CAPAIAN PEMBELAJARAN KURIKULUM MERDEKA
Institusi : MIN 1 Kota Palu
Mata Pelajaran : Seni Rupa
Kelas : Fase C
Tahun Pelajaran : 2024/2025
A. Rasional
Mata pelajaran Seni dan Budaya merupakan wahana untuk menumbuhkan kepekaan
peserta didik terhadap keindahan. Kepekaan terhadap keindahan membantu seseorang
untuk dapat memaknai hidupnya dan menjalani hidupnya dengan optimal.
Pembelajaran seni sangat penting untuk membangun kemampuan olah rasa peserta
didik, sehingga mereka mampu meregulasi dirinya, memiliki sifat mencintai
keindahan, menghargai keberagaman, dan menjunjung perdamaian. Mata pelajaran
Seni dan Budaya berfokus pada kemampuan seseorang untuk merespons sebuah
situasi atau konflik melalui visual (seni rupa), bunyi (seni musik), pola dan gerak
(seni tari), dan kesatuan gerak, ekspresi, dan suara (seni teater). Pembelajaran seni
rupa mendorong terbentuknya profil pelajar Pancasila, dengan membiasakan berpikir
terbuka, kreatif, apresiatif, empatik, serta menghargai kearifan lokal dan kebinekaan
global, mengolah rasa dan mengembangkan nilainilai estetika, logika, dan etika.
Pembelajaran seni rupa juga memberikan pengalaman mengamati, menikmati
keindahan, dan mengalami proses perenungan diri untuk diekspresikan menjadi karya
seni rupa yang berdampak pada diri, lingkungan maupun Masyarakat.
B. Tujuan
Mata pelajaran Seni Rupa bertujuan agar peserta didik mampu: 1. menunjukkan
kepekaan, terhadap persoalan diri dan lingkungan, dan menemukan solusi kreatif
untuk menanggapi dan mengatasi masalah; 2. mengekspresikan diri dan mengasah
kreativitas melalui penciptaan karya seni rupa; 3. memberdayakan sumber daya (alat
dan bahan) yang tersedia di sekitarnya untuk menciptakan sebuah karya seni; dan 4.
menemukan jawaban terhadap suatu masalah atau mendapatkan gagasan untuk
menciptakan karya seni melihat suatu hal melalui beberapa sudut pandang sehingga
dapat menciptakan karya seni yang berdampak bagi diri sendiri dan orang lain.
C. Karakteristik
1. Pembelajaran seni rupa berpusat pada peserta didik, kemampuan menemukan
gagasan, cara berkarya, dan kreativitas sesuai dengan minat, bakat, dan kecepatan
belajarnya masing-masing.
2. Pembelajaran seni rupa berfokus pada pengalaman mengamati, bermain, menguji
coba, merenungkan, bersimpati, berempati, mencipta, peduli, dan toleransi terhadap
beragam nilai, budaya, proses, dan karya.
3. Pembelajaran seni rupa dalam suasana menyenangkan, bermakna, relevan, untuk
mengembangkan keterampilan bekerja dan berpikir artistik.
4. Pembelajaran seni rupa memperhatikan keunikan individu dan bersifat
khas/kontekstual.
5. Pembelajaran seni rupa terhubung erat dengan aspek seni maupun bidang ilmu
lainnya yang mendorong kolaborasi interdisipliner
6. Pembelajaran seni rupa mendorong sikap bertanggung jawab dengan menyadari
bahwa karya berdampak bagi diri sendiri dan orang lain
Gambar di bawah ini adalah lima elemen/domain landasan pembelajaran seni rupa Capaian
Pembelajaran Seni Rupa
memiliki lima elemen/domain yang mandiri dan berjalan beriringan sebagai kesatuan yang
saling memengaruhi dan mendukung untuk mencapai kompetensi yang dituju. Elemen ini
berlaku untuk seluruh fase. Setiap elemen memiliki gradasi kompetensi dan ruang lingkup
yang semakin meningkat di setiap fasenya. Setiap elemen bukan sebuah urutan atau prasyarat
dari elemen lainnya karena bukan merupakan taksonomi. Pembelajaran seni sangat
memungkinkan terjadinya proses lintas elemen. Dengan mengalami proses kreatif dan olah
rasa, peserta didik akan merefleksikan pengalamannya tersebut sehingga terbiasa berpikir dan
bekerja artistik, peserta didik dapat melihat peluang untuk memberdayakan sumber daya yang
dimilikinya untuk menciptakan karya yang memiliki dampak positif bagi dirinya dan orang
lain. Elemen dan deskripsi elemen mata pelajaran Seni Rupa adalah sebagai berikut:
Elemen Deskripsi
Mengalami Mengidentifikasi, mengeksplorasi, dan membandingkan unsur
(Experiencing) rupa, prinsip desain, dan gaya seni rupa dalam kehidupan sehari-
hari (diri sendiri lingkungan sekitarnya) atau karya seni rupa
orang lain.
