0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan38 halaman

Minipro Pmba - Ridho.

Penelitian ini membandingkan status gizi bayi dan anak di Puskesmas Tobelo yang mendapatkan Pemberian Makanan Bayi dan Anak (PMBA) yang tepat dan tidak tepat. Hasil menunjukkan bahwa PMBA yang tepat berhubungan positif dengan status gizi yang lebih baik, di mana 92,6% anak dengan PMBA tepat memiliki status gizi baik. Penelitian ini menyarankan peningkatan edukasi dan program PMBA untuk meningkatkan pengetahuan orang tua mengenai gizi anak.

Diunggah oleh

Irvand Rafhael
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan38 halaman

Minipro Pmba - Ridho.

Penelitian ini membandingkan status gizi bayi dan anak di Puskesmas Tobelo yang mendapatkan Pemberian Makanan Bayi dan Anak (PMBA) yang tepat dan tidak tepat. Hasil menunjukkan bahwa PMBA yang tepat berhubungan positif dengan status gizi yang lebih baik, di mana 92,6% anak dengan PMBA tepat memiliki status gizi baik. Penelitian ini menyarankan peningkatan edukasi dan program PMBA untuk meningkatkan pengetahuan orang tua mengenai gizi anak.

Diunggah oleh

Irvand Rafhael
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

STUDI KOMPARATIF STATUS GIZI BAYI

DAN ANAK YANG MENDAPATKAN


PMBA YANG TEPAT DAN TIDAK
TEPAT DI PUSKESMAS TOBELO

Disusun Oleh:

dr. M. Ridho Tjan

Dokter Pendamping:

dr. Justian Stanley Tuhuteru


GAMBARAN UMUM PUSKESMAS TOBELO

• Wilayah kerja : Penduduk 36.420 jiwa (data tahun 2025).


• Berdiri sejak : 2001 → usia 26 tahun (2026)
• Kepemimpinan : 7 Kepala Puskesmas(2001-sekarang)
• Penghargaan :
- Inisiator Puskesmas Ramah Anak (2016).
- Terakreditasi Dasar Oleh Kementerian Kesehatan RI (2017)
- Terakreditasi Paripurna Oleh Kementerian Kesehatan RI (2024)
- Penghargaan BKKBN kepada Kepala Puskesmas Tobelo atas
capaian pelayanan KB(vasektomi) -> (2025)
• Pelayanan tersedia : poliklinik umum, gigi, mtbs, geriatri,
akupunktur, kia/kb, paru, klinik sanitasi, laboratorium.
Visi, Misi, dan Motto

• Visi : "Mewujudkan Masyarakat Kecamatan Tobelo Sehat dan


Mandiri"

GAMBARAN • Misi :
- Pelayanan kesehatan dasar yang prima.

UMUM - Disiplin & profesionalisme SDM.


- Pengembangan sarana & prasarana berkualitas.

PUSKESMAS - Akses & keterjangkauan layanan kesehatan.


- Peningkatan peran aktif masyarakat.
• Motto: "Kesehatan bukan segalanya, tapi tanpa kesehatan
segalanya tak berarti apa-apa"
BAB I, II, III LATAR BELAKANG MANFAAT PENELITI

KATEGORI DAN
METODE, WAKTU &
STATUS GIZI AMBANG STATUS PMBA SUBJEK PENELITIAN
PENELITIAN
GIZI
• Status gizi balita = indikator penting kesehatan masyarakat.
• Masa balita (0–5 thn) = golden period → pertumbuhan & kognitif
anak.
LATAR • Gizi kurang berdampak:
• Jangka pendek: BB rendah, tumbuh kembang terganggu

BELAKANG • Jangka panjang: daya tahan tubuh rendah, kecerdasan


terganggu
• Kabupaten Halmahera Utara (2022):
• Gizi kurang 6,13%
• Apa perbedaan status gizi antara bayi dan anak yang
mendapatkan PMBA yang tepat dan yang tidak tepat di

RUMUSAN Puskesmas Tobelo?


• Bagaimana dampak PMBA terhadap status gizi bayi dan anak

MASALAH di Puskesmas Tobelo?


