ANGGARAN DASAR
GRAND METRO PAMENGKANG
TAHAP 1
(RT 05/RW 03 BLOK PAHING)
PERIODE 2026 - 2029
BAB 1
ANGGARAN DASAR (AD)
RUKUN TETANGGA (RT) 05 / RW 03
Blok Pahing Perumahan Grand Metro Pamengkang Tahap 1
BAB I
NAMA, KEDUDUKAN, DAN SIFAT
Pasal 1
Nama
Organisasi ini bernama Rukun Tetangga (RT) 05 / RW 03 Blok Pahing Perumahan Grand
Metro Pamengkang Tahap 1.
Pasal 2
Kedudukan
RT berkedudukan di wilayah RT 05 RW 03 Blok Pahing Perumahan Grand Metro
Pamengkang Tahap 1 Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon
Pasal 3
Sifat
RT bersifat sosial kemasyarakatan, mandiri, non-partisan, dan tidak berafiliasi dengan
partai politik.
BAB II
ASAS, TUJUAN, DAN FUNGSI
Pasal 4
Asas
RT berasaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun
1945.
Pasal 5
Tujuan
1. Mewujudkan kehidupan warga yang rukun, aman, dan sejahtera.
2. Meningkatkan partisipasi warga dalam kegiatan lingkungan.
3. Menjadi penghubung antara warga dan pemerintah.
Pasal 6
Fungsi
1. Wadah komunikasi dan koordinasi warga.
2. Sarana penyampaian aspirasi warga.
3. Pelaksana kegiatan kemasyarakatan.
BAB III
KEANGGOTAAN
Pasal 7
Anggota
Anggota RT adalah seluruh warga yang betempat di wilayah perumahan grand metro
pamengkang tahap 1
Pasal 8
Hak Anggota
1. Mendapat pelayanan administrasi.
2. Mengemukakan pendapat.
3. Memilih dan dipilih sebagai pengurus.
Pasal 9
Kewajiban Anggota
1. Mematuhi AD/ART.
2. Menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.
3. Berpartisipasi aktif dalam kegiatan RT.
4. Membayar iuran RT sesuai ketentuan dan kesepakatan warga.
BAB IV
KEPENGURUSAN
Pasal 10
Susunan Pengurus
Pengurus RT terdiri dari Ketua, Sekretaris, Bendahara, dan Humas.
Pasal 11
Masa Jabatan
Masa jabatan pengurus RT adalah 3 (Tiga) tahun dan dapat dipilih kembali.
Pasal 12
HAK DAN KEWAJIBAN PENGURUS
Pengurus mempunyai tugas sebagai berikut :
1. Memimpin dan mengelola organisasi sebaik-baiknya.
2. Memberikan informasi tentang kegiatan organisasi kepada pihak-pihak yang
membutuhkan
3. Memberikan laporan keuangan organisasi secara transparan kepada anggota secara
periodik.
5. Memelihara kerukunan diantara anggota dan mencegah segala hal yang menyebabkan
perselisihan paham.
6. Melaksanakan segala ketentuan dalam AD/ART dan keputusan rapat anggota.
Pasal 13
RAPAT PENGURUS
1. Rapat pengurus dilakukan minimal 1 tahun sekali.
2. Rapat pengurus sah jika dihadiri ketua, sekretaris, bendahara, perwakilan humas
Pasal 14
Musyawarah Warga
Musyawarah warga merupakan forum tertinggi pengambilan keputusan.
BAB V
PERUBAHAN ANGGARAN DASAR DAN PEMBUBARAN ORGANISASI
Pasal 15
PERUBAHAN ANGGARAN DASAR
Perubahan anggaran dasar hanya dilakukan dalam rapat anggota yang di hadiri 2/3 dari
jumlah anggota.
Pasal 16
PEMBUBARAN ORGANISASI
1. Rencana pembubaran organisasi disampaikan 1 (satu) bulan sebelumnya.
2. Organisasi dapat dibubarkan atas usul anggota dan dimusyawarahkan dalam rapat
anggota luar biasa yang sekurang-kurangnya dihadiri 1/2 anggota dan disetujui paling
sedikit 2/3 anggota yang hadir.
3. Harta benda milik organisasi setelah dibubarkan harus diserahkan untuk kepentingan
anggota dengan ketentuan yang diatur sesuai kesepakatan seluruh anggota.
BAB VI
KEUANGAN
Pasal 17
Sumber Keuangan
1. Iuran warga.
2. Bantuan pemerintah.
3. Sumbangan sah dan tidak mengikat.
BAB VII
PENUTUP
1. Anggaran Dasar ini disahkan oleh pengurus berdasarkan usul, saran dan pendapat dalam
rapat anggota.
2. Anggaran Dasar ini mulai berlaku (8 Februari 2026) sampai dengan disahkannya
Anggaran Dasar oleh pengurus dalam rapat anggota.
3. Untuk pengadaan barang atau jasa guna menunjang kenyamanan lingkungan kerja di atur
sesuai musyawarah pengurus dan di umumkan melalui laporan bulanan kepada anggota.