Merefleksikan Mempresentasikan, memberi, dan menerima umpan balik secara
(Reflecting) kritis mengenai suatu karya dan penciptaan karya seni rupa secara
runtut dan terperinci dengan menggunakan kosa kata yang tepat.
Berpikir dan Bekerja Membuat konsep dan perencanaan untuk menciptakan karya seni
Artistik (Thinking rupa, dengan menggunakan berbagai pengetahuan dan
and Working keterampilan seni rupa yang dimiliki. Peserta didik mampu
Artistically) mengeksplorasi alat dan bahan yang tersedia di lingkungan
sekitar.
Menciptakan Membuat karya seni rupa berdasarkan gagasannya sendiri atau
(Making/ Creating) mengambil inspirasi dari luar dirinya, dengan menggunakan unsur
rupa, prinsip desain, gaya seni rupa, dan teknik yang telah
dipelajari.
Berdampak Merespons dan mengaitkan dirinya terhadap lingkungan sekitar
(Impacting) untuk menghasilkan sebuah karya seni rupa yang memberi
dampak positif bagi dirinya sendiri dan lingkungan sekitarnya.
D. Capaian Pembelajaran
Pada akhir Fase C, peserta didik mampu membuat karya seni rupa dengan menggunakan hasil
pengamatan, pengalaman, perasaan, minat, baik berdasarkan gagasannya sendiri maupun
mengambil inspirasi dari luar dirinya dengan menggunakan dan menggabungkan unsur garis,
warna, tekstur, bentuk, bangun dan gelap terang, serta menerapkan prinsip desain dan perspektif
dalam membuat karya 2 dimensi. Dalam mewujudkan gagasannya menjadi sebuah karya seni,
peserta didik juga mampu menggunakan variasi teknik dasar berkarya rupa, serta pengetahuan
interdisipliner. Peserta didik mampu mempresentasikan karya dan penciptaan karya seni rupa
dengan menggunakan kosa kata seni rupa yang telah dipelajari.
Capaian Pembelajaran setiap elemen adalah sebagai berikut.
Elemen Capaian Pembelajaran
Mengalami Peserta didik memahami unsur rupa dan prinsip desain di lingkungan
(Experiencing) sekitarnya. Peserta didik menyimpulkan hasil pengamatan dan
pemahaman pada perpaduan unsur dalam prinsip desain.
Merefleksikan Peserta didik mempresentasikan penilaian karya dan penciptaan karya
(Reflecting) seni rupa dengan menggunakan kosa kata seni.
Berpikir dan Bekerja Peserta didik mampu menggunakan pengalaman, keterampilan, dan
Artistik (Thinking pengetahuan yang diperoleh dalam mata pelajaran Seni Rupa atau mata
and Working pelajaran lain sebagai sumber gagasan dalam berkarya. Peserta didik
Artistically) mampu secara mandiri menggunakan variasi teknik dasar berkarya rupa.
Menciptakan Peserta didik mampu membuat karya rupa berdasarkan gagasannya
(Making/ Creating) sendiri atau mengambil inspirasi dari luar dirinya dengan menggunakan
dan menggabungkan unsur garis, warna, tekstur, bentuk, dan bangun.
Peserta didik mampu menggunakan perspektif dalam membuat karya 2
dimensi.
Berdampak Peserta didik mampu memberikan respons terhadap kejadian seharihari,
(Impacting) keadaan lingkungan sekitar, dan perasaan atau emosinya melalui karya
seni rupa yang memberi dampak positif bagi diri dan lingkungan
terkecilnya.
Mengetahui Palu, 2024
Kepala Madrasah Guru Kelas VI
CAPAIAN PEMBELAJARAN KURIKULUMFatmawatih,
Hj. Basria, [Link], [Link].I MERDEKA [Link]
NIP.19760218 200312 2 002 NIP.19700201 200501 2 004
Institusi : MIN 1 Kota Palu