• Apa peran petugas kesehatan Puskesmas dalam pemberian
PMBA yang tepat kepada bayi dan anak?
TUJUAN PENELITIAN

TUJUAN UMUM TUJUAN KHUSUS

• Mengidentifikasi faktor-faktor yang


Membandingkan status gizi bayi dan anak mempengaruhi keberhasilan PMBA pada bayi
yang mendapatkan PMBA yang tepat dan anak di Puskesmas Tobelo
dan yang tidak tepat di Puskesmas Tobelo. • Menganalisis dampak PMBA yang tidak tepat
terhadap status gizi bayi dan anak di Puskesmas
Tobelo
MANFAAT PENELITIAN

BAGI PENELITI BAGI PUSKESMAS

Memberikan masukan bagi Puskesmas Tobelo untuk


Menambah pengetahuan, pengalaman, meningkatkan strategi promosi kesehatan tentang
dan wawasan. tingkat pengetahuan Ibu mengenai PMBA yang
tepat dan tidak tepat terhadap perbedaan status
gizi anak.
Status gizi balita yang baik adalah dimana tumbuh
kembang fisik dan mental balita seimbang. Status gizi yang
STATUS GIZI buruk dapat menempatkan balita pada terhambatnya proses
pertumbuhan dan perkembangannya
KATEGORI DAN AMBANG STATUS GIZI MENURUT WHO
KATEGORI DAN AMBANG STATUS GIZI MENURUT WHO

Status gizi balita dapat dinilai melalui beberapa cara yaitu dengan pengukuran
antropometri, klinis.
PEMBERIAN MAKANAN BAYI DAN ANAK (PMBA)
The Community Infant and Young Child Feeding, UNICEF dan WHO
(2013) :

Inisiasi Menyusui Dini


Pemberian Makan Bayi dan Proses menyusui yang dilakukan segera setelah bayi lahir.

Anak (PMBA) merupakan


ASI Eksklusif
salah satu cara penting Pemberian hanya air susu ibu tanpa tambahan makanan atau
minuman lain.
untuk mengatasi masalah
Makanan Pendamping ASI (MPASI)
kekurangan gizi pada anak..
Semua jenis makanan dan minuman selain ASI.

Melanjutkan Pemberian ASI


Sampai Umur 2 Tahun yang dimana dapat banyak memberikan
manfaat.
METODE PENELITIAN

JENIS DESAIN

Kuantitatif Cross Sectional


Januari 2026
WAKTU DAN
TEMPAT
Posyandu & Poli MTBS
PENELITIAN
SUBJEK PENELITIAN

Instrumen
Populasi Sampel Teknik Sampling
Pengumpulan Data

• Inklusi : Bayi dan Teknik purposive • Lembar kuesioner PMBA


Orang tua serta bayi dan
anak usia 6 bulan – 5 sampling • Timbangan digital
anak usia 6 bulan – 5
tahun, persetujuan • Meteran atau alat ukur
tahun di wilayah kerja
orang tua panjang/tinggi badan balita
Puskesmas Tobelo
• Eksklusi : Balita yang • Kurva Pertumbuhan WHO
sebanyak 50 responden.
menderita penyakit
kronis.
HASIL &
BAB IV PEMBAHASAN
• Dilaksanakan pada bulan Januari 2026 di Puskesmas Tobelo
HASIL • Jumlah sampel sebanyak 50 responden sesuai kriteria retriksi.
• Pengumpulan data ini untuk mengetahui perbedaan status

PENELITIAN gizi bayi dan anak yang mendapatkan PMBA yang tepat
dan tidak tepat di Puskesmas Tobelo.
• Data tersebut diambil hasil wawancara dan kuesioner orang
tua serta status gizi anak.
HASIL PENELITIAN
[Link] Univariat
• Berdasarkan tabel 1 mayoritas dari 50
Karakteristik Frekuensi Presentasi (%)
responden menerapkan PMBA yang
tepat, yaitu 27 orang dengan
persentase 54,0 % dan yang
PMBA menerapkan PMBA yang tidak tepat
23 orang dengan persentase 46,0 %.
Tepat 27 54,0
• Berdasarkan status gizi yang paling
Tidak tepat 23 46,0 banyak adalah gizi baik yaitu 35 bayi
dan anak dengan presentase 70 %,
Stataus Gizi dibandingkan dengan bayi dan anak
yang gizi kurang yaitu 15 bayi dan
Baik 35 70,0 anak dengan presentase 30 %

