0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
16 tayangan4 halaman

Hitungan Momen Mu, Momen Vu, Momen Pu: A.Perhitungan Longitunal Kolom

Dokumen ini menjelaskan perhitungan desain kolom beton bertulang, termasuk dimensi kolom, tulangan, dan analisis momen serta gaya aksial. Hasil analisis menunjukkan bahwa kolom memenuhi syarat kelangsingan dan kekuatan, serta menggunakan tulangan yang sesuai. Selain itu, dokumen juga mencakup perhitungan tulangan geser yang diperlukan untuk kolom tersebut.

Diunggah oleh

kelumajayaperkasacv
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
16 tayangan4 halaman

Hitungan Momen Mu, Momen Vu, Momen Pu: A.Perhitungan Longitunal Kolom

Dokumen ini menjelaskan perhitungan desain kolom beton bertulang, termasuk dimensi kolom, tulangan, dan analisis momen serta gaya aksial. Hasil analisis menunjukkan bahwa kolom memenuhi syarat kelangsingan dan kekuatan, serta menggunakan tulangan yang sesuai. Selain itu, dokumen juga mencakup perhitungan tulangan geser yang diperlukan untuk kolom tersebut.

Diunggah oleh

kelumajayaperkasacv
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Hitungan Momen Mu,Momen Vu, Momen Pu

[Link] Longitunal Kolom


Perencanaan Kolom
Desain Kolom 1 = KOLOM K2
Tinggi rencana (h) = 0,35 m 350 mm
Lebar rencana (b) = 0,35 m 350 mm
Tinggi kolom (t) = 4000 mm
Tulangan utama = D 16 mm

Tulangan geser = D 10 mm

Mutu beton (fc) = 20 MPa


Mutu baja ulir (fy) = 400 MPa asumsi jlmh besi
Mutu baja polos (fy) = 240 MPa n = 4
Tebal selimut (d') = 40 mm

d' = h + Øsengkag + 0,5 x Øutama


= 40 + 10 + 0,5 x 16
= 58 mm

d = 350 - 58 = 292 mm

Dari perhitungan SAP 2000 analisis struktur diperoleh momen ultimate

Pu = 80197,93 kg 786,74 kn
Mu 2 = 6010,45 kg.m 58,96 kn.m
Mu 1 = 2710,38 kg.m 26,59 kn.m
Vu = 3003,82 kg 29,47 kn

1 Kontrol Kelangsingan Kolom


Cek kelangsingan rangka portal tak bergoyang
Syarat kelangsingan dapat diabaikan, apabila
k . λu < 34 - 12 M1
( )
r M2

0,5 x 4000 < 34 - 12 27103800


( )
0,3 x 350 60104500

19,05 < 28,59 19,05 < 28,59


CEK
maka termasuk kolom pendek

CEK Maka pengaruh kelangsingan dapat di abaikan

e = Mult = 60104500 = 749,452 mm


Pu 80197,93
e = 749,45 mm

emin = 15 + 0,003 x h e > emin


= 15 + 0,003 x 350 CEK 749,45 > 16,05
= 16,05 nilai yang pakai e
emin = 16,05 mm 749,45

2 Rasio Tulangan yang Diperluhkan

Jika dipakai besi tulangan utama diameter :


Ø 16 Av = 0,25 3,14 256
= 201,143 mm2

Dipakai Tulangan Utama : = 4 D 16 As 804,5714 mm2

p = As Pakai = 804,6 = 0,008


b.d 350 x 292

Jmulah tulangan keseluruhan : 12 D 16 As 2413,714 mm2


Rasio penulangan kolom

p = Ast = 2414 = 0,0197


Ag 350 x 350

p = 0,0197 1,97% < 2,0%


CEK
p = 1,97% CEK…???

3 Memeriksa Pu terhadap beban pada keadaan seimbang фPnb


Cb = 600 d
600 + fy

= 600 292
600 + 400
= 175,2 mm

ab = β1 Cb
= 0,85 175,2
= 148,92 mm

fs' = Es εs'

= 2 10 5 0,003 ( 175,2 - 58 )
148,92
= 472,200
= 472,200 > fy 400 Mpa

Maka selanjutnya didalam perhitungan digunakan fs' = fy


фPnb = ф ( 0,85 fc' ab b )
= 0,65 0,85 20 148,92 350 10 -3
= 575,95 kn
= 575,95 kn < Pu 786,74 kn

CEK Maka kolom hancur dengan diawali dengan hancur tekan

Cek kapasitas kolom terhadap gaya aksial

Cek kekuatan penampang kolom

p = 0,0079
m = fy = 400 = 23,529
0,85 fc 0,85 20
= 23,529

Pn = As' fy b h fc
e 0,5 + 3 h e + 1,18
+ 2
d - d' d

= 804,5714286 400 350 350 20


749,45 0,5 + 3 350 749,45 + 1,18
+
292 - 58 292 2

= 86915,24131 + 235367,0936

Pn = 322282,3349 N

фPnb = 0,65 x 322282,3349 фPnb > Pu


= 209483,52 N > Pu 786,74 CEK 209483,52 > 786,74
OK..!!
Maka ukuran penampang kolom (K1)

HASIL
K1 = 350 x 350 OK..!! dapat digunakan
DIPAKAI TULANGAN
4 D 16
KOLOM K2

4D 16

4D 16

350
350

3 Tulangan Geser Kolom


Tulangan Geser Kolom Utama
Pu = 80197,93 kg 786,7416933 kn

Vu = 3003,82 kg 29,4674742 kn

Ag = b h
= 350 x 350
2
= 122500 mm

Vc = 0,17 ( 1 + Pu ) λ √ fc b d
14 Ag

= 0,17 ( 1 + 786,7416933 ) 0,85 √ 20 350 292


14 122500
= 66074,35372 N

Vs = Vu - Vc
ф

= 29,467474 - 66074,35372
0,75
= -66035,06 N karena hasil negatif (–) maka cukup digunakan tulangan geser praktis

Jika dipakai besi sengkang diameter :


ф 10 Av = 0,25 3,14 100
= 78,57142857 mm2

Sperlu = Av fy d
Vs

= 78,571429 400 292


66035,06

= 138,97379

Maka sengkang yang di gunakan = Ø 10 - 130

Cek jarak sengkang dengan menentukan nilai terkecil dari ketentuan berikut :
1 16 x diameter tulangan pokok memanjang 16 x 16 = 256 mm
2 48 x diameter tulangan sengkang 48 x 10 = 480 mm
3 dimensi kolom terkecil = 350 mm

maka digunakan tulangan sengkang

Ø 10 - 150 mm

Anda mungkin juga menyukai