0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
13 tayangan31 halaman

Laporan

Laporan ini merupakan hasil Praktik Kerja Industri (PRAKERIN) yang dilakukan oleh Kurniawan di PT Widiya Network Solutions, berfokus pada penggunaan Optical Time Domain Reflectometer (OTDR) untuk mendeteksi gangguan pada kabel fiber optik. Laporan ini mencakup pengertian, tujuan, dan manfaat PRAKERIN, serta gambaran umum tentang perusahaan dan teknologi yang digunakan. Selain itu, laporan ini juga menyajikan analisis hasil pengukuran OTDR dan penerapannya selama PRAKERIN.

Diunggah oleh

asdaiding
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
13 tayangan31 halaman

Laporan

Laporan ini merupakan hasil Praktik Kerja Industri (PRAKERIN) yang dilakukan oleh Kurniawan di PT Widiya Network Solutions, berfokus pada penggunaan Optical Time Domain Reflectometer (OTDR) untuk mendeteksi gangguan pada kabel fiber optik. Laporan ini mencakup pengertian, tujuan, dan manfaat PRAKERIN, serta gambaran umum tentang perusahaan dan teknologi yang digunakan. Selain itu, laporan ini juga menyajikan analisis hasil pengukuran OTDR dan penerapannya selama PRAKERIN.

Diunggah oleh

asdaiding
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

LAPORAN

PRAKTIK KERJA INDUSTRI ( PRAKERIN )


KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN
SMK AL-MA’RIFAH GEMPOL
TAHUN PELAJARAN 2025/2026

PENGGUNAAN OPTICAL TIME DOMAIN REFLECTOMETER (OTDR)


UNTUK MENDETEKSI GANGGUAN PADA KABEL FIBER OPTIK

HALAMN DEPAN
Disusun Oleh :

NAMA : KURNIAWAN
NIS : : 0082157806
KELAS : XII TKJ
KOMPETENSI KEAHLIAN : TEKNIK KOMPUTER JARINGAN

YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM KEBON KELAPA AL-


MA’RIFAH
SMK AL-MA’RIFAH GEMPOL
TAHUN 2026

LEMBAR PENGESAHAN SEKOLAH

Judul Laporan :

PENGGUNAAN OPTICAL TIME DOMAIN REFLECTOMETER (OTDR)


UNTUK MENDETEKSI GANGGUAN PADA KABEL FIBER OPTIK

Laporan ini telah disetujui dan disahkan sebagai Laporan Praktik Kerja Industri
(PRAKERIN) Kompetensi Keahlian Teknik Jaringan Komputer SMK Al-Ma’rifah
Gempol Tahun Pelajaran 2025/2026.

Cirebon, 01 November 2025

Guru Pembimbing Siswa Peserta


PRAKERIN PRAKERIN

NIHAYATUL KHUSNIAH,[Link] KURNIAWAN


NIP./ NBM. NIS. 0082157806

Mengetahui/ Mengesahkan :

Kepala Sekolah Ketua Kompetensi Keahlian

MUHAMAD SAEFULLAH, [Link] HAFIP ZAENUDDIN, [Link]


NIP. - NIP. -

ii
LEMBAR PENGESAHAN INSTANSI/ PERUSAHAAN

Judul Laporan :

PENGGUNAAN OPTICAL TIME DOMAIN REFLECTOMETER (OTDR)


UNTUK MENDETEKSI GANGGUAN PADA KABEL FIBER OPTIK

Laporan ini telah disetujui dan disahkan sebagai Laporan Praktik Kerja Industri
(PRAKERIN) Kompetensi Keahlian Teknik Komputer Jaringan SMK Al-Ma’rifah
Gempol Tahun Pelajaran 2025/2026.

Cirebon, 01 November 2025

Mengetahui,
Direktur/ Pimpinan/ Kepala Pembimbing
PT WNS (Widiya Network Solution)

FACHRUL IQBAL ALAMSYAH

iii
KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Segala puji bagi Alloh SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-
Nya sehingga kami dapat menyelesaikan penyusunan Laporan Praktik Kerja Industri
(PRAKERIN) Kompetensi Keahlian Teknik Komputer Jaringan SMK Al-Ma’rifah
Gempol Tahun Pelajaran 2025/2026 di PT widia network solutions.
Laporan PRAKERIN ini kami susun sebagai bahan pertanggungjawaban
kami dalam melaksanakan PRAKERIN selama 3 (tiga) bulan mulai tanggal 15
Agustus 2025 sampai dengan 01 November 2025 di PT widia network solutions.
Penyusunan laporan PRAKERIN ini juga dimaksudkan untuk memenuhi tugas
sekolah sebagai salah satu syarat kenaikan kelas. Untuk itu kami haturkan banyak
terima kasih kepada Yth. :
1. Bapak Muhamad Saefullah,[Link] , selaku kepala sekolah smk al-ma’rifah
Cirebon,yang mendukung adanya program PRAKERIN (praktek kerja lapangan).
2. Bapak Hafip Zaenuddin, [Link]. Selaku ketua Program praktek kerja lapangan
yang telah memberi pengetahuan kepada kami untuk menempuh pengetahuan
tentang ilmu dunia industri.
3. Ibu Nihayatul Khusniah,[Link]. selaku pembimbing lapangan yang tidak pernah
bosan untuk memberikan bimbingan dan pengarah kepada kami.
4. Bapak fachrul dwi hertanto. selakukan Kepala Perusahaan WNS (widia network
solutions).
5. Rekan –rekan seperjuangan ,khususnya untuk teman-teman PRAKERIN atas kerja
samanya dalam tim.