Kurang 15 30,0
Tabel Distribusi frekuensi karakteristik sampel
HASIL PENELITIAN
[Link] Bivariat
Diagram 1. Studi Komparatif Status Gizi Bayi Dan
Pemberian Status Gizi Total OR P Anak Yang Mendapatkan PMBA yang Tepat dan
Tidak Tepat
Makanan Bayi Baik Kurang 100%
90%
dan Anak 80%
70%
Tepat 25 2 27 60%
50%
92,6% 7,4% 100,0% 16,250 0,001 40%
30%
Tidak Tepat 10 13 23 20%
10%
43,5% 56,5% 100,0% 0%
PMBA Tepat PMBA Tidak
Total 35 15 50 Tepat
Tabel Analisis Bivariat PMBA yang tepat dan tidak tepat terhadap status Gizi Baik Gizi Kurang
gizi bayi dan anak
70,0% 30,0% 100,0%
HASIL PENELITIAN
[Link] Bivariat

• PMBA yang tepat dan memiliki status gizi baik yaitu sebanyak 25
responden (92,6%). lebih tinggi dari 2 responden (7,4 %) yang dengan
PMBA yang tepat dan memiliki status gizi kurang,
• PMBA yang tidak tepat dan memiliki status gizi baik (43,5 %). Lebih rendah
dibandingkan dengan responden yang sama-sama dengan PMBA yang
tidak tepat dan memiliki status gizi kurang yaitu berjumlah 13 responden
(56,5%).
• Hasil uji chi square nilai OR : 16,250 dengan nilai P sebesar 0,001 maka
disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna antara status
gizi bayi dan anak yang mendapatkan PMBA yang tepat dan tidak
tepat.
• Responden yang dengan PMBA yang tidak tepat, berpeluang untuk
mengalami gizi kurang 16,250 kali lebih banyak dibandingkan dengan
responden yang dengan PMBA yang tepat.
PEMBAHASAN
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa :
• Pada 1000 hari kehidupan, PMBA yang tepat pada bayi dan anak berdampak positif terhadap
status gizi bayi dan anak.
• Anak dengan status gizi baik sebesar 92,6 % (PMBA yang tepat)
• Terdapat dua bayi atau anak yang dengan PMBA yang tepat memiliki status gizi yang kurang.
• Perlunya evaluasi menyeluruh terhadap faktor-faktor yang memengaruhi status gizi : penyakit
penyerta, kondisi rumah tangga, serta kepatuhan dalam praktik PMBA yang tepat.
• Secara keseluruhan, hasil penelitian mendukung efektivitas pemberian makanan bayi dan anak
(PMBA) yang tepat sebagai upaya peningkatan kondisi status gizi bayi dan anak di wilayah kerja
Puskesmas Tobelo.
KESIMPULAN &
BAB V SARAN
Berdasarkan tujuan dari penelitian ini yaitu, dapat diambil
kesimpulan sebagai berikut :
1. Terdapat perbedaan yang bermakna secara statistik
antara status gizi bayi dan anak yang mendapatkan PMBA

KESIMPULAN yang tepat dengan yang tidak tepat.

2. Bayi dan anak yang memperoleh PMBA yang tepat


cenderung memiliki status gizi lebih baik dibandingkan
dengan bayi dan anak yang memperoleh PMBA tidak
tepat.
3. Hasil uji statistik menunjukkan nilai P < 0,05, yang
menandakan bahwa PMBA berpengaruh secara signifikan
terhadap status gizi bayi dan anak di wilayah kerja
Puskesmas Tobelo.
KESIMPULAN 4. Pemberian PMBA yang tidak sesuai dengan prinsip
ketepatan jenis, jumlah, frekuensi, dan tekstur makanan
berpotensi meningkatkan risiko terjadinya masalah gizi
pada anak.
SARAN
Berdasarkan hasil penelitian maka beberapa saran yang dapat diberikan adalah sebagai
berikut :

