SMSTR 2 Example
RPP SMSTR 2 Example
A. Spesifikasi
B. Identifikasi
C. Desain Pembelajaran
Menunjukkan Mampu
sedikit menerapkan
Penalaran Mulai Mampu
inisiatif nilai profil
Kritis, menunjukkan menerapkan
dalam secara
Kolaborasi inisiatif dengan nilai profil dan
dimensi ini konsisten
, Deep sedikit menjadi teladan
dan masih atas
Learning bimbingan. bagi teman.
perlu kesadaran
bimbingan. sendiri.
Secara
Belum Mulai Menjadi teladan
konsisten
KBC: menampakka menunjukkan dalam
menunjukka
Cinta n sikap yang sikap mempromosika
n sikap yang
kepada selaras kepedulian/empat n sikap yang
selaras
Allah dengan tema i saat selaras dengan
dengan tema
KBC. berinteraksi. tema KBC.
KBC.
F. Lembar Kerja Murid
A. Mengamati
Perhatikan bacaan berikut:
1. َج اَء َأْمُر الَّلِه
2. ِف ي َأْنُف ِس ُكْم
Pertanyaan:
a. Pada bacaan nomor 1, huruf mad bertemu apa?
b. Pada bacaan nomor 2, apakah huruf mad dan hamzah berada dalam satu kata atau
berbeda kata?
B. Mengelompokkan
Kelompokkan bacaan berikut ke dalam:
Mad Wajib Muttasil
Mad Jaiz Munfashil
a. الَّس َم اِء
b. ِبَم ا ُأْنِز َل
c. َيَش اُء
d. ِف ي ُأُذَنْيِه ْم
Tulis dalam tabel:
Mad Wajib Muttasil Mad Jaiz Munfashil
C. Menalar
Pertanyaan:
Mengapa mad wajib muttasil dibaca lebih panjang daripada mad jaiz munfashil?
Tuliskan jawabanmu:
.....................................................................
D. Praktik
Bacalah ayat berikut dengan benar:
َو َج اَء َر ُّبَك َو اْلَم َلُك َص ًّف ا َص ًّف ا
Tugas:
a. Temukan satu contoh mad wajib muttasil atau jaiz munfashil.
b. Jelaskan cara membacanya.
E. Refleksi
Apa kesulitanmu dalam membedakan mad wajib muttasil dan mad jaiz munfashil?
A. Spesifikasi
B. Identifikasi
C. Desain Pembelajaran
Penilaian yang telah dilakukan pada Bagian B.1 (Asesmen pada Awal Pembelajaran).
N Skor
Indikator Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (IKTP)
o Maksimal
Menunjukkan Mampu
sedikit menerapkan
Penalaran Mulai Mampu
inisiatif nilai profil
Kritis, menunjukkan menerapkan
dalam secara
Kolaborasi inisiatif dengan nilai profil dan
dimensi ini konsisten
, Deep sedikit menjadi teladan
dan masih atas
Learning bimbingan. bagi teman.
perlu kesadaran
bimbingan. sendiri.
Secara
Belum Mulai Menjadi teladan
konsisten
KBC: menampakka menunjukkan dalam
menunjukka
Cinta n sikap yang sikap mempromosika
n sikap yang
kepada selaras kepedulian/empat n sikap yang
selaras
Allah dengan tema i saat selaras dengan
dengan tema
KBC. berinteraksi. tema KBC.
KBC.
F. Lembar Kerja Murid
A. Mengamati
Perhatikan bacaan berikut:
1. ِإَّنُه َكاَن
2. ِف يِه ُه ًدى
Pertanyaan:
a. Huruf apa yang menyebabkan terjadinya mad shilah?
b. Apakah setelah ha dhamir tersebut ada hamzah atau tidak?
B. Mengidentifikasi
Perhatikan kata-kata berikut:
a. َحِّيْيُتْم
b. آَم ُنوا
c. َلُه َأْج ٌر
Tugas:
Tentukan:
Mana yang termasuk mad tamkin
Mana yang termasuk mad badal
Mana yang termasuk mad shilah
Tuliskan jawabanmu:
.....................................................................
C. Menalar
Pertanyaan:
Apa perbedaan fungsi mad shilah dan mad tamkin dalam memperjelas bacaan?
D. Praktik
Bacalah ayat berikut dengan benar:
َأ
َو ُه َو اَّلِذي ْنَز َل الَّس ِكيَنَة ِف ي ُق ُلوِب اْلُم ْؤ ِمِنيَن
Tugas:
a. Temukan satu contoh mad shilah, tamkin, atau badal.
b. Jelaskan hukum dan cara membacanya.
E. Refleksi
Mengapa bacaan mad tetap harus diperhatikan meskipun panjangnya tidak sepanjang
mad wajib?
A. Spesifikasi
B. Identifikasi
C. Desain Pembelajaran
D. Pengalaman Belajar
1. Kegiatan Awal
2. Kegiatan Inti
Memahami:
Peserta didik menyimak penjelasan guru mengenai konsep dasar
gharib isymam, tashil, imalah, naql dan mad qashr melalui media
presentasi/video yang menarik.
Mengaplikasikan:
Peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk memecahkan studi
kasus terkait penerapan gharib isymam, tashil, imalah, naql dan
mad qashr (menggunakan praktik pedagogik: Ceramah, studi kasus,
presentasi, kerja kelompok ).
Setiap kelompok membuat rangkuman kreatif atau solusi (peta
konsep/infografis).
Merefleksikan:
Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya. Guru dan siswa
lain memberikan umpan balik konstruktif.
3. Kegiatan Penutup
E. Asesmen
1. Asesmen Awal
Penilaian yang telah dilakukan pada Bagian B.1 (Asesmen pada Awal Pembelajaran).
2. Fokus Penilaian:
Soal Instrumen:
1. Jelaskan pengertian, cara baca, dan contoh dari gharib isymam, tashil,
imalah, naql dan mad qashr! (Mengukur TP Pengetahuan)
2. Buatlah skenario studi kasus (role play) di mana nilai-nilai Cinta kepada
Allah diimplementasikan melalui praktik gharib isymam, tashil, imalah,
naql dan mad qashr! (Mengukur TP Keterampilan)
Skor
No Indikator Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (IKTP)
Maksimal
Tingkat Ketercapaian
Aspek
Berkembang
yang Mulai Sedang Sangat
Sesuai
Dinilai Berkembang Berkembang Berkembang
Harapan
(MB) (SB) (SAB)
(BSH)
Menunjukkan Mampu
sedikit menerapkan
Penalaran Mulai Mampu
inisiatif nilai profil
Kritis, menunjukkan menerapkan
dalam secara
Kolaborasi inisiatif dengan nilai profil dan
dimensi ini konsisten
, Deep sedikit menjadi teladan
dan masih atas
Learning bimbingan. bagi teman.
perlu kesadaran
bimbingan. sendiri.
Secara
Belum Mulai Menjadi teladan
konsisten
KBC: menampakka menunjukkan dalam
menunjukka
Cinta n sikap yang sikap mempromosika
n sikap yang
kepada selaras kepedulian/empat n sikap yang
selaras
Allah dengan tema i saat selaras dengan
dengan tema
KBC. berinteraksi. tema KBC.
KBC.
A. Mengamati
1. ِق يَل
2. َءَأْعَجِم ٌّي
3. َم ْج ٰر يَه ا
Pertanyaan:
a. Bacaan mana yang termasuk imalah?
b. Bacaan mana yang termasuk tashil?
c. Bacaan mana yang termasuk mad qashr atau naql?
B. Mengelompokkan
C. Menalar
Pertanyaan:
Mengapa hukum bacaan gharib tetap perlu dipelajari meskipun jarang ditemui?
D. Praktik
Tugas:
a. Tentukan hukum bacaan pada kata ِق يَل.
b. Jelaskan cara membacanya sesuai kaidah.
E. Refleksi Kritis
Bagaimana sikap seorang Muslim terhadap bacaan-bacaan yang tidak umum tetapi
sah menurut qira’at?
B. Identifikasi
C. Desain Pembelajaran
D. Pengalaman Belajar
1. Kegiatan Awal
2. Kegiatan Inti
Memahami:
Peserta didik menyimak penjelasan guru mengenai konsep dasar
Shalat Jumat melalui media presentasi/video yang menarik.
Mengaplikasikan:
Peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk memecahkan studi
kasus terkait penerapan Shalat Jumat (menggunakan praktik
pedagogik: Ceramah, studi kasus, presentasi, kerja kelompok ).
Setiap kelompok membuat rangkuman kreatif atau solusi (peta
konsep/infografis).
Merefleksikan:
Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya. Guru dan siswa
lain memberikan umpan balik konstruktif.
3. Kegiatan Penutup
E. Asesmen
1. Asesmen Awal
Penilaian yang telah dilakukan pada Bagian B.1 (Asesmen pada Awal Pembelajaran).
2. Fokus Penilaian:
Soal Instrumen:
1. Jelaskan pengertian, dasar hukum, dan rukun dari Shalat Jumat ! (Mengukur
TP Pengetahuan)
2. Buatlah skenario studi kasus (role play) di mana nilai-nilai Cinta kepada
Allah, Cinta kepada lingkungan, cinta kepada diri sendiri dan sesama
diimplementasikan melalui praktik Shalat Jumat ! (Mengukur TP
Keterampilan)
Skor
No Indikator Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (IKTP)
Maksimal
Tingkat Ketercapaian
Aspek
Berkembang
yang Mulai Sedang Sangat
Sesuai
Dinilai Berkembang Berkembang Berkembang
Harapan
(MB) (SB) (SAB)
(BSH)
Menunjukkan Mampu
sedikit menerapkan
Penalaran Mulai Mampu
inisiatif nilai profil
Kritis, menunjukkan menerapkan
dalam secara
Kolaborasi inisiatif dengan nilai profil dan
dimensi ini konsisten
, Deep sedikit menjadi teladan
dan masih atas
Learning bimbingan. bagi teman.
perlu kesadaran
bimbingan. sendiri.
KBC:
Cinta
kepada Secara
Belum Mulai Menjadi teladan
Allah, konsisten
menampakka menunjukkan dalam
Cinta menunjukka
n sikap yang sikap mempromosika
kepada n sikap yang
selaras kepedulian/empat n sikap yang
lingkungan selaras
dengan tema i saat selaras dengan
, cinta dengan tema
KBC. berinteraksi. tema KBC.
kepada diri KBC.
sendiri dan
sesama
A. Mengamati
Perhatikan pernyataan berikut:
1. Ahmad laki-laki, baligh, sehat, dan tinggal menetap di suatu daerah.
2. Budi laki-laki, baligh, tetapi sedang bepergian jauh.
Pertanyaan:
a. Siapa yang wajib shalat Jumat?
b. Jelaskan alasannya.
B. Memahami
Lengkapilah tabel berikut:
Syarat Wajib Shalat Jumat Rukun Shalat Jumat
C. Menganalisis Kasus
Kasus:
Ali datang ke masjid setelah khatib selesai khutbah pertama dan sedang duduk di
antara dua khutbah.
Pertanyaan:
a. Apakah Ali masih mendapatkan shalat Jumat?
b. Apa yang seharusnya ia lakukan?
D. Praktik
Urutkan langkah-langkah pelaksanaan shalat Jumat berikut:
( ) Khutbah pertama
( ) Shalat dua rakaat berjamaah
( ) Khutbah kedua
( ) Duduk di antara dua khutbah
E. Refleksi
Mengapa Islam menetapkan shalat Jumat sebagai ibadah khusus bagi laki-laki
Muslim?
A. Spesifikasi
1. Satuan Pendidikan : MTS HUSNUL KHATIMAH 02
2. Mata Pelajaran : FIQIH
3. Fase / Kelas : D/ Kelas VIII
4. Topik Pembelajaran : Shodaqoh, Hibah dan Hadiah
5. Alokasi Waktu : 2 JP (2 X 40 Menit)
B. Identifikasi
C. Desain Pembelajaran
Skor
No Indikator Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (IKTP)
Maksimal
Tingkat Ketercapaian
Aspek
Berkembang
yang Mulai Sedang Sangat
Sesuai
Dinilai Berkembang Berkembang Berkembang
Harapan
(MB) (SB) (SAB)
(BSH)
Menunjukkan Mampu
sedikit menerapkan
Penalaran Mulai Mampu
inisiatif nilai profil
Kritis, menunjukkan menerapkan
dalam secara
Kolaborasi inisiatif dengan nilai profil dan
dimensi ini konsisten
, Deep sedikit menjadi teladan
dan masih atas
Learning bimbingan. bagi teman.
perlu kesadaran
bimbingan. sendiri.
KBC:
Cinta
kepada Secara
Belum Mulai Menjadi teladan
Allah, konsisten
menampakka menunjukkan dalam
Cinta menunjukka
n sikap yang sikap mempromosika
kepada n sikap yang
selaras kepedulian/empat n sikap yang
lingkungan selaras
dengan tema i saat selaras dengan
, cinta dengan tema
KBC. berinteraksi. tema KBC.
kepada diri KBC.
sendiri dan
sesama
F. Lembar Kerja Murid
A. Mengamati
Perhatikan tiga peristiwa berikut:
1. Rina memberikan uang kepada korban bencana tanpa mengharap balasan.
2. Pak Hasan memberikan sepeda kepada anaknya saat masih hidup.
3. Andi memberi hadiah kepada gurunya karena lulus ujian.
Pertanyaan:
a. Peristiwa mana yang termasuk sedekah, hibah, dan hadiah?
b. Apa perbedaan niat dari ketiganya?
B. Mengelompokkan
Kelompokkan pernyataan berikut:
a. Diberikan saat pemberi masih hidup
b. Tidak mengharap balasan
c. Biasanya untuk mempererat hubungan
d. Diniatkan karena Allah
e. Bisa diberikan kepada keluarga
sedekah Hibah Hadiah
C. Menganalisis Kasus
Kasus:
Seorang ayah memberikan rumah kepada anaknya, tetapi belum diserahkan secara
nyata. Setelah ayah meninggal, saudara-saudara menuntut rumah tersebut sebagai
warisan.
Pertanyaan:
a. Apakah hibah tersebut sah?
b. Mengapa penyerahan (qabdh) penting dalam hibah?
D. Praktik
Tuliskan satu contoh perbuatan sedekah, hibah, dan hadiah dalam kehidupan sehari-
hari.
E. Refleksi
Mengapa Islam menganjurkan umatnya untuk banyak bersedekah, meskipun dalam
keadaan sempit?
A. Spesifikasi
B. Identifikasi
C. Desain Pembelajaran
1. Jelaskan pengertian, dasar hukum, dan rukun dari Hutang Piutang, Gadai
dan Hiwalah ! (Mengukur TP Pengetahuan)
2. Buatlah skenario studi kasus (role play) di mana nilai-nilai Cinta kepada
Allah, Cinta kepada lingkungan, cinta kepada diri sendiri dan sesama
diimplementasikan melalui praktik Hutang Piutang, Gadai dan Hiwalah !
(Mengukur TP Keterampilan)
Rubrik Penilaian Tes Tulis:
Skor
No Indikator Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (IKTP)
Maksimal
Menunjukkan Mampu
sedikit menerapkan
Penalaran Mulai Mampu
inisiatif nilai profil
Kritis, menunjukkan menerapkan
dalam secara
Kolaborasi inisiatif dengan nilai profil dan
dimensi ini konsisten
, Deep sedikit menjadi teladan
dan masih atas
Learning bimbingan. bagi teman.
perlu kesadaran
bimbingan. sendiri.
KBC:
Cinta
kepada Secara
Belum Mulai Menjadi teladan
Allah, konsisten
menampakka menunjukkan dalam
Cinta menunjukka
n sikap yang sikap mempromosika
kepada n sikap yang
selaras kepedulian/empat n sikap yang
lingkungan selaras
dengan tema i saat selaras dengan
, cinta dengan tema
KBC. berinteraksi. tema KBC.
kepada diri KBC.
sendiri dan
sesama
F. Lembar Kerja Murid
A. Mengamati
Perhatikan kasus berikut:
1. Fajar meminjam uang kepada Dani dan berjanji mengembalikannya bulan
depan.
2. Siti meminjam uang dengan menyerahkan gelang emas sebagai jaminan.
3. Ahmad berhutang kepada Budi, lalu meminta Candra untuk membayar
hutangnya.
Pertanyaan:
a. Kasus mana yang termasuk hutang piutang, gadai, dan hiwalah?
b. Jelaskan perbedaan ketiganya.
B. Mengelompokkan
Kelompokkan pernyataan berikut:
a. Ada jaminan barang
b. Ada pemindahan tanggung jawab hutang
c. Tidak boleh ada tambahan (riba)
d. Harus ada kerelaan kedua belah pihak
e. Barang jaminan boleh dijual jika hutang tidak dibayar
Hutang Piutang Gadai Hiwalah
C. Menganalisis Kasus
Kasus:
Seorang peminjam tidak mampu melunasi hutangnya tepat waktu, lalu pemberi
hutang langsung menjual barang jaminan tanpa musyawarah.
Pertanyaan:
a. Apakah tindakan tersebut sesuai syariat?
b. Bagaimana seharusnya prosedur yang benar?
D. Praktik
Tuliskan:
a. Satu contoh hutang piutang yang sesuai syariat
b. Satu contoh gadai yang sah
c. Satu contoh hiwalah dalam kehidupan modern
E. Refleksi Kritis
Mengapa Islam sangat menekankan kejujuran dan tanggung jawab dalam urusan
hutang?