Kami menyadari bahwa laporan PRAKERIN ini bukanlah suatu karya yang
telah sempurna. Saran dan masukan yang konstruktif/membangun terhadap laporan
PRAKERIN ini sangat kami nantikan dan terbuka bagi semua pihak untuk
kesempurnaan laporan ini dikemudian hari.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Cirebon, 01 November 2025


Penyusun

iv
KURNIAWAN
NIS. 0082157806

HALAMAN MOTTO DAN PERSEMBAHAN

1. “Pengalaman adalah guru terbaik untuk membentuk keterampilan dan


profesionalisme.”
2. “Belajar dari praktik nyata untuk menghadapi dunia kerja sesungguhnya.”
3. “Ilmu tanpa praktik tidak akan bermakna, praktik tanpa ilmu tidak akan
terarah.”
4. “Setiap proses adalah langkah menuju masa depan yang lebih baik.”
5. “Disiplin, tanggung jawab, dan kerja keras adalah kunci kesuksesan.”
6. “Seize the day or die regretting the time you lost.”


Kupersembahkan buat mereka yang selalu kucintai
dan memberikan makna dalam hidupku :

Ayah yang mengajariku dari kecil …


Bunda yang telah bersusah payah melahirkanku …..

Atau :

Laporan ini saya buat untuk saya persembahkan kepada :

1. Bapak/ Ibu tercinta.


2. Keluarga tercinta.
3. …
4. …
5. …
6. …
7. Pembaca yang budiman.

v
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR....................................................................................................1
DAFTAR ISI..................................................................................................................2
DAFTAR LAMPIRAN..................................................................................................3
BAB I PENDAHULUAN..............................................................................................4
A. Pengertian PRAKERIN..........................................................................................4
B. Tujan PRAKERIN..................................................................................................5
C. Manfaat PRAKERIN..............................................................................................5
BAB II GAMBBARAN UMUM...................................................................................6
A. Profil Singkat Instansi............................................................................................6
B. Struktur Organisasi PT widiya network solution....................................................7
BAB III PELAKSANAAN PRAKERIN.....................................................................8
A. Rancangan Program Kegiatan................................................................................9
B. Realisasi Program Kerja.......................................................................................10
C. Kendala dan Hambatan.........................................................................................11
D. Solusi....................................................................................................................12
BAB IV PEMBAHASAN OTDR...............................................................................13
A. Pengertian Optical Time Domain Reflectometer (OTDR)................................14
B. Fungsi dan Kegunaan OTDR............................................................................14
C. Prinsip Kerja OTDR..........................................................................................15
D. Bagian-Bagian Utama OTDR...........................................................................15
E. Langkah-Langkah Penggunaan OTDR.............................................................15
F. Analisis Hasil Pengukuran OTDR....................................................................16
G. Penerapan OTDR Selama PRAKERIN............................................................16
H. Kelebihan dan Kekurangan OTDR...................................................................16
BAB V PENUUP..........................................................................................................17
A. Kesimpulan.......................................................................................................17
B. Saran.....................................................................................................................17
vi
DAFTAR PUSTAKA...................................................................................................18
LAMPIRAN

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran.1 kegiatan PRAKERIN………………………………………………… 24


Lampiran.2 Scan Buku Laporan harian PRAKERIN………………....................... 28
Lampiran.3. Scan Penilaian Evaluasi………………………………....................... 32