1. Bagi Puskesmas Tobelo


a. Disarankan untuk memperkuat program edukasi PMBA, tidak hanya saat posyandu tetapi
juga melalui kelas ibu hamil, dan kunjungan rumah.
b. Perlu dikembangkan inovasi program “Kelas PMBA Praktis”, yaitu:
• Edukasi langsung berbasis praktik pembuatan MP-ASI lokal bergizi
• Simulasi porsi, tekstur, dan jadwal makan sesuai usia anak
• Demonstrasi menu murah, bergizi, dan berbahan pangan lokal Tobelo.
SARAN
c. Disarankan membuat “Kartu Kontrol PMBA” atau Checklist PMBA yang dibagikan kepada ibu,
berisi:
• Checklist IMD • MP-ASI sesuai usia
• ASI eksklusif • ASI lanjutan sampai 2 tahun
Kartu ini bisa dipantau setiap kunjungan posyandu.

d. Disarankan Mengembangkan program “1 Kader 5 Balita Risiko”, di mana:


• Setiap kader memantau 5 anak dengan risiko gizi kurang
• Dilakukan follow-up PMBA, kunjungan rumah, dan edukasi terarah
SARAN
2. Bagi Tenaga Kesehatan
a. Tenaga kesehatan diharapkan tidak hanya fokus pada penimbangan berat badan, tetapi
juga:
• Menilai kualitas PMBA
• Mengevaluasi kesalahan pola makan, tekstur, frekuensi, dan jumlah makanan
b. Disarankan menggunakan pendekatan konseling gizi individual berbasis masalah, khususnya
pada ibu dengan anak gizi kurang.
c. Perlu dikembangkan modul edukasi visual sederhana (poster, leaflet, video pendek) tentang:
• Jadwal MP-ASI • Contoh menu lokal bergizi
• Tekstur makanan sesuai usia
SARAN
3. Bagi Masyarakat (Orang Tua)
a. Orang tua diharapkan:
• Lebih memperhatikan ketepatan waktu, jenis, jumlah, dan tekstur MP-ASI
• Tidak hanya mengandalkan kebiasaan turun-temurun yang belum tentu sesuai standar gizi
b. Disarankan membentuk kelompok ibu balita peduli gizi sebagai wadah:
• Saling berbagi pengalaman
• Saling memotivasi
• Bertukar resep MP-ASI sehat berbahan lokal
SARAN
4. Bagi Peneliti Selanjutnya
a. Penelitian selanjutnya disarankan untuk:
• Menambahkan variabel lain seperti status ekonomi, penyakit infeksi, sanitasi, dan pola
asuh.
• Menggunakan desain kohort atau intervensi untuk melihat dampak PMBA jangka Panjang.
b. Dapat dikembangkan penelitian intervensi inovatif PMBA, misalnya:
• Uji coba kelas MP-ASI local
• Edukasi berbasis video
• Pendampingan intensif ibu balita risiko tinggi
DAFTAR PUSTAKA
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Laporan Nasional Riskesdas 2018. Badan Penelitian dan
Pengembangan Kesehatan.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Petunjuk Teknis Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk
Balita Gizi Kurang. Direktorat Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak.

World Health Organization. (2020). Levels and trends in child malnutrition. UNICEF/WHO/World Bank Group Joint
Child Malnutrition Estimates.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Standar Antropometri Anak Indonesia. Jakarta: Direktorat Gizi
Masyarakat.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2021. Jakarta: Pusat Data
dan Informasi Kesehatan.

UNICEF Indonesia. (2023). Situasi Anak di Indonesia 2023. Jakarta: UNICEF Indonesia.

FAO. (2022). The State of Food Security and Nutrition in the World 2022. Rome: Food and Agriculture Organization of
the United Nations.
DAFTAR PUSTAKA
World Health Organization. (2021). Child Growth Standards. Retrieved from: [Link]

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Petunjuk Teknis Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk Balita dan Ibu Hamil.
Direktorat Gizi Masyarakat.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2021. Jakarta: Pusat Data dan Informasi
Kesehatan.

Setyowati, R., Widyaningsih, V. W., & Prabawati, R. (2022). Efektivitas PMT Lokal terhadap Perubahan Status Gizi Balita Gizi Kurang.
Jurnal Gizi Indonesia, 11(2), 98–105.

UNICEF Indonesia. (2023). Nutrition Program Annual Report 2023. Jakarta: UNICEF.

World Health Organization. (2021). Guideline: Preventive Supplementation for Children under Five. Geneva: WHO.