ANGGARAN RUMAH TANGGA (ART)
RUKUN TETANGGA (RT)
---
BAB I
KETENTUAN UMUM
Pasal 1
Dalam Anggaran Rumah Tangga ini yang dimaksud dengan:
1. Rukun Tetangga (RT) adalah lembaga kemasyarakatan yang dibentuk oleh warga pada
lingkungan tertentu untuk membantu kelancaran tugas pemerintahan, pembangunan, dan
kemasyarakatan.
2. Warga RT adalah seluruh penduduk yang berdomisili di wilayah RT, baik tetap maupun
sementara sesuai ketentuan yang berlaku.
3. Pengurus RT adalah warga yang dipilih melalui musyawarah warga untuk mengelola
kegiatan RT.
---
BAB II
KEANGGOTAAN
Pasal 2
1. Anggota RT adalah seluruh Kepala Keluarga (KK) yang berdomisili di wilayah RT.
2. Setiap anggota mempunyai hak dan kewajiban yang sama tanpa membedakan latar
belakang suku, agama, ras, maupun golongan.
Pasal 3
Keanggotaan berakhir apabila:
1. Pindah domisili dari wilayah RT.
2. Meninggal dunia.
---
BAB III
HAK DAN KEWAJIBAN WARGA
Pasal 4
Hak Warga
1. Menghadiri dan menyampaikan pendapat dalam musyawarah warga.
2. Memilih dan dipilih sebagai pengurus RT.
3. Mendapatkan pelayanan administrasi dan sosial dari RT.
Pasal 5
Kewajiban Warga
1. Menjaga ketertiban, keamanan, dan kebersihan lingkungan.
2. Mematuhi Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) RT.
3. Berpartisipasi dalam kegiatan RT.
4. Membayar iuran RT sesuai kesepakatan.
---
BAB IV
KEPENGURUSAN
Pasal 6
Kepengurusan
1. Pengurus RT terdiri dari:
Ketua
Sekretaris
Bendahara
Humas
2. Pengurus RT dipilih melalui musyawarah warga.
Pasal 7
Masa jabatan pengurus RT adalah 3 (Tiga) tahun dan dapat dipilih kembali.
---
BAB V
TUGAS DAN WEWENANG PENGURUS
Pasal 8
Ketua RT bertugas:
1. Memimpin dan mengoordinasikan kegiatan RT.
2. Mewakili RT dalam hubungan dengan pihak luar.
Pasal 9
Sekretaris bertugas:
1. Mengelola administrasi dan surat-menyurat RT.
2. Menyusun laporan kegiatan.
Pasal 10
Bendahara bertugas:
1. Mengelola keuangan RT secara transparan.
2. Menyusun laporan keuangan secara berkala.
Pasal 11
Humas bertugas :
1. Menyampaikan informasi dan pengumuman RT kepada warga.
2. Menjadi penghubung komunikasi antara pengurus RT dan warga.
3. Menampung serta menyampaikan aspirasi, saran, dan keluhan warga.
4. Membantu publikasi dan dokumentasi kegiatan RT.
5. Mendorong partisipasi warga dalam kegiatan kemasyarakatan.
6. Menjaga hubungan baik dan citra positif lingkungan RT.
---
BAB VI
KEUANGAN
Pasal 12
Sumber keuangan RT berasal dari:
1. Iuran warga.
2. Bantuan pemerintah.
3. Sumbangan yang sah dan tidak mengikat.
Pasal 13
Penggunaan keuangan RT harus dipertanggungjawabkan secara terbuka kepada warga.
---
BAB VII
MUSYAWARAH WARGA
Pasal 14
1. Musyawarah warga merupakan pemegang kekuasaan tertinggi di RT.
2. Musyawarah warga diselenggarakan minimal 1 (satu) kali dalam 1 periode
---
BAB VIII
SANKSI
Pasal 15
Warga yang melanggar ketentuan ART dapat dikenakan sanksi berupa:
1. Teguran lisan.
2. Teguran tertulis.
3. Sanksi lain yang disepakati dalam musyawarah warga.
PELAKSANAAN SANKSI
1. Sanksi diberlakukan atas dasar kebenaran dan keadilan berdasarkan ad/art.
2. Hasil keputusan di serahkan kepada ketua RT, dan di sampaikan melalui surat keputusan.
Pasal 16
PEMBELAAN DIRI
1. Anggota yang menerima sanksi berhak melakukan pembelaan diri dengan melakukan
komunikasi dengan ketua RT
2. Jika pembelaan diterima, maka pengurus berhak melakukan rehabilitas atau pembinaan
kepada anggota.
BAB IX
PERUBAHAN ART
Pasal 17
Perubahan Anggaran Rumah Tangga hanya dapat dilakukan melalui musyawarah warga
dan disetujui oleh mayoritas anggota.
PERATURAN TAMBAHAN :
1. Iuran warga sebesar Rp 25.000 setiap bulan
iuran tersebut digunakan untuk :
• 10.000 uang kas
• 10.000 iuran sampah
• 5.000 kegiatan kerja bakti
Kerja bakti dilaksanakan minimal 3 (bulan) sekali
---
BAB X
PENUTUP
Pasal 18
Anggaran Rumah Tangga ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.
Ketua RT,
( ___________________ )