vii
BAB I
PENDAHULUAN

A. Pengertian PRAKERIN
Praktik Kerja Industri (PRAKERIN) merupakan suatu kegiatan penerapan ilmu
yang diperoleh mahasiswa/i dibangku sekolah pada suatu lapangan pekerjaan.
Selain bermanfaat bagi mahasiswa, pelakasanaan Praktik Kerja Industri
(PRAKERIN) juga bermanfaat bagi perusahaan yaitu adanya kerjasama antara
dunia pendidikan dan dunia perusahaan sehingga perusahaan tersebut dapat dikenal
oleh kalangan akademis. Selain itu, perusahaan juga mendapat bantuan tenaga kerja
dari mahasiswa/i yang melaksanakan PRAKERIN .Pada dasarnya pendidikan
berguna mempersiapkan tenaga kerja sebelum memasuki lapangan pekerjaan agar
pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh sesuai dengan jenis pekerjaan yang
dikehendaki. Untuk menyiapkan kualitas mahasiswa yang handal dan
berkemampuan tinggi.
Penulis memilih tempat Praktik Kerja Industri pada perusahaan internet yaitu
[Link] network solutions kota Cirebon,karena penulis ingin mengetahui apa
tugas dan fungsi pokok [Link] network solutions,kegiatan apa saja yang ada di
perusahaan [Link] network solutions,bagaimana cara mengolah dan
mendapatkan data-data, dan kemajuan-kemajuan apa saja yang telah dicapai
perusahaan internet, yang mana informasi yang diketahui penulis dapat menjadi
pelajaran yang berharga dan dapat menambah pengalaman [Link]
internet, atau Internet Service Provider (ISP), adalah perusahaan yang menyediakan
akses internet kepada individu dan organisasi. Mereka berfungsi sebagai
penghubung antara perangkat pengguna dan jaringan internet global, menggunakan
berbagai teknologi seperti kabel, serat optik, atau nirkabel, serta menawarkan
layanan tambahan seperti email, hosting web, dan VoIP. Beberapa contoh ISP di
Indonesia adalah Telkomsel (IndiHome), Biznet, dan First Media. Instansi
perusahaan internet umumnya merujuk pada Penyedia Jasa Internet (ISP) atau
Internet Service Provider. Ini adalah perusahaan atau institusi yang menyediakan
akses internet kepada pelanggan, baik perorangan maupun bisnis. Hal tersebut
menjadi alasan bagi penulis untuk memilih perusahaan (ISP) atau Internet Service
Provider. sebagai tempat melaksanakan kegiatan PRAKERIN.

1
B. Tujan PRAKERIN
Tujuan praktek kerja industri menunjukan apa yang dilakukan pada kegiatan
PRAKERIN antara lain:
1. Untuk memberikan gambaran nyata tentang penerapan atau implementasi dari
ilmu atau teori yang selama ini diperoleh pada sekolah dan
membandingkannya dengan kondisi nyata yang ada di lapangan.
Meningkatkan dan memperluas pengetahuan serta hubungan sosial dengan
dunia usaha lainya.
2. Melatih siswa calon lulusan agar memiliki kemampuan dalam beradaptasi
dengan dunia kerja. Memberikan kesempatan kepada mahasiswa/i untuk
beradaptasi dengan suasana lingkungan kerja yang sebenarnya.
3. Memberikan sarana pengembangan kepribadian bagi siswa calon lulusan
didunia kerja, dan Mahasiswa dapat mengetahui produktivitas instansi.

C. Manfaat PRAKERIN
Manfaat dari Praktik Kerja Industri ini adalah sebagai acuan dari mahasiswa
agar mahasiswa dapat merasakan langsung bekerja pada suatu industri, sehingga
mahasiswa telah mengetahui kondisi nyata dari sebuah perusahaan atau instansi
sebelum benar-benar terjun langsung kedunia kerja, dan mahasiswa dapat
melakukan pekerjaan dengan baik nantinya setelah terjun langsung dalam dunia
kerja sesuai dengan bidang keahliannya.

2
BAB II
GAMBARAN UMUM

A. Profil Singkat Instansi


1. Sejarah singkat
Sejarah perusahaan PT Widiya Network Solution berdiri dengan tujuan
untuk mendukung pertumbuhan layanan jaringan di wilayah Cirebon dan
sekitarnya. Perusahaan ini fokus menyediakan solusi konektivitas dan
infrastruktur telekomunikasi, termasuk instalasi, pemeliharaan, serta deteksi
gangguan pada jaringan kabel fiber optik. internet di Cirebon dimulai pada
tahun 2013 dengan pendirian LJN Cirebon dan PT. Mega Mentari Mandiri
(kemudian menjadi MEGAHUB), yang didirikan untuk memenuhi kebutuhan
layanan internet di wilayah Cirebon. Perusahaan-perusahaan ini bergerak di
bidang solusi IT total, termasuk penyediaan layanan internet sebagai penyedia
layanan internet (ISP).Informasi spesifik mengenai sejarah PT Widya Network
Solution yang berlokasi di Cirebon , rincian mengenai kapan perusahaan
tersebut didirikan, siapa pendirinya, atau tonggak sejarah utamanya tidak dapat
diberikan berdasarkan sumber yang ada.
Perkembangan ISP di Cirebon mengikuti tren nasional. Awalnya, layanan
internet masih terbatas dan umumnya mengandalkan ISP besar seperti telkomnet
Instan. Memasuki 2010-an, internet mulai menjadi kebutuhan luas sehingga
beberapa ISP nasional seperti Biznet dan First Media mulai masuk dan
memperluas jaringan mereka.
Memasuki 2023 hingga sekarang, ekspansi ISP di Cirebon berlangsung
sangat cepat. Myrepublic menjadikan Cirebon sebagai titik awal ekspansi besar,
Biznet memperkuat infrastruktur dan membuka kantor baru, [Link] masuk
dengan jaringan fiber, dan pemerintah kota meluncurkan program wifi publik
“Cirebon Melek Internet”.
Saat ini, ISP aktif dan dominan di Cirebon meliputi Biznet, First Media,
myrepublic, CBN Fiber, [Link], Telkom/indihome & iconnet, serta ISP lokal
seperti ACT Communications dan LJN. Infrastruktur internet di Cirebon kini
modern dan didominasi jaringan fiber optik.
tugas dan fungsi utama Internet SerZvice Provider (ISP)
berfokus pada penyediaan, pengelolaan, dan pemeliharaan koneksi internet serta
layanan terkait.
2. Profil Singkat PT WNS (widiya network solution)
Penyediaan internet (internet service provider / isp).