Lestari, A., Purnamasari, D., & Nugroho, P. (2021). Efektivitas PMT terhadap Perubahan Berat Badan Balita di Wilayah Pedesaan
Kabupaten Sleman. Jurnal Gizi Indonesia, 9(2), 112-119.

Fauziah, R., & Sari, M. D. (2019). Faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Program PMT di Puskesmas. Jurnal Kesehatan Masyarakat,
7(1), 67–74.

Mulyani, S. (2020). Pengaruh PMT Berbasis Pangan Lokal terhadap Status Gizi Balita di Kalasan. Media Gizi Indonesia, 19(1), 44–51.
LAMPIRAN
KUESIONER
Pemberian Makanan Bayi dan Anak (PMBA)
A. Identitas Responden
1. Nama ibu/pengasuh : __________
2. Umur ibu : ____ tahun C. Waktu Pemberian MP-ASI (Makanan Pendamping ASI)
3. Pendidikan terakhir : 4. Pada usia berapa anak mulai mendapat MP-ASI?
☐ Tidak sekolah ☐ SD ☐ SMP ☐ SMA ☐ Perguruan Tinggi ☐ < 6 bulan (tidak tepat)
4. Umur anak : ____ bulan/tahun
☐ 6 bulan (tepat)
5. Jenis kelamin anak : ☐ Laki-laki ☐ Perempuan
☐ > 6 bulan (tidak tepat)
6. BB : ____, TB : ____
B. Pemberian ASI (0–23 bulan)
1. Apakah bayi mendapat ASI pertama (kolostrum)?
☐ Ya (tepat)
☐ Tidak (tidak tepat)
2. Apakah bayi mendapat ASI eksklusif selama 6 bulan tanpa
makanan/minuman lain?
☐ Ya (tepat)
☐ Tidak (tidak tepat)
3. Apakah bayi diberi air putih, madu, atau susu formula sebelum usia 6
bulan?
☐ Tidak (tepat)
☐ Ya (tidak tepat)
LAMPIRAN

D. Jenis dan Tekstur Makanan F. Cara Pemberian Makan


5. Tekstur MP-ASI pertama yang diberikan adalah: [Link] ibu/pengasuh mendampingi anak saat makan?
☐ Makanan lumat/lembek (bubur halus) (tepat) ☐ Ya (tepat)
☐ Makanan keras/padat langsung (tidak tepat) ☐ Tidak (tidak tepat)
6. Apakah MP-ASI mengandung karbohidrat, protein hewani, [Link] anak tidak mau makan, ibu:
protein nabati, sayur/buah? ☐ Membujuk dengan sabar (tepat)
☐ Ya (tepat) ☐ Memaksa atau memarahi (tidak tepat)
☐ Tidak (tidak tepat) G. Kebersihan dan Keamanan Makanan
7. Apakah anak tidak diberi makanan instan secara terus- [Link] tangan dicuci sebelum menyiapkan dan memberi
menerus? makan anak?
☐ Ya (tepat) ☐ Ya (tepat)
☐ Tidak (tidak tepat) ☐ Tidak (tidak tepat)
E. Frekuensi dan Porsi Makan [Link] makanan anak dimasak hingga matang dan disajikan
8. Frekuensi makan anak sesuai dengan usianya: bersih?
☐ Ya (tepat) ☐ Ya (tepat)
☐ Tidak (tidak tepat) ☐ Tidak (tidak tepat)
9. Apakah anak diberi camilan sehat (buah, biskuit bayi, dll)?
☐ Ya (tepat) Keterangan Skoring
☐ Tidak (tidak tepat)  Jawaban tepat = 1
[Link] anak sering diberi jajanan tinggi gula/garam/MSG?  Jawaban tidak tepat = 0
☐ Tidak (tepat)  Total skor dikategorikan:
☐ Ya (tidak tepat) o Baik ≥ 80%
o Kurang < 80
DOKUMENTASI

Pengisian Kuesioner oleh Responden di Posyandu Gedung KIA


DOKUMENTASI

Pengisian Kuesioner oleh


Responden di Posyandu
Gedung KIA
DOKUMENTASI

Pengisian Kuesioner oleh Responden di Poli MTBS


TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai