0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan3 halaman

Basis Data

Basis data adalah kumpulan data terstruktur yang dapat diakses dan dikelola dengan mudah, dengan tujuan menyimpan data besar, menghindari duplikasi, dan menjaga keamanan. DBMS adalah perangkat lunak yang mengelola basis data, yang dapat berupa relasional atau non-relasional. Keamanan dan normalisasi data juga penting untuk menjaga konsistensi dan integritas data.

Diunggah oleh

firikhi2
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan3 halaman

Basis Data

Basis data adalah kumpulan data terstruktur yang dapat diakses dan dikelola dengan mudah, dengan tujuan menyimpan data besar, menghindari duplikasi, dan menjaga keamanan. DBMS adalah perangkat lunak yang mengelola basis data, yang dapat berupa relasional atau non-relasional. Keamanan dan normalisasi data juga penting untuk menjaga konsistensi dan integritas data.

Diunggah oleh

firikhi2
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Materi: Basis Data (Database)

1. Pengertian Basis Data

Basis data (database) adalah kumpulan data yang tersimpan secara terstruktur di dalam
sistem komputer sehingga dapat diakses, dikelola, dan diperbarui dengan mudah.

Contoh basis data dalam kehidupan sehari-hari:

 Data siswa di sekolah


 Data pelanggan di toko online
 Data rekening nasabah di bank

2. Tujuan Basis Data

 Menyimpan data dalam jumlah besar


 Menghindari duplikasi data
 Mempermudah pencarian dan pengolahan data
 Menjaga keamanan dan keakuratan data

3. Komponen Basis Data

1. Data – Informasi yang disimpan


2. DBMS (Database Management System) – Perangkat lunak pengelola basis data
3. Perangkat Keras (Hardware) – Server, komputer
4. Pengguna (User) – Admin, programmer, pengguna akhir
5. Aplikasi – Program yang menggunakan basis data

4. DBMS (Database Management System)

DBMS adalah perangkat lunak untuk mengelola basis data.

Contoh DBMS:

 MySQL
 PostgreSQL
 Oracle
 SQL Server
 Microsoft Access

5. Jenis-Jenis Basis Data


1. Basis Data Relasional
Data disimpan dalam bentuk tabel
Contoh: MySQL, PostgreSQL
2. Basis Data Non-Relasional (NoSQL)
Data tidak selalu berbentuk tabel
Contoh: MongoDB, Firebase
3. Basis Data Terdistribusi
Data tersimpan di beberapa lokasi

6. Struktur Basis Data Relasional

 Tabel → kumpulan data


 Field (Kolom) → atribut data
 Record (Baris) → satu data lengkap
 Primary Key → kunci unik
 Foreign Key → penghubung antar tabel

Contoh Tabel Siswa:

NIS Nama Kelas


101 Andi XI RPL

7. SQL (Structured Query Language)

SQL adalah bahasa untuk mengelola basis data.

Contoh perintah SQL:

SELECT * FROM siswa;


INSERT INTO siswa VALUES (101, 'Andi', 'XI RPL');
UPDATE siswa SET kelas='XII RPL' WHERE NIS=101;
DELETE FROM siswa WHERE NIS=101;

8. Perancangan Basis Data

Langkah-langkah:

1. Analisis kebutuhan data


2. Membuat Entity Relationship Diagram (ERD)
3. Menentukan tabel dan relasi
4. Normalisasi data
5. Implementasi ke DBMS

9. Normalisasi Basis Data


Normalisasi bertujuan untuk:

 Mengurangi data ganda


 Menjaga konsistensi data

Bentuk Normal:

 1NF (First Normal Form)


 2NF
 3NF

10. Keamanan Basis Data

 Hak akses pengguna


 Backup data
 Enkripsi data
 Firewall dan audit sistem

11. Kesimpulan

Basis data sangat penting dalam sistem informasi modern karena memungkinkan pengelolaan
data yang efisien, aman, dan terstruktur.

Anda mungkin juga menyukai