Penyedia layanan internet (isp) adalah perusahaan yang bertugas


menghubungkan pengguna—baik individu, bisnis, maupun instansi—ke
jaringan internet global. Isp menyediakan berbagai jenis layanan mulai dari
akses internet dasar hingga solusi jaringan tingkat lanjut.

 Fungsi utama isp

• Menyediakan akses internet


• Menghubungkan pelanggan ke internet melalui berbagai teknologi
seperti fiber optic, kabel coaxial, nirkabel (wireless), dan seluler
• Membangun dan mengelola infrastruktur jaringan
• Termasuk pemasangan jaringan fiber, perangkat backbone, router,
server dns, dan perangkat distribusi lainnya.
• Memberikan layanan tambahan
• Seperti email hosting, web hosting, cloud service, ip publik, vpn, dan
layanan data center
• Menjamin kualitas layanan (qos)
• Mengatur kecepatan, kestabilan, dan keamanan jaringan agar pengguna
mendapatkan koneksi yang optimal.

 Teknologi yang digunakan isp

• Fiber to the home (ftth)– internet berbasis serat optik langsung ke


rumah, stabil dan cepat.
• Hybrid fiber coaxial (hfc) – kombinasi fiber dan kabel coaxial,
digunakan oleh penyedia tv kabel + internet.
• Wireless point-to-point / point-to-multipoin – banyak dipakai isp
lokal/regional, terutama di daerah yang belum terjangkau fiber.
• Dsl / adsl – teknologi lama menggunakan kabel telepon.
• Seluler (4g/5g)– akses internet berbasis jaringan operator seluler.

 Contoh layanan yang disediakan isp

• Paket internet rumah (broadband / fixed network)


• Internet dedicated untuk perusahaan
• Layanan monitoring jaringan
• Ip publik & static ip
• Tv kabel / iptv
• Voip (Telepon Berbasis Internet)
• Hotspot & Wifi Manajemen
3. Janji Layanan
• Jaminan waktu aktif (uptime)
• Kecepatan dan bandwidth
• Waktu respon (response timetime / latensi)
• Kompensasi pelanggan (ganti rugi)

4. Visi dan Misi ISP (Internet Service Provider)

1.) Visi
• Visi Menjadi penyedia layanan internet terpercaya pilihan utama
pelanggan di Indonesia.
• Menjadi perusahaan jasa koneksi internet terbaik di Indonesia.
• Menjadi penyedia layanan internet wireless terbesar yang
berkontribusi pada program Making Indonesia.
• penyedia solusi terdepan untuk setiap masalah pelanggan di bidang
telekomunikasi dan multimedia.
2.) Misi
• Menyediakan beragam produk dan layanan internet terbaik untuk
memenuhi kebutuhan konsumen.
• Meningkatkan pelayanan untuk kepuasan konsumen.
• Memeratakan jaringan koneksi internet ke seluruh pelosok daerah
• Berinovasi mengembangkan layanan dan memperluas jaringan untuk
memenuhi kebutuhan pelanggan.

