Modul 2
Membuat Sketsa Objek
1. Latar belakang
Kegiatan membuat sketsa rumah di SketchUp bertujuan untuk melatih keterampilan dasar dalam
merancang bangunan secara digital menggunakan perangkat lunak desain 3D. SketchUp merupakan
aplikasi yang populer di kalangan arsitek dan desainer karena kemudahannya dalam digunakan serta
fitur-fiturnya yang lengkap. Pada tahap awal, peserta dikenalkan dengan antarmuka dasar SketchUp,
termasuk pengenalan toolbar, sumbu koordinat, area kerja, dan cara mengatur satuan ukuran agar
sesuai dengan skala bangunan yang dirancang. Selanjutnya, peserta mulai membuat denah rumah
secara 2D dengan menggunakan alat seperti Line, Rectangle, dan Tape Measure. Setelah denah selesai
dibuat, langkah berikutnya adalah mengubahnya menjadi bentuk tiga dimensi. Dengan menggunakan
alat Push/Pull, peserta dapat menarik dinding dari denah sehingga terbentuk volume bangunan. Proses
ini dilanjutkan dengan menambahkan elemen penting seperti lantai, atap, pintu, dan jendela. Objek-
objek ini bisa dibuat secara manual atau diimpor dari 3D Warehouse. Alat bantu lainnya seperti Move,
Scale, dan Rotate digunakan untuk menyusun dan menyesuaikan komponen bangunan agar tampak
proporsional dan fungsional. Pada tahap akhir, peserta menerapkan material dan warna menggunakan
fitur Materials untuk memperkuat visualisasi desain. Efek pencahayaan dan bayangan juga dapat diatur
agar hasil desain terlihat lebih realistis. Setelah semua elemen selesai, peserta diajarkan cara membuat
tampilan presentasi dari berbagai sudut pandang serta mengekspor desain dalam format gambar atau
video. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat menghasilkan model sketsa rumah sederhana
dalam bentuk 3D secara utuh dan memiliki kemampuan dasar untuk mengembangkan desain
arsitektural di masa mendatang..
2. Tujuan
a. Mahasiswa mampu mengetahui mengenai tools dalam membuat sketsa.
b. Mahasiswa mampu mengoperasikan tools geometri pada sketch up.
c. Mahasiswa mampu membuat sketsa sederhana.
3. Tahapan praktikum
a. Silahkan buka aplikasi sketch up → silahkan pilih architectural meter
b. Silahkan atur template dalam ukuran meter → klik window → klik preferences → template pilih
Architectural meter → klik ok.
c. Pada menu large tool set terdapat banyak tools yang dapat digunakan untuk pembuatan sketsa
pada kali ini silahkan gunakan tools Rectangle → klik rectangle buat kotak sesuai kebutuhan
(ukuran bebas).
d. Silahkan munculkan ukuran dimensinya dengan klik dimension → lalu arahkan kursor pada
sudut yang akan dimunculkan dimensinya → tarik keluar maka akan muncul dimensi/ukuran
kotak.
e. Silahkan buat garis tengah di tengah kotak untuk membuat batas tembok denah ruang
menggunakan line → arahkan kursor pada midpoint → silahkan tarik simetris.
d. Silahkan buat garis tengah di tepi sisi kiri monitor kotak untuk membuat batas tembok denah
ruang menggunakan line → arahkan kursor pada midpoint → silahkan tarik simetris.
e. Silahkan buat kembali garis tengah kotak antar sesama ruang, garis ini memiliki ukuran yang
dimana biasanya disesuaikan dengan tebal tembok buat pada setiap ruang kotak yang ada
menggunakan tools rectangle. Agar mudah silahkan gunakan tool Top pada view → silahkan
gambar sesuai kebutuhan.
f. Silahkan tambahkan garis pada setia sudut yang ada pada ruang dengan tools line, garis ini
berfungsi untuk membatasi area yang akan dibuat tembok → buat disetiap pertemuan garis
ruang.
g. Silahkan kembalikan pada setting Iso.
h. Selanjutnya membuat tembok → silhkan gunakan tools Push/Pull → klik Push/Pull → arahkan
kepada gap yang akan dibuat tembok → lalu angkat/push/pull ke atas → sesuaikan ukuran
tembok → lakukan pada batas ruang tengah saja.
i. Sekarang membuat pintu → klik rectangle → arahkan kursor pada bagian yang akan dibuat
pintu, silahkan atur skema view menggunakan zoom → silahkan gunakan tools push/pull →
arahkan pada pintu → klik pintu tarik ke belakang sampai ada tulisan offset limit lalu klik delete
→ lalu klik maka bagan ruang terbuka.
j. Lakukan pembuatan pintu pada bangun ruang sebelahnya.
k. Silahkan buat kembali garis dalam iuntuk membuat tembok selanjutnya dengan tools rectangle.
l. Silahkan munculkan tembok pada bagian ruang besar di bagian atas dan bawah, lalu silahkan
buat pintu depan dan belakang (caranya sama dengan tahapan sebelumnya).
m. Silahkan munculkan dimensi ketinggian tembok dengan tools dimension.
n. Silahkan push/pull ruang tengah bagian kamar
o. Silahkan tambahkan lantai depan dengan tools rectangle, agar dapat diketahui pintu depan.
p. Tahap selanjutnya membuat jendela, prinsipnya sama dengan membuat pintu. Silahkan buat
dahulu jendela depan → klik rectangle → buat jendela arahkan di wall → buatlah kotak jendela,
silahkan buat bolong jendela pada bagian tengah → klik delete → maka terbentuk jendela.
q. Silahkan warnai jendela dengan klik pada kotak bagian luar → klik materials pada default trar →
pilih warna coklat → arahka pada kotak jendela luar.
r. Silahkan copy paste jendela dan simpan di bagian depan samping belakang → blok jendela →
ctrl +c → ctrl +p.
s. Tahap selanjutnya membuat genteng → silahkan buat segitiga dahulu pada bagian depan dan
belakang bangunan dengan tools line → silahkan tarik menggunakan tools push/pull, sehingga
menjadi genteng.
t. Silahkan warnai dengan tools materia, caranya arahkan pada ruang yang akan diwarnai, lalu pilih
warna pada material, contoh genteng → cari roofing → klik warna genteng → arahkan pada
genteng di gambar. Lakukan pada bagian lainnya seperti wall.
u. Silahkan buat scenec tampak, iso, depan, belakang, samping kanan, samping kiri, bawah dan
atas.
Selesai (Silahkan buat rumah versi masing-masing, upload spot bentuk sketch up (rar))