0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan7 halaman

RPM Bu Rita

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPM) ini disusun oleh Rita Rosidah untuk kelas 1 Fase A di SD Negeri 015 Muara Wahau, dengan fokus pada pengajaran matematika bilangan 1-20 melalui pendekatan student-centered dan active learning. Tujuan pembelajaran meliputi kemampuan membaca bilangan dan melakukan penjumlahan sederhana, dengan metode yang mencakup permainan, manipulatif, dan penggunaan media digital. Lingkungan pembelajaran dirancang inklusif dan mendukung, dengan penekanan pada kolaborasi dan suasana yang menyenangkan bagi semua murid.

Diunggah oleh

Ern
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan7 halaman

RPM Bu Rita

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPM) ini disusun oleh Rita Rosidah untuk kelas 1 Fase A di SD Negeri 015 Muara Wahau, dengan fokus pada pengajaran matematika bilangan 1-20 melalui pendekatan student-centered dan active learning. Tujuan pembelajaran meliputi kemampuan membaca bilangan dan melakukan penjumlahan sederhana, dengan metode yang mencakup permainan, manipulatif, dan penggunaan media digital. Lingkungan pembelajaran dirancang inklusif dan mendukung, dengan penekanan pada kolaborasi dan suasana yang menyenangkan bagi semua murid.

Diunggah oleh

Ern
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPM)

1. IDENTITAS PENULIS

● Nama : Rita Rosidah, S. Pd


● Instansi : SD Negeri 015 Muara Wahau
● Kelas/Fase : I / Fase A
● Waktu : 2 JP (70 menit)
● Materi : Matematika

2. IDENTIFIKASI MURID

Peserta didik pada kelas 1 Fase A berusia sekitar 6-7 tahun, dengan kemampuan
dasar membaca dan berhitung yang sedang berkembang. Mayoritas murid aktif dan
suka bermain, tetapi beberapa mungkin memerlukan bantuan visual atau gerakan
untuk memahami konsep. Kelas terdiri dari 22 murid dengan keragaman latar
belakang, termasuk murid dengan kebutuhan khusus seperti kesulitan konsentrasi.
Identifikasi ini didasarkan pada observasi awal semester, di mana murid sudah
mengenal bilangan dasar 1-10, tetapi masih perlu penguatan untuk bilangan hingga
20.

3. TUJUAN PEMBELAJARAN

Pada akhir pembelajaran, peserta didik dapat:


● Membaca bilangan dari 1 hingga 20 dengan lancar dan benar.

● Melakukan komposisi bilangan (menjumlahkan dua bilangan untuk


membentuk bilangan hingga 20)

4. DIMENSI PROFIL LULUSAN

Berdasarkan Profil Pelajar Pancasila dalam Kurikulum Merdeka:


● Beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia
● Mandiri
● Bernalar kritis
● Kreatif.
● Gotong royong

5. PRAKTEK PEDAGOGIK

● Pendekatan: Student-Centered Learning dengan elemen active learning


untuk anak usia dini, termasuk gerakan, lagu, dan permainan.
● Model Pembelajaran: Discovery Learning, di mana murid mengeksplorasi
bilangan melalui manipulatif (benda nyata seperti balok atau gambar).
● Strategi: Pengajaran langsung singkat (5-10 menit), diikuti eksplorasi
kelompok, praktik individu, dan refleksi. Mengintegrasikan elemen
kinestetik seperti bernyanyi dan bergerak untuk menjaga perhatian murid
kelas 1.
● Media: Kartu bilangan, benda manipulatif (kancing, stik es krim), video
pendek animasi bilangan.

6. KEMITRAAN PEMBELAJARAN

 Guru

 Siswa

7. LINGKUNGAN PEMBELAJARAN

● Fisik: Ruang kelas yang luas untuk aktivitas gerak, dengan meja kelompok
(4-5 murid per kelompok). Gunakan papan tulis interaktif atau dinding untuk
menampilkan kartu bilangan. Pastikan ventilasi baik dan suhu nyaman untuk
aktivitas aktif.
● Sosial-Emosional: Ciptakan suasana aman dan menyenangkan dengan
pujian positif. Dorong kolaborasi untuk membangun rasa percaya diri.
● Inklusif: Sediakan kursi khusus untuk murid dengan kebutuhan mobilitas,
dan instruksi visual untuk murid dengan kesulitan pendengaran.

8. PEMANFAATAN DIGITAL

● Alat Digital: Proyektor atau tablet untuk memutar video lagu bilangan
(misalnya, lagu "Hitung 1-20" dari channel edukasi Indonesia seperti Kok
Bisa). Aplikasi seperti Khan Academy Kids untuk latihan interaktif bilangan
(akses offline jika diperlukan).
● Integrasi: Gunakan 10 menit di kegiatan inti untuk menonton video pendek
(2-3 menit) sebagai hook, diikuti diskusi. Guru memantau penggunaan untuk
memastikan inklusivitas (murid berbagi perangkat jika terbatas).
● Manfaat: Meningkatkan keterlibatan melalui visual dan suara, sesuai
Kurikulum Merdeka yang mendorong literasi digital dasar.

9. LANGKAH PEMBELAJARAN

A. KEGIATAN PEMBUKAAN (10 Menit)

 Guru menyapa murid dengan hangat, "Selamat pagi, teman-teman! Hari


ini kita akan bermain hitung-hitungan seru. Siapa yang suka bernyanyi?"
Hubungkan dengan pengetahuan sebelumnya: "Kemarin kita belajar
bilangan 1-10, hari ini kita tambah sampai 20!"
 Nyanyikan lagu sederhana "Bilangan 1-20" dengan gerakan (tepuk
tangan untuk setiap bilangan, misalnya: "Satu, dua, tiga... lompat!").
Gunakan kartu bilangan besar untuk murid membaca bersama. Tanyakan:
"Apa bilangan favoritmu? Mengapa?" Ini membangkitkan minat dan
mengaktifkan gerakan untuk anak kelas 1.

B. KEGIATAN INTI (50 Menit)

● Murid merefleksikan pengetahuan awal. Guru bagikan gambar benda


sehari-hari (misalnya, 5 apel + 3 apel = 8 apel). Tanyakan: "Bagaimana
cara membaca '8'? Apa itu menjumlahkan?" Murid diskusikan
berpasangan, lalu bagikan ke kelas. Ini membantu mengidentifikasi
kesenjangan pemahaman.
● Guru jelaskan konsep singkat dengan demonstrasi:
○ Membaca Bilangan: Tunjukkan kartu 11-20, bacalah bersama sambil
menunjuk urutan.
○ Komposisi: Gunakan benda nyata, misalnya, "5 kancing + 4 kancing =
9. Ini disebut komposisi!" Murid ulangi dengan gerakan (susun
kancing).
○ Dekomposisi: "10 stik = 7 + 3. Pecah jadi dua bagian!" Murid coba
dengan stik es krim. Gunakan video animasi 3 menit untuk
[Link] kelas menjadi 5 kelompok untuk eksplorasi: Setiap
kelompok susun bilangan hingga 20 menggunakan manipulatif.
1. Praktik dan Aplikasi (20 Menit):
○ Permainan Kelompok: Main "Simon Says Hitung" – "Simon says:
Komposisi 6 + 5!" Murid gerakkan benda atau badan mereka (lompat 6
kali, tambah 5 lompat).
○ Individu: Lembar kerja sederhana dengan gambar (misalnya, gambar 12
bola – pecah jadi 8 + 4). Murid gambar dan tulis.
○ Integrasi Gerak: Scavenger Hunt ringan – cari benda kelas yang
jumlahnya 10 (misalnya, 5 pensil + 5 buku). Ini sesuai usia kelas 1
dengan active learning.
2. Refleksi Tengah (5 Menit): Murid bagikan satu hal yang dipelajari,
misalnya, "Saya bisa pecah 15 jadi 10 + 5!"

C. KEGIATAN PENUTUP (10 Menit)

1. Ringkasan (5 menit): Guru ulangi poin kunci: "Hari ini kita baca bilangan
sampai 20, komposisi seperti menjumlah, dan dekomposisi seperti memecah.
Siapa bisa contohkan?" Murid jawab secara sukarela.
2. Refleksi Akhir dan Penugasan (5 menit): Murid gambar satu komposisi di
buku catatan rumah. Tutup dengan doa dan pujian: "Bagus sekali, teman-teman
pintar hitung!"

10. ASESMEN PEMBELAJARAN

A. ASESMEN AWAL

Mengetahui kemampuan awal murid dalam membaca bilangan 1–10 dan


melakukan penjumlahan sederhana sebagai dasar perencanaan pembelajaran.

B. ASESMEN PROSES (Assessment for Learning & As Learning)


C. ASESMEN
AKHIR (Assessment
of Learning)
Differentiation

● Untuk Murid Berkebutuhan Khusus: Gunakan lebih banyak visual/gambar


untuk murid visual; benda taktil untuk kinestetik. Berikan instruksi berulang
atau pasangan bantu untuk murid lambat.
● Untuk Tingkat Kemampuan Berbeda: Kelompok heterogen – murid cepat
bantu yang lambat. Instruksi multibahasa jika ada murid non-Indonesia
primer.
RUBRIK PENILAIAN ASESMEN AKHIR
Petunjuk : Berikan tanda ceklis pada table berikut.

Aspek yang Dinilai Mampu Cukup Belum

Membaca bilangan 1–20

Penjumlahan bilangan 1–
20

Kriteria:
Tuntas
Perlu Bimbingan
Belum Tuntas

Anda mungkin juga menyukai