5. Tujuan PT WNS (Widiya network solution)

Tujuan utama perusahaan ISP adalah menyediakan akses internet kepada


pelanggan, dengan menjalankan fungsi-fungsi pendukung seperti membangun
dan mengelola infrastruktur jaringan, mengatur lalu lintas jaringan
(bandwidth), dan menawarkan layanan tambahan seperti hosting atau email.
Secara keseluruhan, tujuannya adalah menjadi perantara yang menghubungkan
pengguna ke internet global dan menyediakan koneksi yang stabil dan cepat.
Tujuan utama perusahaan ISP

Menyediakan akses internet: Fungsi paling mendasar dari ISP adalah


memberikan koneksi internet kepada individu, bisnis, dan organisasi,
sehingga mereka dapat mengakses internet.
• Menjadi perantara: Bertindak sebagai jembatan antara perangkat
pengguna dan infrastruktur internet global.
• Menyediakan layanan tambahan: Selain akses internet dasar, banyak
ISP menawarkan layanan tambahan untuk meningkatkan nilai,
seperti:
 Hosting web (penyimpanan dan pengelolaan situs web)
 Layanan email
 Layanan penyimpanan cloud
 Alamat IP statis
 TV interaktif dan telepon rumah
• Membangun dan memelihara infrastruktur: Mengembangkan,
mengelola, dan memelihara infrastruktur jaringan yang mencakup
wilayah luas agar koneksi tetap stabil dan cepat.
• Mengelola lalu lintas jaringan: Mengatur dan mendistribusikan
bandwidth untuk memastikan setiap pengguna mendapatkan
kecepatan internet yang sesuai dengan paketnya.
• Menunjang bisnis: Mendukung operasional bisnis dengan
menyediakan koneksi yang andal sehingga bisnis dapat fokus pada
kegiatan utama mereka.
• Mengatasi kesenjangan digital: Berusaha memperluas jangkauan
internet ke daerah terpencil untuk memberi akses ke peluang dan
sumber daya yang sama dengan daerah lain yang lebih terhubung.

Untuk mencapai tujuan pembelajaran, diperlukan profil kualifikasi lulusan


yang dijabarkan melalui standar kompetensi lulusan. Dalam konteks
perusahaan ISP, tujuan utamanya adalah menyediakan akses internet bagi
pelanggan.
Tujuan utama perusahaan ISP adalah menyediakan akses internet bagi
pelanggan, baik individu, bisnis, maupun organisasi, sehingga mereka dapat
terhubung ke jaringan global. Dalam menjalankan tugasnya, ISP berperan
sebagai perantara antara perangkat pengguna dan infrastruktur internet dunia,
sekaligus menawarkan berbagai layanan tambahan seperti web hosting,
layanan email, penyimpanan cloud, alamat IP statis, serta layanan televisi
interaktif dan telepon rumah. Untuk mendukung layanan tersebut, ISP harus
membangun, mengembangkan, dan memelihara infrastruktur jaringan yang
luas dan andal, serta mengelola lalu lintas jaringan agar distribusi bandwidth
sesuai dengan kebutuhan dan paket pengguna. Selain itu, ISP juga memiliki
peran dalam menunjang operasional bisnis melalui koneksi yang stabil, serta
berupaya mengatasi kesenjangan digital dengan memperluas jangkauan
internet hingga ke daerah terpencil.
• apat
Untuk mewujudkan seluruh tujuan tersebut, diperlukan profil kualifikasi
kemampuan lulusan yang jelas dan relevan, yang dituangkan dalam standar
kompetensi lulusan agar tenaga kerja yang dihasilkan mampu mendukung
kebutuhan industri ISP secara profesional.

6. Moto Layanan
Memberikan layanan internet dengan sepenuh hati
7. Jam buka PT WNS (tim net)
• senin-sabtu : 09.00 s.d 17.00 WIB
hambatan Penjelasan
Banyak pelanggan butuh layanan, jadwal
Kepadatan jadwal teknisi teknisi bisa padat dan antrian [Link]
teknisi harus penjadwalan ulang karena tugas
di lokasi lain.

Kalau rumah jauh dari pusat teknisi atau


Logistik & jarak tempuh aksesnya susah, teknisi butuh waktu lebih
lama untuk sampai,jadi kedatangan bisa tidur.

Kendala cuaca Hujan deras, banjir, atau kondisi alam lain


bisa bikin teknisi telat datang.

Kekurangan perangkat Kalau ada alat atau material yang kurang,


teknisi harus balik [Link] di gudang juga
bisa jadi kendala.

Alamat tidak lengkap atau nomor kontak


Kesalahan pelaporan tidak aktif bisa membuat teknisi
kesulitan,apalagi kalau jadwal berubah tanpa
pemberitahuan.

8. Persyaratan menjadi teknisi ISP (Internet Service Provider)


1) Pendidikan: Minimal SMK TKJ/Telekomunikasi, banyaknya posisi,
terutama untuk teknisi lapangan atau instalasi.
2) Skill: Instalasi & splicing fiber optik, dasar jaringan (IP, router), dan
troubleshooting.
3) Fisik: Siap kerja lapangan, sehat, punya SIM C.
4) Soft Skill: Komunikasi baik, bisa kerja tim & sesuai target.
5) Administrasi: KTP, ijazah, CV, SKCK, pas foto.
9. Jasa layanan PT widiya network solution dll

1) Akses internet (rumah & bisnis).


2) Instalasi dan perawatan fiber optik.
3) TV kabel/IPTV.
4) Telepon VoIP.
5) Hosting & cloud.
6) Managed service jaringan.
7) Colocation/data center.
8) VPN & private network.
9) Layanan WiFi/hotspot.

B. Struktur Organisasi PT widiya network solution


Struktur organisasi merupakan suatu gambaran yang jelas secara
sistematis tentang bagian dan tanggung jawab serta bagian-bagian yang terdapat
dalam suatu badan atau lembaga dengan kata lain bahwa dengan adanya sistem
organisasi yang jelas maka dapat diketahui wewenang, tugas dan tanggung jawab
dari masing-masing bagian, sehingga tidak menimbulkan adanya kesimpang siuran
dalam melaksanakan tugas.

Kepala Perusahaan
1. Fachrul
[Link]

Teknisi 1 Teknisi 2 Teknisi 3


Ikbal Alamsyah Tedi Jefri
BAB III
PELAKSANAAN PRAKERIN

A. Rancangan Program Kegiatan


Adapun rancangan program kegiatan yang sudah dilakukan oleh siswa
PRAKERIN Di PT widiya network solution sebagai berikut :
No September Oktober
Kegiatan Minggu ke - Minggu ke-

1 2 3 4 1 2 3 4
1 Instalasi jaringan

2 Konfigurasi perangkat
jaringan
3 Troubleshooting / perbaikan
jaringan
4 Monitoring jaringan

5 Maintenance / pemeliharaan
6 Dokumentasi jaringan
Tabel.1:sumber pt widiya network solutions
B. Realisasi Program Kerja
Selama kegiatan Praktik Kerja Industri (PRAKERIN) sebagai teknisi jaringan,
siswa melaksanakan berbagai tugas sesuai dengan kebutuhan perusahaan serta
penerapan teori yang telah dipelajari di sekolah. PRAKERIN dilaksanakan
mulai tanggal 15 Agustus 2025 - 01 November 2025. Adapun realisasi program
kerja yang telah dilakukan adalah sebagai berikut:
a. Instalasi dan Penarikan Kabel Jaringan
Kegiatan yang dilakukan meliputi penarikan kabel UTP ke titik jaringan,
melakukan proses crimping konektor RJ-45, serta memastikan jalur kabel
tertata dengan rapi. Selain itu, dilakukan pengecekan kualitas kabel
menggunakan LAN tester untuk memastikan jaringan dapat digunakan dengan
baik.
b. Konfigurasi Perangkat Jaringan
Siswa melakukan pengaturan pada perangkat seperti router, switch, dan
access point. Kegiatan meliputi pengaturan IP address, konfigurasi DHCP
Server, pengaturan SSID dan password WiFi, serta memastikan perangkat
dapat berfungsi sesuai kebutuhan pengguna.
c. Troubleshooting Gangguan Jaringan
Selama PRAKERIN, siswa membantu mengatasi berbagai gangguan
jaringan seperti koneksi internet terputus, IP conflict, kecepatan internet
lambat, dan WiFi yang tidak stabil. Proses troubleshooting dilakukan dengan
menganalisis sumber masalah dan memperbaikinya sesuai prosedur teknisi.
d. Maintenance dan Perapian Jaringan
Kegiatan pemeliharaan meliputi membersihkan perangkat jaringan,
memperbaiki kabel yang rusak, melakukan update firmware pada
router/Access Point jika diperlukan, serta melakukan penataan ulang kabel agar
lebih aman dan mudah diidentifikasi.
e. Pembuatan Dokumentasi Jaringan
Siswa membuat dokumentasi jaringan berupa pencatatan IP address
perangkat, membuat topologi jaringan sederhana, melakukan labeling pada
kabel dan perangkat, serta menyusun laporan hasil perbaikan dan pemasangan
jaringan.
f. Pendampingan Layanan Teknis (Jika di ISP)
Siswa ikut mendampingi teknisi dalam melakukan instalasi internet ke
pelanggan, melakukan setting modem/ONT, serta membantu penyelesaian gangguan
yang dilaporkan oleh pelanggan.

C. Kendala dan Hambatan


Adapun kendala yang dihadapi yaitu:
 Gangguan pada Infrastruktur Jaringan
Beberapa perangkat jaringan seperti router, switch, atau access point
mengalami penurunan performa, sehingga proses troubleshooting memerlukan
waktu lebih lama. Kabel jaringan yang sudah lama juga kadang mengalami
kerusakan sehingga harus diganti.
 Lingkungan Kerja yang Kurang Mendukung
Beberapa lokasi pemasangan jaringan sulit dijangkau, seperti plafon atau ruang
sempit. Hal ini menyebabkan proses penarikan kabel dan pemasangan
perangkat memerlukan usaha lebih.
 Kurangnya Pengalaman Teknis
Sebagai peserta PRAKERIN, pengalaman praktek langsung masih terbatas.
Sebagian konfigurasi perangkat jaringan membutuhkan pendampingan teknisi
senior agar tidak terjadi kesalahan.
 Kondisi Cuaca
Untuk pekerjaan di luar ruangan, seperti pemasangan jaringan outdoor atau
layanan teknis ke pelanggan, cuaca hujan sering menghambat proses instalasi
dan memperlambat penyelesaian pekerjaan.
 Gangguan dari Pengguna
Beberapa gangguan jaringan terjadi akibat kesalahan pengguna, seperti router
yang dimatikan, kabel tercabut, atau konfigurasi diubah tanpa sepengetahuan
teknisi. Hal ini membuat proses identifikasi masalah membutuhkan waktu
tambahan.
 Kendala Komunikasi
Kadang terjadi miskomunikasi antara teknisi dan pelanggan atau antar tim,
sehingga informasi terkait masalah jaringan tidak diterima secara jelas.
D. Solusi
Selama pelaksanaan PRAKERIN, beberapa kendala yang muncul memerlukan
penanganan yang tepat agar pekerjaan teknisi jaringan dapat berjalan lancar. Untuk
mengatasi hambatan tersebut, diterapkan beberapa langkah perbaikan yang efektif,
yaitu:
1) Melakukan pemeriksaan rutin dan perbaikan langsung pada perangkat atau
kabel jaringan yang bermasalah agar gangguan dapat diatasi dengan cepat dan
jaringan kembali stabil.
2) Meningkatkan koordinasi dan komunikasi dengan teknisi maupun pengguna
agar informasi mengenai masalah lebih jelas dan pekerjaan dapat diselesaikan
dengan lebih efisien.
BAB IV
PEMBAHASAN OPTICAL TIME DOMAIN REFLECTOMETER
(OTDR)

A. Pengertian Optical Time Domain Reflectometer (OTDR)

Gambar 4.1 Alat Optical Time Domain Reflectometer (OTDR)

Optical Time Domain Reflectometer (OTDR) adalah alat ukur yang digunakan
untuk menganalisis kondisi dan kualitas jaringan kabel fiber optik. OTDR bekerja
dengan cara memancarkan pulsa cahaya ke dalam serat optik, kemudian
menganalisis cahaya yang dipantulkan kembali akibat adanya redaman, sambungan,
atau gangguan pada kabel fiber optik.
Dengan menggunakan OTDR, teknisi dapat mengetahui panjang kabel, besar
redaman, lokasi sambungan, serta titik gangguan atau kerusakan pada jaringan
fiber optik tanpa harus membuka kabel secara fisik.

B. Fungsi dan Kegunaan OTDR


OTDR memiliki beberapa fungsi dan kegunaan penting dalam jaringan fiber
optik, antara lain:
1. Mengukur panjang kabel fiber optik
2. Mengetahui nilai redaman (loss) pada kabel fiber optik
3. Mendeteksi lokasi sambungan (splicing)
4. Menemukan titik putus atau gangguan pada kabel fiber optik
5. Membantu proses perawatan dan troubleshooting jaringan fiber optik
OTDR sangat berguna dalam instalasi baru maupun pemeliharaan jaringan
fiber optik yang sudah beroperasi.
C. Prinsip Kerja OTDR
Prinsip kerja OTDR adalah dengan memanfaatkan fenomena hamburan
Rayleigh dan refleksi Fresnel. OTDR memancarkan pulsa cahaya berintensitas
tinggi ke dalam serat optik. Ketika pulsa cahaya tersebut melewati serat optik,
sebagian cahaya akan dipantulkan kembali ke arah sumber akibat adanya perubahan
indeks bias pada sambungan atau kerusakan kabel.
Pantulan cahaya tersebut kemudian dianalisis oleh OTDR dan ditampilkan
dalam bentuk grafik trace yang menunjukkan hubungan antara jarak (distance) dan
daya pantul (loss). Dari grafik tersebut, teknisi dapat mengetahui kondisi jaringan
fiber optik secara detail.

D. Bagian-Bagian Utama OTDR


Adapun bagian-bagian utama pada alat OTDR antara lain:
1. Port OTDR: Tempat menghubungkan kabel fiber optik
2. Layar (Display): Menampilkan hasil pengukuran dalam bentuk grafik
3. Tombol Navigasi: Digunakan untuk mengatur menu dan pengukuran
4. Sumber Cahaya (Laser): Memancarkan pulsa cahaya ke dalam serat optik
5. Baterai: Sumber daya OTDR

E. Langkah-Langkah Penggunaan OTDR


Langkah-langkah penggunaan OTDR dalam pengukuran kabel fiber optik
adalah sebagai berikut:
1. Membersihkan konektor fiber optik sebelum pengukuran
2. Menghubungkan kabel fiber optik ke port OTDR
3. Menyalakan OTDR dan memilih panjang gelombang (umumnya 1310 nm
dan 1550 nm)
4. Mengatur parameter pengukuran seperti range dan pulse width
5. Menjalankan pengukuran (start test)
6. Menganalisis hasil pengukuran pada layar OTDR

F. Analisis Hasil Pengukuran OTDR

Gambar 4.2 Tampilan Grafik Trace OTDR


Hasil pengukuran OTDR ditampilkan dalam bentuk grafik trace. Dari
grafik tersebut dapat dianalisis beberapa informasi penting, antara lain:
 Panjang total kabel fiber optik
 Nilai redaman pada setiap segmen kabel
 Lokasi sambungan kabel fiber optik
 Titik gangguan atau putus pada kabel fiber optik
Apabila terdapat lonjakan grafik yang tidak normal, hal tersebut
menandakan adanya gangguan atau kerusakan pada jaringan fiber optik.

G. Penerapan OTDR Selama PRAKERIN


Selama melaksanakan PRAKERIN di PT Widiya Network Solutions,
penulis menggunakan OTDR untuk melakukan pengecekan dan pemeliharaan
jaringan fiber optik. Penggunaan OTDR sangat membantu dalam menentukan
lokasi gangguan secara cepat dan akurat tanpa harus membongkar seluruh jalur
kabel.
Dengan penerapan OTDR, proses perbaikan jaringan fiber optik menjadi
lebih efisien, sehingga waktu dan tenaga dapat dihemat.

H. Kelebihan dan Kekurangan OTDR

Kelebihan OTDR:
1. Mampu mendeteksi gangguan secara akurat
2. Tidak perlu membongkar kabel fiber optik
3. Menampilkan data pengukuran secara detail

Kekurangan OTDR:
1. Harga alat relatif mahal
2. Membutuhkan keterampilan khusus dalam analisis hasil pengukuran
3. Kurang efektif untuk kabel dengan jarak sangat pendek

BAB V
PENUTUP
A. Kesimpulan
Berdasarkan kegiatan praktek kerja Industri (PRAKERIN) yang telah
saya lakukan pada perusahaan internet Service Provider (ISP) di PT widiya
network solution cirebon.
Pelaksanaan Praktik Kerja Industri (PRAKERIN) di PT Widiya Network
Solution memberikan pengalaman yang sangat bermanfaat bagi peserta dalam
memahami dunia kerja khususnya di bidang jaringan dan layanan internet.
Melalui kegiatan instalasi, konfigurasi, troubleshooting, maintenance, hingga
pendampingan teknisi, peserta dapat menerapkan ilmu yang telah dipelajari di
sekolah secara langsung di lapangan. Selain itu, kegiatan PRAKERIN ini
meningkatkan kemampuan teknis, kedisiplinan, kerja sama tim, serta kemampuan
beradaptasi dengan lingkungan kerja yang sesungguhnya.
Peserta juga mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai
operasional perusahaan ISP, mulai dari penyediaan layanan internet, pengelolaan
infrastruktur, hingga pelayanan kepada pelanggan. Meskipun menghadapi
beberapa kendala seperti gangguan perangkat, keterbatasan pengalaman, cuaca,
serta hambatan komunikasi, seluruh masalah tersebut dapat diatasi melalui
bimbingan teknisi, koordinasi yang baik, serta penerapan prosedur kerja yang
benar.
Secara keseluruhan, PRAKERIN ini memberikan pengalaman berharga
yang tidak hanya menambah pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga
membentuk kesiapan peserta untuk memasuki dunia kerja di bidang teknologi
jaringan dan telekomunikasi. PRAERIN ini menjadi bekal penting dalam
pengembangan profesionalisme dan kemampuan kerja di masa depan.

B. Saran
Semua saran telah kami uraikan diatas , harapan kami kedepannya
semoga perusahaan internet Service Provider (ISP) di PT widiya network
solution cirebon dan menjadi lebih baik dalam melayani siswa-siswa terutama di
sekolah sehingga apa yang menjadi visi misi perusahaan internet Service
Provider PT widiya network solutions dapat terlaksanakan dengan semestinya.
DAFTAR PUSTAKA

Panduan laporan PRAKERIN internet service provider PT widiya network solutions


Cirebon, dari teknik komputer jaringan dan telekomunikasi SMK AL - MA’RIFAH
Cirebon.
LAMPIRAN

1. Kegiatan PRAKERIN
1. Awal PRAKERIN tanggal 18 Agustus 2025

2. pembelian alat-alat isp dan network check / troubleshooting


3. Low Signal / Weak Signal

4. Mechanical Splicing
5. Penarikan kabel fiber optik
6. Pemasangan client baru / pelanggan / pengguna layanan
2. Scan Buku Laporan harian PRAKERIN
3. Scan Penilaian Evaluasi

Anda mungkin juga menyukai